Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN SOROPIA Rahmat Ucok; Sawaludin; Nurgiantoro
Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Vol. 4 No. 1 (2024): Sustainability: Theory, Practice and Policy June Edition
Publisher : Pusat Kajian Berkelanjutan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/sdgs.v4i1.2616

Abstract

The coastal environment is a dynamic area constantly undergoing changes due to various natural and anthropogenic factors. These changes can occur slowly or rapidly, influenced by elements such as wave action, tides, human activities, and climatic events. Monitoring these changes is essential for effective coastal management. This study aims to: (1) Analyze changes in coastlines in Soropia Sub-district between 2013 and 2022; and (2) Identify the factors influencing these changes. Landsat 8 imagery was used for this research, analyzed using the Overlay method to detect and quantify coastal changes over the nine-year period. The results indicate that four areas in Soropia Sub-district experienced significant coastline changes. The most substantial accretion occurred in Bajo Indah Village with a change of 130 meters, while the smallest accretion was observed in Toronipa Village with a change of 26 meters. Toronipa Village also experienced minor abrasion with a change of 0.3 meters. The factors influencing these changes include sediment accumulation, currents, wave height, and reclamation activities. This study provides valuable insights into coastal dynamics in Soropia Sub-district and highlights the importance of continuous monitoring and comprehensive analysis to inform future coastal management strategies.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PESISIR DESA WAWATU KABUPATEN KONAWE SELATAN Sawaludin, Sawaludin; Hidayat, Ahmad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Hasan, Erzam S.; Haraty, Syamsul R.; Jahidin, Jahidin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5899

Abstract

Pengembangan pariwisata desa pesisir memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengembangan wisata desa pesisir sangat bergantung pada kapasitas dan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat pada desa Wawatu yang telah mengembangkan pariwisata secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei berbasis data spasial dan pemotretan udara menggunakan DRONE, wawancara parsial, observasi, dan penyediaan data spasial untuk penentuan spot kawasan wisata baru. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan melalui beberapa bentuk, antara lain pelatihan keterampilan memasak kuliner lokal, pendampingan dalam pemilihan lokasi wisata pesisir yang baru, penyusunan rencana spot pemancingan bagi wisatawan, dan pengembangan wisata melalui pemilihan lokasi Camping Ground. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi, pengetahuan, dan keahlian masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan pariwisata desa pesisir secara berkelanjutan. Sosialisasi untuk penguatan partisipatif kepada pemerintah dan masyarakat yaitu pentingnya koordinasi dan kolaborasi dalam perencanaan kawasan pesisir. Peningkatan kapasitas masyarakat merupakan kunci dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan.
VALUASI EKONOMI DAN DESAIN LANSKAP KAWASAN WISATA ALAM MANGROVE DI KELURAHAN LAHUNDAPE KOTA KENDARI Mando, La Ode Agus Salim; Kandari, Aminuddin Mane; Kasim, Safril; Midi, La Ode; Nurgiantoro, Nurgiantoro
MAKILA Vol 16 No 1 (2022): Makila: Jurnal Penelitian Kehutanan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/makila.v16i1.5186

