Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Karakteristik Tanah Timbunan Sumber Bahan Di Desa Mendalo Darat Kecamatan Jambi Luar Kota Fakhrul Rozi Yamali; Tommy Tri Setiyanto; Fakhrul Rozi Yamali; Ari Setiawan
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.148 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.72

Abstract

Pada suatu kawasan atau daerah yang memiliki banyak daerah dataran rendah dan permukaan tanah tidak datar, maka dibutuhkan timbunan agar mendapatkan ketinggian tanah yang direncanakan. Timbunan memerlukan pemadatan tanah agar dapat benar-benar kuat dan stabil terhadap beban struktur maupun beban non struktur.Pada pekerjaan timbunan tanah untuk konstruksi, tanggul, waduk dan konstruksi sipil lainnya, tanah yang belum padat atau masih kondisi gembur harus dipadatkan untuk meningkatkan berat volumenya. Pemadatan tersebut berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tanah, sehingga dengan demikian meningkatkan daya dukung pondasi di atasnya. Pemadatan juga dapat mengurangi besarnya penurunan tanah yang tidak diinginkan. Lokasi quarry yang terletak di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di desa Mendalo darat Kecamatan Jambi Luar Kota, lokasi Quarry tersebut mempunyai luas ± 16Ha, quarry telah beroperasi selama ±7 bulan , lokasi quarry tersebut mempunyai beberapa fungsi tanah diantaranya tanah timbunan jalan dan tanah timbunan bangunan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tanah timbunan yang berlokasi di desa mendalo darat kecamatan jambi luar kota, dimana di lokasi tersebut terdapat suatu quarry yang mana quarry tersebut belum mengetahui kualitas tanah di quarry tersebut.
Penilaian Kondisi Jalan dengan Metode Pci (Pavement Condition Index) Fakhrul Rozi Yamali; Fakhrul Rozi Yamali; Elvira Handayani; Eben Ezer Sirait
Jurnal Talenta Sipil Vol 3, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.242 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v3i1.27

Abstract

Perkerasan jalan merupakan komponen pokok di bidang transportasi, Kondisi perkerasan mempengaruhi kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dalam metode PCI, tingkat keparahan kerusakan perkerasan merupakan fungsi dari 3 faktor utama, yaitu: tipe kerusakan, tingkat keparahan kerusakan, jumlah atau kerapatan kerusakan. PCI ini merupakan indeks numerik yang nilainya berkisar diantara 0 sampai 100. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Jenis dan nilai rata-rata kerusakan pada ruas Jl.Jambi-lintas Muara Bulian Kelurahan Muara Pijoan sampai Jl.Jambi-lintas Muara Bulian KM 27 desa Lopak Aur dengan panjang 4 KM dan lebar 6 M antara lain : Retak Buaya (1.473%), Retak Kotak-Kotak (0.078%), Retak Pinggir Jalan (0.083%), Pinggir Jalan Turun Vertiakal (0.038%), Retak Memanjang/Melintang (0.065%), Tambalan (3.018%), Lubang (0.200%), Alur (0.049%), Sungkur (0.076%), Pelepasan Butir (2.878%), Amblas (0.037%) dengan nilai PCI rata-rata yaitu 48.90%.
Analisa Pengunaan dan Produktivitas Alat Berat pada Kegiatan Peningkatan Ruas Jalan Simpang Pauh – Air Hitam Provinsi Jambi Fakhrul Rozi Yamali; Fadhilah Akbar; Fakhrul Rozi Yamali; Annisaa Dwiretnani
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.171 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.57

