Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengembangan Komunikasi Berbahasa Inggris Dalam Upaya Meningkatkan Potensi Pariwisata Desa Mekarbuana Tegalwaru Kabupaten Karawang Meiyanti Nurchaerani; Alfian
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism development, especially in Mekarbuana Tegalwaru Village in Karawang Regency. This must be supported by the English language skills of the villagers who should be ready to receive foreign tourists who come. But in reality their abilities tend to be relatively low because on average they have a minimal educational background. Based on this statement, our community service team focused on community service to improve daily activity conversation in English. The community service training program resulted in an increase in the ability to speak and communicate in English, increased management that supports the promotion of the village, increased bias to communicate properly and correctly. During the tourism activities in Mekarbuana Village, Karawang Regency, the government and the community have worked together to improve tourism in their area.
PEMAHAMAN DASAR PENDIDIKAN INKLUSI TERHADAP PARA GURU DI PONDOK MODERN BAITUL BIRRI Alfian; Meiyanti Nurchaerani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basic understanding of inclusive education, especially for teachers at Pondok Modern Darul Birri. This must be supported by the teachers' understanding of inclusive education, which is relatively many who do not understand what inclusive education is. Based on this statement, our community service team focuses on community service to increase understanding of inclusive education. From the community service program, it is hoped that it can be useful for teachers in educating students, especially those with special needs in the modern darrul birri cottage. During the teaching activities at Pondok Modern Darul Birri, the principal and teachers work together to improve the quality of education.
Komunikasi Strategis Dan Digitalisasi Kelompok Tani Bumi Sinar Mukti Cilengkrang Kabupaten Bandung Meiyanti Nurchaerani; Ario Pamungkas; Alfian; Syahiid Hidayatullah Rizkika Hartadhi
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 : Juli (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bumi Sinar Mukti Farmers Group faced challenges in optimizing strategic communication and digitalization to strengthen their marketing and organizational management. This community service research aimed to improve members' understanding and skills in utilizing digital media effectively. The methods used included Focus Group Discussions (FGD) to explore members’ needs and expectations, strategic communication training to formulate effective messages, and digitalization assistance through the creation of educational and marketing content. The results showed that members' understanding of the importance of communication strategies increased, as well as their ability to develop structured communication plans and use social media for promotion and market networking. In conclusion, planned digitalization and effective communication strategies became the main strengths of the farmers group in facing market dynamics and enhancing their collective welfare.
Penguatan Keterampilan Bahasa Inggris dan Digital Branding Bagi Karang Taruna Sebagai Strategi Pengembangan Ekowisata Desa Kadugenep Ria Saraswati; Malabay; Meiyanti Nurchaerani
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5632

Abstract

Program penguatan keterampilan bahasa Inggris dan digital branding bagi Karang TarunaDesa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, merupakan bentuk pengabdianmasyarakat berbasis pemberdayaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatankualitatif partisipatif melalui lima tahapan: persiapan, sosialisasi, pelatihan bahasa Inggris,pelatihan digital branding, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil program menunjukkanadanya peningkatan kemampuan komunikasi praktis berbahasa Inggris, khususnya dalamkonteks pelayanan wisata dan pemanduan sederhana. Selain itu, Karang Taruna mampumengelola media sosial lebih profesional melalui produksi konten kreatif yangmenonjolkan identitas lokal. Implementasi program tidak hanya meningkatkan daya saingekowisata desa, tetapi juga mendorong kolaborasi masyarakat dan pemerintah desa untukmembangun ekosistem wisata berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan keterampilanbahasa Inggris dan digital branding terbukti relevan untuk mendukung kemandirianekonomi desa serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).Kata kunci : Penguatan Keterampilan, Bahasa Inggris, Digital Branding,Karang Taruna, Ekowisata Desa, Desa Kadugenep
Strategi Komunikasi Negosiasi Dalam Transaksi Jual Beli Ternak Pada Kelompok Tani Bumi Sinar Mukti Kabupaten Bandung Meiyanti Nurchaerani; Ario Pamungkas; Alfian; Syahiid Hidayatullah Rizkyka Hartadhi; Agus Firmansyah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 : Juli (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bumi Sinar Mukti Farmers Group in Bandung Regency faces communication problems in livestock buying and selling transactions rooted in high trust among members and a lack of structured negotiation communication understanding. Cases such as verbal agreements without documentation result in payment arrears lasting months, causing internal conflicts that threaten group solidarity. This community service aims to improve understanding and skills in negotiation communication and basic legal literacy in buying and selling transactions. The methods used included FGDs to explore root causes, negotiation communication training, and assistance in creating simple written agreements. Results showed increased member understanding of the importance of written agreements, assertive yet relationship-preserving negotiation techniques, and reduced potential for conflict due to miscommunication. In conclusion, strengthening negotiation communication and transaction literacy can be a sustainable solution for the harmony and economic sustainability of farmer groups.
Constructing Cultural Hybridity through Performance: A Keir Elam Semiotic Analysis of SambaSunda's Bangbung Hideung Meiyanti Nurchaerani; Alfian, Alfian; Pamungkas, Ario; Firmansyah, Agus; Hidayatullah Rizkyka Hartadhi, Syahiid
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 9 No. 2 (2026): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v9i2.3458

