Claim Missing Document
Check
Articles

PRAKTIK PEMBELAJARAN DI MADRASAH PERSPEKTIF PRAGMATISME (STUDI TERHADAP PEMIKIRAN IBN KHALDUN DAN JHON DEWEY) Rz. Ricky Satria Wiranata; Arham Junaidi Firman; Tri Mulyanto; Agung Ilham Prastowo
Jurnal Al-Manar Vol 9, No 2 (2020): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v9i2.194

Abstract

Artikel ini berusaha mencari format praktik pembelajaran di Madrasah dalam perspektif pragmatisme. Artikel ini menarik karena mencoba membenturkan dua filosof besar dikalangan Islam dan Barat yaitu Ibn Khaldun dan Jhon Dewey kemudian di komparasi dan di reposisi menjadi sebuah temuan konsepsi praktis pembelajaran di Madrasah. Artikel ini merupakan studi Pustaka (library research) yaitu prosedur mengumpulkan data dari berbagai karya tulis seperti buku, artikel, catatan ilmiah kemudian di telaah secara dialogis menjadi sebuah simpulan. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah filosofis. Hasil penelitian menyatakan bahwa ciri khas dari pendidikan pragmatis adalah praktek langsung (Learning by Doing). Madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengasah kecerdasan kognitif tetapi juga sebuah laboratorium pengalaman tempat ide dan gagasan diuji coba. Tujuan Pendidikan pragmatis di madrasah adalah pengembangan pemikiran, kesadaran sosial dan peningkatan kerohanian siswa. Praktik pembelajaran pragmatis hendaknya dimulai dari pengalaman hidup yang bersifat umum menuju yang lebih kompleks. Kurikulum Pendidikan pragmatis di madrasah hendaknya menyesuaikan dengan kemampuan inteletual siswa. Pembelajaran pragmatis hendaknya membuat siswa mampu memetik intisari pelajaran, keterangan dan penjelasan yang komprehensip multi perspektif.
Manajemen Dakwah Sebagai Upaya Dalam Pengembangan Dan Pemakmuran Masjid Yamp Yaummi Fatimah Pati Slamet Budi Santoso; Rz. Ricky Satria Wiranata
QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): Qulubana: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.775 KB) | DOI: 10.54396/qlb.v1i1.107

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Masjid, mulai dari bagaimana pentingnya manajemen Masjid dalam upaya pengembangan dan pemakmurannya, bagaimana hubungan manajemen Masjid dengan fungsi Masjid dan bagaimana upaya-upaya yang harus dilakukan didalam pengembangan dan pemakmuran Masjid serta faktor-faktor penghambat dalam rangka pengembangan dan pemakmuran Masjid Yamp Yaummi Fatimah Pati. Penelitian ini adalah kualitatif yaitu dengan memilih populasi untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini, kemudian dalam pelaksanaan penelitian diterapkan metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bawah fungsi Masjid perlu diikuti dengan manajemen pengelolaan Masjid yang propesional dengan mengedepankan rencana yang matang yaitu pengorganisasian yang kuat serta pelaksanaan yang tepat. Demikian pula pengendalian dan evaluasi, sehingga dengan demikian predikat Masjid sebagai rumah Allah benar-benar dapat diwujudkan dan mampu mengatasi segala permasalahan umat.
Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Anak Yatim dan Dhuafa di Yogyakarta Muhammad Nur Hidayat; Rz. Ricky Satria Wiranata
QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2021): Qulubana: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.533 KB) | DOI: 10.54396/qlb.v1i2.149

Abstract

Fokus penelitian ini adalah proses dan hasil pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan anak yatim dan dhuafa di Yogyakarta. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis data. Selanjutnya dalam melakukan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber, dan dalam melakukan analisis data dengan menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pemberdayaan anak yatim dan dhuafa untuk meningkatkan kesejahteraan di Panti Asuhan La Tahzan melalui kewirausahaan. Terdapat tiga tahapan dalam proses pemberdayaan pertama penyadaran yaitu melalui ajakan, kunjungan, berdialog dengan memberikan motivasi, penjadwalan dan atas kesadaran sendiri. Kedua memberikan pembekalan pelatihan keterampilan boga dan berwirausaha, keterampilan menjahit serta hendricraf. Ketiga partisipasi yaitu partisipasi dalam proses penyadaran, pembekalan keterampilan seperti dalam produksi serta pemasaran produk.
Strategi Takmir Masjid dalam Menggerakkan Program Dakwah di Masyarakat Suriyono; Rz. Ricky Satria Wiranata; Adin Suryadin
QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 2 (2022): Qulubana: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/qlb.v2i2.259

