Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KOMPARATIF USAHATANI PADI ANTARA PENYIANGAN MANUAL DAN PENYIANGAN KIMIAWI (Studi Kasus Di Dsa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo) Lukman Hakim; Andina Mayangsari
AGRIBIOS Vol 13 No 2 (2015): NOPEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research purpose is to determine whether there are differences in rice production between manual weeding and chemical weeding, to determine differences in income between manual weeding and chemical weeding, and to determine the efficiency difference between manual weeding and chemical weeding. Method of determining the area of research is purposive method. Respondent committed intentionally that taking 20 farmers weeding users manually using random sampling techniques (random), and 20 farmers using chemical weeding user survey. Respondent is intended that the same sample, with a total of 40 respondents farmers. Data analysis method used is the (t test) to test the first hypothesis there is a difference between the rice production using manually weeding and using chemical weeding. To test the second hypothesis using the (t test) there is a difference between the revenue using manually weeding and using chemical weeding. And the R/C ratio for the third hypothesis test there is a difference between the efficiency of using manually weeding and chemical weeding. The results showed there are differences in production, income and efficiency of rice significantly between using a manually weeding and using chemical weeding.
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI GULA PG. WRINGIN ANOM KABUPATEN SITUBONDO Andina Mayangsari
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.57 KB)

Abstract

Pabrik gula sebagai pelaku agribisnis pengolah tanaman tebu dan salah satu sektor yang mempunyai peranan penting dalam industri pergulaan di Indonesia pada saat ini memiliki dinamika usaha yang banyak mendapat perhatian. Penelitian ini dilaksanakan di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dengan mengkaji tentang faktor yang mempengaruhi produksi gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja yaitu dengan pertimbangan bahwa Pabrik Gula Wringin Anom Kabupaten Situbondo merupakan pabrik gula dengan tingkat produksi cukup tinggi dan salah satu pabrik gula yang menjadi isu akan dihentikan operasionalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi produksi gula secara signifikan adalah bobot tebu, rendemen dan tenaga kerja.
Identification of the Condition the Sugarcane Supply Chain at the Wringin Anom Sugar Factory, Situbondo Regency Andina Mayangsari
Nusantara Science and Technology Proceedings Seminar Nasional Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2020.0612

Abstract

The agricultural sector plays an important role in the economy in Indonesia, one of which is the plantation sub-sector. Sugarcane is one of the many plantation crops that have high economic value and are the main ingredient of the sugar industry. Sugar is one of the nine staples that are often used by people in their daily lives, and is an important element when driving the national economy. The Wringin Anom Sugar Factory itself is part of the PTPN XI Surabaya work unit which produces sugar. The decline in sugar production has an impact on the decline in the contribution of the sugar industry in Indonesia in achieving sugar self-sufficiency. Improving and enhancing sustainable supply chain management in the sugar industry is expected to increase production yields and be able to maximize added value. This study aims to determine the condition of the sugarcane supply chain at the Wringin Anom Sugar Factory, Situbondo. The method used in this research is descriptive analytical. The research location is the Wringin Anom Sugar Factory in Situbondo Regency. The results show that the sugarcane supply chain structure at the Wringin Anom Sugar Factory has less than optimal performance.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN AGRIBISNIS MANGGA DI SITUBONDO Andina Mayangsari
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1686.472 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemasaran mangga di indonesia dan perumusan strategi pengembangan pemasaran untuk meningkatkan daya saing mango mangga di Situbondo.Penelitian ini meliputi studi literatur penelitian untuk mengetahui teori referensi yang relevan dengan kasus atau permasalahannya. ditemukan. Teori referensi yang diperoleh oleh studi literatur penelitian berfungsi sebagai landasan dasar dan alat utama untuk praktik penelitian di tengah lapangan. Data telah diperoleh dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif dilakukan dengan menggambarkan fakta-fakta yang kemudian diikuti dengan analisis, tidak hanya menguraikan, namun juga memberikan pemahaman dan penjelasan rasa. Strategi yang dapat dikembangkan di Situbondo adalah pengembangan sentra produksi mangga, bekerjasama dengan individu swasta, pembentukan koperasi petani mangga, promosi konsumsi mangga, Optimalisasi Peran Intelijen Pemasaran, Standarisasi Aplikasi Kebun Mangga dan Peningkatan Kerjasama Antara Eksportir Dengan Petani.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN PETIS SEHAT CAP MERDEKA PADA DASAWISMA ANGGREK DI DESA KILENSARI KECAMTAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Andina Mayangsari; Farit Al Fauzi; Mochammad Kafi Umarela
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.565 KB) | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v1i2.2080

