Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IPTEKMA

Performansi thermal sistem pengering pakaian aliran paksa dan aliran alami memanfaatkan energi pembakaran LPG Agung, A A Gde Ngurah; Wijaksana, Hendra; Astawa, I Ketut
IPTEKMA Volume 8, No. 1, Februari 2019
Publisher : Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/iptekma.2019.v08.i01.p07

Abstract

PERFORMANSI THERMAL SISTEM PENGERING PAKAIAN ALIRAN PAKSA DAN ALIRAN ALAMI MEMANFAATKAN ENERGI PEMBAKARAN LPG. Proses pengeringan pakaian merupakan salah satu rutinitas yang dilakukan oleh masyarakat sehingga banyak bermunculan jasa-jasa yang menawarkan pencucian dan pengeringan pakaian. Oleh karena itu akan dibuat alat pengering pakaian yang memanfaatkan energi pembakaran LPG. Dimana untuk melakukan pengujian performansi dari alat pengering dengan memvariasikan waktu pengeringan dan kecepatan aliran udara exhaust yang terdapat di cerobong ruang pengering. Penelitian ini menggunakan LPG sebagai sumber energi panas. Kemudian dilakukan variasi waktu pengeringan yaitu 40 menit, 80 menit dan 120 menit. Untuk variasi kecepatan aliran udara dilakukan dengan 5,0 m/s, kecepatan 6,7 m/s dan kecepatan 7,9 m/s. Setelah data temperatur diperoleh akan dilakukan perhitungan energi bangkitan tungku (Qtin), energi berguna tungku (Qt), efisiensi tungku (?t), energi masuk ruang pengering (QRpin), energi terpakai ruang pengering (Quse) dan efisiensi ruang pengering (?ruang pengering). Dari hasil pengujian dan perhitungan, efisiensi tungku tertinggi terjadi pada waktu 80 menit. Untuk efisiensi ruang pengering tertinggi terjadi pada waktu 120 menit. Energi bangkitan disetiap kecepatannya sama. Untuk energi berguna tungku tertinggi terjadi pada kecepatan 5,0 m/s dengan waktu 80 menit. Untuk energi masuk ruang pengering tertinggi terjadi pada kecepatan 5,0 m/s dengan waktu 120 menit. Untuk energi terpakai ruang pengering tertinggi terjadi pada kecepatan 5,0 m/s dengan waktu 120 menit.
ANALISA PERFORMANSI COOLING PAD TANPA SALURAN UDARA DAN DENGAN SALURAN UDAR Santika, A A Dwi; Wijaksana, Hendra; Astawa, I Ketut
IPTEKMA Volume 8, No. 2, Agustus 2019
Publisher : Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/iptekma.2019.v08.i02.p04

Abstract

ANALISA PERFORMANSI COOLING PAD TANPA SALURAN UDARA DAN DENGAN SALURAN UDARA. Pendinginan evaporatif merupakan proses penguapan air pada suatu permukaan yang mengalami kontak secara langsung antara air dengan udara. Pendingin evaporatif pada penelitian ini digunakan untuk mendinginkan suhu udara di dalam kandang ayam agar tidak mengalami heat stress. Ducting digunakan sebagai media menyalurkan udara, perpindahan panas, dan untuk mengurangi kelembaban pada proses penguapan air yang terjadi kontak dengan udara.Dalam penelitian ini menggunakan variasi tanpa ducting dan dengan ducting. Volume ducting yaitu 0.54 , dengan penambahan lubang pada bagian bawah dengan diameter 5 cm berjumlah 65 lubang. Pengujian dilakukan untuk mengetahui performa pendingin evaporative cooling yang meliputi penurunan bola kering udara, efektivitas pendinginan, kapasitas pendinginan, EER dan kelembaban relatif. Variabel yang diukur pada saat pengujian adalah putaran rpm fan yaitu rpm 1 (1440 rpm), rpm 2 (1470 rpm) dan rpm 3 (1500 rpm).Dari penelitian dengan ducting pada rpm 2 menghasilkan kelembaban relatif lebih baik dibanding dengan tanpa ducting. Nilai yang di dapat pada pengujian dengan ducting 60-70% merupakan kelembaban nyaman bagi ayam.Semakin besar kontak udara yang mengandung uap air dengan sistem, akan mempengaruhi kelembaban yang terjadi.
Co-Authors Ade Maman Suherman Agung, A A Gde Ngurah Akbar, Fitra Anak Agung Sagung Kendran Anita Rahman Ansari , Teuku Syahrul Ansari, Teuku Syahrul Aprilia, Luna Puji Aprilia, Nadya Muli Ariani, Taufiqoh Bina Armoni, Ni Luh Eka Aurelly, Ivanka Freisha Azizah, Faiqah Nur Azzahra, Salma Putri Azzahra, Widy Ayu Artie Bendesa, Adinda Oktaviani Budi Susanto Caesar Rusmiadi, Panji Cantika, Bela Chandini, Haura Nasywa Dedi Pahroji Diana Sari Fadhilla, Angella Errieka Falihah, Hasna Gusmaria, Yenrizka Hadi Pura, Margo Hakim, Jumhur Hapsari, Pradipta Larasati Annisa Aulia Hasni, Nadia Nuraini Hayatul Iman, Candra Hendra Wijaksana I Gede Mudana I Ketut Suparta I Nyoman Winia Ida Bagus Komang Ardana Iswari, Benny Karfiatno, Fauzi Koswara, Indra Yudha Kurniati, Grasia Larasati, Clara Bunga Maharanisima, Shiva Ramadwiva Mansu G, Nicolo de’Albertgati Muhammad Yunus Ni Nyoman Sri Astuti Nurailida, Nabila Nurlailasari, Ella Oktaviani, Angelia Partini, Ni Made Siska Pasaribu, Audry Salsabila Pradnyani, Ni Luh Putu Lely Pramana, Made Dwitya Teja Putra, I Komang Gede Marthayana Putri, Nida Amalia Rama, Vanny Oktafia Putri Rani Apriani Riani, Devita Rizky, Leonardo Sahatatua, Richart Salsabila, Novi Sanches, Unggul Mario Hizkia Santika, A A Dwi Santoso, Imam Budi Saputra, Moh Raka Saputri, Isri Al Iqna Saputro, Bambang Sari, I Gusti Agung Mas Krisna Komala Sarjana, I Made Bram Setiady, Try Sidabutar, Amabel Yulia Siti Aisyah Siti Hamzah Marpaung, Devi Suardani, Anak Agung Putri Sudiarta, Made Sukmawati, Ni Made Rai Syaharani, Maulitha Haliza Tantri, Raisya Tinambunan, Wahyu Donri Tri Setiady, Tri Victoria, Rain Wendri, I Gusti Made Wiguna, Adhi Gani Yudha Koswara, Indra Yusup, Mochamad Habbi