Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Family Food Security through the Implementation of Budikdamber at Balai Sakinah Aisyiyah (BSA) Treko Village, Magelang Regency Ika Afifah Nugraheni; Dinar Mindrati Fardhani
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jppmi.v2i6.105

Abstract

The COVID-19 pandemic that has occurred throughout the world, including Indonesia, has affected all areas of people's lives. Family food security is one of the areas affected due to restrictions on activities in the community. One of the efforts that can be made to parse and improve family food security is to implement mindfulness which is carried out independently. This can be a solution for BSA members of Treko Village, Magelang Regency who are affected by the COVID-19 pandemic because they are able to help meet family food availability. The purpose of this service activity is to provide education and training to BSA members so they are able to strengthen family food security during a pandemic. The method of implementation is carried out in a blended manner, including (1) licensing and consolidation, (2) education and demonstrations, and (3) monitoring and consulting services. Kale plants and catfish are the choices cultivated by BSA members of Treko Village through Budikdamber. Partners get online education through social media groups about the benefits of budikdamber. In addition, offline training is conducted to provide direct education regarding the preparation of buckets for cultivation, planting media and how to care for budikdamber. Based on the results of the business analysis, members of the BSA Desa Treko who apply the budikdamber can save Rp. 448,000 per year on family expenses. This can help the family economy during the COVID-19 pandemic.
In vitro antagonism test of endophytic isolates from the ciplukan plant (Physalis angulata L.) against Ralstonia solanacearums Ika Afifah Nugraheni; Inneke Ashri Mawaddah
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v5i2.607

Abstract

Ralstonia solanacearum was a pathogenic bacteria that causes wilt disease which can cause up to one hundred percent damage to horticultural plants. Therefore, a control effort was needed to overcome this problem. The use of pesticides was an alternative that can be used to suppress the growth of the pathogen R. solanacearum. However, its continuous use poses a high risk to the environment so friendly and safe control efforts are needed. One way was by utilizing endophytic bacteria. This study aims to test the ability of endophytic bacterial isolates from ciplukan plant (Physalis angulata L.) to suppress the growth of the pathogenic bacteria R. solanacearum in vitro. The method in this research includes rejuvenating endophytic bacterial isolates BA2(3), BA3(1), DA1(4) and BU3(5) from ciplukan plants (Physalis angulata L.) obtained from research conducted by Setianah (2020), observations macroscopic and microscopic endophyte isolates, hypersensitivity test of endophytic bacteria on tobacco plants (Nicotiana tabacum L.), then continued with an in vitro antagonist test using the Kirby Baurer technique. Research data shows that of the four candidates, two isolates of endophytic bacteria, namely BA2(3) and BU3(5), showed a negative hypersensitivity reaction which was characterized by the absence of necrosis symptoms in the hypersensitivity test, so these isolates could be tested for antagonists. The results of the antagonist test showed that isolates BA2(3) and BU3(5) had the potential to inhibit the growth of R. solanacearum which had an inhibitory diameter of 3.03 mm and 1.60 mm in the first 24 hours of incubation. It is hoped that the ability of endophyte isolates BA2(3) and BU3(5) to inhibit the growth of the pathogen R. solanacearum can be used as a biological agent to reduce the use of pesticides in treating plant diseases.
PEMENUHAN GIZI KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI BUDIDAYA IKAN DAN TANAMAN SAYUR DALAM EMBER : FULFILLMENT OF FAMILY NUTRITION DURING THE COVID-19 PANDEMIC THROUGH FISH AND VEGETABLE CULTIVATION IN BUCKETS Ika Afifah Nugraheni; Dinar Mindrati Fardhani
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i1.376

