Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis CHAID Prediksi Ketepatan Waktu Lulus Berdasarkan Penguasaan Kompetensi Mahasiswa dengan dan tanpa Prediktor Utama Siti Nurul Hasana; Nuse Aliyah Rahmati; Isbadar Nursit
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17641

Abstract

Kemampuan metode CHAID sebagai teknik nonparametrik berbentuk algoritma pohon klasifikasi yang efektif untuk data berukuran besar serta kemudahan interpretasi model prediksi yang berbentuk pohon keputusan menjadikan CHAID bermanfaat untuk membantu dalam proses analisis data pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan perbedaan hasil prediksi ketepatan waktu lulus mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang berdasarkan pada penguasaan kompetensi menggunakan metode CHAID dengan dan tanpa penentuan prediktor utama. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada tidaknya penentuan prediktor utama memberikan perbedaan pada variabel-variabel prediktor yang terlibat untuk memprediksi variabel terikat dan juga pada segmentasi target yang ingin dicapai untuk tujuan prediksi variabel terikat. Akan tetapi, ada tidaknya penentuan prediktor utama tersebut tidak mempengaruhi jumlah prediktor yang terlibat dan tingkat akurasi analisis CHAID yang dilakukan.The ability of CHAID method as a nonparametric technique which is an effective classification tree algorithm for large data size as well as the decision tree prediction model which is easier to be interpreted make CHAID useful to help in educational data analysis. This paper aims to describe differences in predicting student’s graduation accuracy of Teacher Training and Education Faculty, University of Islam Malang, based on the competence mastery using CHAID method with and without determining a main predictor. The results conclude that determining or not determining the main predictor gives differences to the predictor variables involved and also to the segmentation targets in predicting dependent variable. However, the determining or not determining the main predictor does not affect the number of predictors involved and the level of accuracy of the CHAID analysis carried out. 
Analisis CHAID Prediksi Ketepatan Waktu Lulus Berdasarkan Penguasaan Kompetensi Mahasiswa dengan dan tanpa Prediktor Utama Siti Nurul Hasana; Nuse Aliyah Rahmati; Isbadar Nursit
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17641

Abstract

Kemampuan metode CHAID sebagai teknik nonparametrik berbentuk algoritma pohon klasifikasi yang efektif untuk data berukuran besar serta kemudahan interpretasi model prediksi yang berbentuk pohon keputusan menjadikan CHAID bermanfaat untuk membantu dalam proses analisis data pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan perbedaan hasil prediksi ketepatan waktu lulus mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang berdasarkan pada penguasaan kompetensi menggunakan metode CHAID dengan dan tanpa penentuan prediktor utama. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada tidaknya penentuan prediktor utama memberikan perbedaan pada variabel-variabel prediktor yang terlibat untuk memprediksi variabel terikat dan juga pada segmentasi target yang ingin dicapai untuk tujuan prediksi variabel terikat. Akan tetapi, ada tidaknya penentuan prediktor utama tersebut tidak mempengaruhi jumlah prediktor yang terlibat dan tingkat akurasi analisis CHAID yang dilakukan.The ability of CHAID method as a nonparametric technique which is an effective classification tree algorithm for large data size as well as the decision tree prediction model which is easier to be interpreted make CHAID useful to help in educational data analysis. This paper aims to describe differences in predicting student’s graduation accuracy of Teacher Training and Education Faculty, University of Islam Malang, based on the competence mastery using CHAID method with and without determining a main predictor. The results conclude that determining or not determining the main predictor gives differences to the predictor variables involved and also to the segmentation targets in predicting dependent variable. However, the determining or not determining the main predictor does not affect the number of predictors involved and the level of accuracy of the CHAID analysis carried out. 
Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik pada materi pola bilangan Ivan Ivan Hartaji; Isbadar Nursit; Abdul Halim Fathani
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 21 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan proses pembelajaran matematika di dalam kelas membutuhkan kemampuan berpikir keratif. Dalam belajar matematika, kemampuan berpikir kreatif adalah salah satu kemapuan matematis yang penting dikuasai dan dikembangkan oleh peserta didik. Berpikir kreatif menambah dukungan kepada peserta didik sehingga peserta didik lebih bersemangat untuk memecahkan masalah. Berpikir kreatif adalah kemapuan mengeksplorasi ide yang berbeda, berkualitas, dan sesuai tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Mamba’ul Ulum Pandaan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis kualitatif yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. Proses pengambilan data dilaksanakan di MTs Mamba’ul Ulum Pandaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan 3 cara, yaitu observasi, tes dan wawancara. Setelah data diperoleh, kemudian dilakukan analisis data kualitatif yang terdiri dari: analisis sebelum di lapangan dan analisis selama di lapangan. Analisis selama dilapangan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan hasil kesimpulan. Setelah itu dilakukan uji keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dengan kemampuan berpikir kreatif matematis tinggi memenuhi 4 indikator. Peserta didik dengan kemampuan berpikir kreatif sedang memenuhi 2 indikator, sedang peserta didik dengan kemampuan berpikir kreatif renah tidak memenuhi satupun indikator yang telah ditetapkan. kata Kunci : berpikir kreatif, pola bilangan,Matematika SMP
Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran bagi Guru MA Ma’arif Kota Batu di Era Merdeka Belajar Abdul Halim Fathani; Isbadar Nursit; Alifiani Alifiani; Zainal Abidin; Sunismi Sunismi; Ganjar Setyo Widodo
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.266 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2573

