Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Penilaian Psikomotor Terhadap Pembentukan Participatory Skills Siswa: Pengaruh Penilaian Psikomotor terhadap Pembentukan Participatory Skills Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Fani Kardina; Yogi Nugraha; Nadya Putri Saylendra
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.34177

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan atas dasar penilaian keterampilan siswa pada mata pelajaran PPKn sulit terkontrol oleh guru dan kurang efektif dalam proses pembelajaran yang bersifat daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian psikomotor terhadap pembentukan participatory skills siswa mata pelajaran PPKn kelas VIII SMP Negeri 2 Telukjambe Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 481 siswa dengan jumlah sampel 218 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan tahapan uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis regresi linear sederhana. Tahapan uji hipotesis dengan uji determinasi, uji T, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penilaian psikomotor terhadap pembentukan participatory skills siswa, (thitung= 17,362 > ttabel= 1,970; nilai signifikansi= 0,000 < nilai alpha= 0,05) maka Hα diterima sedangkan Ho ditolak, dan presentase tingkat pengaruh penilaian psikomotor terhadap pembentukan participatory skills siswa sebesar 58,3%. Rekomendasi penelitian ini yaitu siswa lebih aktif dalam berpartisipasi saat proses pembelajaran dengan harapan dapat mengeksplor pengalaman keterampilan belajarnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan guru diharapkan dapat memberikan apresiasi segala bentuk kompetensi yang dimiliki oleh siswa termasuk dalam keterampilan partisipasi siswa. Abstract The effect of psychomotor assessment on the forming Of student participatory skills in Civic Education.This research was conducted on the basis of assessing student skills in Civics subjects that are difficult to control by teachers and less effective in online learning processes. This study aims to determine the effect of psychomotor assessment on the formation of participatory skills of the VIII grade Civics students in SMP Negeri 2 Telukjambe Timur. This study uses a quantitative approach with a survey method. The population in this study amounted to 481 students with a sample of 218 students. Data collection techniques using a questionnaire. The data analysis technique used was the stages of normality test, homogeneity test, and simple linear regression analysis. Stages of hypothesis testing with determination test, T test, and F test. The results show that is an influence of psychomotor assessment on the formation of student participatory skills, (tcount = 17,362 > ttable = 1,970; significance value = 0.000 < alpha value = 0.05) then H_α is accepted whil H_o is rejected, and the percentage level of influence of psychomotor assessment on the formation of student participatory skills is 58.3%. The recommendation of this research is that students are more active in participating in the learning process in the hope of exploring the experience of learning skills to be applied in daily activities, and teachers are expected to be able to appreciate all forms of competence possessed by students, including student participation skills.
DISCIPLINARY BEHAVIOR OF STUDENTS IN PANCASILA EDUCATION SUBJECTS AT SMPN 1 PURWASARI Retno Nilam Sari Amir; Fitri Silvia Sofyan; Nadya Putri Saylendra
Journal Civics And Social Studies Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 2 Tahun 2024
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v8i2.1468

Abstract

Dalam pembelajaran, perilaku belajar yang disiplin sangat dibutuhkan untuk memperlancar proses pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran berupa prestasi belajar. Maka perilaku disiplin belajar sangatlah penting bagi siswa dari berbagai jenjang pendidikan, khususnya pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku disiplin belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila di SMPN 1 Purwasari. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode korelasional, dengan populasi kelas VII dan VIII di SMPN 1 Purwasari sebanyak 799 siswa. Untuk menentukan sampel penelitian menggunakan random sampling yaitu dengan menggunakan rumus slovin yang diperoleh sebanyak 267 responden. Pendekatan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, angket (kuesioner), dan studi dokumentasi, dan instrumen dalam penelitian ini berupa pernyataan, sedangkan teknik analisis data peneliti menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh, dapat diketahui bahwa perilaku belajar disiplin siswa di SMPN 1 Purwasari berada pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 65,37%.  
The Existence of the 2nd Principle of Pancasila Values ​​in Efforts to Prevent Lost Generation at SMPN 1 Telukjambe Barat Dewi Ning Rahayu; Aris Riswandi Sanusi; Nadya Putri Saylendra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3586

