Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL PADA ANAK USIA DINI Rakhman, Anita; Alam, Syah Khalif
Tunas Siliwangi Vol 6 No 2 (2020): VOL 6 NO 2, OKTOBER 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v6i2p9-17.2063

Abstract

Wabah Covid-19 berpengaruh sekali terhadap kegiatan pembelajaran di Indonesia. Demikian pula dengan pola kegiatan pembelajaran pada anak usia dini. Guru harus melakukan pembelajaran dengan model pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan guru dalam meningkatkan life skill anak usia dini dan memberikan informasi tentang hambatan yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan kegiatan pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan secara daring di RA Al-Adzkar Padalarang Bandung Barat. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara, pembelajaran jarak jauh berhasil dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran jarak jauh mampu meningkatkan life skills pada anak usia dini. Terdapat hambatan pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yaitu ada beberapa anak yang masih belum terbiasa dengan pembiasaan menghafal dan mengerjakan tugas sehingga belum mau melakukannya.Keyword: Pembelajaran Jarak Jauh, Life Skills, Anak Usia Dini.
Penerapan Media Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun Nurjanah, Ineu; Zahro, Ifat Fatimah; Alam, Syah Khalif
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i2.26473

Abstract

Berdasarkan kegiatan observasi yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa aspek dari perkembangan kognitif terhadap anak masih harus di kembangkan salah satunya dengan pemahaman serta pengenalan terhadap konsep dasar matematika atau kemampuan berhitung dasar anak, akan tetapi kegiatan berhitung kurang diminati oleh anak karena hal ini diakibatkan oleh beberapa faktor baik dari guru, media maupun metode pembelajaran yang digunakan sebagai alat pendukung, sehingga dengan adanya media flash card ini mampu membantu anak pada proses pembelajaran mengenai kemampuan berhitung anak.  Maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon peserta didik dalam penerapan media flash card terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru serta kepala sekolah Kober Nurjannah Arasyi dan anak usia 5-6 tahun yang berjumlah enam orang anak. Teknik pengumpulan data ini melalui teknik observasi dan wawancara. Pengolahan data yang telah dicatat dan dikumpulkan, dianalisis dengan melakukan  reduksi data, display data serta menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan berhitung kepada empat anak, dari keenam anak tersebut terdapat empat orang anak yang mampu menyebutkan angka dan menghitung benda dengan baik tetapi hanya dua anak yang dapat menjumlahkan bilangan dari 1 sampai 20 dengan menggunakan media flash card.   Based on the observation activities that have been carried out, it was found that aspects of cognitive development in children still need to be developed, one of which is by understanding and recognizing basic mathematical concepts or children's basic arithmetic skills, but arithmetic activities are less popular with children because this is caused by several factors, both from teachers, media, and learning methods used as supporting tools, so that with the presence of this flash card media, it can help children in the learning process regarding children's arithmetic skills. Therefore, the purpose of this study was to determine the response of students to the application of flashcard media to the arithmetic skills of children aged 5-6 years. The research method used was descriptive qualitative. The subjects of this study were teachers and the principal of Kober Nurjannah Arasyi and children aged 5-6 years, totaling six children. This data collection technique was through observation and interview techniques. The processing of data that had been recorded and collected was analyzed by reducing data, displaying data, and drawing conclusions. Based on the results of the study, showed an increase in the counting ability of four children. Of the six children, four were able to name numbers and count objects well, but only two children were able to add numbers from 1 to 20 using flash cards.
Paciwit Ciwit Lutung: Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Suci, Mustika Dian Nur; Alam, Syah Khalif
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i2.26496