Abstract

Situbondo memiliki garis pantai sepanjang 150 Km yang luas pantainya terpanjang diantara kabupaten lain tetangganya, diantaranya Bondowoso dan juga Banyuwangi. Potensi kelautan situbondo tentunya membuat banyak dari masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan usah-usaha di bidang perikanan (bps, 2021). Salah satu hasil ikutan yang dihasilkan oleh proses kegiatan pemindangan ikan adalah kaldu ikan. Petis merupakan produk olahan atau awetan yang termasuk dalam kelompok saus yang menyerupai bubur kental, liat dan elastis, berwarna hitam atau cokelat tergantung pada jenis bahan yang digunakan serta merupakan produk pangan yang mempunyai tekstur setengah padat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan dan pendidikan masyarakat. Metode pendampingan yang dilakukan berkaitan dengan tahap-tahap pembuatan Petis sehat dan pemasaran khususnya pemasaran produk petis sehat yang dihasilkan Dasawisma Anggrek yang di ketuai oleh ibu dina, seperti pendampingan dalam proses pembuatan label dan pendampingan dalam proses pengemasan. Hasil pengabdian ini memberikan kontribusi nyata pada masyarakat sasaran, mitra bertambah keterampilannya dalam membuat Petis dan dapat menyusun strategi pemasaran dengan memanfaatkan media sosial.
ANALISIS DESAIN METRIK PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK TEBU (Kasus Di Pabrik Gula Wringin Anom Kabupaten Situbondo) Andina Mayangsari; Farit Al Fauzi
AGRIBIOS Vol 21 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i1.2892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi rantai pasok tebu, dan desain metrik pengukuran kinerja rantai pasok. Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Gula Wringin Anom, Situbondo. Metode penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Metode penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling untuk petani mitra tebu sebesar 40 responden, metode purposive sampling untuk penentuan para pakar rantai pasok tebu di Pabrik Gula Wringin Anom sebesar 3 responden dan metode sensus untuk penentuan ritel sebesar 33 responden. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan opini pakar. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan desain metrik pengukuran kinerja rantai pasok tebu menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok tebu di Pabrik Gula Wringin Anom memiliki performa yang belum optimal. Hasil dari desain metrik pengukuran kinerja rantai pasok diketahui faktor penentu kinerja rantai pasok pada Sustainable Supply Chain Management menurut para pakar pada klaster dimensi yaitu ekonomi (0,383), klaster aktor yaitu perusahaan (0,384) dan klaster indikator kinerja adalah kualitas (0,201). Hal ini disebabkan karena kualitas mampu menentukan harga lelang gula dan memenuhi kepuasan konsumen yang menjadi tanggungjawab perusahaan untuk memproduksi gula dengan kualitas baik sehingga mendapatkan keuntungan ekonomi.
Sosialisasi Dan Praktek Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Sirup Jahe Pada Dasawiswa Melati Sumberanyar Banyuputih Situbondo Andina Mayangsari; Angga Kurdiansyah; Moch Imam Vickry Musthofa
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v2i2.1973