Abstract

This study aims to examine the existence of the value of the 2nd precept of Pancasila in an effort to prevent lost generation at Junior High School 1 West Telukjambe. Lost generation refers to groups of people, especially the younger generation, who have lost their direction, values, and identity, so that they are unable to contribute positively to the life of the nation and state. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation studies. The research subjects consisted of head of student affairs, PPKN teachers, and students. The results of the study show that: (1) the school has succeeded in instilling the values of humanity, justice, and respect for individual dignity. The application of these values helps students develop an attitude of mutual respect, responsibility, and active participation in the community, which in turn prevents them from getting caught up in an identity crisis or being part of a lost generation. (2) Obstacles are influenced by internal and external factors. Thus, it is hoped that this research can contribute to the development of more effective educational strategies in preventing lost generation.
APLIKASI CANVA SEBAGAI DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DI SMPN 1 KARAWANG BARAT Fajri, Dyah Sabrina; Saylendra, Nadya Putri; Nugraha, Yogi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7857

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aplikasi canva sebagai desain media pembelajaran pendidikan Pancasila di SMPN 1 Karawang Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Canva adalah salah satu desain grafis digital yang dapat membantu guru Pendidikan Pancasila untuk mendesain media pembelajaran berbasis digital. Canva memberikan kemudahan untuk membantu guru Pendidikan Pancasila dalam mendesain dan mempersiapakan bahan ajar. Pemanfaatan canva untuk desain media pembelajaran adalah dengan adanya fitur-fitur , grafis, dan template yang tidak berbayar. Kolaborasi antar akunbelajar.id dan canva juga menjadi keuntungan bagi guru dan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi pada abad 21. Dengan menggunakan canva guru lebih mempunyai inovasi dalam pembuatandesain media pembelajaran, bahan ajar bahkan modul ajar digital. Pembuatan presentasi dan beberapa kombinasi antara audio dan visual lebih menarik dan dapat diberikan beberapa ikon atau gambar sesuai dengan tema materi pembelajaran. Canva memberikan ruang inovatif serta efektif dan efisien bagi guru untuk menciptakan ruang belajar digital yang kreatif.
Upaya Pengembangan Nilai Sadar Hukum pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Boardgame Saylendra, Nadya Putri; Fitri Silvia Sofyan
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2022): Volume 7, Nomor 1 - Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i1.6238

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena perilaku sadar hukum yang masih rendah di kalangan mahasiswa. Perilaku sadar hukum dalam konteks kehidupan kewarganegaraan berguna dalam membangun kehidupan kenegaraan yang lebih baik dan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum yang berlaku. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengembangkan perilaku sadar hukum pada mahasiswa melalui proses perkuliahan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis boardgame. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah dosen mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Koordinator Mata Kuliah Umum Pendidikan Kewarganegaraan dan mahasiswa di lingkungan Universitas Buana Perjuangan Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengembangkan perilaku sadar hukum pada mahasiswa dosen telah melakukan perencanaan secara sistematis, terstruktur dan menyeluruh dengan mengadaptasi game sebagai media pembelajarannya. Pada proses pelaksanaan pembelajaran menunjukkan antusiasme mahasiswa berpartisipasi secara aktif karena proses belajar yang diberikan menarik minat mereka. Inovasi pembelajaran bagi seorang pendidik merupakan sebuah keniscayaan guna meningkatkan taraf kualitas pendidikan.
Pembentukan Karakter Warga Negara Pada Masyarakat Kampung Salapan Melalui Tradisi Ngabungbang Sabela, Audy Yohana; Amelia, Tina; Jupitasari, Sarah; Saylendra, Nadya Putri
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2022): Volume 7, Nomor 2 - Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v7i2.7440