Abstract

Perubahan tren prendidikan pada era merdeka belajar, menuntut guru sebagai garda terdepanpendidikan untuk dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai. Berdasarkan hasil observasidan wawancara Kepala Sekolah di MA Ma’arif Kota Batu, diketahui bahwa guru masih membutuhkanpelatihan pengembangan perangkat pembelajaran guna mengembangkan kompetensi guru. Oleh karena itu,tim Abdimas berupaya meningkatkan pengetahuan dan komptensi guru dalam pengembangan perangkatpembelajaran di era Merdeka Belajar melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatanpengabdian masyarakat dilaksanakan dalam siklus, yang tiap siklusnya terdiri dari tahap pelatihan,penerapan, dan pendampingan. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan padasiklus pertama sudah ada peningkatan kompetensi guru dan produk yang dihasilkan dari kegiatan yangdilakukan juga berkualitas baik. Oleh karena itu, pengabdian ini hanya dilaksanakan dalam satu siklus.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di MA Ma’arif Kota Batu memberikan hasilpositif berupa peningkatan kompetensi yang dimiliki oleh guru dalam mengembangkan perangkatpembelajaran di Era Merdeka Belajar. Selain itu, kegiatan ini membawa manfaat bagi peningkatankompetensi guru yang meliputi meliputi aspek: pengetahuan RPP, bahan ajar, media pembelajaran, danpengembangan LMS.
Identification of Students' Mathematical Creative Thinking Ability in Solving Number Pattern Problems Ivan Hartaji; Isbadar Nursit; Abdul Halim Fathani
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v7i1.3698

Abstract

Improving the process of learning mathematics in the classroom requires creative thinking skills. In learning mathematics, the ability to think creatively is one of the important mathematical abilities to be mastered and developed by students. Creative thinking adds support to students so that students are more enthusiastic about solving problems. Creative thinking is the ability to explore different, quality, and task-appropriate ideas. The purpose of this study was to describe students' mathematical creative thinking abilities in the matter of number patterns for class VIII MTs Mamba'ul Ulum Pandaan. In this study the approach used is a qualitative approach, the type of qualitative used is descriptive qualitative. The data collection process was carried out at MTs Mamba'ul Ulum Pandaan. Data collection techniques were carried out in 3 ways, namely observation, tests and interviews. After the data was obtained, qualitative data analysis was then carried out which consisted of: analysis before being in the field and analysis while in the field. Analysis during the field includes data reduction, data presentation and drawing conclusions. After that, the validity of the data was tested. The results of this study indicate that students with high mathematical creative thinking abilities fulfill 4 indicators. Students with moderate creative thinking abilities meet 2 indicators, while students with low creative thinking abilities do not meet any of the predetermined indicators.
Identification of Students' Mathematical Creative Thinking Ability in Number Pattern Problems Solving Ivan Hartaji; Isbadar Nursit; Abdul Halim Fathani; Yula Milshteyn
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v7i1.3698