Abstract

Dalam suatu pekerjaan perbaikan ruas jalan simpang pauh – air hitam memiliki suatu kendala dalam mengadakan alat berat dengan lamanya umur alat berat yang digunakan dalam melakukan penaspalan yang terlalu membutuhkan waktu, dikarenakan dalam suatu pemilihan jenis dan tahun alat berta yang digunakan merupakan jenis alat berat dengan tahun lama makan produktivitas yang timbul pada alat berat merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan suatu keberhasilan dalam mejalankan kegiatan konstruksi agar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan maka waktu proses pekerjaan alat berat sangat berpengaruh penting dalam perhitungkan supaya untuk mengetahui kerja alat sesuai dengan jadwal yang telah dibuat dan dapat megurangi keterlambatan dalam suatu pekerjaan konstruksi. Dari hasil analisa diperoleh hasil perhitung Produktivitas Asphalt Finisher merk Mitsubishi MF40W didapat sebesar 39, 68 Ton/jam, produktivitas Tandem Roller Lutong Ltc didapat sebesar 38,03 Ton/Jam, dan Produktivitas Pneumatic Tired Roler KR20W didapat sebesar 37, 56 Ton/Jam dengan volume pekerjan 1450,04 Ton membutuhkan lama waktu pekerjaan masing – masing alat selama 6 hari, sedangkan untuk perbandingan dengan alat baru memperoleh hasil perhitungan Produktivitas Asphalt Finisher merk Vollvo P2820D Tahun 2020 didapat sebesar 69,58 Ton/Jam, Tandem Roller merk Vollvo DD 105 Tahun 2020 didapat sebesar 83,38 Ton/Jam, dan Pneumatic Tired Roller merk Vollvo PT220 Tahun 2020 didapat sebesar 82,56 Ton/Jam dengan lama pekerjaan 3 hari.
Evaluasi Kinerja Simpang Kaitannya dengan Emisi Simpang Paal 10 Jambi Fakhrul Rozi Yamali; Sukma Intan Sari; Fakhrul Rozi Yamali; Emelda Raudhati
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.002 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.65

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi pada jalan raya seperti macet serta tundaan dibagian-bagian jalan pada persimpangan, terutama pada jam sibuk. Seiring meningkatnya volume kendaraan yang beroperasi serta kinerja simpang tersebut berkaitan dengan emisi gas buang yang dihasilkan dari kendaraan berupa emisi CO2. Semakin padat volume arus lalu lintas, panjang nya antrian serta macet pada simpang tersebut maka semakin besar pula emisi yang dikeluarkan dari kendaraan hal ini dikarenakan kondisi terburuk emisi gas buang bukan pada saat kendaraan berjalan normal melainkan pada saat kendaraan hidup namun tidak berjalan contohnya seperti di lampu merah persimpangan, kemacetan, serta tundaan.Dari hasil analisis terdapat hasil nilai arus lalu lintas tertinggi terdapat di lengan Jl.Marsda Surya Dharma menuju ke Jl.Palembang-Jambi sebesar 1292,5 smp/jam. Nilai arus lalu lintas terendah terdapat di lengan Jl.Marsda Surya Dharma menuju ke Jl.Lingkar Selatansebesar 833 smp/jam. Pada Jl.Marsda Surya Dharma ITP jalan D, Jl.Lingkar Selatan ITP jalan D, Jl.Palembang-Jambi ITP jalan D, Jl.Lingkar Barat ITP jalan C. Serta total emisi CO₂ terbesar yaitu pada kendaraan motor sebesar 325.950 gr/km dan emisi CO₂ tererndah yaitu pada kendaraan bus sebesar 225 gr/km.
PEMADATAN LAPANGAN ASPHALT CONCRETE BINDER COURSE (AC-BC) PADA PEMBANGUNAN JALAN SIMPANG KARYA MUKTI KABUPATEN BATANGHARI Fakhrul Rozi Yamali; Siswoyo Siswoyo; Fakhrul Rozi Yamali
Jurnal Talenta Sipil Vol 1, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.929 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v1i1.4

Abstract

Pembangunan Jalan Simpang Karya Mukti Kabupaten Batanghari sepanjang 3,70 km yang terdiri dari Lapis Pondasi Tanah Semen (SCB), Lapis Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), Lapis Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Tujuan penelitian ini untuk ; 1.Menghitung koefisien pemadatan (factor gembur) hamparan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) dilapangan, 2. Mengetahui jumlah passing / lintasan dan temperatur serta jenis alat yang dipakai pada pemadatan awal, pemadatan antara dan pemadatan akhir, 3. Mendapatkan tebal padat Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) ≥ 6.00 Cm (tebal nominal) dan nilai derajat kepadatan minimal 98% sebagai identifikasi pengendalian mutu pekerjaan yang dilaksanakan. Hasil pembahasan didapat Nilai koefisien pemadatan (faktor gembur) hamparan dilapangan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) adalah 20 % dari tebal padat 6 Cm = 1.20 Cm, maka total hamparan gembur 6.00 Cm + 1.20 Cm = 7.20 Cm, 2). Jumlah passing/lintasan dan temperatur serta jenis alat yang dipakai pada pemadatan awal, pemadatan antara dan pemadatan akhir adalah berpedoman pada percobaan variasi II yaitu pemadatan awal 2 passing Tandem Roller(8 Ton) dengan suhu 125˚C, pemadatan antara 14 passing Pneumatic Tire Roller(12 Ton) dengan suhu 100˚C dan pemadatan akhir 2 passing Tandem Roller(8 Ton) dengan suhu 95˚C, 3). Setelah dilakukan core tebal yang didapat adalah 6.05 Cm > 6.00 Cm dan nilai derajat kepadatan adalah 99.89 % > 89.00 %.Kata kunci: AC-BC, Hot Bin, Koefisien Pemadatan
Kajian Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Analisa Komponen (Studi Kasus Peningkatan Jalan Simpang Talang Babat – Pangkal Bulian Kabupaten Tanjung Jabung Timur) Fakhrul Rozi Yamali; Fakhrul Rozi Yamali; M Nuklirullah; A Rahmad Saparudin
Jurnal Talenta Sipil Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.432 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v2i2.19