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanaroses pembentukan karakter warga negara di Kampung Salapan melalui nilai-nilai tradisi Ngabungbang. Tradisi ngabungbang merupakan tradisi yang dilakukan oleh Masyarakat Sunda untuk mensucikan diri guna meningkatkan kualitas kehidupan individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Kampung Salapan yang terletak di Desa Gempol, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Subyek penelitian ini yaitu Kepala Desa Gempol, Sejarawan Karawang dan warga Kampung Salapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Ngabungbang dilakukan oleh masyarakat Kampung Salapan pada setiap Jumat malam dan dapat dihadiri oleh warga dari kampung lain. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan doa, dzikir dan pemberian petuah oleh tetua kampung sehingga nilai yang terdapat pada Tradisi Ngabungbang seperti religius, toleransi, jujur, disiplin, komunikatif dan peduli sosial dapat membantu pembentukan karakter bangsa warga negara. Rekomendasi penelitian ini yaitu nilai-nilai tradisi lokal perlu dijaga kelestariannya sebagai upaya pengembangan masyarakat terutama pada pengembangan karakter warga negara.
APLIKASI CANVA SEBAGAI DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DI SMPN 1 KARAWANG BARAT Fajri, Dyah Sabrina; Saylendra, Nadya Putri; Nugraha, Yogi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7857

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aplikasi canva sebagai desain media pembelajaran pendidikan Pancasila di SMPN 1 Karawang Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Canva adalah salah satu desain grafis digital yang dapat membantu guru Pendidikan Pancasila untuk mendesain media pembelajaran berbasis digital. Canva memberikan kemudahan untuk membantu guru Pendidikan Pancasila dalam mendesain dan mempersiapakan bahan ajar. Pemanfaatan canva untuk desain media pembelajaran adalah dengan adanya fitur-fitur , grafis, dan template yang tidak berbayar. Kolaborasi antar akunbelajar.id dan canva juga menjadi keuntungan bagi guru dan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi pada abad 21. Dengan menggunakan canva guru lebih mempunyai inovasi dalam pembuatandesain media pembelajaran, bahan ajar bahkan modul ajar digital. Pembuatan presentasi dan beberapa kombinasi antara audio dan visual lebih menarik dan dapat diberikan beberapa ikon atau gambar sesuai dengan tema materi pembelajaran. Canva memberikan ruang inovatif serta efektif dan efisien bagi guru untuk menciptakan ruang belajar digital yang kreatif.
Peran Orang Tua dalam Memenuhi Hak Pendidikan Anak Perempuan di Desa Tanjungsari : Studi Implementasi Pasal 31 Ayat (1) UUD 1945 Robiatul Fitriah; Yogi Nugraha; Nadya Putri Saylendra
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i4.6460

Abstract

This study aims to determine the role of parents in fulfilling the right to education for girls based on the implementation of Article 31 Paragraph (1) of the 1945 Constitution in the region. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection methods in the form of interviews, observations, and documentation. Informants in this study consisted of village heads, parents, and girls who dropped out of school. Data analysis was carried out using the interactive model of Miles and Huberman which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study revealed that some parents showed a high awareness of the importance of education for girls and provided real support by sending their children to school to a certain level of education. However, there are also parents who still limit their children's education to only a certain level, mainly due to limited economic reasons and the influence of cultural values ​​rooted in society. Factors such as economic dependence on girls and the view that higher education is not necessary for women are obstacles in realizing equal access to education. The implementation of Article 31 Paragraph (1) of the 1945 Constitution at the village level has not been optimal because there are no specific policies or programs from the village government that actually guarantee the right to education for girls. This study concludes that parental involvement plays an important role in addressing the inequality of access to education for girls in rural areas, and further support is needed from the government and the community to create an environment that is more supportive of girls' education. The implementation of more inclusive policies based on the needs of the local community is also very necessary to ensure that girls' right to education can be properly fulfilled.
THE IMPLEMENTATION OF ARTICLE 31 PARAGRAPH (1) OF THE 1945 CONSTITUTION IN FULFILLING THE RIGHT TO EDUCATION FOR WOMEN IN TANJUNGSARI VILLAGE Fitriah, Robiatul; Nugraha, Yogi; Saylendra, Nadya Putri
Journal Civics And Social Studies Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9 No 1 tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v9i1.3097

