Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Latihan Push Up Normal Dan Push Up Tangan Di Tinggikan Terhadap Keterampilan Passing Atas Dalam Permaianan Bolavoli Siswa Ekstrakurikuler Bolavoli SMP Negeri 1 Makassar Juhanis, Juhanis; Nur, Muhammad; Mappaompo, M. Adam; Hudain, Muh. Adnan; Azis, Abd; Arga, Arga
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Edcation (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i3.5709

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengaruh latihan push up normal terhadap keterampilan passing atas dalam permaianan bolavoli siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar. (2) Untuk mengetahui pengaruh latihan push up tangan di tinggikan terhadap keterampilan passing bawah dalam permaianan bolavoli siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar. (3) Untuk mengetahui perbedaan latihan push up normal dan push up tangan di tinggikan terhadap keterampilan passing atas dalam permaianan bolavoli siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment). Pengukuran keterampilan passing atas sebagai pres test atau tes awal kemudian membaerikan perlakukan berupa dua metode latihan, untuk kelompok eksperimen A diberikan latihan push up normal dan untuk kelompok eksperimen B diberikan latihan push up tangan di tinggikan dan pada akhirnya akan di tes akhir atau post test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling, Sehingga dari jumlah populasi 20 siswa dan sampel sebanyak 20 siswa. Hasil penelitian ini (1) Ada pengaruh latihan push up normal terhadap keterampilan passing atas dalam permaianan bolavoli siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar, yang terbukti dari nilai t hitung (11.181) > t table (2.262). (2) Ada pengaruh latihan push up tangan di tinggikan terhadap keterampilan passing atas dalam permaianan bolavoli siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar, yang terbukti dari nilai t hitung (9,755) > t table (2.262). (3) Ada perbedaan latihan push up normal dan push up tangan di tinggikan terhadap keterampilan passing atas dalam permainan bolavoli siswa ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 1 Makassar, terbukti dari nilai t hitung (3.857) > t table (2.101).
Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional pada Masa Pembelajaran Jarak Jauh Purnamasari, Nia Indah; Isnaini, Zuni Putri; Azis, Abd
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.29 KB) | DOI: 10.54180/joeces.2022.2.1.192-231

Abstract

Pada saat ini, pembelajaran sosial emosional yang diberikan masih kurang beragam dan kurang efektif. Padahal sosial emosional mempengaruhi perkembangan anak. Untuk itu, perlu adanya inovasi pembelajaran, terlebih pada masa Pembelajaran Jarak Jauh saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trobosan baru terhadap pembelajaran sosial emosional di masa pembelajaran jarak jauh siswa TK Az Zahra Wedoro Waru Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan pembelajaran “One Shot Case Study”. Penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran sosial emosional pada masa pembelajaran jarak jauh dapat melalui kegiatan pembiasaan cuci tangan dengan menggunakan tiga tahapan, yaitu tahap pengenalan, tahap praktek atau eksekusi, dan tahap pembiasaan. Anak juga sangat antusias dan berinteraksi aktif dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan pembiasaan cuci tangan memberikan stimulus yang baik terhadap kemandirian dalam menjaga kebersihan tangan sehingga orang tua tidak perlu lagi menunggu anak mencuci tangan pada masa pandemi. Selain itu, tanpa sengaja, kerja sama terbangun antara orang tua dan anak dalam menjaga kebersihan tangan.
Konjungsi Kohesi Gramatikal dalam Novel Woman at Point Zero Karya Nawal El-Sadawi Hodairiyah, Hodairiyah; Arifah, Siti; Azis, Abd; Fadilah, Nurul; Mugrib, Nuz Chairul
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 2 (2022): Volume 7 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.733 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i2.957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bentuk-bentuk konjungsi kohesi grammatika yang terdapat di dalam sebuah novel dengan judul woman at point zero karya Nawal El-Sadawi. Penelitian ini fokus terhadap bentuk-bentuk konjungsi serta fungsi kohesi grammatika dengan menggunakan teori Halliday untuk menganalisa data. Adapun metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif untuk menganalisis setiap kata, frasa, dan kalimat yang terdapat di dalam novel woman at point zero karya Nawal El-Sadawi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk konjungsi kohesi grammatika yang terdapat dalam sebuah novel yang berjudul woman at point zero yaitu konjungsi Additive, Adversative, Clausal, and Temporal. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi para akademisi untuk penelitian selanjutnya dalam bidang yang sama dengan objek berbeda di masa yang akan datang.
GENEALOGI CAROK DI MADURA; PERSPEKTIF PSIKOLOGI SOSIAL Azis, Abd; AR, Zaini Tamin; Muksin
AL - IBRAH Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kaca mata hukum, carok adalah kriminalitas yang harus didera pidana. Dalam perspektif nilai-nilai etika, “tradisi” ini jelas adalah sesuatu yang tercela. Namun, bagi sebagian orang Madura, carok adalah penegakan harga diri dan penyelamatan kehormatan. Penelitian ini berupaya menganalisis genealogi carok pada masyarakat Madura. Dengan metode kualitatif dan kerangka baca fenomenologis dan psikologi sosial, penelitian ini mengungkapkan temuan bahwa: Pertama, bagi masyarakat Madura, carok adalah wujud tanggung jawab individu dan keluarga Madura dalam mengembalikan pranata sosial ke keadaaan semula, setelah dirusak oleh orang lain lewat perbuatan melecehkan dan mempermalukan. Kedua, pelaku mengalami tekanan baik dari dalam diri, lingkungan keluarga maupun lingkungan sosialnya. Hal ini disebabkan karena kebutuhan-kebutuhan yang tidak terpenuhi. Dorongan id yang besar dan tuntutan super ego yang belum terselesaikan, menyebabkan pelaku berada dalam ketidakberdayaan, mengalami keletihan emosi dan kecenderungan pada pribadi yang depresif. Akhirnya, carok menjadi alternatif penyelesaian. Penulis memberikan rekomendasi, antara lain: 1) Perlu upaya revitalisasi untuk menegakkan kembali otoritas dan kewibawaan Negara, terutama dalam mengontrol sumber kekerasaan; 2) Perlu upaya penyadaran pada masyarakat Madura tentang pelaku carok, agar lebih mengedepankan pengekspresian hasrat lewat budi bahasa ketika sedang menghadapi setiap bentuk konflik, terutama yang berpangkal pada pelecehan harga diri.
Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning pada Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam pada Era New Normal Azis, Abd
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 3 No. 01 (2022): Central Journal of Education (CEJou) July
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v3i01.95