Abstract

This study examined how SambaSunda constructed the meaning of cultural hybridity through their performance of "Bangbung Hideung." Using Keir Elam's theory of theatrical semiotics, the study analyzed three main sign systems: stage and instruments, body (costumes, dance movements, expressions, and audience interaction), and the relationship between melancholic lyrics and joyful performance, including audience participation. Through close observation and screenshot documentation of the YouTube performance video, the findings revealed that the performance constructed hybridity through four stages: acknowledgment of Sundanese roots, introduction of modern elements, negotiation and dialogue, and celebration through audience participation. The contrast between lyrics depicting darkness and suffering and the festive performance produced a cathartic effect, as the audience did not respond with sadness but instead joined the performers in dancing on stage. The performance therefore represents Sundanese cultural identity as dynamic, adaptive, and open to contemporary influences.
Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce : Representasi Makna Kesedihan Pada Lirik Dan Bait Lagu “Gala Bunga Matahari” Karya Sal Priadi Anandita Rahmadania; Meiyanti Nurchaerani; Arie Nugraha; Endang Roh Suciati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3291

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi makna kesedihan dalam lirik dan Bait lagu “Gala Bunga Matahari” karya Sal Priadi dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui observasi berulang terhadap lirik dan dokumentasi, sedangkan unit analisis berupa kata, frasa, kalimat, dan bait yang memuat ekspresi simbolik serta emosional. Analisis menggunakan hubungan triadik representamen, objek, dan interpretant serta klasifikasi tanda berupa ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesedihan dibangun melalui tanda kehilangan, kerinduan, rasa sakit, tangisan, kenangan, penerimaan, dan harapan untuk bertemu kembali. Indeks menonjol pada ungkapan yang memiliki hubungan sebab-akibat atau eksistensial dengan duka, sedangkan simbol dominan pada ungkapan yang berkaitan dengan keyakinan spiritual dan keberlanjutan ikatan emosional. Bunga matahari menjadi simbol utama yang merepresentasikan harapan, keteguhan kasih sayang, dan kehadiran orang tercinta dalam ingatan. Secara keseluruhan, lirik merepresentasikan duka sebagai perjalanan emosional dari ketidakpastian dan kerinduan menuju penerimaan, sukacita, dan harapan spiritual.
Analisis Personal Branding Paul Jason Klein dalam Membangun Engagement Penggemar Menggunakan Fitur Video dan Komentar di Sosial Media Tiktok Farhan Syahrul Ramadhan; Lianda Rahmadany Sinaga; Meiyanti Nurchaerani; Amar Nugraha
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3293

