Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS III SD Andi Sulistya Wahyu Ningsih; Azizah; Asriani; Herlina; Dyah Aini Purbarani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/8p4bdw53

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the application of the Inquiry Learning model assisted by audio-visual media on student learning motivation in the subject of science in grade III of elementary school. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group design. Data analysis was carried out using an independent sample t-test to determine the difference in learning motivation between the experimental and control classes. The results showed an increase in student learning motivation after the application of the model. The hypothesis test showed a significance value <0.05 so it was concluded that the Inquiry Learning model assisted by audio-visual media had a significant effect on student learning motivation in the subject of science in grade III of SDN 3 Palu.. Keyword: Inquiry Learning, audio visual media, learning motivation, science, elementary school Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inquiry Learning berbantuan media audio visual terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas III SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Analisis data dilakukan dengan uji independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar antara kelas eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan model. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga disimpulkan model Inquiry Learning berbantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas III SDN 3 Palu. Kata Kunci: Inquiry Learning, media audio visual, motivasi belajar, IPAS, sekolah dasar  
Penguatan Keterampilan Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Media Augmented Reality Berbasis Etnosains dan Etnomatematika Sarintan Nurcahyati Kaharu; Nurgan Tadeko; Khairunnisa; Muhammad Nazimuddin Al Kamil; Dyah Aini Purbarani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pembelajaran di sekolah dasar sering terkendala oleh minimnya kompetensi digital guru dan kurang optimalnya integrasi kearifan lokal. Program pengabdian ini bertujuan menguatkan keterampilan guru SDN 8 Labuan dalam mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality (AR) yang mengintegrasikan konten etnosains dan etnomatematika. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 20 peserta melalui lokakarya intensif dan pendampingan. Peserta dilatih memproduksi aset 3D menggunakan kecerdasan buatan (Generative AI) dan merakitnya menjadi media interaktif pada platform Assemblr Edu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital dan pedagogis guru, dibuktikan dengan terciptanya produk media AR berbasis budaya lokal, seperti visualisasi Rumah Adat Souraja. Evaluasi program mencatatkan skor kepuasan rata-rata 9,18 (kategori Sangat Baik), dengan apresiasi tertinggi pada relevansi materi terhadap pelestarian budaya.  Program pengabdian ini efektif meningkatkan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengembangkan media Augmented Reality (AR) berbasis etnosains dan etnomatematika. Integrasi AR, kearifan lokal, dan teknologi generatif berbasis AI mampu memvisualisasikan konsep abstrak secara kontekstual sekaligus menurunkan hambatan teknis guru. Pendampingan berkelanjutan direkomendasikan untuk memastikan konsistensi penerapan media AR dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran