Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT DESA CICINDE UTARA Nadya Putri Saylendra
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 3 No 2 (2021): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.249 KB) | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v3i2.1929

Abstract

Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan di tengah pandemi covid 19 dan mengupayakan hidup sehat sehari-hari. Banyaknya warga yang lalai dengan menjaga diri dari penularan virus menambah jumlah pasien ODP (Orang Dalam Pantauan), khususnya wilayah Kecamatan Banyusari menjadi alasan rasional Desa Cicinde Utara dijadikan sebagai tempat pengabdian dan juga karena jarak yang cukup jauh dari pusat kota dan minimnya informasi terkait pandemi covid 19. Upaya yang telah dilakukan ialah sinegritas dosen dan mahasiswa dengan instansi petugas kesehatan Desa Cicinde Utara mengedukasi wajib pakai masker serta akibat yang ditimbulkan karena tidak memakai masker. Sanksi yang diberikan untuk memupuk kesadaran menggunakan masker adalah sanksi sosial, yaitu menyapu jalanan dan membersihkan lingkungan. Hasil yang terlihat adalah kedisiplinan warga untuk memakai masker mulai meningkat. Memakai masker yang baik (bukan scuba) adalah upaya dini dari kita untuk melindungi orang yang kita sayangi, mari mekakai masker dan mulai melakukan pola hidup sehat. Kata kunci—pengabdian, masker, kesehatan, kedisiplinan, covid19 This community service is carried out to provide education to the public regarding health protocols in the midst of the Covid 19 pandemic and strive for a healthy daily life. The number of residents who are negligent in protecting themselves from spreading the virus increases the number of ODP (People Under Monitoring) patients, especially the Banyusari District area, which is a rational reason for North Cicinde Village to be used as a place of service and also because it is quite far from the city center and the lack of information related to the Covid pandemic. 19. Efforts that have been made are the synergy of lecturers and students with the health officers of Cicinde Utara Village to educate on the compulsory use of masks and the consequences of not wearing masks. The sanctions given to cultivate awareness of wearing masks are social sanctions, namely sweeping the streets and cleaning the environment. The visible result is that citizens' discipline to wear masks has begun to increase. Wearing a good mask (not a scuba material) is an early effort from us to protect our loved ones, let's wear a mask and start living a healthy lifestyle. Keywords—community service, mask, health, discipline, covid 19
Building the character of unity through a STEAM approach in elementary schools Yayuk Hidayah; Rossi Iskandar; Intan Kusmayanti; Nadya Putri Saylendra
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v6i1.197

