Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Implementation of Scouting Extracurricular in Building Students' Character Rohanah, Rohanah; Rahmawati, Intan; Agustini, Ferina
International Journal of Elementary Education Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v4i3.27963

Abstract

Constraints to the implementation of character development through scout extracurricular activities have caused many students in the alert and mobilizing groups to focus more on the game than the material and there are still students who do not obey the scouting activity regulations. The purpose of this research was to analyze the implementation of character planting in students through scout extracurricular activities. This research was using a descriptive qualitative research. The population in this research was all students of SDN Tlogosari Kulon 06 Semarang, totaling 91 students. The validity of the data was obtained through two triangulations, namely technical triangulation and source triangulation. Collecting data through observation, interviews, and notes in the field. Tringulation technique for testing data creation. The data analysis method used was qualitative analysis method. The results of the analysis showed that the activities carried out during extracurricular scouting have implemented the planting of the five attitudes that need to be achieved by students. The students' religious, integrity, and nationalist attitudes are good, even though the implementation of the overall attitude has been carried out evenly, students still need an emphasis on independence and mutual cooperation. Most students still object to being made into a team with friends from other classes, they do not yet have the independence to go and use complete attributes when scouting extracurricular activities without having to be ordered and warned repeatedly by class teachers and coaches.
PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA AN. R YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUANGAN ONE DAY CARE ONKOLOGI ANAK RSUD ARIFIN ACHMAD Fajri, Rahul; Riani, Riani; Rohanah, Rohanah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.27075

Abstract

Kemoterapi adalah metode pengobatan medis yang menggunakan obat-obatan khusus, disebut kemoterapeutik, untuk menghentikan pertumbuhan, pengembangan, dan perluasan sel-sel kanker dalam tubuh. Penelitian ini berfokus pada penerapan terapi bermain puzzle untuk mengurangi tingkat kecemasan pada anak usia pra-sekolah yang menjalani kemoterapi. Subjek kasus penelitian ini adalah An. R. Data subjektif dan objektif yang diperoleh selama proses penilaian menunjukkan bahwa An. R menunjukkan gejala kecemasan seperti enggan menjawab pertanyaan, rasa tidak nyaman saat terpisah dari ibunya, dan gejala fisik seperti peningkatan denyut jantung dan laju pernapasan. Berdasarkan data ini, diagnosis keperawatan prioritas yang ditetapkan adalah kecemasan yang berkaitan dengan penyakit kronis progresif (D.0080). Intervensi keperawatan didasarkan pada penelitian sebelumnya yang menyarankan bahwa terapi bermain puzzle dapat membantu mengurangi kecemasan pada anak-anak usia pra-sekolah sebelum menjalani prosedur medis.Implementasi terapi bermain puzzle menghasilkan perubahan positif dalam tingkat kecemasan anak. Setelah intervensi, skor Skala Kecemasan Hamilton (HARS) turun menjadi 10, menunjukkan bahwa anak tidak lagi merasa cemas. Selain itu, observasi tanda-tanda vital menunjukkan penurunan denyut jantung dan laju pernapasan. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa terapi bermain puzzle dapat digunakan sebagai metode non-farmakologis yang berharga dalam manajemen kecemasan pada anak-anak pra-sekolah sebelum menjalani prosedur medis. Penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam perawatan anak-anak yang menghadapi situasi medis yang menantang seperti kemoterapi.
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah Dalam Pengembangan Mutu di MTsN Lombok Barat Rohanah, Rohanah; Citriadin, Yudin; Purwati, Nining
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i1.1921

Abstract

Peran madrasah sebagai institusi pendidikan begitu penting dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. Salah satu wujud peran madrasah adalah dengan meningkatkan mutu madrasah. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kompetensi manajerial kepala sekolah dalam aspek perencanaan pengembangan mutu madrasah. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN Lombok Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kepala sekolah sudah melaksanakan perencanaan pengembangan mutu dengan semaksimal mungkin, 2) perencanaan pengembangan mutu madrasah dilakukan dengan cara: a) pembentukan tim pengembangan kurikulum, b) penyusunan anggaran, c) pengembangan kompetensi guru.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI POST SECTIO CAESAREA DENGAN INVOLUTIO UTERI Rohanah, Rohanah; Lestari, R. Tri Rahyuning; Hayati, Nur; Julianti, Julianti
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i4.1648