Abstract

The implementation of lectures using the blended learning model is due to lectures that have not been maximally carried out face-to-face. To overcome this, lectures are carried out face-to-face and online, which is called the blended learning model. The research method uses descriptive qualitative, the research instrument uses observation and questionnaires. Sources of data in this study were lecturers of PAI courses and 1st semester IT students in class A totaling 27 and B totaling 29 who took PAI courses in the 2021/2022 academic year. The result of the research is that the implementation of Blended learning in the lecture process is carried out by combining face-to-face learning using active learning strategies such as discussion and role playing and online learning by utilizing the Google Meet and Google Classroom platforms. Student perceptions related to the implementation of blended learning are a) students define e-learning as online learning, using the internet, and learning using digital technology and as a tool for distance learning. b) students understand the blended learning model, namely lectures that are carried out in a mixture, sometimes online and offline. c) The type of platform used in implementing blended learning is google classroom. d) Students' opinions related to the benefits of blended learning are 31 students (56.4%) stating they are helpful in learning, e) Student opinions related to the obstacles faced are the lack of smooth internet access, dependence on the internet and electronic media and the need for adequate infrastructure. adequate, such as cellphones, laptops and so on. Keywords: Blended learning, PAI, New Normal
Faktor Penyebab Rendahnya Kedisiplinan Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Madrasah Azis, Abd; R, Nur Fadhilatur; Zahro, Siti Nurfatimatul; Ersabela, Putri
AL-BURHAN Vol 14, No 1 (2024): Januari
Publisher : AL-BURHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56322/.v14i1.117

Abstract

This research aims to identify and analyze the factors that cause the low level of student discipline at Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Pagerharjo Wedarijaksa Pati. Discipline is an important aspect of education, but students often face difficulties in maintaining adequate levels of discipline. The research method used is qualitative. The data collection technique uses questionnaires, interviews, and documentation. Meanwhile, the data analysis technique involves data reduction, data display, and data verification. The results of this research reveal that the factors that cause the low level of student discipline at Madrasah Aliah Bustanul Ulum Pagerharjo Wedarijaksa Pati are broadly divided into three, namely factors related to students' personalities, factors related to educators' attitudes, and environmental factors. This research has important implications for improving student discipline in madrasah. By understanding the factors that influence discipline, schools, and educators can develop more effective strategies to improve student discipline.Keywords: Causal factors, discipline, MA Bustanul Ulum
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI Azis, Abd
AL-BURHAN Vol 14, No 2 (2024): Juli
Publisher : AL-BURHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56322/.v14i2.128

Abstract

This study aims to describe the implementation of the independent curriculum in PAI learning. This type of research is literature research, with a qualitative descriptive approach. The main data are taken from books and journals that are directly related to the issue of the independent curriculum. Skunder data is taken from books and journals that have an indirect relationship and or that support the main data. Data is collected by documentation techniques. After the data is collected, it is then analyzed using content analysis techniques and inductive - deductive. This study concludes that the independent curriculum is the right solution for the education process today. In the independent curriculum, education is focused on students so that they are active and creative. In addition, the material obtained is more real so that it will be more imprinted in the student's soul and that is how education should be. PAI learning in the independent curriculum other than through the project model, schools and / or madrasahs can cooperate with other educational institutions such as Islamic boarding schools or madrasah diniyah. This is done by adjusting teaching materials, allocation of time and expected competencies as well as the entire administration of learning.Keywords: PAI, Curriculum Merdeka, PAI di Curriculum Merdeka
Konsep Pendidikan Imam AL-Ghazali Azis, Abd
AL-BURHAN Vol 13, No 2 (2023): Juli
Publisher : AL-BURHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56322/.v13i2.75

