Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN BAHAN ORGANIK TANAH SAWAH SEBAGAI UPAYA PENILAIAN KESUBURAN TANAH DI DESA MAGEPANDA KECAMATAN MAGEPANDA KABUPATEN SIKKA Yovita Yasintha Bolly; Gabriel Otan Apelabi
AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): June
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v15i1.1919

Abstract

Bahan organik dalam tanah merupakan salah satu indikator kesuburan tanah. Penggunaan bahan organik dapat meningkatkan kesuburan tanah melalui perubahan sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Lahan sawah dengan intensitas penanaman yang tinggi sangat minim aplikasi pupuk organik. Berbagai alasan mendasar sehingga petani dominan memanfaatkan pupuk anorganik untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Magepanda Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka. Uji sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan kandungan C- organik adalah 1,04-2,01% dengan kriteria rendah hingga sedang dan tergolong dalam tanah dengan pH netral (bandingkan sifat kimia tanah menurut Balai Penelitian Tanah Bogor, 1995). Perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah di Desa Magepanda Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka adalah melalui penggunaan pupuk organik.
Analisis Usahatani Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) di Kebun Praktek Fakultas Teknologi Pangan, Pertanian dan Perikanan Universitas Nusa Nipa Yohanes Melkior; Fiator Nong; Gabriel Otan Apelabi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.401 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7692418

Abstract

Horticultural commodities have an important role in Indonesian agriculture, considering that these commodities are potential commodities that have high economic value that can continue to be developed. Shallot farming has a fairly open market potential because the demand and demand for shallots continues to increase every year. The purpose of the study was to determine the analysis of income level and feasibility of shallot farming in the Practice Garden of the Faculty of Food Technology, Agriculture and Fisheries, Nusa Nipa University of Indonesia. The population in this study was all employees in the practice garden with a total of 7 people and sampling was carried out by census which took 1 person, namely the head of the practice garden to be the respondent. The data collection techniques used are interviews and questionnaires. The results of the study found that the total cost of onion farming with a land area of 5,000 m2 was Rp. 38,490,000.00 where the total revenue obtained was Rp. 64,000,000.00 and the total income from the farming business run was Rp. 25,510,000.00. The value of the R / C Ratio obtained from onion farming activities is 1.66 so that with an R / C Ratio value greater than 1, the farming business is feasible to run.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MASEBEWA MELALUI PEMANFAATAN HIJAUAN KIRINYU (Chromolaena odorata sp) SEBAGAI PUPUK ORGANIK Yovita Yasintha Bolly; Henderikus Darwin Beja; Yuyun Wahyuni; Gabriel Otan Apelabi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 2 No. 1 (2020): Juni : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v2i1.168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Masebewa Kecamatan Paga Kabupaten Sikka ini bertujuan untuk mendorong masyarakat dalam memanfaatkan hijauan kirinyu (Chromolaena Odorata) yang berpotensi untuk meningkatkan kesuburan tanah. Selama ini kirinyu hanya dianggap sebagai tumbuhan pengganggu tanaman budidaya, yang dapat merugikan kegiatan usahatani. Sebaliknya kirinyu mengandungan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat bertumbuh dan berproduksi. Pemanfaatan kirinyu sebagai pupuk organic dapat mengurangi penggunaan puun anorganik yang dapat mencemari lingkungan. Untuk itu, telah dilakukan penyuluhan dan praktek pembuatan puuk organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Masebewa Kecamatan Paga. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari apparat Desa, masyarakat dan pemerintah Desa.
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Dikelompok Tani Solanum Desa Koting A Kecamatan Koting Kabupaten Sikka Gedo, Gregorius Moat; Apelabi, Gabriel Otan; Nong, Fiator
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendapatan dan kelayakan Usaha tani Cabai Di Kelompok Tani Solanum Desa Koting A Kecamatan Koting Kabupaten Sikka. Pengambilan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan cara sederhana atau sampling jenuh kepada petani yang mengusakan tanaman cabai. Sementara untuk penentuan sampel usaha tani cabai dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada petani dengan mengajak keseluruhan populasi dijadikan sampel yaitu 1 orang yang terlibat dalam mengusahakan usaha tani cabai. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani cabai Di Kelompok Tani Solanum Desa Koting A Kecamatan Koting Kabupaten Sikka rata-rata penerimaan Rp. 48.400.000,00 per satu kali musim tanam dan biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 9.176.500,00 per satu kali musim tanam. Rata-rata pendapatan yang diterima petani usaha tani cabai yaitu sebesar Rp. 39.223.500,00 jumlah panen 16 kali/satu kali musim tanam. Sedangkan R/C ratio diperoleh sebesar Rp. 5,27. Sesuai dengan criteria apabila R/C ratio >1 maka usaha tani layak untuk diusahakan atau menguntungkan.
Analisis Pendapatan Porang di Joni Roma Farm Desa Nita Kecamatan Nita Kabupaten Sikka Minggus, Henderikus Nong; Apelabi, Gabriel Otan; Nong, Fiator
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3782

