Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Janata

APLIKASI DAN PENYULUHAN PEMANFAATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI UNTUK MENGATASI KEKURANGAN AIR DI DESA LEUWISADENG KABUPATEN BOGOR Azaria Andreas; Wita Meutia; Dwi Ariyani; Anggina Sandy Sundari
Jurnal JANATA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i1.2344

Abstract

Air memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Air diambil setiap harinya untuk kebutuhan hidup manusia. Permintaan kebutuhan air tidak sebanding dengan ketersediaan air yang dimiliki, sehingga krisis air menjadi isu global saat ini. Di beberapa tempat di Kabupaten Bogor masalah kekeringan mulai terjadi, terlihat dari sumur-sumur yang mengering dan curah hujan yang tidak mumpuni untuk menaikkan muka air tanah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkenalkan teknologi sederhana biopori sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan air. Kegiatan ini dilakukan di Kampung Pasir Kerok, Kecamatan Leuwi Sadeng Kabupaten Bogordan dihadiri oleh warga sekitar. Kegiatan ini berisikan pemberian materi biopori yang disampaikan melalui pemaparan dan penyebaran flyer serta praktik pembuatan lubang biopori. Warga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, hal ini dapat dilihat dari keaktifan warga ketika bertanya dan ketika praktik pembuatan lubang biopori berlangsung. Penerapan biopori terbukti dapat menjadi salah satu upaya untuk mengolah sampah organik rumah tangga untuk kemudian menjadi bahan penyubur tanah.
PEMBUATAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN DI DESA PASIR KAROK Resti Nur Arini; Azaria Andreas; Wita Meutia; Rini Trisno Lestari
Jurnal JANATA Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i2.2771

Abstract

Desa Pasir Karok terletak di Kecamatan Leuwisadeng, Kelurahan Leuwisadeng yang mana banyak sekali mengalami permasalahan khususnya akses untuk aktivitas warga, salah satunya jembatan penghubung. Dimana pada Desa Pasir Karok jembatan penghubung yang digunakan masih menggunakan konstruksi bambu. Dengan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa Pengabdian Pada Masyarakat, program pembangunan jembatan di Desa Pasir Karok dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. Pada kegiatan pembangunan jembatan ini dilaksanakan dalam waktu sebulan mulai dari survey pengukuran sampai pembuatan konstruksi dan proses pembuatan jembatan dilaksanakan selama dua minggu. Dalam proses pembuatan jembatan di Desa Pasir Karok selain menggunakan pekerja, kegiatan gotong royong warga setempat dapat membantu terlaksananya kegiatan PKM.
PENINGKATAN KESADARAN KONSTRUKSI TAHAN GEMPA DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Fadli Kurnia; Azaria Andreas; Nuryani Tinumbia; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini; Rini Trisno Lestari; Dwi Ariyani
Jurnal JANATA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i2.4525

Abstract

Jawa Barat merupakan salah satu daerah potensi bencana gempabumi di Indonesia karena letaknya berada di sesar aktif. Kerusakan bangunan merupakan potensi dampak yang paling sering terjadi akibat bencana gempa. Sebagai bentuk mitigasi bencana gempa adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap siaga bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bangunan rumah tahan gempa dengan berbasis kearifan lokal. Metode yang dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi tentang metode konstruksi rumah tahan gempa sederhana dan pemberian poster kesadaran siaga bencana. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini antara lain menambah wawasan dan pengetahuan warga masyarakat bahwa kearifan lokal dalam membangun rumah sederhana dapat dilakukan namun tetap memperhatikan kaidah pembangunan rumah sederhana tahan gempa. Penekanan dari rumah tahan gempa adalah pada perkuatan strukturnya pada pondasi, sloof, balok dan kolom menjadi satu kesatuan yang utuh, ditambah dengan pengikat antar struktur menggunakan angkur.
PERENCANAAN PENANGANAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL Ayu Herzanita; Nuryani Tinumbia; Azaria Andreas
Jurnal JANATA Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i1.5175