Abstract

Tujuan penelitan ini untuk mengetahui bagaimana strategi takmir masjid dalam menggerakan kegiatan-kegiatan keagamaan. Metode yang digunakan adalah metode  kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggali sumber data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menggambarkan strategi takmir masjid Jami’ Assa’adah dalam menggerakkan dakwah di Desa Sumbermulyo Kecamatan Winong Kabupaten Pati yaitu: menjalankan program kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan fisik masjid, penambahan sarana prasarana masjid, menjalankan program penggalian dana infaq, shodaqoh dan amal jariyah, program yang terkait ritual ubudiyah, program pendidikan Islam serta program kegiatan yang  berhubungan  dengan syiar Islam. Peran pemuda Masjid Jami’ Assa’adah sangatlah mempengaruhi strategi takmir Masjid Jami’ Assa’adah dalam menggerakan program kegiatan– kegiatan keagamaan. Karena para pemuda ini yang aktif terlibat langsung dalam kegiatan – kegiatan dakwah di masjid.
Integrasi Nilai-nilai Keislaman pada Pembelajaran IPA Pendidikan Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Kiki Melita Andriani; Rz. Ricky Satria Wiranata; Tria Marvida
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i1.655

Abstract

Abstrak: Penelitian ini melihat pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Watubelah selama masa pandemi, khususnya untuk melihat bagaimana pembelajaran IPA diintegrasikan dengan akidah Islam pada masa wabah Covid-19. Pendekatan penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas V di sekolah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa guru di sekolah tersebut mengalami kesulitan mengintegrasikan keyakinan Islam ke dalam kurikulum sains selama pandemi Covud-19. Faktor pertama yaitu rutinitas pembelajaran online yang berlangsung cukup lama menyebabkan siswa kehilangan fokus dan menjadi bosan sehingga mengakibatkan hilangnya semangat. Faktor kedua yaitu pembelajaran online melalui tugas di grup WhatsApp tidak memungkinkan guru mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran IPA. Faktor ketiga yaitu pembelajaran tatap muka dibatasi 50% dari jumlah siswa dan dilakukan selama 2 jam karena kelas dibagi dua, mengharuskan guru mengulang materi yang sama pada pertemuan lain, menyebabkan guru hanya fokus pada menyampaikan materi inti, dari pada integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran IPA. MI Muhammadiyah Watubelah harus membenahi atau menata ulang perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di masa Covid-19. Hal ini harus dilakukan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.Abstract: This study observes science learning at Madrasah Ibtidaiyah (an Islamic Primary School) Muhammadiyah Watubelah during the pandemic, particularly to observe how Islamic values were integrated in science learning during the COVID-19 outbreak. The research approach was descriptive qualitative. The research subject was a fifth grade teacher at the school. The findings showed that the teacher at the school had difficulty in integrating Islamic values into the science curricula during the COVID-19 pandemic. The first factor was that the online learning routine lasted long enough causing students to lose focus and get bored, resulting in loss of enthusiasm. The second factor was that online assignments in WhatsApp groups did not allow the teacher to integrate Islamic values into the learning process. The third factor was that face-to-face learning was limited to 50% students and was carried out for two hours since it was divided into two sessions. It demanded the teacher to repeat the same materials causing less focus of the teacher in delivering the materials, instead of the Islamic values. The Muhammadiyah Watubelah Primary school must rearrange the learning planning and implementation during the COVID-19 period. This must be done so that the learning objectives can be achieved.
KONSEP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS ISLAM TERPADU ANALISIS TERHADAP ISI KURIKULUM SDIT BIAS INDONESIA TAHUN 2018 Rz. Ricky Satria Wiranata
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pendidikan Islam (STPI) Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.649 KB) | DOI: 10.36768/abdau.v2i1.23

Abstract

Pendidikan Agama Islam dituduh membelenggu perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Praktik dikotomi dan sekulerisasi antara Ilmu Umum dan Ilmu Islam mengakibatkan ketidak mampuan umat Islam menterpadukan ilmu secara integral. Usahausaha praktisi Pendidikan Agama Islam dalam memadukan sebenarnya sudah banyak, namun belum menemukan formulasi yang final hingga saat ini (ongoing process) khususnya ditataran filosofis. Salah satu Lembaga Pendidikan Agama Islam yang memiliki spirit dalammemadukan gagasan integral adalah SDIT BIAS Indonesia yang lahir sejak tahun 1994 dan menjadi pelopor Pendidikan Agama Islam Terpadu di Yogyakarta. Atas dasar tersebut, peneliti tertarik untuk memformulasikan gagasan filosofis berupa peta konsep berbasis kurikulum Terpadu SDIT BIAS Indonesia . Hasil dari penelitian ini merupakan telaah dan analisis kritis terhadap konsep filosofis isi kurikulum SD BIAS Indonesia tahun 2018.
Konsep Pemikiran Pembaharuan Muhammad Abduh dan Relevansinya dalam Manajemen Pendidikan Islam Di Era Kontemporer (Kajian Filosofis Historis) Rz. Ricky Satria Wiranata
Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2019): AL-FAHIM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/alfahim.v1i1.53