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) untuk mengetahui struktur biaya Usahatani Porang di Joni Farm Nita, Kecamatan Nita Kabupaten Sikka. (2) untuk mengetahui berapa penerimaan dari usahatani porang di Joni Farm Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. (3) untuk mengetahui berapa pendapatan dari usahatani porang di Joni Farm Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. (4) untuk mengetahui efisiensi dan kelayakan usahatani porang di Joni Farm Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil Analisis struktur biaya usahatani porang di Joni Farm Nita didapat rata-rata total biaya diketahui sebesar Rp 30.889.096,00 dengan mendapatkan penerimaan rata-rata sebesar Rp 150.000.000,00. Hasil pendapatan usahatani porang di Joni Farm Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka dapat diketahui sebesar Rp 119.110.904,00 dimana hasil Rp 150.000.000,00 dengan jumlah biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 30.889.096,00. Berdasarkan hasil analisis efisiensi ushatani porang di Joni Farm Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka dapat diperoleh hasil sebesar 4,85 sehingga dari kriteria yang digunakan adalah jika R/C ratio>1, artinya usahatani budidaya porang tersebut efisien dan menguntungkan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KAKAO YANG BERNILAI EKONOMIS DI DESA SANGGARHORHO Hutubessy, Josina Irene Brigetha; Witi, Ferdinandus Lidang; Apelabi, Gabriel Otan; Fowo, Kristono Yohanes
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i3.4721

Abstract

Assistance and implementation of technological innovations in the use of cocoa waste in Sanggarhoro Village for the Batu Putih and Tau Si 2 farmer groups through the PMM – KKN 2024 program aims to develop villages (Thematic KKN), especially in Sanggarhorho Village in utilising economically valuable cocoa plant waste. This program was implemented through a series of training and mentoring involving 18 members of the Batu Putih farmer group and 21 members of the Tau Si 2 farmer group. The method used was Participatory Rural Appraisal (PRA), namely the active involvement of all parties involved, starting the activity by carrying out surveys, and interviews with village officials and farmer groups. The training material includes counselling and training on the use of cocoa waste (cocoa shells) as raw material for bokashi fertiliser and animal feed. Evaluation of PMM – KKN activities by providing pre-tests and post-tests increased knowledge about the use of cocoa waste as fertilizer, 67.29% of farmers understood the use of cocoa waste as fertilizer and 96% understood the use of cocoa waste as animal feed. As a follow-up step, regular assistance is provided to farmer group participants to ensure that the skills and knowledge obtained during the training can be applied optimally in the community.
PKM KELOMPOK TANI JAYA DESA NITAKLOANG KECAMATAN NITA KABUPATEN SIKKA Wahyuni, Yuyun; Ma, Stefanus Hubertus Gusti; Apelabi, Gabriel Otan; Bolly, Yovita Yasintha; Nunung, Agnes Yuniati; Alfredo, Jefrisko; Kelen, Ursula Uto; Nitit, Daminanus Tega
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i3.4727