Abstract

Using the STEAM approach in civics education in elementary schools is an idea to update students' skills in building a unified character by using STEAM in Civics. In particular, this study aims to analyze, study and explore the building of the character of unity using the STEAM approach in civics education in elementary schools. This study uses a qualitative literature study. After conducting the study, the researcher can confirm that building the character of unity in civics education in Elementary Schools by using the STEAM approach can be emphasized in two stages, namely 1) Strengthening civics education in STEAM-based Elementary Schools, 2) The character of the 3rd precept through STEAM in civics education in Elementary Schools . The conclusion of this study is that the STEAM approach in PPKn in Elementary Schools will begin to be applied, especially in facing the new normal era in the world of education.
Penguatan Disiplin Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Kartika Dewi; Nadya Putri Saylendra; Fitri Silvia Sofyan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2021): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v1i4.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan kedisiplinan siswa melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas VII MTs. Alhidayah Kedungwaringin Bekasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatifdengan metode deskriptif tentang bagaimana proses penguatan kedisiplinan melalui pembelajaran PPKN. Pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa guru berperan dalam proses menumbuhkan kesadaran dalam kedisiplinan untuk membentuk karakter baik pada siswa dengan menerapkan pembelajaran yang menggunakan strategi ceramah dan diskusi disertai dengan media pembelajaran agar menambah ketertarikan untuk siswa mengikuti pelajaran, serta menerapkan contoh-contoh nilai kedisiplinan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari seperti materi “Norma dan Keadilan” yang banyak sekali mengandung nilai kedisiplinan dan nilai pancasila yang dapat siswa terapkan untuk disekolah maupun dilingkungan masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa penguatan kedisiplinan siswa melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaran berjalan baik dan tersampaikan.
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik Sifa Fauziah; Tarpan Suparman; Nadya Putri Saylendra
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v1i8.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bagaimana membangun disiplin peserta didik dengan guru PPKn dan membangun disiplin belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn kelas VIII SMP IT Gita Wira Bangsa Gintungkerta Klari Karawang. Metode dalam penelitian ini mengguanakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini yakni guru PPKn dan siswa SMP IT Gita Wira Bangsa Karawang. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru PPKn telah membangun disiplin belajar peserta didik melalui pembelajaran PPKn, meskipun terdapat beberapa hambatan seperti salah satunya peserta didik kurang memahami dalam pembelajaran PPKn akan tetapi peserta didik dapat berinteraksi dalam pelaksanaan belajarnya dengan baik, sehingga suasana belajar dapat berjalan dengan lebih aktif dari biasanya. Sebelum belajar guru memberikan game agar peserta didik memiliki semangat dalam belajar dan pada saat pembelajaran berlangsung peserta didik dapat beriskusi dengan teman-teman sekelasnya secara langsung. Adapun rekomendasi yang dapat penulis sampaikan untuk guru dan peneliti selanjutnya yaitu, agar dapat terciptanya pembelajaran yang efektif kiranya seorang guru menumbuhkan dulu kedisiplinan peserta didik dan untuk peneliti yang akan melakukan penelitian dengan judul yang sama kiranya harus lebih mendalami lagi masing-masing karakter peserta didik supaya tingkat kedisiplinan peserta didik dapat meningkat dengan pesat.
Implementasi pembiasaan literasi dan jum'at bersih untuk meningkatkan civic skills peserta didik padilah, siti nur padilah; Rahmatiani, Lusiana; Saylendra, Nadya Putri
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i2.7182

Abstract

At this time, the flow of globalization is an extraordinary development to provide aspects of human life, especially education, skills that must be possessed by students. The aim of this research is to determine the implementation of positive literacy habits and clean Fridays to improve students' civic skills at SMAN 5 Karawang. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. This is because the teacher provides several good strategies during language literacy activities and clean Fridays so that students have intellectual skills and participation skills, forming students into the nation's next generation who are intelligent and full of responsibility, able to use language. good foreigner, able to build cooperation, able to carry out and complete tasks as well as possible, actively participate in various existing activities in a good way and take responsibility for future provisions
Pengaruh pembelajaran PPKn terhadap pembentukan karakter gotong royong pada siswa kelas X SMK Karya Bhakti 4 Permana, Jaka; Susanto, Erwin; Nugraha, Yogi; Saylendra, Nadya Putri
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i1.7967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) terhadap pembentukan karakter gotong royong pada siswa kelas X di SMK Karya Bhakti 4. Pendidikan PPKn di Indonesia berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, termasuk gotong royong, yang merupakan aspek krusial dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental). Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa kelas X di SMK Karya Bhakti 4, dan data dikumpulkan melalui kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pembelajaran PPKn dan karakter gotong royong, dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,428 dan nilai p sebesar 0,002. Analisis regresi linear sederhana mengungkapkan bahwa variabel pembelajaran PPKn berpengaruh signifikan terhadap karakter gotong royong siswa, meskipun dengan kekuatan penjelasan sebesar 18,3%. Uji linearitas menunjukkan bahwa hubungan antara variabel independen dan dependen bersifat linier tanpa deviasi signifikan. Kesimpulannya, pembelajaran PPKn memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter gotong royong pada siswa kelas X di SMK Karya Bhakti 4, tetapi kontribusinya terbatas pada 18,3% dari variabilitas karakter gotong royong. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PPKn yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan dampak pembelajaran terhadap karakter siswa.
Analisis Kesiapan Mengajar Mahasiswa Setelah Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan Gani, Mega Ambarwati Abdul; Saylendra, Nadya Putri; Nugraha, Yogi
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pijar.v3i2.1750

