Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Enhancing Politeness and Cultural Adaptation in BIPA Education: A Community Service Initiative for Foreign Students Tiawati, Refa Lina; Harahap, Safinatul Hasanah; Kurnia, Maya Dewi; Nazriani, Nazriani; Annisa, Witri
Bhandar: Harvesting Community Service in Asia Vol 1, No 1 (2024): Bhandar: Harvesting Community Service in Asia
Publisher : Bhandar: Harvesting Community Service in Asia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service initiative was conducted to help foreign students in the BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) program develop a deeper understanding of cultural discourse in their daily interactions. Using a hands-on, experiential learning approach, students were guided in mastering culturally appropriate speech acts such as making requests, offering invitations, providing advice, and pleading, all in accordance with Indonesian social norms. The results of the project indicate significant improvements in the students' ability to communicate politely and effectively, reflecting their increased awareness of Indonesian cultural etiquette. This enhanced communication competence has facilitated smoother adaptation to the social environment in Indonesia, helping students build better relationships and integrate more fully into the local community.
Pemanfaatan Aplikasi Webtoon untuk Meningkatkan Minat Baca bagi Peserta Didik Suhada, Dadang; Fauziyyah, Sabrina Ghina; Kurnia, Maya Dewi; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2870

Abstract

abstrak— Aplikasi Webtoon adalah komik berbasis web, webtoon dapat diartikan sebagai media penyampaian humor modern, serta kumpulan gambar bercerita yang dipublikasikan secara online. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat menarik minat baca peserta didik dalam mengembangkan kemampuan ataupun kreativitasnya menggunakan aplikasi webtoon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode tidak langsung ini yang artinya studi literatur sebagai penelitian yang dilakukan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan dalam penelitian. Pada penelitian ini line webtoon adalah salah satu aplikasi untuk meningkatkan minat baca bagi peserta didik diera digital untuk menambah wawasan.Kata kunci— Peserta Didik, Minat Baca, Aplikasi Webtoon   Abstract— Webtoon application is a web-based comic, webtoon can be used as a medium of modern humor, as well as a collection of images that are linked online. The purpose of this research is to attract students' interest in developing their abilities or creativity using webtoon applications. The method used in this research is the indirect method, which means the study of literature as research carried out by examining various literature studies needed in research. In this study, the line webtoon is an application to increase reading interest for students in the digital era to add insight.Keywords— Students, Reading Interest, Webtoon Applications
Pemanfaatan Aplikasi Tiktok pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Sari, Irma Resti Yulfita; Maulidah, Yeni; Puspitasari, Nita Karlina; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4121

Abstract

Peningkatan Bahasa Indonesia tercermin dari jumlah pusat pembelajaran bahasa Indonesia yang tersebar di berbagai negara. Perguruan tinggi dan institusi swasta pun banyak yang menyediakan layanan kursus BIPA. Namun, penutur asing menghadapi berbagai kesulitan dalam pembelajaran, termasuk aksesibilitas materi dan pemahaman terhadap struktur dan kultur bahasa Indonesia. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan TikTok pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing dari aspek morfologi, fonologi dan sintaksis dengan menganalisis video akun @indonesianwithLauren. Penulis memilih TikTok sebagai objek penelitian dikarenakan TikTok sebagai platform media sosial populer dengan 1,67 miliar pengguna aktif bulanan, menawarkan potensi sebagai alat pembelajaran BIPA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui litarature review dan analisis video TikTok dengan menggunakan Teknik simak. Hasilnya menunjukkan bahwa konten TikTok dapat memberikan kontribusi positif pada penggunaan bahasa Indonesia oleh penutur asing, terutama dalam aspek morfologi, fonologi, dan sintaksis.
Analisis Kesantunan Berbahasa Remaja Usia 14 tahun Studi Kasus Kebiasaan Bermain Games Online Wangi, Rima Diana Putri; Ningsih, Salsa Widiya; Fauziyah, Salma; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4124