Abstract

This study aims to uncover the reasons for Imam al-Ghazali's concern for education. This type of research is literature research, with a qualitative descriptive approach. The main data are taken from books and journals directly related to al-Ghazali's thoughts on education. Skunder data is taken from books and journals that have an indirect relationship with the main data. Data is collected by documentation techniques. After the data is collected, it is then analyzed using content analysis and inductive - deductive techniques. This study concluded that al-Ghazali's concern for education was more because al-Ghazali viewed education as something important and crucial for humans. There are three reasons for al-Ghazali to say that education is important and crucial. First, education has the duty to lead to man's primacy and approach to his God. Second, education produces scholars/educators/teachers, where scholars for al-Ghazali are guardians of human humanity. Third, the purpose of education, which is to draw closer to God and to achieve happiness in the world and in the end. Self-glory, being close to God, remaining in human glory, happy world and ultimate are the needs of every human being and all can only be attained through Education.
Metode Dakwah Dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan (Studi Majelis Taklim al-Mukminun Kec. Bantaeng Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan) Azis, Abd; Alang, M Sattu; Said, Nurhidayat Muhammad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.944 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas Metode Dakwah Majelis Taklim Al Mukminun (Studi Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kecamatan Bantaeng). Secara khusus penelitian ini bertujuan: a) Untuk mengetahui bentuk aktivitas Majelis Taklim Al Mukminun di Kecamatan Bantaeng. b) Untuk memahami bentuk dakwah yang digunakan Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kec. Bantaeng, c) Untuk mengetahui hambatan dan pendukung Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kec, Bantaeng. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research), bila dilihat dari jenis data adalah penelitian kualitatif deskriptif Data diperoleh dari Pmebina dan anggota majelis taklim Al Mukminun Kecamatan Bantaeng. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran berbagai literatur atau referensi. Penelitian ini menggunakan panduan observasi, pedoman wawancara dan data dokumentasi sebagai Instrumen Penelitian. Hasil penelitan ini menujukkan bahwa 1) Bentuk aktivitas Majelis Taklim Al Mukminun yang rutin dilakukan adalah pengajian, Ceramah/Dakwah, Zikir dan doa bersama dilengkapu terapi keagamaan, 2) Cara dakwah yang diterpakan Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kecamatan Bantaeng menggunakan metode bi al-Hikmah, metode al-Mujadalah dan metode al-Mau’Idza Al-Hasanah diawali dengan metode dakwah sufistik, 3) Adapun hambatan Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kecamatan Bantaeng itu yang pertama itu masalah transportasi anggota, Kedua karena adanya anggapan bahwa Majelis Taklim ini adalah aliran baru sedangkan factor yang mendukung Majelis Taklim Al Mukminun yaitu semua anggota menginformasikan keberhasilannya mengubah diri dan menyebarluaskan sehingga informasi tersebar sampai keluar daerah bantaeng dan didukung pula dengan adanya dasar agama yang kuat dari didikan keluarga. Implikasi penelitian ini rekomendasi terhadap beberapa pihak yang berkompeten demi terselenggaranya Majelis Taklim yang dapat meningkatkan paham keagamaan seluruh masyarakat muslim Indonesia dengan metode pendekatan sufistik dan kegiatan lain yang ada di Majelis Taklim Al Mukminun yang terbukti berhasil juga sebagai inovasi baru bagi kementerian agama sebagai naungan Majelis Taklim Keyword: Dakwah dan Majelis Taklim
Instilling Entrepreneurial Characteristics Through Islamic Religious Education Jayanti, Suwarni; Aripuddin, Aripuddin; Nurwahida, Andi; Susono, Juhasdi; Azis, Abd
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 8 No 3 (2025): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v8i3.1106

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) not only serves as a vehicle for instilling spiritual values, but also has a strategic role in shaping the character of students to be independent, creative, and responsible—characteristics that align with the spirit of entrepreneurship. This study aims to analyze the role of PAI in instilling entrepreneurial characteristics through an Islamic values ​​approach. The research method is a qualitative type using a literature review (library research). The results of the study indicate that there are four main characteristics that are relevant and contextual to PAI values, namely: (1)Have the courage to face challenges (Risks),(2)Able to create new and innovative ideas,(3)Consistent in Carrying Out Responsibilities and Diligent Towards Goals, and(4)Skilled in Utilizing Time and Managing Potential Effectively and EfficientlyThe implications of these findings indicate that instilling entrepreneurial values ​​in Islamic Religious Education (PAI) learning not only enriches character education but also strengthens students' spiritual and ethical dimensions in facing the challenges of life and the business world.