Abstract

The partner in this community service activity is the Jaya Farmer Group in Nitakloang Village, Nita District. This group was formed in 2021 according to the decree of the Head of Nitakloang Village. The Jaya Farmer Group has had 11 members since its formation. The results of a survey conducted by the PKM team found. The problems faced by partners in carrying out corn farming are the lack of knowledge and skills of farmers in carrying out post-harvest handling so that when production results are high, farmers experience difficulties in handling which results in damage to corn commodities. The solution to this problem in the Jaya Farmer Group is through mentoring and training on post-harvest handling of corn. Method: A more effective extension method is needed for farmers to accept and implement post-harvest technology. One extension method that is considered quite effective is the demonstration extension method. Demonstration method showing a new way of working or a method that has been improved. The technological transformation process will be easy with this dem car method because the farmer's senses are focused on what is being demonstrated.
COUNSELING AND TRAINING IN MANUFACTURING COCOA BRICKETS FOR ECONOMIC EMPOWERMENT OF THE JONG DOBO FARMERS GROUP IN SIKKA DISTRICT Gabriel Otan Apelabi; Yosep Darius Purnama Rangga; Agustinus J.P. Ana Saga; Yasintha Bolly, Yovita; Karolina Karmila; Kapistrano Herfosius Dewa
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i1.321

Abstract

The partner in this PKM activity is the Jong Dobo Group in Ian Tena Village, Kewapante District, Sikka Regency. The results of a survey conducted by the PKM team found problems faced by partners in conducting cocoa farming, namely the abundance of cocoa shell waste due to an increase in cocoa production. The aim of this service activity is to increase farmers' knowledge in utilizing cocoa shells as an alternative fuel with economic value. Apart from increasing farmers' knowledge, this activity is also targeted at increasing farmers' skills in making cocoa shell briquettes. The method used in carrying out this service activity is demonstration method counseling (Demcar). The application of this method is through counseling and training. From the counseling and training that has been carried out, it was obtained that farmers' knowledge increased by 92.2% and skills by 83.2%. The follow-up plan for the service activities that have been carried out is that assistance is also needed for the analysis of the briquette making farming business.
Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Kakao bagi Kelompok Tani Pigang Sisan di Kabupaten Sikka Bolly, Yovita Yasintha; Timung, Andri Permata; Woda, Yanter Wilve Baly; Apelabi, Gabriel Otan; Wahyuni, Yuyun; Anggreani, Yohana; Mutiara, Charly
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i1.3297

Abstract

The partner in this PKM activity is the Pigang Sisan Farmers Group in Ian Tena village, Kewapante District. The results of a survey conducted by the PKM team found problems faced by partners in carrying out cocoa farming, namely a lack of knowledge and skills of farmers in maintaining garden sanitation, controlling pests and diseases, as well as limited inputs. The aim of this community service activity is to increase farmers' knowledge in cocoa cultivation, the production facilities used, cocoa plant pests, organic fertilizers and pesticides and the importance of maintaining sanitation in cocoa gardens. Apart from targeting knowledge to increase, this activity also targets increasing farmers' skills in making organic fertilizers and pesticides, trapping pests and implementing P3S (pruning, fertilizing, frequent harvesting and sanitation). The extension method is method demonstration extension (Demcar). The application of this method is through counseling and training. From the counseling and training that has been carried out, it was obtained that farmers' knowledge increased by 89.2% and skills by 85.1%. The follow-up plan for the service activities that have been carried out is that there is a need for assistance in post-harvest handling of cocoa fruit and sample gardens.
PERAN FAKULTAS TEKNOLOGI PANGAN PERTANIAN DAN PERIKANAN DALAM PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI KEBUN PRAKTEK KELURAHAN KOTA UNENG KECAMATAN ALOK KABUPATEN SIKKA Jara, Sakarias Moa; Apelabi, Gabriel Otan; Noni, Sarlina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40190

Abstract

Hortikultura adalah salah satu sektor pertanian yang sangat penting dalam pembangunan dan ekonomi suatu negara. Budidaya tanaman hortikultura bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga berperan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga keberlanjutan lingkungan. subyek penelitian sebagai informan, yang artinya orang yang pada latar penelitian yang dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar penelitian. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah Kepala kebun dan karyawan yang bekerja di Kebun Praktek FTP3. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, peran peran Fakultas Tanaman Pangan, Pertanian dan Perikanan dalam pengembangan tanaman hortikultura dikebun praktek Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok sebagai fasilitator, motivator dan edukator dalam pengembangan kelompok tani berada pada kategori baik dengan skor 4,14.