Abstract

abstrak—Permainan game online, sangat diminati oleh kalangan remaja. Popularitas game di kalangan remaja tidak dapat dipisahkan dari dampak yang ditimbulkannya. Salah satu dampak tersebut memengaruhi kesantunan berbahasa remaja. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesantunan berbahasa remaja berusia 14 tahun yang memiliki kebiasaan bermain game online. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang sering bermain game online cenderung menggunakan kata-kata yang kurang santun, terutama dilihat dari segi makna leksikal. Meskipun demikian, dari segi makna gramatikal, kata-kata tersebut masih dapat dianggap santun.Kata kunci—Kesantunan berbahasa, remaja, games online Abstract—Online games are very popular among teenagers. The popularity of games among teenagers cannot be separated from the impact they cause. One of these impacts is influencing teenagers' language politeness. This research aims to determine the level of language politeness of 14 years old teenagers who have the habit of playing online games. The research uses qualitative research methods with data collection techniques through observation. The research results show that teenagers who often play online games tend to use less polite words, especially in terms of lexical meaning. However, in terms of grammatical meaning, these words can still be considered polite.Keywords—language politeness, teenagers, games online
Analisis Efektivitas Aplikasi Duolingo sebagai Media Pembelajaran Bipa Tingkat Dasar Kurniawan, Dady; Ibrahim, Aray Faqih; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4128

Abstract

Abstrak— Pada saat ini eksistensi bahasa Indonesia di kancah internasional semakin menguat hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya penutur asing yang mulai belajar bahasa Indonesia lewat program BIPA. Tetapi pada praktiknya banyak penutur asing yang merasa kesulitan dalam belajar bahasa Indonesia terutama bagi mereka yang baru belajar pada tingkat dasar. Dengan memanfaatkan teknologi saat ini pengajar BIPA dapat membuat pembelajaran menjadi lebih mudah dan menyenangkan dengan menggunakan aplikasi Duolingo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas aplikasi Duolingo dalam membantu proses pembelajaran BIPA di tingkat dasar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menganalisis konten-konten yang ada di aplikasi Duolingo. Hasil dari penelitian ini didapati bahwa Duolingo memiliki banyak fitur yang dapat membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan materi pembelajarannya juga sudah sesuai dengan standar kompetensi untuk pemelajar BIPA tingkat dasar. Dapat disimpulkan bahwa Duolingo cukup efektif dan dapat digunakan dan sebagai media pembelajaran BIPA di tingkat pemula.Kata kunci— Pembelajaran BIPA, Media Pembelajaran, Duolingo Abstract—Currently, the existence of the Indonesian language in the international arena is getting stronger as evidenced by the increasing number of foreign speakers who are starting to learn Indonesian through the BIPA programme. But in practice many foreign speakers find it difficult to learn Indonesian, especially for those who are just learning at the basic level. By utilising current technology, BIPA teachers can make learning easier and more fun by using the Duolingo application. This research aims to find out how the effectiveness of the Duolingo application in helping the BIPA learning process at the basic level. This research uses a qualitative descriptive analysis method by analysing the content in the Duolingo application. The results of this study found that Duolingo has many features that can make learning more fun and the learning materials are also in accordance with the competency standards for basic level BIPA learners. It can be concluded that Duolingo is quite effective and can be used as a medium for learning BIPA at the beginner level.Keywords— BIPA learning, Learning media, Duolingo
Pemanfaatan Teknologi AI dan Chat GPT dalam Penulisan Artikel Mahasiswa Fatoni, Puad; Ferdinand, Ihsan; Sajidin, Fajar; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4150

Abstract

abstrak - Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma dalam berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Keterkaitan antara kecerdasan buatan (AI) dan penulisan artikel oleh mahasiswa sangatlah signifikan dan berkembang pesat. AI dapat membantu mahasiswa dalam berbagai aspek penulisan artikel. Artikel ilmiah ini ditulis dengan tujuan ChatGPT (Generative Pre-training Transformer) adalah sistem AI yang dirancang untuk interaksi percakapan berbasis teks. Pengoperasiannya sederhana: Anda hanya perlu memasukkan satu atau lebih pertanyaan, dan AI akan menyediakan jawaban yang sesuai dan relevan,  sebagai alat bantu dalam menulis karya ilmiah mahasiswa. Metode penelitian ini yang digunakan yakni studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari sumber jurnal. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang bersumber dari hasil penelitian  terpublikasi. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang tahapan menggunakan Chat GPT dalam penulisan artikel.  Dengan demikian aplikasi tersebut membantu mahasiswa dalam penulisan karya ilmiahKata kunci—AI, Chat GPT, penulisan artikel Abstract - Artificial intelligence (AI) technology has changed the paradigm in various fields, including the world of education. The relationship between artificial intelligence (AI) and article writing by students is very significant and growing rapidly. AI can help students in various aspects of article writing. This scientific article was written with the aim of ChatGPT (Generative Pre-training Transformer) is an AI system designed for text-based conversational interaction. The operation is simple: you only need to enter one or more questions, and AI will provide appropriate and relevant answers, as an aid in writing students' scientific papers. The research method used is literature study by collecting information from journal sources. The data used is secondary data sourced from published research results. The results of this research explain the stages of using GPT chat in writing articles. In this way, this application helps students in writing scientific papersKeywords—AI, Chat GPT, article writing
Pelatihan Peningkatan Kompetensi AI Guru SD Melalui Pendekatan TPACK-AI Putri, Dian; Kurnia, Maya Dewi; Taryo; Ariwibowo, Muhamad Riyad; Wulandari, Rindi
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.422