Abstract

Improving the learning mathematics process in the classroom requires creative thinking skills. In learning mathematics, creative thinking skill is one of the critical mathematical skills to be mastered and developed by students. Creative thinking adds support to students so that students are more enthusiastic about problem-solving. Creative thinking is exploring different, quality, and task-appropriate ideas. The research aims to describe students' mathematical creative thinking skills in number patterns for the eighth grade of MTs Mamba'ul Ulum Pandaan. This research approach was qualitative. The qualitative design was descriptive qualitative. The data collection process was carried out at MTs Mamba'ul Ulum Pandaan. Data collection techniques were carried out in three ways: observation, tests, and interviews. After the data was obtained, qualitative data analysis was then carried out, which consisted of pre-field analysis and field analysis. Field analysis consisted of data reduction, data presentation, and conclusion. Then, the validity of the data was tested. The study results indicated that students with high mathematical creative thinking skills met four indicators. Students with moderate creative thinking skills met two indicators, while those with low creative thinking skills did not meet any predetermined indicators.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Berdasarkan Resiliensi Matematis Siswa yang Memiliki Kegemaran Bidang Seni Kaligrafi Habibah, Siti Ummu; Fathani, Abdul Halim; Nursit, Isbadar
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v5i1.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis berdasarkan resiliensi matematis siswa yang memiliki kegemaran bidang seni kaligrafi. Subjek penelitian merupakan siswa kelas IX SMP/MTs yang bertempat tinggal dan berstatus sebagai santri di Ma’had Tarbiyah Islamiyah Dar Al-Hikmah yang mengikuti ekstrakulikuler kaligrafi yang kemudian dipilih sesuai dengan klasifikasi tingkat resiliensi matematis tinggi, sedang, dan rendah. teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian disajikan berdasarkan setiap indikator kemampuan berpikir kreatif matematis yang memiliki empat indikator, yaitu: kemampuan berpikir lancar, kemampuan berpikir luwes, kemampuan berpikir orisinal, dan kemampuan berpikir memperinci, setiap subjek yang telah dipilih berdasarkan klasifikasi resiliensi matematis tinggi, sedang, dan rendah, yang kemudian mendeskripsikan bagaimana penyelesaian masalah yang dilakukan oleh masing-masing subjek penelitian. Hasil dari pembahasan dapat diketahui kemampuan berpikir kreatif matematis yang dimiliki oleh subjek yang memiliki resiliensi matematis tinggi, sedang, dan rendah.
PENGOLAHAN SUSU SAPI MENJADI OLAHAN STIK SUSU SEBAGAI INOVASI UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT GUNUNG KUNCI Isbadar Nursit; Rizka Wahyu Alvina; Aa Yuni; Ulul Albab; Ahmad Fathonin Surya; M. Faishol Arief; Kuny Zakiyyatur Rosyidah; Muhammad Rifky Maulana; Ajar Nur Hidayatullah; Ria Rizka Rahmania
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dusun Gunung Kunci mayoritas penduduk berprofesi sebagai peternak sapi dan petani tebu, namun, sebagian besar penduduk bekerja sebagai peternak sapi. Bahkan di setiap masing-masing rumah rata-rata memiliki ternak sapi yang dimanfaatkan susunya yang kemudian di jual. Untuk memanfaatkan hasil dari perahan susu sapi ini, peserta Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) 26 Unisma mengadakan pelatihan membuat stik susu berbahan dasar susu murni. Metode penyuluhan ini di lakukan untuk memberikan penjelasan atau pengetahuan terkait kandungan yang ada didalam susu sapi serta potensi pengolahan susu sapi, cara pembuatan stik susu, cara kerja mesin giling dan cetak stik susu. Dalam hal ini penyuluhan diikuti oleh warga Dusun Gunung Kunci Desa Jabung kabupaten Malang. Materi penyuluhannya yaitu pelatihan pembuatan olahan susu murni menjadi stik susu, pelatihan pemasaran dan promosi. Hasil dari olahan susu murni menjadi makanan ringan berupa stik susu ini diharapkan membantu dari permasalahan yang sedang di hadapi oleh masyarakat Gunung Kunci. Hasil pelatihan pembuatan stiksusu masyarakat gunung kunci sangat menerima dan antusias pada saat mengikuti kegiatan pelatihan yang di adakan oleh mahasiswa KSM Unisma.
PELESTARIAN KESENIAN TOPENG MALANGAN DI DESA JABUNG DAN PEMASARANNYA MELALUI DIGITAL MARKETING Isbadar Nursit; Ahmad Faiz Praj Nanda; Dimitri Auiya Urrahman; Fitri Wahyuni; Salsabilla Ryzka Amalia; Syauqiy Syifa; Miladiyah Miladiyah; Muhammad Ridho Hisbullah; Gilang Herlambang; Dita Hasanah; Regita Laely Nur Fitria
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung topeng adalah sebuah julukan kampung yang berada di desa Jabung dimana banyak pengiat seni rupa topeng malangan. Pengerajin topeng di jabung sudah ada sejak satu abad lamanya. Selain memproduksi topeng, pengerajin juga memproduksi cinderamata dan oleh-oleh khas Jabung malang seperti vandel dan gantungan kunci berbentuk topeng. Keberadaan pengerajin topeng saat ini kurang terekspos keberadaannya sehingga sulit bagi para pengerajin untuk memasarkan karyanya. Hal ini dikarenakan sedikitnya penggiat topeng malangan di usia muda, selain itu permasalahan pengaruh budaya barat dan perkembangan teknologi yang pesat, maka diperlukan pelestarian kesenian topeng, pelestarian ini yaitu dengan memberikan pembinaan serta pendampingan pemasaran melalui digital marketing. Dalam pengabdian masyarakat ini kegiatan di fokuskan kepada pengerajin topeng, kegiatan ini di lakukan dengan cara menemui pengerajin secara langsung ke tempat pembuatan topeng. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, para pengrajin memiliki wawasan yang luas pada dunia IT serta memiliki market di dunia digital sehingga produknya dapat di kenal oleh masyarakat luas.
Pelatihan Kuis Digital: Upaya Optimalisasi Kompetensi Mahasiswa Calon Guru Ruf'aniyah, Ruf'aniyah; Firdaus, Izzul Haq Candra; N, Moh Khoirul Mustagfirin; Nursit, Isbadar; Abidin, Zainal
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/c52trg26