Abstract

Dampak pandemi COVID-19 telah mempengaruhi semua sektor kehidupan. Sektor ekonomi dan ketahanan pangan merupakan beberapa sektor yang terdampak COVID-19. Pendapatan dan daya beli masyarakat mengalami penurunan yang berimbas ke sektor ketahanan pangan. Masyarakat harus memenuhi gizi keluarga di tengah keterbatasan pendapatan. Dengan demikian, alternatif sumber pangan yang murah dan terjangkau diperlukan oleh masyarakat, termasuk juga oleh anggota Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) Desa Treko, dalam pemenuhan gizi keluarga. Budidaya ikan dan tanaman sayur dalam ember (budikdamber) dapat menjadi sebuah solusi dalam rangka pemenuhan sumber pangan dan gizi di masa pandemi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi mengenai sistem pertanian budikdamber kepada BSA Desa Treko. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini sebanyak 11 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian dilakukan secara luring dengan memberikan edukasi dan pelatihan budikdamber. Tahapan pelaksanaan kegiatan, meliputi tahap persiapan media aquaponik tanaman sayur, tahap persiapan budidaya ikan budikdamber, tahap pemeliharaan, dan tahap pemanenan. Tanaman sayur dipilih tanaman kangkung, sedangkan ikan yang dibudidayakan berupa ikan lele. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik, dan mitra memberikan respon positif selama pelaksanaan. Anggota BSA sangat antusias mencoba budikdamber di rumah masing-masing. Sebanyak 72,73% anggota BSA masih melakukan pemeliharaan hingga masa panen tanaman kangkung dan ikan lele. Tanaman sayur dan ikan lele hasil budikdamber diharapkan mampu menjadi sumber pangan dan gizi tambahan keluarga dalam rangka menjaga kesehatan tubuh dan menjaga daya tahan tubuh selama menghadapi COVID-19.
Edukasi Hipertensi Pada Usia Lanjut Di Padukuhun Playen II Gunungkidul Yogyakarta Fradana Ade Saputra; Alifiyah Tunnisah Mony; Tian Setiawan; Rindi Astuti; Gevy Nuradira Isnaini; Tiara Sekar Ayuni; Salsa Bernadetha; Nur Hanifah Fauziyyah; Fitria Damayanti; Ika Afifah Nugraheni
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v3i3.1012

Abstract

Hipertensi, yang biasa dikenal dengan tekanan darah tinggi, merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada populasi lansia. Hal ini menimbulkan risiko penyakit kardiovaskular dan komplikasi lain yang signifikan, sehingga menjadikannya masalah kesehatan masyarakat yang penting. Kegiatan ini memberikan informasi manfaat tentang hipertensi yang berfokus pada pengobatan hipertensi pada lansia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menyebarkan informasi yang akurat, terkini dan bermanfaat tentang hipertensi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Edukasi hipertensi pada lansia merupakan topik penting, dan menjadi sumber informasi tentang pengobatan dan pencegahan hipertensi pada populasi lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi survei awal terkait hipertensi pada lansia, dan melaksanakan penyuluhan tentang upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi pada lansia dengan menggunakan metode penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan dari pemahaman kesehatan terkait penyakit Hipertensi khususnya upaya dalam pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi pada lansia di Padukuhan Playen II, Gunung Kidul. Kesimpulannya program posyandu lansia keliling bisa diinisiasi di Padukuhan Playen II untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warganya. Kata kunci: Hipertensi; Lansia; Kesehatan
Peran Edukasi dalam Meningkatkan Kesadaran Akan Skoliosis dan Praktik PHBS di Kalangan Anak Usia Sekolah Dasar Rifka Amalia; Oktavianti, Lyna Hidayati; Aisyah Rahma Putri; Nirmala Ayu Arifah; Sumarni; Muhammad Dwi Ramdhan; Aditya Agus Pradana; Delfia; Ika Afifah Nugraheni
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v3i3.1013

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kesehatan khususnya kesehatan tulang agar terhindar dari skoliosis serta mengajarkan anak-anak sekolah dasar mengenai Perilaku Hidup Sehat (PHBS), dilakukan kegiatan edukasi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak atau peran edukasi dalam meningkatkan kesadaran akan skoliosis dan praktik PHBS di kalangan anak usia sekolah dasar. Edukasi dilaksanakan di ruang kelas dengan kegiatan berupa pemaparan materi skoliosis mulai dari pengertian dasar, gejala, hingga cara mencegah. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi PHBS dan praktik mencuci tangan secara langsung. Hasil menunjukkan bahwa edukasi skoliosis dan praktik PHBS melalui kombinasi pemaparan materi dan demonstrasi memiliki dampak positif berupa peningkatan pemahaman anak-anak usia sekolah dasar. Dengan meningkatnya kesadaran akan skoliosis dan praktik PHBS, diharapkan dapat terjadi penurunan kasus skoliosis dan penyebaran penyakit khususnya di kalangan anak-anak. Kata kunci : Demonstrasi, Edukasi, phbs, skoliosis  
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BIOTEKNOLOGI DI SEKOLAH DASAR NEGERI LEDOKNONGKO Ika Afifah Nugraheni; Annisa Khumaira; Viko Aldi Putra; Muhammad Arjun Najib
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i2.1194

