Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Prevalence and Characteristics of Smoking Behavior Among Health and Recreation Students at Universitas Negeri Padang Reza Ardhana; Nuridin Widya Pranoto; Fahmil Haris; Nugroho Susanto
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): Forthcoming Issue
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v7i2.239

Abstract

This study described the prevalence and characteristics of smoking behavior among students of the Department of Health and Recreation at Universitas Negeri Padang. A quantitative descriptive survey involved 100 active students selected purposively. Data were collected using a structured questionnaire, observation, and documentation and analyzed with frequencies, percentages, mean scores, respondent achievement levels, item-total correlations, and Cronbach's alpha. Forty-four percent of respondents smoked. Among the 44 smokers, daily smoking predominated; most consumed 5-10 cigarettes per day, initiated before age 18, and smoked mainly while gathering with friends. All smokers had friends who smoked, and most had smoking parents. The 13-item scale showed satisfactory item validity and high internal consistency (Cronbach's alpha = .92). Smoking was strongly embedded in peer and family environments. Integrated cessation support, peer-norm interventions, stress-management alternatives, and consistent smoke-free campus enforcement are recommended.
Pemberdayaan lansia Melalui Germas dan Pelatihan Keterampilan Kreativitas dengan Pendekatan Terapi Okupasi sonya Nelson; Arif Fadli Muchlis; Septri; Wilda Wellis; Fahmil Haris
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.35

Abstract

Daerah binaan PKM ini adalah Kenagarian Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar. Adapun Permasalahan yang dihadapi mitra adalah 1) aktivitas atau kegiatan lansia selama ini hanya terbatas pada kegiatan posyandu lansia yang diadakan sebulan sekali. Kegiatan yang dilakukan pada posyandu hanya pada penimbangan berat badan dan cek tekanan darah. Kegiatan posyandu tergolong monoton sehingga kurangnya minat lansia untuk datang ke posyandu. 2) Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat, aktivitas fisik dan menjaga kebersihan lingkungan. 3) Banyak waktu luang yang dimiliki oleh lansia dirumah, 4) Mengenai ketenagakerjaan terutama untuk lansia tidak potensial, mayoritas dari mereka adalah lansia yang kini sudah tidak lagi bekerja meskipun mereka masih ingin bekerja. Masih kurang produktifnya sebagian lansia sehingga membawa konsekuensi berkurangnya pendapatan yang dapat menyebabkan kemiskinan lansia. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah lansia dan kader di Posyandu lansia di Kenagarian Tanjung Bonai. Solusi dari permasalahan di atas adalah diberikan penyuluhan kesehatan, pelatihan senam lansia dan pelatihan industri kreatif yaitu keterampilan kreativitas dengan pendekatan terapi okupasi membuat kerajinan tangan. Tujuan dari terapi okupasi adalah meningkatkan kesehatan lansia, meningkatkan produktivitas lansia, meningkatkan interaksi sosial antar lansia, sekaligus mengisi waktu luang lansia dengan kegiatan bermanfaat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, workshop dan lokakarya serta pendampingan dengan mengutamakan protokol kesehatan covid 19..
Peningkatan Potensi Olahraga Pariwisata melalui Pelatihan Snorkeling dan Promosi Pariwisata Berbasis Website Andri Gemaini; Hendra Hidayat; Yulifri; Aulia Rahmad; Fahmil Haris
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.45

Abstract

Olahraga pariwisata, khususnya snorkeling, telah menjadi daya tarik utama bagi destinasi pariwisata pantai. Fokus penelitian ini adalah Desa Tua Pejat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, sebuah lokasi yang kaya akan keindahan alam bawah laut namun belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk pariwisata. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan potensi olahraga pariwisata di Desa Tua Pejat melalui pelatihan snorkeling dan penerapan strategi promosi berbasis website.Penelitian ini menggunakan metode campuran antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pelatihan snorkeling diberikan kepada penduduk setempat dan calon pengelola pariwisata untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka tentang snorkeling. Sementara itu, dibangun sebuah website pariwisata yang berfokus pada potensi snorkeling di Desa Tua Pejat, menyajikan informasi yang menarik dan mudah diakses bagi calon wisatawan.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan snorkeling penduduk setempat dan minat wisatawan terhadap destinasi snorkeling di Desa Tua Pejat setelah pelatihan dan peluncuran website pariwisata. Strategi promosi berbasis website membuktikan efektif dalam meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, menciptakan kesadaran, dan memfasilitasi pemesanan secara online.Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Implikasi praktisnya mencakup peningkatan potensi ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pelestarian lingkungan bawah laut. Selain itu, temuan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merancang kebijakan dan program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di daerah serupa
Peningkatan Teknik Dasar Long Service dengan Metode Drill pada Olahraga Bulutangkis PB Warda Kota Padang Suci Maisarah; Anggun Permata Sari; Ridho Bahtra; Fahmil Haris
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 3 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i3.1363

Abstract

This study aimed to analyze the improvement of basic long service technique through the drill method among badminton athletes at PB Warda, Padang City. A quantitative one-group pretest-posttest experimental design was employed. The population consisted of 20 athletes, while 12 male athletes aged 9–12 years were selected using purposive sampling. The intervention comprised 16 sessions emphasizing repeated practice of ready position, racket swing, shuttlecock contact, body-weight transfer, and target accuracy. The instrument was a 10-attempt long-service accuracy test with a reported validity coefficient of 0.54 and reliability of 0.77. Data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, and a paired-samples t test. The mean score increased from 21.67±6.87 to 25.17±5.51, yielding a mean gain of 3.50 points. Reanalysis of the raw scores produced t(11)=4.64, p<0.001, with a large effect size (dz=1.34). The proportion of athletes in the low category decreased from 50.0% to 16.7%. These findings indicate that a structured drill method effectively improves the accuracy and consistency of long-service performance among PB Warda athletes.
Tinjauan Teknik Backhand Overhead Lob Atlet Persatuan Bulutangkis PB Warda Kota Padang ⁠Fajri Muharman; Arif Fadli Muchlis; Ahmad Chaeroni; Fahmil Haris; Ridho Bahtra
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 3 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i3.1365

Abstract

This study aimed to describe the backhand overhead lob technique of athletes at the Warda Badminton Club, Padang, and to identify the skill component that most requires improvement. A quantitative survey design using tests and measurements was employed. All 20 athletes in the population were included through total sampling. The performance test assessed initial stance, movement execution, accuracy, and successful shuttlecock placement using a 1-4 scoring scale that was converted to 0-100. Data were analyzed using descriptive statistics and percentages. The results showed a mean score of 77.19, a standard deviation of 14.52, a minimum of 56.25, and a maximum of 100. The distribution was 20% very good, 30% good, 10% moderate, 25% poor, and 15% very poor. Accuracy was the lowest component at 73.75%. The findings indicate uneven technical mastery and support differentiated training emphasizing footwork, contact point, coordinated movement sequencing, wrist acceleration, and progressive, repeated target-placement practice.