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi kurangnya kesiapan mengajar mahasiswa di depan kelas setelah pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan, bertujuan untuk menganalisis kesiapan mengajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang setelah pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan. Metode yang digunakan untuk penelitian yaitu deskriptif kuantitatif ,teknik analisis data yaitu statistik deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang angkatan 2019 sebanyak 91 responden menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu metode sampling jenuh dengan bantuan Statistical Program for Social Science versi 25. Hasil pengujian koefesien korelasi kedua variabel yaitu Pengenalan Lapangan Persekolahan dan kesiapan mengajar diperoleh nilai sebesar 0,837 serta derajat hubungan korelasi sebesar 0,000 < 0,05 mempunyai artian sangat kuat dan hubungan bentuk positif adapun hasil uji koefesien determinasi (R2) diperoleh nilai sebesar 0,701 dengan persentase besarnya pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang sebesar 70% dan 30% faktor-faktor lain yang tidak difokuskan oleh peneliti. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu bahan rujukan peneliti selanjutnya dengan karakteristik dan variabel-variabel yang berbeda.
Strategi Meningkatkan Kesadaran Moral Peserta Didik Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Lestari, Tiara Dwi; Saylendra, Nadya Putri; Nugraha, Yogi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i8.1781

Abstract

Kesadaran moral adalah pengembangan karakter peserta didik dan perilaku peserta didik untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab, berperilaku dengan integritas, dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Dalam konteks Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sejalan dengan berbagai aspek kesadaran moral, termasuk penanaman nilai-nilai moral, pertimbangan etis, kemampuan pengambilan keputusan, empati, serta rasa tanggung jawab. Jenis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pemasalahan dalam penelitian ini dengan rendahnya sikap moral, hingga kurangnya kesadaran dalam diri peserta didik. Penelitian ini menyoroti pentingnya kesadaran moral melalui pembelajaran menggunakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk meningkatkan pendidikan karakter peserta didik. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) terealisasikannya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam lingkungan sekolah, 2) peserta didik dapat menunjukkan nilai-nilai moral sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, akan tetapi perlu adanya bimbingan serta dampingan dalam penerapannya. Maka dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi pada kegiatan yang mendukung dalam pembelajaran dengan melalui Pendidikan karakter yang diterapkan terhadap peserta didik, sebagai acuan untuk membentuk kepribadian.
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dalam Meningkatkan Civic Disposition Siswa Pada Kurikulum Merdeka Parwati, Yusi; Saylendra, Nadya Putri; Nugraha, Yogi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i9.1782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pembelajaran pendidikan Pancasila dalam meningkatkan civic disposition siswa dalam konteks Kurikulum Merdeka. Civic disposition ini mencakup elemen-elemen seperti rasa cinta tanah air, saling menghormati, dan karakter kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel dari siswa kelas XI di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Karawang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana, uji validitas, dan uji koefisien determinasi. Dari hasil analisis uji T menunjukkan bahwa nilai thitung 10,107 dan nilai ttabel 1,982 hal ini dapat diartikan nilai thitung > ttabel (10,107 > 1,982) dengan nilai signifikansi pada uji T 0,00 < 0,05. Sehingga keputusan yang dapat diambil adalah pembelajaran pendidikan Pancasila berpengaruh dan signifikan terhadap peningkatan civic disposition siswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sejauh mana pembelajaran pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka dapat berkontribusi dalam meningkatkan civic disposition siswa. Temuan ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam membentuk karakter kewarganegaraan yang kuat pada generasi muda Indonesia.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila Terhadap Kesadaran Sosial Siswa Kurniawan, Leni Oktryfiani; Saylendra, Nadya Putri; Sanusi, Aris Riswandi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i9.2433

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna memahami pengaruh penggunaan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial siswa. Penelitian ini berpendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini yakni semua siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Majalaya Karawang tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 520 siswa yang tersebar dalam 13 kelas. Strategi yang dipergunakan pada pemilihan sampelnya yaitu purposive sampling, yakni sampel untuk penelitiannya dipilih sesuai kriteria tertentu dan bukan secara acak. Sampel mencakup 80 siswa yang dipilih dari dua kelas. Teknik analisis data untuk uji hipotesis dijalankan berbantuan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26 pada perhitungan statistik paired sample t-test. Temuan penelitian memperlihatkan didapati pengaruh signifikan penggunaan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial siswa dengan nilai output paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi dengan besaran 0,000. Hasil temuan ini diharapkan dapat memberi masukan untuk penerapan media pembelajaran yang tepat di sekolah. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pemilihan media yang relevan dengan karakteristik siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pembelajaran inovatif di berbagai mata pelajaran.