Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Motivasi, serta Dukungan Orang Tua dengan Kejadian Pernikahan Usia Dini pada Remaja Putri di Desa Simpang Rimba : The Relationship between Knowledge, Motivation and Parental Support with the Incidence of Early Marriage among Young Women in Simpang Rimba Village Nurwiyani; Nency, Aprilya
Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science Vol. 3 No. 05 (2023): Vol. 3 No. 05 (2023): Vol. 3 No. 05 (2023): Indonesian Scholar Journal of Nurs
Publisher : Dohara POAJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54402/isjnms.v3i05.428

Abstract

Introduction: Underage marriage, also known as early marriage, is a marriage that should not be carried out because there is no physical and spiritual readiness to be able to carry out marriage or early marriage is a bond between two persons of the opposite sex between a woman and a man who are in their teens. to live together in a family bond. Knowledge, motivation, and parental support are factors that influence the incidence of early marriage in female adolescents. Methods: This study used a descriptive analytic with a cross-sectional survey design and primary data by distributing questionnaires. The sampling technique was total sampling with a sample of 45 people. Results: The results in this study are that there was a relationship between Knowledge with the incidence of early marriage (p-value 0,009); motivation with the incidence of early marriage (p-value 0,038); and parental support with the incidence of early marriage (p-value 0,040). Discussion: There is a relationship between the variables of knowledge, motivation, and parental support with the incidence of early marriage for young women in Simpang Rimba Village in 2022. Suggestions for young women to increase their knowledge about the meaning of marriage so they can determine the right time and not rush to decide to marry at an early age.
Efektivitas Metode Bermain Menggunting terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini di PAUD Bhakti Pertiwi Kota Cimahi Tahun 2024 Andini, Hanny Yuli; Nency, Aprilya; Noviyani, Ernita Prima
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.453

Abstract

Usia emas adalah periode yang sangat penting bagi kehidupan seorang anak di masa depan. Hal ini juga menjadi dasar untuk mengajar anak-anak kemampuan kognitif, motorik, bahasa, dan sosial. Pengembangan motorik halus pada usia dini akan bermanfaat bagi anak-anak baik sekarang maupun di masa depan. Anak-anak yang memiliki koordinasi motorik halus yang buruk atau yang tidak berkembang dengan baik cenderung mengalami frustasi, gagal, dan ditolak. Motorik halus adalah keterampilan dasar yang perlu dibangun sejak usia dini. Belajar menggunting dapat membantu anak meningkatkan keterampilan koordinasi dan motorik halus mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas metode bermain menggunting terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian Study case literature review digunakan untuk menyusun karya penulisan ini. Kemampuan motorik halus anak diukur dengan menggunakan teknik bermain menggunting pada dua responden yang menerima intervensi; data kemudian dievaluasi tiga kali, yaitu pada minggu pertama; kedua; dan keempat. Hasil Observasi dilakukan selama empat minggu. Observasi dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Dari hasil observasi setelah dilakukan intervensi maka terlihat peningkatan kemampuan dan perkembangan pada motorik halus anak. Kesimpulannya adalah metode bermain menggunting efektif meningkatkan motorik halus anak usia dini, dan diharapkan orangtua dan guru dapat menerapkan teknik bermain menggunting baik di rumah maupun di sekolah.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender terhadap Kualitas Tidur pada Ibu Menopause di RT04/RW15 Kec. Baleendah Kab. Bandung Tahun 2023 Nurwiliani, Lia; Nency, Aprilya; Dewi, Meinasari Kurnia
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.466