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat dipengaruhi oleh berkembangnya ilmu bioteknologi. Bioteknologi mempunyai peran di semua bidang kehidupan dan dikaitkan dengan aspek “life skills”. Namun, hal ini tidak diikuti dengan pemahaman masyarakat maupun siswa sekolah mengenai bioteknologi. Mitra kegiatan pengabdian yaitu SD Negeri Ledoknongko, Bangunkerto, Turi, Sleman, DI Yogyakarta. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pendampingan pembelajaran bioteknologi bagi SD Negeri Ledoknongko. Rencana kegiatan pengabdian dimulai dari perizinan, konsolidasi, persiapan, dan pelaksanaan. Selama pelaksanaan, mitra pengabdian sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pada pengabdian ini disampaikan pelatihan pengenalan sel tumbuhan dan edukasi bahaya pencemaran lingkungan. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta menjadi lebih sadar untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah atau limbah sembarangan. Hal ini dikarenakan lingkungan merupakan tempat hidup berbagai makhluk hidup, baik makroorganisme maupun mikroorganisme. Kata kunci : Pembelajaran, Bioteknologi, Ledoknongko
Inhibition of Gliocladium sp against plant pathogenic fungus and their exoenzyme activity Fardhani, Dinar Mindrati; Fuadiyah, Dzakiya Alda; Susila, Wisnu Adhi; Nugraheni, Ika Afifah
International Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 1 (2024): July
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v6i1.3312

Abstract

Gliocladium sp. It is known to have an antagonistic mechanism against other organisms by means of hyper parasitism, antibiosis and lysis, as well as competition. This study aims to determine the effectiveness of Gliocladium sp. in inhibiting several types of plant pathogenic fungi and their exoenzyme activity. Inhibition testing was carried out by the Dual Culture Assay method on several plant pathogenic fungi including Colletotrichum gloeosporioides, Rhizoctonia solani, Fusarium sp., and Phytophthora sp. The exoenzyme activity tested includes cellulolytic tests, amylolytic tests, and chitinolytic tests. Antagonist testing showed that Gliocladium sp. able to inhibit the growth of all pathogenic fungi tested with varying percentage of inhibition. High percentage of inhibition was shown in the pathogens Colletotrichum gloeosporioides and Rhizoctonia solani with percentages of 78.75% and 75%, respectively. Then, the antagonist activity against Fusarium sp. has a moderate resistance percentage of 56%. Meanwhile, a low percentage of inhibition is shown in Gliocladium sp. against Phytophthora sp. with a figure of 25%. From the characterization of exoenzyme activity in Gliocladium sp., negative results were obtained in liquid and solid Carboxymethyl Cellulose, amylum, and chitin media. Meanwhile, in the amylolytic test, positive growth was marked by the appearance of mycelia on the surface of the amylum liquid medium, but in the solid media negative results were obtained against the amylase enzyme. Gliocladium sp fungus has the potential to be a biocontrol agent against various plant pathogenic fungi
Gerakan sadar vaksinasi COVID-19 di Korp Mubalighot PDA Kabupaten Magelang Nugraheni, Ika Afifah; Rosida, Luluk
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.861 KB) | DOI: 10.31101/hayina.2394

Abstract

Saat ini, pemerintah sedang gencar melakukan program vaksinasi COVID-19 dalam rangka menurunkan angka penyebaran, penularan dan kematian yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Namun di dalam pelaksanaannya, program vaksinasi COVID-19 mengalami kendala di masyarakat. Masyarakat masih mempertanyakan dan meragukan keamanan dari vaksin COVID-19. Permasalahan ini ditemui pula di Korp Mubalighot Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini dilakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan anggota Korp Mubalighot mengenai vaksin COVID-19. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan secara daring karena masih dalam kondisi PPKM. Tahapan pelaksanaan terdiri dari beberapa tahap, meliputi konsolidasi, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan penyuluhan, sebanyak 67% anggota Korp Mubalighot telah mengikuti program vaksinasi COVID-19. Dari keseluruhan anggota yang belum vaksin, 80% bersedia untuk mengikuti program vaksinasi dalam waktu dekat. Selain itu, anggota Korp Mubalighot juga semakin yakin untuk mengikuti vaksinasi. Hal ini dikarenakan pada kegiatan penyuluhan diberikan pemahaman serba serbi mengenai vaksinasi COVID-19. Dengan demikian, pelaksanaan pengabdian telah mampu meningkatkan pengetahuan anggota Korp Mubalighot mengenai vaksinasi COVID-19.
Pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair MOL di BSA treko kabupaten Magelang Nugraheni, Ika Afifah; Nugroho, Hendrato Setiabudi; Mawaddah, Inneke Ashri; Agustianingrum, Sekar
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3329