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam menggunakan kuis digital sebagai media yang efektif dan interaktif dalam pembelajaran. Metode  yang  digunakan  yaitu  memberikan  pelatihan penggunaan platform kuis digital (Quizizz, Kahoot dan Socrative) dalam pembelajaran yang melibatkan 25 mahasiswa semester 5 dari program studi pendidikan matematika sebagai subjek kegiatan. Hasil pelatihan penggunaan platform kuis digital secara efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam merancang dan mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, penggunaan platform kuis digital dalam pendidikan calon guru sangat disarankan untuk memperkenalkan mereka pada metode pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan.
Co-Authors Aa Yuni Abdul Halim Fathani Afandi, Rizki Agus Murniati Ahmad Faiz Praj Nanda Ahmad Fathonin Surya Ahmad Sufyan Zauri Ajar Nur Hidayatullah Alfiani Alfiani Alifiani, Alifiani Alifiani, Alifiani Amiliya Nisaul Khusna Aminnudin, Muhammad Azis Nur Anies Fuady Asih Rosanti Deviana Novita Sari Diana Lestari Didik Prastiyo Dimitri Auiya Urrahman Dita Hasanah Doluubeng, Muhamad Yusri Dwi Ratna Sari, Dwi Ratna Fadhila Kartika Sari Fedrik Andhika Firmansyah Fenny Putri Arfany Fifi Maulidatil Wahidah Fina Putri Damayanti Firdaus, Izzul Haq Candra Fitri Wahyuni Ganjar Setyo Widodo Gilang Herlambang Gusti Firda Khairunnisa Habibah, Siti Ummu Hamzah, Nadiyah Maharani Amir Intan Wulandari Wulandari Ivan Hartaji Ivan Hartaji Ivan Ivan Hartaji Jannah, Ukhti Raudhatul Jiwandono, Nahnu Robid Kamil, Syaifuddin Koviva Wijayanti Kuny Zakiyyatur Rosyidah Lailatul Fitria Linda Tri Lestari Lulut Ernin Maharani M. Faishol Arief Maulana, Faiz Miladiyah Miladiyah Moh Arisyur Rahman Moh Ridho Al Jauhariy Muhammad Ridho Hisbullah Muhammad Rifky Maulana Muna, Nailiatul Mustangin Mustangin Muzaqqi, Muhammah Ilham N, Moh Khoirul Mustagfirin Nabila Safirotuz Zahiroh Novelia Fransiska Nurul Azmi Nuse Aliyah Rahmati Pratama, Moch. Septian Yoga Rahaju, Rahaju Rahayu, Amelia Puji Raju Raju Regita Laely Nur Fitria Ria Rizka Rahmania Rizka Wahyu Alvina Rizqin Niyah RR. Ettie Rukmigarsari Ruf'aniyah, Ruf'aniyah Salsabilla Ryzka Amalia Siti Nurul Hasana Siti Ummu Habibah Siti Ummu Habibah Sunismi . Surahmat Surahmat Surya Sari Faradiba Syauqiy Syifa Titik Rahayu Widyawati Ukhti Raudhatul Jannah Ulul Albab Umaimah Ummi Maghfirah Verdy, Andika Walida, Sikky El Widiyanti, Ria Yayan Eryk Setiawan Yula Milshteyn Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zakiyatul Ilmiyah Zakiyatul Ilmiyah