Abstract

The ginger plant has an important role in the development of health in Indonesia, both as a preventive and promotive approach to maintaining health. This plant is a type of rhizome that is easy to cultivate and is widespread in Indonesia. Apart from being used as a spice and cooking spice, ginger is also an important commodity in industry, especially in the production of ginger powder and syrup. One example of the activities carried out is the socialization of ginger making in Ranurejo Hamlet, Sumberanyar Village, Banyuputih District, Situbondo Regency, East Java Province, which is specifically aimed at women of Dasawiswa Melati Rt.002 Rw.001. The method applied in this activity is participatory, where participants are directly involved in its implementation. The entire socialization process went smoothly, with participants showing high enthusiasm and activeness in participating in this activity.
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI USAHA BUDIAYA SAWI (BRASSICA SINTENSIS L) DI LAHAN RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS II B SITUBONDO Untari, Wiwik Sri; Mayangsari, Andina
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i2.4828

Abstract

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) merupakan bagian di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang bertanggung jawab atas penempatan, perawatan, dan pelayanan tahanan. Di Indonesia, salah satu contoh RUTAN adalah Rumah Tahanan Kelas II B Situbondo, yang terletak di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Warga binaan di RUTAN ini memiliki kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan selama masa tahanan mereka. Salah satu keterampilan yang ditekankan adalah budidaya sawi, karena lahan pekarangan di RUTAN cukup luas. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk mendorong warga binaan menjadi wiraswasta setelah bebas, serta meningkatkan pengetahuan mereka tentang budidaya sawi. Metode pelatihan dan praktek langsung diterapkan dalam program ini. Harapannya, program ini akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dalam budidaya sayuran, terutama sawi, dengan efektif, dan mencapai target panen sawi sebanyak 400 kg dari lahan yang diusahakan.
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI USAHA BUDIAYA BAYAM (AMARANTHUS SP) DI LAHAN RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS II B SITUBONDO Untari, Wiwik Sri; Mayangsari, Andina; Fauzi, Farit Al; Umarela, Mochammad Kafi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v2i2.3281

Abstract

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) merupakan sebuah bagian yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas utama Kementerian tersebut dalam hal penempatan, perawatan, dan pelayanan tahanan. Salah satu RUTAN di Indonesia adalah Rumah Tahanan Kelas II B Situbondo, yang merupakan lembaga pemasyarakatan yang terletak di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.Warga binaan yang menjalani masa hukuman di Rutan ini memiliki kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan selama masa tahanan mereka. Salah satu keterampilan yang sangat dapat diberikan adalah budidaya bayam cabut, mengingat lahan pekarangan di RUTAN memiliki ukuran yang cukup luas. Tujuan dari program pemberdayaan ini adalah untuk mencapai dua manfaat utama: pertama, mendorong motivasi para Warga binaan untuk menjadi wiraswasta setelah bebas dari hukuman, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka; kedua, meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara budidaya bayam cabut yang baik.Dalam pelaksanaan program pemberdayaan ini, metode pelatihan dan praktek langsung diterapkan. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan para warga binaan dalam melakukan budidaya sayuran terutama bayam cabut dengan cara yang efektif dan panen bayam cabut sebanyak 400 kg untuk lahan yang diusahakan.
PEMBANGUNAN INSTALASI IRIGASI UNTUK PENGAIRAN KEBUN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB SITUBONDO Mayangsari, Andina; Kurdiansyah, Angga; Vickry Musthofa, Moch Imam
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i2.4826

Abstract

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang bertanggung jawab atas penempatan, perawatan, dan pelayanan tahanan. Sebagai contoh, Rumah Tahanan Kelas II B Situbondo, sebuah lembaga pemasyarakatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Para tahanan di RUTAN kelas II B memiliki kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan, seperti budidaya tanaman. Namun, kendala akses irigasi masih menjadi masalah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Program ini bertujuan untuk mempermudah akses irigasi agar hasil tanaman lebih berkualitas dan sehat untuk dikonsumsi atau dijual. Dalam program ini, digunakan metode sosialisasi dan praktek langsung. Hasilnya, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga binaan serta perbaikan akses irigasi untuk budidaya tanaman di Rutan kelas II B Situbondo.