Abstract

Kebutuhan akan air bersih menjadi salah satu permasalahan khususnya pada daerah-daerah yang memiliki frekuensi hujan relatif jarang terjadi dalam setiap tahunnya. Krisis air yang terjadi akan secara langsung berdampak pada aktivitas warga, karena hampir seluruh kegiatan sehari-hari tidak lepas dari penggunaan air bersih. Hal tersebut juga terjadi di Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol yang memiliki curah hujan tahunan dengan kategori menengah (100-300 mm/ tahun). Kampung Leuwijati yang merupakan salah satu kampung di Desa Sukagalih, kebutuhan air bersih bergantung dari mata air yang berjarak ± 300 meter dari lokasi pemukiman warga. Di sisi lain, penggunaan selang air untuk mengalirkan air dari mata air menuju rumah warga juga turut serta menambah permasalahan distribusi air bersih tersebut akibat sering terjadinya kebocoran. Hasil pengumpulan data dan identifikasi permasalahan di lapangan kemudian dianalisa dan menghasilkan rekomendasi sebagai berikut. Untuk menanggulangi permasalahan krisis air bersih akan dilakukan penambahan tangki air di dekat mata air dan di dekat perumahan warga, serta mengganti selang air dengan pipa berukuran 2 inch. Dengan perencanaan ini, diharapkan akan mengurangi terjadinya kekurangan air bersih di kampung tersebut.
ANALISIS IDENTIFIKASI KONDISI STRUKTUR BANGUNAN Azaria Andreas; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini
Jurnal JANATA Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i2.6131

Abstract

In order to carry out maintenance and upkeep activities, the first thing that must be done is to identify the condition of the building while paying attention to the various causes of damage that occurs and plans for future use of the building. The Master of Management Building, Faculty of Economics and Business, Pancasila University is a building that is more than 20 years old and requires repairs. Structural damage investigations are needed to assess building damage to determine the level of damage as an initial step in the process of identifying the level of building damage. This activity aims to assess the level of damage at the case study location. The initial stage of assessing the level of damage is carried out by carrying out visual observations of all building components. This research uses a descriptive qualitative approach which focuses on identifying the condition of the building structure. The data collection process was carried out by field observation and interviewing respondents (staff, employees, lecturers, work units at the study location, and faculty leaders) to find out the building's previous function and future plans. Analysis of the condition of the building structure and formulation of follow-up recommendations is prepared by involving experts (building structural experts). The research results showed that from visual observations, no damage was found, especially to the structural elements of the building. However, to plan to restore the building's function, a number of follow-up efforts are required, such as carrying out tests using the Non-Destructive Test (NDT) method, strengthening several structural elements including installing foundations on additional structural parts, and replacing the shape and material of the roof covering.
PERENCANAAN BANGUNAN KLINIK PASCA GEMPA CIANJUR (STUDI KASUS: KLINIK BIDAN KELURAHAN CIBULAKAN, KAB. CIANJUR) Azaria Andreas; Irfan Ihsani; Resti Nur Arini; Fadli Kurnia; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6830

Abstract

The potential for earthquakes in Indonesia is caused by 2 conditions, namely, Indonesia's location which is located on the Pacific ring of fire, and Indonesia's location which is located at the meeting point of 3 active tectonic plates. The Cianjur earthquake in 2022 was a shallow crustal tectonic earthquake that occurred at a depth of around 10 km with a strength of 5.6 Mw. This main earthquake was followed by 140 aftershocks with strengths ranging from 1.2 to 4.2 Mw. Seeing the large potential for earthquakes in Indonesia, the Ministry of Public Works in 2006 issued guidelines for earthquake resistant building design. The earthquake also had an impact on the midwife clinic located in Cibulakan Urban Village. Where when an earthquake occurs, the building immediately collapses and is razed to the ground. Until 2024, the midwife clinic building will still not be erected and medical activities will be carried out in residential homes. Therefore, this research intends to carry out planning and construction of a 40 m2 building for medical activities. The design of the midwife clinic building takes the philosophy of earthquake-resistant houses built in earthquake-prone areas. One of the building concepts that must be applied in areas prone to earthquake disasters is building structural materials that are relatively lighter than materials in general, but still have sufficient strength. The results of the analysis show that building a midwife clinic costs Rp. 57,277,690 includes tax with a construction time of 32 calendar days.
IMPLEMENTASI PENANGANAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL Ayu Herzanita; Azaria Andreas; Nuryani Tinumbia; Dwi Ariyani
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6841