Abstract

Salah satu jenis sampah yang masih menjadi persoalan di lingkungan yaitu sampah organik. Meskipun mudah terurai, sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu permasalahan lingkungan. Permasalahan ini juga ditemui oleh anggota Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) di Desa Treko, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan ketrampilan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair MOL. Metode kegiatan pengabdian meliputi perizinan, persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan kegiatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara luring yang diikuti oleh mayoritas anggota BSA. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat, seluruh peserta antusias dan berperan aktif selama mengikuti rangkaian kegiatan. Peserta dibuat berkelompok untuk praktik langsung pembuatan pupuk cair MOL menggunakan sampah organik rumah tangga. Sampah organik yang digunakan adalah limbah buah pepaya, pisang, apel dan semangka, serta air bekas cucian beras. Semua bahan dicampur ke dalam botol bekas 1,5 L dan disimpan selama kurang lebih 14 hari. Aplikasi MOL dengan cara mengencerkan dengan air bersih perbandingan 1:10. Pupuk cair MOL mengandung berbagai nutrisi dan mikroorganisme yang berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, pengolahan limbah organik menjadi MOL dapat mengurangi timbulan sampah di Balai Sakinah ‘Aisyiyah. Selain itu, aplikasi MOL juga dapat meminimalkan penggunaan pupuk kimiawi dan mendukung pertanian organik.
Isolation and Characterization of Sugarcane Root (Saccharum sp.) Rhizobacteria and Their Influence on the Growth of Lettuce Plants (Lactuca sativa L.) Rismaningsih, Eka; Khumaira, Annisa; Nugraheni, Ika Afifah
BIOEDUKASI Vol 22 No. 2 (2024)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v22i2.43596

Abstract

Lettuce (Lactuca sativa L.) is a horticultural commodity with good commercial value. Lettuce production is insufficient for consumer needs because of the excessive use of inorganic fertilizers, which reduce soil fertility. This research aims to decide rhizobacteria in the rhizosphere of sugarcane roots and their influence on increasing the growth of lettuce plants. The methods used are observational methods for taking composite soil samples. Macroscopic observations of bacterial colonies include the shape, elevation, edges, and color of the colonies produced. Through gram staining and physiological tests, including catalase, motility, carbohydrate fermentation, and indole tests, performed microscopic character observations. Field tests as PGPR were carried out on lettuce plants with treatment P0, P1, P2 and P3. The parameters observed were plant height, number of leaves, wet weight, dry weight, and root length. Based on the results of the research, the PGPR of sugarcane roots has rhizobacteria such as Corynebacterium sp, Terrabacter, Saccharococcus, Aeromicrobium, Paracoccus, Ancylobacter, Planococcus, and Azotobacter. PGPR affects the growth of lettuce plants, especially on plant height, number of leaves, and root length. Treatment P3 (PGPR 7.5 ml/L) and treatment P1 (2.5 ml/L) obtained the best concentrations, yielding optimal results on all test parameters. Treatments P0 and P2 did not have a significant effect on the growth of lettuce plants.
Co-Authors Ade Maulida Viantini Aditya Agus Pradana Agustianingrum, Sekar Aisyah Rahma Putri Alfa Fitri Amalia Hilal Alifianto, Luthfi Galih Alifiyah Tunnisah Mony Amalia Hilal, Alfa Fitri Annisa Khumaira Arif Bimantara Arif Yusuf Wicaksana Ata Rofita Wasiati Deccy Nopiyana Delfia Desi Erlita Dinar Mindrati Fardhani Dittasari Putriana Doddy Sulistiawan Wibowo Doddy Sulistiawan Wibowo Fathah, Rigel Nurul Fitria Damayanti Fitriahadi, Enny Fradana Ade Saputra Fuad Gandhi Torizal Fuadiyah, Dzakiya Alda Gevy Nuradira Isnaini Heni Setianah Heni Setianah Heni Setianah Inneke Ashri Mawaddah Islamiyatur Rokhmah Khusnul Hidayah Luluk Rosida Mawaddah, Inneke Ashri Muhammad Arjun Najib Muhammad Arjun Najib Muhammad Dwi Ramdhan Nabila, Tsania Taskia Najib, Muhammad Arjun Nirmala Ayu Arifah Nita Widyaningsih Noviani, Nor Eka Nugroho, Hendrato Setiabudi Nur Hanifah Fauziyyah Oktavianti, Lyna Hidayati Puspitasari, Amallia Rais Sulistyo Widiyatmoko Rifka Amalia Rindi Astuti Rismaningsih, Eka Rohmadani, Zahro Varisna Rohmadoni, Zahro Varisna Rohmawati, Rizka Salsa Bernadetha Setianah, Heni Sharfina Mutia Syarifah Siti Maisaroh Sumarni Suri Salmiyati Suri Salmiyati, Suri Suryadi Suryadi Susila, Wisnu Adhi Tasya Muliasari Teti Anggita Safitri, Teti Anggita Tian Setiawan Tiara Sekar Ayuni Titin Aryani Tsania Taskia Nabila Viko Aldi Putra Viko Aldi Putra Wahyuni Wulansari Wahyuningsih, Hapsari Wasiati, Ata Rofita Wibowo, Doddy Sulistiawan Wicaksana, Arif Yusuf Widiyatmoko, Rais Sulistyo Wisnu Adhi Susila Wiwit Probowati Yuli Setiawati Yuli Setiawati, Yuli