Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : El-Iqtishady

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENCIPTA LAGU ATAS PELANGGARAN HAK CIPTA LAGU DITINJAU DARI UU NO. 28/2014 TENTANG HAK CIPTA Setiady, Tri; Astawa, I Ketut; Ansari, Teuku Syahrul; Yunus, Muhammad
El-Iqthisadi Volume 6 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.vi.52930

Abstract

Lagu sebagai salah satu objek yang dilindungi oleh UU No. 28/2014 tentang Hak Cipta, memiliki kompleksitas perlindungan hukum yang signifikan. Meskipun sudah didukung oleh landasan hukum yang kokoh, karya musik tetap rentan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hak cipta, terutama karena nilai ekonomi yang melekat padanya. Keuntungan finansial dan peningkatan popularitas yang dapat diperoleh dari sebuah lagu sebanding dengan risiko penyalahgunaan, seperti penggandaan, perubahan lirik, pembawaan, atau publikasi tanpa izin dari pencipta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pencipta lagu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Fokus penelitian meliputi dua strategi perlindungan: preventif dan represif. Perlindungan preventif bertujuan mencegah pelanggaran melalui ketentuan dalam undang-undang, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui mekanisme hukum setelah pelanggaran terjadi, dengan tujuan memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap hak-hak pencipta lagu. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Pencipta, Hak Cipta. Abstract Songs are one of the objects protected by Law no. 28/2014 concerning Copyright, has significant legal protection complexity. Even though it is supported by a solid legal foundation, musical works remain vulnerable to various forms of copyright infringement, especially because of the economic value attached to them. The financial gain and increase in popularity that can be gained from a song is outweighed by the risks of covers, such as duplication, changes to lyrics, renditions, or publication without permission from the composer. This research aims to analyze legal protection for songwriters using qualitative methods with a normative juridical approach. The research focus includes two protection strategies: preventive and repressive. Preventive protection aims to prevent violations through provisions in law, while repressive protection is carried out through legal mechanisms for violations that occur, with the aim of providing comprehensive protection for the rights of songwriters. Keywords: Legal Protection, Creator, Copyright.
KEPAILITAN BADAN USAHA MILIK NEGARA PERSERO Ansari , Teuku Syahrul; Setiady, Tri; Astawa, I Ketut; Yunus, Muhammad
El-Iqthisadi Vol 7 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.vi.52963

Abstract

Abstrak BUMN merupakan pelaku usaha strategis yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih berpotensi mengalami kebangkrutan jika tidak dikelola secara profesional. UU No. 37 Tahun 2004 Kepalailitan dan PKPUmengatur mekanisme pengajuan pailit BUMN, khususnya dalam Pasal 2 Ayat 5. Praktek pengadilan menunjukkan kompleksitas permasalahan, di mana beberapa putusan Pengadilan Niaga menolak permohonan kepailitan dari kreditur dengan alasan hanya Menkeu yang berwenang mengajukan permohonan. Kondisi ini mengindikasikan ketidakharmonisan dalam penanganan kasus kepailitan BUMN Persero. Penyebab utama ketidakselarasan ini adalah adanya konflik antar peraturan per-UU di bidang keuangan negara, perbendaharaan, kepailitan, BUMN, dan PT. Perbedaan interpretasi hukum di antara penegak hukum menciptakan ketidakpastian hukum, yang pada gilirannya dapat menghambat iklim investasi dan kepercayaan pelaku usaha terhadap BUMN. Oleh karena itu, perlu dilakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan untuk menciptakan kejelasan dan kepastian hukum. Kata Kunci: BUMN, Persero, Kepailitan. Abstract BUMN is a strategic business actor that contributes significantly to the national economy, but still has the potential to go bankrupt if it is not managed professionally. UU KPKPU concerning KPPU regulates the mechanism for filing bankruptcy for BUMN, especially in Article 2 Paragraph 5. Court practice shows the complexity of the problem, where several Commercial Court decisions reject bankruptcy applications from creditors on the grounds that only the Minister of Finance has the authority to submit applications. This condition indicates disharmony in the handling of the BUMN Persero bankruptcy case. The main cause of this disharmony is the conflict between laws and regulations in the fields of state finance, treasury, bankruptcy, BUMN, and PT. Differences in legal interpretation between law enforcers create legal uncertainty, which in turn can hinder the investment climate and business actors' trust in BUMN. Therefore, it is necessary to harmonize laws and regulations to create legal clarity and certainty. Keywords: State-Owned Enterprises, Persero, Bankruptcy.
Co-Authors Ade Maman Suherman Agung, A A Gde Ngurah Anak Agung Sagung Kendran Anita Rahman Ansari , Teuku Syahrul Ansari, Teuku Syahrul Aprilia, Luna Puji Aprilia, Nadya Muli Ariani, Taufiqoh Bina Armoni, Ni Luh Eka Aurelly, Ivanka Freisha Azizah, Faiqah Nur Azzahra, Salma Putri Azzahra, Widy Ayu Artie Bendesa, Adinda Oktaviani Budi Susanto Caesar Rusmiadi, Panji Cantika, Bela Chandini, Haura Nasywa Dedi Pahroji Fadhilla, Angella Errieka Falihah, Hasna Gusmaria, Yenrizka Hadi Pura, Margo Hakim, Jumhur Hapsari, Pradipta Larasati Annisa Aulia Hasni, Nadia Nuraini Hayatul Iman, Candra Hendra Wijaksana I Gede Mudana I Ketut Suparta I Nyoman Winia Ida Bagus Komang Ardana Indah Utami Chaerunnisah Iswari, Benny Karfiatno, Fauzi Koswara, Indra Yudha Kurniati, Grasia Maharanisima, Shiva Ramadwiva Muhammad Yunus Ni Nyoman Sri Astuti Ni Nyoman Triyuni Nurailida, Nabila Nurlailasari, Ella Oktaviani, Angelia Partini, Ni Made Siska Pradnyani, Ni Luh Putu Lely Pramana, Made Dwitya Teja Putra, I Komang Gede Marthayana Putri, Nida Amalia Rama, Vanny Oktafia Putri Rani Apriani Riani, Devita Rizky, Leonardo Sahatatua, Richart Salsabila, Novi Sanches, Unggul Mario Hizkia Santika, A A Dwi Santoso, Imam Budi Saputra, Moh Raka Saputri, Isri Al Iqna Saputro, Bambang Sari, I Gusti Agung Mas Krisna Komala Sarjana, I Made Bram Setiady, Try Sidabutar, Amabel Yulia Siti Aisyah Siti Hamzah Marpaung, Devi Suardani, Anak Agung Putri Sudiarta, Made Sukmawati, Ni Made Rai Syaharani, Maulitha Haliza Tantri, Raisya Tinambunan, Wahyu Donri Tri Setiady, Tri Victoria, Rain Wendri, I Gusti Made Widiana, I Ketut Alit Wiguna, Adhi Gani Yudha Koswara, Indra Yusup, Mochamad Habbi