Abstract

Pasien setelah dilakukan tindakan operasi sectio caesarea cenderung istirahat di tempat tidur dalam jangka waktu yang lama dan merasa ketakutan sehingga tidak melakukan mobilisasi dini. Istirahat di tempat tidur (immobilisasi) dapat menyebabkan dampak buruk bagi pasien salah satunya adalah involutio uteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini post sectio caesarea dengan involutio uteri. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 62 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner mobilisasi dini dan lembar obseravsi pengukuran tinggi fundus uteri. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden melakukan mobilisasi dini dengan baik sebanyak 47 responden (75,8%) dan sebagian besar responden mengalami involutio uteri sesuai masa nifas sebanyak 51 responden (82,3%). Hasil analisis menggunakan uji rank spearmen menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara mobilisasi dini post sectio caesarea dengan variabel penurunan involutio uteri (p-value 0,035) dengan kekuatan hubungan anatar dua veraibel tersebut sedang (r 0,427). Saran tenaga kesehatan khusunya perawat perlu memfasilitasi dan memberikan penguatan kepada pasien untuk melakukan mobilisasi dini post sectio caesarea.
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DAN WORK ENGAGEMENT PADA MAHASISWA/I ILMU FARMASI Yulia, Yulia; Rohanah, Rohanah; Qomariyah, Lailatul; Suswanti, Ika; Ma'muroh, Ma'muroh
Edu Masda Journal Vol 8, No 2 (2024): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v8i2.234

Abstract

                                                     ABSTRACTWork engagement is positive feeling .Work on student is an idea to determine the level of involvement of student in the field of Pharmacy studies. The measuring tool for this research uses the Utrecht work engagement scale for students (UWES-S) 17 items and self-efficacy 10 items. The sample in this study consisted of 86 students from various levels of study in the Pharmaceutical Science department who were already working and were willing to voluntarily fill out a questionnaire distributed online. This research method is quantitative with a cross-sectional study design. The aim of this research is to determine the relationship between self-efficacy and work engagement as indicated by an increase in the cumulative achievement index of students in the field of Pharmacy. The results of this research show that the self-efficacy of Pharmacy Science students has a positive contribution to work engagement which is characterized by vigor, dedication, and absorption. Then, the research results also show that years of education provide a positive relationship with vigor dan dedication. Self-efficacy positive influence on the work involvement of Pharmacy students, where each individual Pharmacy student who has worked, has the ability to divide the time to complete their tasks and has a negative influence to postpone work. The limitation of this research is that it uses samples from certain types of studies.                                                    ABSTRAKWork engagement adalah perasaan positif seseorang terhadap pekerjaannya. Pekerjaan pada pelajar merupakan pikiran untuk menentukan tingkat keterlibatan mahasiswa/i bidang ilmu Farmasi terhadap studinya. Alat ukur penelitian ini menggunakan Utrecht Work Engagement Scale for Students (UWES-S) item 17 dan Self-Efficacy memiliki 10 item. Sampel dalam penelitian ini terdapat 86 mahasiswa/i berbagai tahun tingkatan studi di jurusan ilmu Farmasi yang sudah bekerja yang memiliki kesediaan yang secara sukarela untuk mengisi kuesioner yang disebarkan secara online. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan  work engagement yang ditunjukan dengan peningkatan nilai indeks prestasi kumulatif mahasiswa/i bidang ilmu Farmasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self-efficacy mahasiswa/i Ilmu Farmasi memiliki kontribusi positif terhadap work engagement yang ditandai dengan vigor, dedication, dan absorption. Kemudian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tahun pendidikan memberikan hubungan positif yang ditandai dengan vigor dan dedication. Sehingga, sumber daya pribadi seseorang yang pada penelitian ini adalah self-efficacy terhadap keterlibatan kerja mahasiswa/i ilmu Farmasi memberikan pengaruh positif, dimana setiap individu setiap mahasiswa/i Ilmu Farmasi yang telah bekerja, memiliki kemampuan untuk membagi waktu menyelesaikan tugasnya dan memberikan pengaruh negatif untuk menunda pekerjaannya. Keterbatasan pada penelitian ini adalah menggunakan sampel pada jenis studi tertentu.
Sosialisasi Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak sebagai Upaya Mengatasi Fenomena Fatherless di Indonesia Sari, Muthia; Susanti, Dwi Ari; Kulsum, Umi; Sumiarsih, Cicih; S, Neneng Novi Silvia; Suhartini, Titin; Pratiwi, Eka; Shani, Hijjah Shintiya; Rohanah, Rohanah; Kurnianingsih, Lilis Yani; Rusdiany, Fitry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1668