Abstract

Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan Kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, yang  mana  tingkat pertumbuhan  penduduknya cukup tinggi dan perkembangan ekonominya selalu meningkat dari tahun ke tahun, hal ini dapat diketahui dari jumlah pertumbuhan kendaraan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.  Kondisi tersebut menuntut tersedianya fasilitas yang semakin baik, terutama menyangkut prasarana transportasi. Akibat bertambahnya volume lalulintas berdampak juga pada prasarana jalan, salah satunya perkerasan  jalan.  Ruas  jalan simpang Talang Babat -  Pangkal Bulian, merupakan salah satu jalan Kolektor Sekunder dan memiliki beban Lalu Lintas Harian yang cukup tinggi, dengan mencermati hal tersebut maka perlunya mengevaluasi kembali perkerasan jalan yang pada tahun 2017 terjadi peningkatan jalan berupa penambahan lebar lapis perkerasan  sebanyak 2,5 m pada jalur kiri dan kanan, dengan panjang jalan 3,4 km dan  memiliki tebal lapis perkerasan AC – BC 6 cm. Jumlah LHR yang cukup tinggi akan menyebabkan jalan mengalami kerusakan. Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan penelitian mengenai Kajian Perkerasan  Jalan  Menggunakan  Metode Analisa Komponen. Perencanaan ini dimulai dengan survey jumlah  kendaraan  yang  lewat  selama 3 hari, kemudian  mencari referensi dan data – data sekunder  berupa  pertumbuhan lalu lintas, data curah hujan dan data kelas jalan. Setelah  semua data yang dibutuhkan didapat kemudian dilakukan perhitungan tebal perkerasan  jalan  menggunakan metode Analisa Komponen. Berdasarkan perhitungan tersebut didapat lapis tambah yang diperlukan adalah 4 cm.
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Dan Waktu Menggunakan Metode Building Information Modeling Pada Gedung Kamar Operasi RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe Kab. Batanghari Fakhrul Rozi Yamali; Rosita Gina Rosani; Fakhrul Rozi Yamali; Annisaa Dwiretnani
Jurnal Civronlit Unbari Vol 7, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v7i2.102

Abstract

Building Information Modeling (BIM) adalah sebuah pendekatan untuk desain bangunan, konstruksi, dan manajemen. Ruang lingkup BIM ini mendukung dari desain proyek, jadwal, dan informasi-informasi lainnya secara terkordinasi dengan baik. Software Tekla merupakan revolusi baru dalam bidang rekayasa struktur yang memiliki beberapa keunggulan dibanding program aplikasi lainnya. Tekla Structures merupakan perangkat lunak BIM yang memungkinkan untuk membuat dan mengelola data secara akurat dan rinci. Tekla BIM  merupakan software yang dapat membantu kontraktor untuk mengelola resiko dari biaya-biaya yang tidak terduga dan hilangnya waktu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan gedung Kamar Operasi RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe Kab. Batanghari dengan software BIM (Tekla Structures 2019) dalam bentuk 3D dan 4D dan memberi masukan bahwa dengan menggunakan BIM suatu proyek akan menghemat waktu, biaya, dan sumber daya manusia. Hal pertama yang dilakukan pada pemodelan ini adalah pembuatan grid sesuai dengan dimensi yang terdapat pada as build drawing. Setelah membuat grid maka selanjutnya melakukan pemodelan, 4D. Diatas grid dimulai pemodelan kolom. Pemodelan dilanjutkan kebagian pembalokan lantai dan slab lantai 1. Setelah lantai 1 selesai, dilanjutkan lagi pemodelan lantai 2 dimulai dari pembalokan, slab lantai 1, dan kolom. Dalam pemodelan dengan software Tekla Structures 2019, dimensi dan jenis bahan yang digunakan dapat dipilih langsung pada masing-masing bagian. Pada software Tekla Structures 2019 terdapat tools yang sangat membantu dalam pemodelan, pembuatan 4D, dan juga mempermudah pengecekan bagian apabila terjadi kesalahan. Pemodelan 4D yang didalamnya terdapat informasi-informasi dapat disimpan dalam satu file yang akan tersimpan secara rapi dan tidak tercecer sehingga pada saat pelaksanaan pekerjaan akan menghemat waktu.
Analisa Kerusakan Perkerasan Jalan Rigid Dengan Metode Bina Marga Dan Metode PCI (Pavement Condition Index) Studi Kasus Jalan Lintas Muara Tembesi – Muara Bulian Fakhrul Rozi Yamali; Ma’sum Fajri; Fakhrul Rozi Yamali; Emelda Raudhati
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i2.138