Abstract

The clean water crisis that occurred on the island of Java was predicted 10 years ago. The increasing population plus an inadequate water distribution network system is the root of the clean water problem in Sukagalih Village, Jonggol District. On the other hand, the water discharge produced by springs always fluctuates according to changing seasons. This research aims to plan a clean water system network that connects springs with water collection points in Hamlet 2, Sukagalih Village. The objectives of this research include analyzing the water pipe route alignment, analyzing the costs and duration of work implementation, and implementing the planning results into real construction in the field. The research method used is construction planning based on the last planner system (LPS). This approach is chosen so that the planning process can take place flexibly and can be updated following developments in conditions in the field. The research results show that the costs required to carry out the work are Rp. 14,710,000. Meanwhile, the time required to complete this work is 8 weeks (2 months). Specifically for pipe installation work, it takes 3 weeks. The results of checking the system that was built went well and water from the spring flowed smoothly to the planned water collection point using a water torrent.
PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA SUKAGALIH MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BUMBU SIAP SAJI Chairani, Laela; Andreas, Azaria; Herzanita, ayu
Jurnal JANATA Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i2.8101

Abstract

Desa Sukagalih yang terletak di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, memiliki sekkitar 25,4% KK yang masuk ke dalam kategori keluarga miskin. Perlu adanya upaya penggalian potensi dari Masyarakat Desa Sukagalih untuk meningkatkan perekonomiannya. Adanya pereubahan kehidupan yang serba cepat cepat sekarang ini, memasak dalam waktu singkat menjadi jalan keluar yang praktis dan efektif. Solusi yang ditawarkan adalah dengan adanya produksi bumbu siap pakai sehingga dapat mempersingkat waktu memasak. Kondisi ini menciptakan peluang besar untuk memproduksi bumbu siap pakai. Jenis bumbu yang akan diproduksi terdiri dari bumbu dasar putih, bumbu dasar merah dan bumbu dasar kuning. Tujuan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan ibu rumah tangga Desa Sukagalih dalam bentuk pelatihan pembuatan produk bumbu siap pakai. Pelatihan yang dilakukan kepada Ibu PKK Desa Sukagalih antara lain pelatihan proses pembuatan bumbu dan pemasaran produk yang akan dijual. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu PKK terkait proses pembuatan bumbu dan pemasaran produk, dapat terlihat dari hasil pre-test 80,5% peserta dapat menjawab benar seluruh soal dan untuk post-test sebanyak 88,7%.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENILAIAN KONDISI BANGUNAN PADA 6 KELURAHAN DI pROVINSI DKI JAKARTA Andreas, Azaria; Herzanita, Ayu; Jiwa Osly, Prima; Tinumbia, Nuryani; Ariyani, Dwi; Lestari, Rini Trisno; Arini, Resti Nur; Kurnia, Fadli; Rachmawati, Nia; Darma Putra, Riza
Jurnal JANATA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/g0zmtf64

Abstract

Penilaian kondisi bangunan merupakan pekerjaan penting karena penurunan kondisi bangunan merupakan sesuatu yang tidak bisa dicegah.Berbagai faktor yang mempengaruhi penurunan kondisi bangunan seperti faktor cuaca, penggunaan bangunan yang tidak sesuai fungsinya, dan proses pekerjaan pemeliharaan dan perawatan yang tidak tepat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2022 tengah gencar melakukan survei pendataan kondisi bangunan khususnya hunian di seluruh wilayah Kelurahan. Proses survei menggunakan bantuan surveyor mahasiswa dan Dasawisma dari Kelurahan di lokasi pendataan. Sebelum pelaksanaan survei, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) bekerjasama dengan Universitas Pancasila untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penilaian kondisi bangunan bertempat di Aula Fakultas Teknik, 17-18 Maret 2025 dengan peserta Dasawisma dari Kelurahan Ceger, Bale Kambang, Cipinang Besar Selatan, Cililitan, Cakung Timur dan Klender. Hasil pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadi bekal bagi surveyor dan Dasawisma dalam melaksanakan proses pendataan kondisi bangunan hunian di 6 Kelurahan tersebut.