Abstract

The mangrove forest, located in the Kelurahan Lahundape in recent years, is being developed as a natural tourism area by the Kendari City Government. The success of its development can be seen in the increasing number of visitors. Thus, this research focuses on assessing the economic valuation of natural tourism services and landscape design of mangrove natural tourism areas. Data collection was carried out in Lahundape Village, West Kendari District, from August to September 2019. The target in this study was divided into 2 (two): 1) human groups and 2) the biogeophysical condition of the mangrove ecosystem. The sample selection on the first target is chosen deliberately, which must meet the sample quota (1152 people). The sample on the second target was obtained from observation and secondary data. Data analysis for the economic valuation of natural tourism uses the travel cost method, including transportation, consumption, parking, tickets, and documentation. The landscape design is determined after analyzing the biogeophysical conditions, facilities, and infrastructure and the motivation and interest of visitors to the Lahundape mangrove natural tourism area. The results showed that 1) the temporary economic valuation of Lahundape Mangrove Natural Tourism was IDR. 491,824,240.-/year. 2) The recommended landscape design is adequate vehicle parking space, worship infrastructure, toilets, connecting roads in mangrove areas, landfills, play infrastructure and docks for boats as attraction facilitation, and the addition of mangrove green lanes.
Deteksi Perubahan Suhu Permukaan Tanah dan Hubungannya dengan Pengaruh Albedo dan NDVI Menggunakan Data Satelit Landsat-8 Multitemporal di Kota Palu Tahun 2013 - 2020 Kurniadin, Nia; Yani, Muhammad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Annafiyah, Annafiyah; Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Insanu, Radik Khairil; Wumu, Romansah; Suryalfihra, Shabri Indra
GEOID Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v18i1.1758

Abstract

Gempa yang diikuti tsunami dan likuifaksi melanda Kota Palu pada 28 September 2018. Sejak saat itu, Kota Palu yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, menjadi pusat perhatian dunia. Berbagai kajian dilakukan untuk memperoleh informasi dari berbagai aspek, antara lain aspek terestrial, perubahan tutupan lahan, batuan, dan perubahan iklim. Teknologi penginderaan jauh memberikan kontribusi yang baik bagi proses penelitian, terutama untuk penelitian yang mencakup wilayah yang luas dan dalam jangka waktu yang lama. Salah satu kajian yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh adalah kajian Suhu Permukaan Tanah (SPT) dengan menggunakan data satelit Landsat-8 multitemporal di Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi SPT Kota Palu dari data satelit Landsat-8 multitemporal (2013-2020) dan hubungan antara LST dengan Albedo dan NDVI. Kanal Merah, Biru, NIR, SWIR1 dan SWIR2 digunakan untuk mendapatkan nilai albedo dan NDVI. Nilai emisivitas tanah dan vegetasi serta kanal termal digunakan untuk menentukan nilai LST. Selanjutnya koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui korelasi antara LST dengan Albedo dan NDVI. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata peta sebaran LST dari tahun 2013 hingga 2020. Dari 30 titik sampel penelitian nilai LST antara 17,00 oC sampai 43,27 oC, rata-rata R2 antara LST dan NDVI adalah 0,657 (korelasi kuat), dan R2 antara LST dan Albedo 0,069 (korelasi sangat lemah).
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PESISIR DESA WAWATU KABUPATEN KONAWE SELATAN Sawaludin, Sawaludin; Hidayat, Ahmad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Hasan, Erzam S.; Haraty, Syamsul R.; Jahidin, Jahidin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5899

Abstract

Pengembangan pariwisata desa pesisir memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengembangan wisata desa pesisir sangat bergantung pada kapasitas dan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat pada desa Wawatu yang telah mengembangkan pariwisata secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei berbasis data spasial dan pemotretan udara menggunakan DRONE, wawancara parsial, observasi, dan penyediaan data spasial untuk penentuan spot kawasan wisata baru. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan melalui beberapa bentuk, antara lain pelatihan keterampilan memasak kuliner lokal, pendampingan dalam pemilihan lokasi wisata pesisir yang baru, penyusunan rencana spot pemancingan bagi wisatawan, dan pengembangan wisata melalui pemilihan lokasi Camping Ground. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi, pengetahuan, dan keahlian masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan pariwisata desa pesisir secara berkelanjutan. Sosialisasi untuk penguatan partisipatif kepada pemerintah dan masyarakat yaitu pentingnya koordinasi dan kolaborasi dalam perencanaan kawasan pesisir. Peningkatan kapasitas masyarakat merupakan kunci dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan.
ANALISIS KONSENTRASI TSS DAN PENGARUHNYA PADA KINERJA PELABUHAN MENGGUNAKAN DATA REMOTE SENSING OPTIK DI TELUK KENDARI Nurgiantoro, Nurgiantoro; Mustika, Wayan; Abriansyah, Abriansyah
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/inderaja.v16i2.3354