Abstract

In analyzing the condition of rigid road damage, the Bina Marga method and the PCI (Pavement Condition Index) method can be used. This study aims to determine the level of road surface damage and how to handle it on the Muara Tembesi - Muara Bulian crossing, Simpang Terusan Village to Tenam Village, with a length of 2,850km and a pavement width of 7.5m. In this study, the priority order of road handling using the Bina Marga method is based on a range of values from 0 to 7, while the PCI method ranks pavement conditions from 0 to 100. The results of the assessment on the Muara Tembesi - Muara Bulian cross-road using the Bina Marga method and the PCI method (Pavement Condition Index) shows a relatively similar assessment, where the Bina Marga Method has the results that the left side with the priority order of UP = 4 and the right side with the priority order of UP = 5 and is categorized in the periodic maintenance program. While the PCI method (pavement condition index) has the result that the value of the level of damage to the left side is 88.21 and the right side is 94.78, which is included in the perfect qualification (excellent), so it is categorized in the periodic maintenance program.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Karakteristik Individu Terhadap Motivasi Kerja dan Dampaknya Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pertanahan Kabupaten Batanghari Fakhrul Rozi Yamali; Hupron Faqih Said; Fakhrul Rozi Yamali; Evi Adriani
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i1.3142

Abstract

The purpose of this study was to obtain an overview of organizational culture, individual characteristics, and work motivation, as well as employee performance at the Batanghari District Land Office; and to determine the direct and indirect influence of organizational culture and individual characteristics on work motivation and employee performance; as well as to determine the effect of motivation on employee performance. To answer the research objectives, the authors need theoretical studies related to research variables, namely organizational culture theory, individual characteristics, and work motivation, as well as employee performance. In addition, the authors also look for relevant previous research in the form of previous articles/journals and theses to support this research. The population in this study were employees of the Batanghari Regency Land Office, totaling 53 employees. The sampling technique in this study used Saturated Sampling, so that the number of samples in this study amounted to 53 employees. To answer all hypotheses, the analysis technique used is through path analysis. The results of the study show that organizational culture and individual characteristics have an influence on employee motivation and performance, both directly and indirectly. Where based on the results of the t test (partial) and the F test (Simultaneous) show that organizational culture and individual characteristics have a significant and positive influence on motivation and performance, as well as motivation also has a significant and positive influence on performance. This explains that if the organizational culture and individual characteristics can be implemented properly, it will have a positive influence in increasing work motivation which has implications for improving the performance of employees of the Batanghari District Land Office. Based on the results of the study, namely organizational culture, individual characteristics, and work motivation, as well as the performance of the Batanghari Regency Land Office employees in good and quite good condition; organizational culture and individual characteristics have a positive and significant impact on work motivation both directly and indirectly; organizational culture and individual characteristics have a positive and significant impact on employee performance both directly and indirectly; work motivation affects employee performance; and organizational culture and individual characteristics together through motivation can have a direct and indirect effect on the performance of employees of the Batanghari District Land Office.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Melalui Kompetensi terhadap Kinerja Dosen di Universitas Graha Karya Batang Hari Fakhrul Rozi Yamali; Hendra Kurniawan; Fakhrul Rozi Yamali; Evi Adriani
J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Vol 8, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jmas.v8i1.930

Abstract

The research objective is to determine the influence of leadership style and work environment through competence on lecturer performance. This research uses descriptive verification analysis. Data analysis was carried out using Path analysis and partial hypothesis testing with the help of the IBM SPSS Version 22 program. The results of the Path analysis showed a total effect of 27.27%. The results of the partial t test for leadership style and competency variables H0 are rejected, meaning that they have a significant influence on performance variables. Meanwhile, the work environment variable H1 is rejected, meaning that it does not have a significant effect on performance variables.