Abstract

Abstract Article 31 paragraph 1 of the 1945 Constitution states that every citizen has the right to education. However, in reality, not all girls have received their right to education fairly, especially in rural areas. Therefore, the purpose of this study is to examine the implementation of Article 31 Paragraph (1) of the 1945 Constitution in fulfilling girls' right to education in Tanjungsari Village, Cilebar District, Karawang Regency. Using a qualitative descriptive approach through interview and observation techniques, this study involved 5 girls who had dropped out of school, 5 of their parents, and 1 village head as informants. The results show that although much infrastructure is available, the fulfillment of the right to education is not optimal. Of the 52 children who dropped out of school in 2023, 34 of them were girls. Economic factors are the main obstacle (limited costs), exacerbated by a patriarchal culture that considers higher education unimportant for women. The implementation of constitutional norms has not been optimal due to the absence of a systematic cooperation program between the village government and schools and the lack of structured socialization. These findings indicate the need for real intervention by the government, village officials, and families to ensure the fulfillment of girls' educational rights comprehensively and equally in accordance with the constitutional mandate. Keywords: Implementation of the constitution, right to education, girls, gender gap, village government
PENYULUHAN KESEHATAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT DESA CICINDE UTARA Nadya Putri Saylendra
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v3i2.1929

Abstract

Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan di tengah pandemi covid 19 dan mengupayakan hidup sehat sehari-hari. Banyaknya warga yang lalai dengan menjaga diri dari penularan virus menambah jumlah pasien ODP (Orang Dalam Pantauan), khususnya wilayah Kecamatan Banyusari menjadi alasan rasional Desa Cicinde Utara dijadikan sebagai tempat pengabdian dan juga karena jarak yang cukup jauh dari pusat kota dan minimnya informasi terkait pandemi covid 19. Upaya yang telah dilakukan ialah sinegritas dosen dan mahasiswa dengan instansi petugas kesehatan Desa Cicinde Utara mengedukasi wajib pakai masker serta akibat yang ditimbulkan karena tidak memakai masker. Sanksi yang diberikan untuk memupuk kesadaran menggunakan masker adalah sanksi sosial, yaitu menyapu jalanan dan membersihkan lingkungan. Hasil yang terlihat adalah kedisiplinan warga untuk memakai masker mulai meningkat. Memakai masker yang baik (bukan scuba) adalah upaya dini dari kita untuk melindungi orang yang kita sayangi, mari mekakai masker dan mulai melakukan pola hidup sehat. Kata kunci—pengabdian, masker, kesehatan, kedisiplinan, covid19 This community service is carried out to provide education to the public regarding health protocols in the midst of the Covid 19 pandemic and strive for a healthy daily life. The number of residents who are negligent in protecting themselves from spreading the virus increases the number of ODP (People Under Monitoring) patients, especially the Banyusari District area, which is a rational reason for North Cicinde Village to be used as a place of service and also because it is quite far from the city center and the lack of information related to the Covid pandemic. 19. Efforts that have been made are the synergy of lecturers and students with the health officers of Cicinde Utara Village to educate on the compulsory use of masks and the consequences of not wearing masks. The sanctions given to cultivate awareness of wearing masks are social sanctions, namely sweeping the streets and cleaning the environment. The visible result is that citizens' discipline to wear masks has begun to increase. Wearing a good mask (not a scuba material) is an early effort from us to protect our loved ones, let's wear a mask and start living a healthy lifestyle. Keywords—community service, mask, health, discipline, covid 19