Abstract

Media sosial telah mengubah cara figur publik membangun hubungan dengan audiensnya. Di antara berbagai platform digital, TikTok menjadi salah satu media yang paling efektif bagi musisi untuk menampilkan identitas diri, berkomunikasi secara langsung dengan penggemar, serta memperkuat keterlibatan audiens. Paul Jason Klein sebagai vokalis utama band LANY secara aktif memanfaatkan TikTok untuk membagikan proses kreatif, pengalaman pribadi, dan aktivitas kesehariannya sehingga penggemar dapat mengenalnya tidak hanya melalui karya musik, tetapi juga melalui karakter personal yang ditampilkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis personal branding Paul Jason Klein di TikTok serta menjelaskan bagaimana personal branding tersebut meningkatkan engagement penggemar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis tematik. Data diperoleh melalui observasi digital terhadap akun TikTok Paul Jason Klein, wawancara mendalam dengan satu key informan dan lima informan pendukung yang merupakan penggemar LANY, serta dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses pengorganisasian data, pengkodean, identifikasi tema, penelaahan tema, pendefinisian tema, hingga interpretasi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding Paul Jason Klein dibangun melalui tiga dimensi utama, yaitu keunikan (uniqueness), autentisitas (authenticity), dan konsistensi (consistency). Keunikan terlihat melalui karakter komunikasi dan identitas artistiknya sebagai musisi. Autentisitas ditunjukkan melalui konten yang menampilkan emosi, pengalaman pribadi, serta proses kreatif secara terbuka. Konsistensi diwujudkan melalui penyampaian nilai, identitas visual, dan pola komunikasi yang berkelanjutan. Ketiga dimensi tersebut mendorong terbentuknya engagement emosional, kognitif, dan perilaku penggemar yang tercermin melalui interaksi pada TikTok, partisipasi dalam pembuatan konten, penggunaan lagu LANY, kehadiran pada konser, serta loyalitas terhadap karya Paul Jason Klein. Penelitian ini menunjukkan bahwa personal branding pada media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana membangun citra diri, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang mampu memperkuat hubungan jangka panjang antara musisi dan penggemarnya.
Pengaruh Strategi Public Relations Somethinc melalui Konten Tiktok terhadap Brand Awareness dan Brand Engagement pada Generasi Z Pengikut Aktif Akun @Somethincofficial Salsabila Rahma; Meiyanti Nurchaerani; Dani Vardiansyah Noor; Legisan Sugimin Samtafsir
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3313

Abstract

Perkembangan media sosial mendorong praktisi public relations memanfaatkan platform digital sebagai ruang strategis untuk membangun hubungan antara merek dan audiens. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi public relations Somethinc melalui konten TikTok terhadap brand awareness dan brand engagement pada Generasi Z pengikut aktif akun @somethincofficial. Penelitian menggunakan paradigma positivistik, pendekatan kuantitatif, dan metode survei. Sebanyak 100 responden Generasi Z berusia 18–25 tahun dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria mengikuti akun @somethincofficial serta pernah menonton, menyukai, atau mengomentari konten Somethinc dalam tiga bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, korelasi Spearman Rank, regresi linier sederhana, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara strategi public relations dengan brand awareness (r_s=0,831; p<0,001) serta brand engagement (r_s=0,848; p<0,001). Hasil regresi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness (t=15,721; p<0,001) dan brand engagement (t=15,098; p<0,001). Koefisien determinasi menunjukkan kontribusi sebesar 71,6% terhadap brand awareness dan 69,9% terhadap brand engagement. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi public relations Somethinc melalui TikTok memiliki peran penting dalam memperkuat pengenalan, ingatan, interaksi, dan kedekatan audiens dengan merek.
Hubungan Kualitas Konten Instagram Reels "Container" Dan Daya Tarik Tempat Publik Terhadap Minat Kunjung Warga Sukapura Fawwaz Sidqy; Meiyanti Nurchaerani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3349

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya fitur Instagram Reels, telah menjadi salah satu instrumen komunikasi pemerintah daerah yang efisien untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap tempat publik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas konten Instagram Reels “Container” dan daya tarik tempat publik dengan minat kunjungan warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert empat poin dan dianalisis dengan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji korelasi Pearson, dan uji korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel, serta data residual berdistribusi normal. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat antara kualitas konten Instagram Reels dengan minat kunjungan (r = 0,827; Sig. = 0,000) dan antara daya tarik tempat publik dengan minat kunjungan (r = 0,804; Sig. = 0,000). Uji korelasi berganda menghasilkan nilai R sebesar 0,867 dan Adjusted R Square sebesar 0,747 (F = 147,477; Sig. = 0,000), yang berarti kedua variabel bebas secara simultan menjelaskan 74,7% variasi minat kunjungan warga, sedangkan 25,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mendukung relevansi teori Stimulus–Organism–Response dalam menjelaskan bagaimana konten digital pemerintah daerah membentuk minat kunjungan masyarakat, serta merekomendasikan peningkatan kualitas konten dan pemeliharaan fasilitas publik secara berkelanjutan.