Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prima Eksakta

SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN KOPI BUBUK LIBERIKA CAP MARWAH DI KABUPATEN SITUBONDO Aziza, Defi; Sari, Sasmita; Suryaningsih, Yasmini
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7694

Abstract

Kopi bubuk Liberika Cap Marwah kenyataanya di Situbondo sudah banyak beredar dipasaran. Peneliti mengamati produk ini disajikan dan dipasarkan dalam bentuk kopi bubuk siap konsumsi, yang tidak hanya menyasar pasar lokal tetapi juga berpotensi menembus pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui Saluran dan Margin Pemasaran KopiBubuk Liberika Cap Marwah di Kabupaten Situbondo. Penentuan daerah penelitian dilakukandengan secara sengaja atau (purposive sampling). Analisis data dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis Saluran Pemasaran dan Margin Pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemasaran pemasaran Kopi Bubuk Liberika Cap Marwah yang terdiri dariUMKM - pedagang pengecer -konsumen akhir. Margin pemasaran Kopi Bubuk Liberika CapMarwah pada saluran 1 adalah sebesar Rp. 38.000 per kilogram kopi marwah. Berdasarkan nilaimarjin pemasaran UMKM bubuk kopi Marwah bahwa saluran pemasaran 1 lebih eifisien Besar marjin pada saluran tersebut dipengaruhi oleh harga produk di tingkat konsumen akhir dan harga di tingkat produsen
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBESARAN KEPITING BAKAU (Scylla Serrata) DI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO (STUDI KASUS USAHA BUDIDAYA PEMBESARAN KEPITING BAKAU DI DESA PELEYAN) Syaif, Aldi Rahman; Sari, Sasmita; Suryaningsih, Yasmini
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7623

Abstract

Kepiting bakau memiliki populasi yang cukup banyak dalam kawasan hutan mangrove. Hal tersebut terjadi karena setiap induk betina mampu bereproduksi hingga mengahasilkan 3 – 3,5 juta butir telur dalam sekali pemijahan. Perkawinan kepiting bakau hanya terjadi pada kepiting betina dan jantan yang sudah matang kelamin. Ketersediaan yang melimpah menjadi pemasukan bagi nelayan kepiting bakau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran usaha budidaya Kepiting bakau dan menganalisa strategi pengembangan dan peningkatan daya saing pada usaha ternak budidaya kepiitng bakau milik Bapak Sugiyono. Lokasi penelitian terletak di usaha milik Bapak Sugiyono tepatnya di Kecamatan Panarukan. Data yang dikumpulkan dianalisa secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan marketing mix dan analisa SWOT. Strategi Pengembangan kepiting bakau dengan menggunakan seluruh kekuatan dan peluang yang ada yaitu pemilik mempertahankan kualitas bibit kepiting, potensi SDM, jaringan pasar yang luas dan modal yang digunakan.