Abstract

Keterampilan sosial anak usia dini merupakan kemampuan anak untuk bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain dalam konteks sosial, dengan cara-cara khusus yang dapat diterima dan menghindari perilaku yang akan ditolak oleh lingkungan, salah satu faktor anak usia dini lebih menyukai permainan di dalam gadget karena dianggap canggih dan menarik untuk dimainkan. Hal ini menjadi pengaruh punahnya permainan tradisional yang ada di Indonesia, salah satunya permainan tradisional paciwit ciwit lutung. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini melalui permainan tradisional paciwit ciwit lutung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak enam anak yang terdiri dari tiga anak perempuan dan tiga  anak laki-laki kelompok B usia 5-6 Tahun. Pengumpulan data yang dilaksanakan yaitu melalui observasi dan wawancara yang dianalisis dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan peningkatan perkembangan sosial anak yang dilihat dari indikator membangun kerjasama,  menghargai orang lain, mentaati peraturan, berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini terlihat dari pertemuan pertama, anak belum berkembang dari indikator yang telah dibuat namun mengalami perkembangan yang signifikan pada pertemuan terakhir yaitu pertemuan enam bahwa anak berkembang sangat baik dengan stimulus yang telah diberikan.   Early childhood social skills are the ability of children to socialize or interact with others in a social context in specific ways that are acceptable and avoid behavior that will be rejected by the environment. One of the factors that early childhood prefers is games on gadgets because they are considered sophisticated and interesting to play. This is the influence of the extinction of traditional games in Indonesia, one of which is the traditional game of paciwit ciwit lutung. The purpose of this study was to improve the social skills of early childhood through the traditional game of paciwit ciwit lutung. The research method used in this study was descriptive qualitative, with six children as research subjects, consisting of three girls and three boys in group B aged 5-6 years. Data collection was carried out through observation and interviews, which were analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study showed an increase in children's social development as seen from indicators of building cooperation, respecting others, obeying regulations, and developing as expected. This can be seen from the first meeting; the child had not developed from the indicators that had been made but experienced significant development at the last meeting, namely the sixth meeting, where the child developed very well with the stimulus that had been given.
Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase Rustika, Lena; Alam, Syah Khalif
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i4.28359

Abstract

Early childhood creativity can be developed through education. Education is a right and necessity for early childhood; however, some children have not yet had the opportunity to develop their creative skills through collage techniques. This method can help children enrich their imagination and generate creative ideas when making collages. The purpose of this study was to analyze early childhood creativity using the collage method. The research method employed was Classroom Action Research (CAR), with observation used as data collection techniques. The subjects of this study were 17 children in Group B at KB Nur Wafa. Data were analyzed using both quantitative and qualitative descriptive methods. Based on the results, it can be concluded that collage activities using natural materials—such as leaves, flowers, and other organic items—provided children with opportunities to create various shapes and image variations, make their own art, and tell stories about their creations. The results also showed an increase in children's creativity: in the pre-cycle phase, 11.8% of children were categorized as “Developing as Expected” (BSH); in Cycle I, this increased to 23.5%, with 35.3% in the “Developing Very Well” category. In Cycle II, 58.8% of children were categorized as “Developing as Expected” and 23.5% as “Developing Very Well.”
Workshop Pembelajaran Inovatif untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur Ansori, Ansori; Hendriana, Heris; Westhisi, Sharina Munggaraning; Rukanda, Nandang; Alam, Syah Khalif
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2024): March
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.4.1.57-66.2024

Abstract

Pentingnya pembelajaran inovatif pada era digital sangatlah besar karena mencerminkan adaptasi terhadap perubahan zaman dan tuntutan kemajuan teknologi. Workshop Pembelajaran Inovatif bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Metode workshop melibatkan penyampaian beragam strategi pembelajaran yang inovatif dan penggunaan teknologi. Hasilnya, para guru mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang lebih menarik dan efektif, meningkatkan keterlibatan siswa, dan daya serap materi pelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah adopsi praktik pembelajaran inovatif yang berkelanjutan, memperbaiki kualitas pendidikan di wilayah tersebut.The importance of innovative learning in the digital era is enormous as it reflects adaptation to changing times and the demands of technological advancement. The Innovative Learning Workshop aims to improve the quality of learning in Cidaun Sub-district, Cianjur Regency. The workshop method involves the delivery of various innovative learning strategies and the use of technology. As a result, teachers were able to implement more interesting and effective learning methods, increasing student engagement and subject matter absorption. The implication of this research is the continued adoption of innovative learning practices, improving the quality of education in the region.
METODE BERMAIN KOOPERATIF DALAM MENINGKATKAN ANTUSIAS BELAJAR ANAK USIA DINI PADA MASA COVID-19 Anita Rakhman; Syah Khalif Alam
Abdimas Siliwangi Vol. 5 No. 1: Februari 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity is motivated by the large number of young children who are less enthusiastic about taking online learning at home. This is a challenge for PAUD teachers in improving their ability to provide creative and fun learning through cooperative play methods. This activity aims to 1) Provide an overview of cooperative play methods in increasing early childhood learning enthusiasm during the Covid-19 period. 2) provide information about the benefits of cooperative play methods in increasing early childhood learning enthusiasm during the Covid-19 period. To achieve this goal, activities in the form of counseling and conducting question and answer sessions with Webinar participants were carried out. The results of this activity show that participants / teachers are motivated to implement cooperative play methods in increasing early childhood learning enthusiasm during the Covid-19 period.