Abstract

Gagasan Pembaharuan adalah keniscyaan bahwa dunia selalu berubah-ubah dari masa kemasa tidak terkecuali Manajemen Pendidikan Islam. Manajemen yang baik akan menghantarkan Lembaga Pendidikan Islam yang berkualitas, Lembaga Pendidikan Islam yang berkualitas akan menghasilkan siswa yang sempurna. Siswa yang sempurna adalah mereka yang memiliki akal yang maju dan aqidah yang kuat. Menurut Abduh, Lembaga Pendidikan Islam harus memiliki menajamen yang dapat menjembatani dua produk budaya besar di dunia yaitu Islam dan Barat. Penelitian ini penting karena mencoba merekontruksi pemikiran Muhammad Abduh tentang pokok-pokok pembaharuan dan relevansinya dengan Manajemen Pendidikan Islam, kemudian dianalisis kritis melalui pendekatan filosofis historis untuk mengetahui sejauh mana pemikiran Muhammad Abduh membekas di era Kontemporer dalam konteks Manajemen Pendidikan Islam.
Kepemimpinan dalam Pendidikan Islam Fahmi Khumaini; Rz. Ricky Satria Wiranata
Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2019): AL-FAHIM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/alfahim.v1i2.54

Abstract

Leadership comes together with the existence of human civilization that is since the time of the prophets and human ancestors. Since then there has been cooperation between people, and there is an element of leadership. Leadership is a social fact that can not be avoided to regulate relationships between individuals who are members of a community Leadership is a matter of relations between leaders and those who are led. The leadership appears and develops as a result of automatic interaction between leaders and individuals who are led. The ideal nature of leaders in Islam is extensive knowledge, there is a spirit to encourage goodness, noble character, istiqomah, patience, fairness, honesty, discipline, responsible spirit and have the spirit to develop, leaders who inspire, instill the spirit of mutual cooperation to realize the vision and joint mission. The most important point of the function and purpose of leadership in Islamic education is to be able to grow wise new leaders as regulated in Islamic teachings
Filsafat Jawa: Belajar Menjadi Pemimpin dalam Ajaran Serat Tajusalatin Setyo Pambudi; Rz. Ricky Satria Wiranata
Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2020): AL-FAHIM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/alfahim.v2i1.73

Abstract

This research is a study of leadership values in the Tajusalatin that developed during the Surakarta and Yogyakarta palaces. Tajusalatin is growing very rapidly and contains moral teachings that can be a reference in today. One of the contents in the Tajusalatin is an example of a leader in work and social relations. The study of leadership values in this literary work can be called a Javanese-Islamic leadership model. This research is qualitative, this type of research is literature study. This research makes classical archives and literature as the basic foundation and the main tool in searching scientific facts. This research focuses on the forms of educational values and moral philosophy of leadership in the perspective of the Tajusalatin.
Upaya Sekolah Dalam Meningkatkan Prestasi Non Akademik Siswa Melalui Manajemen Sarana Prasarana Di SMP Muhammadiyah Boarding School Pleret Safinatun Munawaroh; Rz. Ricky Satria Wiranata
Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2020): AL-FAHIM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/alfahim.v2i2.88

Abstract

This research aims to determine: (1) how the management of infrastructure facilities in SMP Muhammadiyah Boarding School Pleret, (2) how the school's efforts to improve student non-academic achievement through the management of infrastructure facilities at SMP Muhammadiyah Boarding School Pleret. The research method used is a qualitative case study method. The research subject is the principal. Meanwhile, the research informants were the deputy principal of the school for facilities and infrastructure, the vice principal of the curriculum section, the extracurricular coordinator, administrative staff, homeroom teachers, and students. The conclusions of the results of this study indicate that: Management of infrastructure facilities carried out at SMP Muhammadiyah Boarding School Pleret, namely planning, procurement, use, storage, and maintenance. The school's efforts to improve student non-academic achievement through renewal and provision of extracurricular infrastructure. Schools make various other efforts, such as providing the best coaches to hone student talents, finding competent teachers, and actively facilitating students to participate in various competitions. Ustadz / ah provide good mentoring and guidance so that students can be enthusiastic and earnest in achieving.