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membentuk pemahaman serta menguatkan persepsi orang tua dan guru PAUD tentang pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kota Serang, Provinsi Banten. Metode yang dipakai pada kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara luring dengan penyampaian materi dan diskusi secara langsung. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini meningkatkan pemahaman orang tua dan guru PAUD tentang pengasuhan anak usia dini itu merupakan bentuk kerjsama diantara ayah dan ibu. Orang tua dan guru PAUD juga memahami dampak positif dari keterlibatan ayah dalam proses mendidik anak, serta peran ayah dalam pengasuhan bukan saja sebagai economic provider. Orang tua dan guru PAUD juga termotivasi untuk melibatkan ayah dalam proses pengasuhan anak dengan porsi lebih banyak lagi. Mengingat banyak hal positif yang bisa diraih untuk mengoptimalkan seluruh aspek pertumbuhan dan perkembangan di fase usia keemasan anak usia dini.
INNOVATION CAPABILITY AND MARKET ORIENTATION RESEARCH MODEL ON BUSINESS PERFORMANCE OF CHICKEN NOODLE UMKM IN BEKASI Syahyono, Syahyono; Oktavia, Ayu; Rohanah, Rohanah; Febriyanti, Elfiana; Adawiyah, Robiatul
Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bina Bangsa Ekonomika (JBBE)
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jbbe.v18i1.833

Abstract

Innovation and market orientation have now become important components for the sustainability and competitiveness of small businesses, especially MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) in Indonesia, due to the rapid growth of the culinary industry. Analyzing the impact of market orientation and innovation capability on the business performance of Mie Ayam SMEs in Bekasi City is the objective of this research. A quantitative correlational approach is used in this research. A sample of 100 Mie Ayam SME owners was selected through purposive sampling based on predetermined criteria, such as a minimum operational period of two years and consistent monthly income. The population of this study is MSMEs in the culinary industry. Surveys using structured questionnaires were employed to collect data, and the Partial Least Squares (PLS) approach was utilized for analysis. This research reveals that innovation capability significantly enhances business performance by driving improvements in products, processes, and strategies in line with market demand. Similarly, market orientation contributes positively by enabling businesses to understand consumer needs and respond to competitive dynamics. The synergy between these variables strengthens their impact, allowing SMEs to maintain relevance in a highly dynamic market. This study highlights the importance of integrating innovation and market orientation as strategic tools to sustain growth and enhance competitiveness. These results offer practical insights for MSME owners and policymakers to develop strategies that support the resilience and development of the culinary industry in the local context
The Implementation of Scouting Extracurricular in Building Students' Character Rohanah, Rohanah; Rahmawati, Intan; Agustini, Ferina
International Journal of Elementary Education Vol 4 No 3 (2020): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v4i3.27963

Abstract

Constraints to the implementation of character development through scout extracurricular activities have caused many students in the alert and mobilizing groups to focus more on the game than the material and there are still students who do not obey the scouting activity regulations. The purpose of this research was to analyze the implementation of character planting in students through scout extracurricular activities. This research was using a descriptive qualitative research. The population in this research was all students of SDN Tlogosari Kulon 06 Semarang, totaling 91 students. The validity of the data was obtained through two triangulations, namely technical triangulation and source triangulation. Collecting data through observation, interviews, and notes in the field. Tringulation technique for testing data creation. The data analysis method used was qualitative analysis method. The results of the analysis showed that the activities carried out during extracurricular scouting have implemented the planting of the five attitudes that need to be achieved by students. The students' religious, integrity, and nationalist attitudes are good, even though the implementation of the overall attitude has been carried out evenly, students still need an emphasis on independence and mutual cooperation. Most students still object to being made into a team with friends from other classes, they do not yet have the independence to go and use complete attributes when scouting extracurricular activities without having to be ordered and warned repeatedly by class teachers and coaches.
OPTIMALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PELATIHAN PEMULASARAAN JENAZAH DI SMA MUHAMMADIYAH 25 PAMULANG Ma’muroh, Ma’muroh; Rohanah, Rohanah; Dora, Rafika; Yulia, Yulia; Dewi, Liza Puspa
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i1.5825

Abstract

ABSTRACT Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in shaping students' character and spirituality, while also equipping them with practical skills that are valuable in community life. Among these essential skills, the proper handling of deceased persons (jenazah care)—a collective obligation (fardhu kifayah) in Islam—is rarely taught in depth at schools. Beyond imparting religious knowledge, this skill also fosters students’ sense of social responsibility within the Muslim community. This community service program aims to enhance the understanding and practical skills of students at SMA Muhammadiyah 25 Pamulang in performing jenazah care through a training initiative based on Participatory Action Research (PAR). The PAR approach enables students to engage actively in experiential learning, wherein they not only study the theoretical aspects but also practice each stage of jenazah care, including washing, shrouding, and burial in accordance with Islamic law. The training outcomes indicate a significant improvement in students’ competencies and comprehension, as well as an increased awareness of their social responsibilities as members of the Muslim ummah. In addition to enriching the quality of Islamic Religious Education, this program serves as a model of applied and participatory education, which is expected to be sustainably integrated into the school curriculum. By providing hands-on experiences and a deeper understanding of religious obligations, the training equips students with essential life skills and prepares them to contribute meaningfully to society, in line with core Islamic values. Furthermore, this program demonstrates the potential of PAR-based approaches to develop impactful and sustainable models of religious education in schools. ABSTRAK Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas siswa, serta membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat. Di antara keterampilan penting tersebut, pemulasaraan jenazah—kewajiban kolektif (fardhu kifayah) dalam Islam—jarang diajarkan secara mendalam di sekolah. Selain memberikan pengetahuan agama, keterampilan ini juga memperkuat rasa tanggung jawab sosial siswa dalam komunitas Muslim. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMA Muhammadiyah 25 Pamulang dalam melaksanakan pemulasaraan jenazah melalui pelatihan berbasis Participatory Action Research (PAR). Pendekatan PAR memungkinkan siswa terlibat aktif dalam pembelajaran praktis, di mana mereka tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mempraktikkan setiap tahapan pemulasaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menguburkan sesuai dengan syariat Islam. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pemahaman siswa, serta peningkatan kesadaran mereka akan tanggung jawab sosial sebagai anggota komunitas Muslim. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, program ini berfungsi sebagai model pendidikan yang aplikatif dan partisipatif, yang diharapkan dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum sekolah. Dengan memberikan pengalaman langsung dan pemahaman tentang kewajiban agama, pelatihan ini membekali siswa dengan keterampilan hidup yang berharga dan mempersiapkan mereka untuk berkontribusi aktif dalam masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai inti Islam. Program ini juga menunjukkan potensi pendekatan berbasis PAR dalam menciptakan model pendidikan agama yang berkelanjutan dan berdampak di sekolah-sekolah.
IMPLEMENTASI KURIKULUM KEPERAWATAN AIPNI 2021 BERBASIS FIKIH PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Ma’muroh, Ma’muroh; Rohanah, Rohanah; Dora, Rafika; Yulia, Yulia; Dewi, Liza Puspa
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i2.5824

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the 2021 AIPNI Nursing Curriculum in Islamic Religious Education courses based on Islamic jurisprudence (Fikih) at STIKes Dharma Husada Tangerang. The background of this study is the importance of integrating Islamic values, especially Islamic jurisprudence, in shaping the spiritual competence and professional ethics of nursing students. The 2021 AIPNI Curriculum emphasizes an outcome-based education approach and professional character, thus requiring an implementative strategy in teaching Islamic religious courses that are relevant to clinical practice and the dynamics of medical ethics. This study uses a qualitative-descriptive approach with data collection techniques through classroom observation, RPS document studies, and semi-structured questionnaires and interviews with 34 students of the S1 Nursing Study Program in the odd semester of the 2024/2025 academic year. The results of the study indicate that the implementation of the curriculum has covered several aspects of practical fiqh that are directly related to the world of nursing, such as fiqh for caring for dying patients, ethics of interaction between the sexes, and the use of drugs in emergency conditions. However, obstacles were also found such as limited contextual teaching resources, the dominance of cognitive approaches, and the lack of collaboration between religious lecturers and nursing lecturers in compiling teaching materials. The conclusion of this study confirms that the implementation of Islamic Religious Education based on fiqh in the AIPNI curriculum has great potential to strengthen the spiritual integrity of nursing students, but requires strengthening in the aspects of methodology, content based on clinical case studies, and synergy between lecturers across fields. These findings are expected to be input in the development of a more holistic and Islamic higher health education curriculum. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Keperawatan AIPNI 2021 pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam berbasis ilmu fikih di STIKes Dharma Husada Tangerang. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman, khususnya fikih, dalam membentuk kompetensi spiritual dan etika profesional mahasiswa keperawatan. Kurikulum AIPNI 2021 menekankan pendekatan pembelajaran berbasis capaian (outcome-based education) dan karakter profesional, sehingga memerlukan strategi implementatif dalam pengajaran mata kuliah agama Islam yang relevan dengan praktik klinik dan dinamika etika medis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas, studi dokumen RPS, serta kuesioner dan wawancara semi-terstruktur kepada 34 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum telah mencakup beberapa aspek fikih praktis yang berkaitan langsung dengan dunia keperawatan, seperti fikih perawatan pasien sekarat, etika interaksi antar jenis kelamin, dan penggunaan obat-obatan dalam kondisi darurat. Namun, ditemukan pula hambatan seperti keterbatasan sumber ajar kontekstual, dominasi pendekatan kognitif, serta kurangnya kolaborasi antara dosen agama dan dosen keperawatan dalam penyusunan materi ajar. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa implementasi Pendidikan Agama Islam berbasis fikih dalam kurikulum AIPNI memiliki potensi besar untuk memperkuat integritas spiritual mahasiswa keperawatan, tetapi memerlukan penguatan pada aspek metodologi, konten berbasis studi kasus klinik, dan sinergi antar dosen lintas bidang. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi kesehatan yang lebih holistik dan Islami.