Abstract

Gangguan tidur merupakan salah satu gejala yang paling banyak dilaporkan oleh wanita menopause, Dampak gangguan tidur diantaranya adalah penurunan kualitas hidup, penurunan produktivitas kerja, peningkatan prevalensi kecemasan, depresi serta penyakit kardiovaskuler.(Proserpio et al., 2020) Perlu adanya upaya yang dilakukan bidan untuk mengatasi gangguan tidur pada menopause, pemberian essential oil Aromaterapi lavender merupakan salah satu cara untuk mengatasi gangguan tidur pada menopause. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui Efektifitas Aromtherapi Lavender terhadap kualitas tidur menopause di RT04 RW 15 Kec. Baleendah tahun 2023. Karya penulisan ini disusun menggunakan metode Study Case Literature Review. Data diperoleh dengan cara mengukur kualitas tidur menggunakan kuisioner PSQI terhadap 2 orang ibu menopause dengan intervensi aromaterapi lavender pada salah satunya, kemudian di evaluasi sebanyak 3 kali yaitu hari ke 1, 4 dan 7. Didapatkan hasil penelitian yaitu, terdapat pengurangan skor PSQI yang artinya perbaikan kuallitas tidur pada kedua responden. Akan tetapi pada responden dengan intervensi aromaterapi lavender memiliki perbaikan kualitas tidur yang lebih banyak dengan hasil kualitas tidur pada hari ke 1, 4, dan 7 yaitu, buruk, cukup kemudian baik. Berbeda dengan responden 2 diketahui kualitas tidur, yaitu buruk, buruk dan cukup. Disarankan pada ibu menopause dengan gangguan tidur untuk menggunakan aromaterapi lavender
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1 Nuraeni, Siti; Sari, Agustina; Nency, Aprilya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 06 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i06.4163

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang berkesinambungan yang dimulai dari ovulasi, konsepsi nidasi, implantasi serta perkembangan embrio dalam uterus hingga aterm. Biasanya terdapat ketidaknyamanan dalam kehamilan yang sering dialami ibu hamil yaitu mual muntah. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi mual muntah dengan terapi non-farmakologis adalah pemberian aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di wilayah PMB Reni Apriyanti Banjar Pandeglang Banten Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakanm dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one grup pretest posttest desaign. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 responden dan pengumpulan data menggunakan lembar ceklist PUQE-24. Metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil uji Wilxocon diperoleh Ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan tingkat mual muntah pada ibu hamil trimester I dengan nilai p value = 0,000 (< 0,05). Berdasarkan hasil statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terhadap pemberian aromaterapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Diharapkan ibu hamil trimester I dengan mual muntah dapat menerapkan pemberian aromaterapi lemon sebagai alternatif terapi non-farmakologis untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
THE EFFECT OF DECORATED SAUN KUTUK LEAVES AND OXYTOCIN MASSAGE ON BREAST MILK PRODUCTION IN BREASTFEEDING MOTHERS AT SUKAMULYA PUBLIC HEALTH CENTER, GARUT REGENCY IN 2025 Nurhayati, Aneu; Nency, Aprilya
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8078

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), the number of dysmenorrhea cases in 2020 was 1,769,425 individuals, with 90% being female. The prevalence of dysmenorrhea in Indonesia is 54.89% for primary dysmenorrhea and 9.36% for secondary dysmenorrhea. In DKI Jakarta, the prevalence of primary dysmenorrhea is 87.5%. Menstrual pain, also known as dysmenorrhea, occurs due to dysrhythmic contractions of the myometrium. The pain often interferes with daily activities, making its impact on adolescent girls particularly significant. The aim of this study is to determine the effect of green coconut water and effleurage massage on reducing the intensity of primary dysmenorrhea pain in adolescent girls at Dewi Medika Primary Clinic in 2025. This research uses a qualitative method with a case study approach. The sample consisted of two respondents experiencing primary dysmenorrhea, comparing one who received green coconut water and the other who received effleurage massage. The study was conducted in February 2025. The results showed a reduction in pain intensity in adolescents who experienced primary dysmenorrhea after receiving either green coconut water or effleurage massage. The decrease in pain intensity was more effective and occurred more quickly in the adolescent who received the effleurage massage compared to the one who received green coconut water.