Abstract

PKM PENGENALAN APLIKASI QUANTUM GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (QGIS) DALAM PEMETAAN TEMATIK BAGI APARAT PEMERINTAHAN KELURAHAN DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Hadini, La Ode; Saudi, Fitriyani; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Hidayat, Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.21922

Abstract

Pengenalan Aplikasi QGIS dalam pembuatan peta tematik merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja aparat pemerintahan di kelurahan dalam rangka perencanaan pembangunan berbasis peta. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparat pemerintahan di kelurahan dalam pemetaan tematik untuk mendukung pembangunan kelurahan berbasis peta. Kegiatan merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilakukan dalam bentuk pelatihan menggunakan metode Focus Group Discussion dengan teknik pendampingan berupa ceramah, demonstrasi dan tanya tanya jawab. Metode ceramah untuk menjelaskan konsep pemetaan tematik, data spasial, dan Sistem Informasi Geografis. Demonstrasi untuk menunjukkan unsur data spasial dalam analisis dan penyajiannya dalam bentuk pemetaan tematik pada aplikasi QGIS. Tanya jawab untuk memfasilitasi interkasi peserta untuk memahami pemetaan tematik menggunakan QGIS. Pemetaan tematik dikaitkan dengan permasalahan Penetapan dan Penegasan Batas Desa (Kelurahan) sesuai Permendagri No. 45 Tahun 2016.Hasil kegiatan menunjukkan peserta mencapai indikator keberhasilan berupa kemampuan penguasaan materi pembuatan peta tematik menggunakan aplikasi QGIS untuk penetapan dan penegasan batas desa masing-masing kelurahan mitra di Kecamatan Poasia. Faktor pendukung terlaksananya PKM ini berupa ketersediaan tenaga ahli pemetaan (Kartografi dan SIG) pada Jurusan Geografi FMIPA Universitas Halu Oleo (UHO), antusiasme peserta, dukungan Pemerintah Kelurahan terhadap pelaksanaan PKM, dan dukungan dana kegiatan Tim PKM Internal dari UHO.
Komparasi Metode Indeks Spektral untuk Analisis Spasial Lahan Terbangun di Kota Kendari Nusriah, Ld. Asyravil Maolana; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Fitriani, Fitriani; Tahir, Tahir; Sawaludin, Sawaludin; Alfirman, Alfirman
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 22, No 1 (2026): JPWK Volume 22 No. 1 March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v22i1.78218

Abstract

Pengindraan jauh merupakan teknologi yang banyak dimanfaatkan dalam analisis spasial, khususnya untuk pemetaan lahan terbangun dengan menggunakan indeks spektral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasikan tiga indeks lahan terbangun dengan menggunakan citra Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2023. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis lahan terbangun terdiri dari Urban Index (UI), Normalized Difference Built-Up Index (NDBI), dan Visible Red Near Infrared-Built Up Index (VrNIR-BI) yang memiliki perbedaan pada penggunaan saluran dan formulasi perhitungan, serta mengkorelasikan dengan Land Surface Temperature (LST).  Hasil penelitian menunjukkan indeks VrNIR-BI memiliki akurasi tertinggi dengan nilai kappa sebesar 96,59%, sedangkan NDBI memiliki korelasi tertinggi dengan LST dengan nilai R² sebesar 0,5729. Berdasarkan hasil tersebut,  VrNIR-BI direkomendasikan untuk analisis akurasi tinggi, sedangkan NDBI lebih sesuai untuk analisis terkait suhu permukaan. Sehingga dapat digunakan sebagai pengendalian perkembangan kawasan terbangun dalam pembangunan perkotaan