Abstract

This community service program aimed to enhance elementary school teachers' competence in integrating Artificial Intelligence (AI) into their pedagogical practices through the TPACK-AI framework. Conducted at SD Mitra in Cirebon City from August to September 2025, the program involved 10 certified teachers (7 female, 3 male) through a 5-week structured intervention consisting of preparation, intensive training, guided implementation, and evaluation phases. Using a quasi-experimental pre-post test design, data were collected through validated competency assessments, classroom observations, digital portfolios, and focus group discussions. Results showed significant improvements across four competency dimensions: conceptual understanding (from M=62.4 to M=86.7), technical skills in operating AI platforms (from M=58.3 to M=88.2), digital content creation abilities (from M=54.6 to M=84.5), and pedagogical integration capacity (from M=51.2 to M=82.8). Participant satisfaction averaged 4.52/5.0, indicating high program effectiveness. However, challenges persisted including unstable internet access (30%), time constraints (40%), and limited institutional support (20%). The program demonstrated that structured, hands-on training combined with guided implementation effectively transforms teaching practices, contributing to national digital literacy efforts in education
Dominasi Kekerasan dan Marginalisasi Perempuan dalam Sistem Adat pada Novel Karya Perempuan Kurnia, Maya Dewi; Rokhman, Fathur; Rustono, Rustono; Mardikantoro, Hari Bakti
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4911.496-506

Abstract

The purpose of this research is to identify forms of violence and marginalization against women constructed in literary narratives, and to represent how the patriarchal customary system influences the position and role of women in traditional Indonesian society. The novels Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam and Tarian Bumi were selected for this study based on considerations that they are works by female authors, deeply rooted in Indonesian traditions, and address women's issues. The research method employed is qualitative with Teun Van Dijk's critical discourse analysis approach. This analysis considers the dimensions of text fragments based on microstructure, superstructure, and macrostructure. The research data consist of discourse fragments that demonstrate representations of violence and marginalization against women. Subsequently, the data were analyzed using the distributional method. The results of this study reveal that in the novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam, significant discourse of violence was found, manifested in forms of physical, psychological, and symbolic violence. Meanwhile, in the novel Tarian Bumi, the more dominant element is the discourse of women's marginalization across various social, economic, and cultural aspects. AbstrakTujuan penelitian ini adalah menemukan bentuk kekerasan dan marginalisasi terhadap perempuan yang dikonstruksikan dalam narasi sastra, serta merepresentasikan bagaimana sistem adat patriarki mempengaruhi posisi dan peran perempuan dalam masyarakat tradisional Indonesia. Novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam dan Tarian Bumi dipilih untuk diteliti dengan mempertimbangkan karya perempuan, kental dengan tradisi Indonesia, dan mengangkat isu perempuan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk.  Analisis ini mempertimbangkan dimensi penggalan teks berdasarkan struktur mikro, superstruktur, dan struktur makro. Data penelitian berupa penggalan wacana yang menunjukkan representasi kekerasan dan marginalisasi perempuan. Selanjutnya data dianalisis dengan metode agih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam ditemukan wacana kekerasan yang signifikan yang termanifestaikan dalam bentuk kekerasan fisik, psikologis, dan simbolik. Sementara itu, pada novel Tarian Bumi yang lebih dominan adalah wacana marginalisasi perempuan dalam berbagai aspek sosial, ekonomi, dan budaya.