Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor yang Memengaruhi Produksi Usahatani Kunyit di Desa Bandilan Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso Mayangsari, Andina; Wijaya, Rifky Agnitian; Mufid, Ahmad
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14899

Abstract

The aim of this research is to identify factors that influence production in the turmeric farming sector and evaluate the scale of production in Bandilan Village, Prajekan District, Bondowoso Regency. The data used includes primary information obtained directly from farmers, including variables such as name, age, education level, land area, number of seeds used, and type of labor. Secondary data was also obtained from various agencies and institutions, including the Central Statistics Agency (BPS). This research involved all turmeric farmers in Bandilan Village, Prajekan District, with a total of 50 respondents, which is a saturated sample. The data analysis method used is the Cobb-Douglas production function model with the help of SPSS software. The research results show that based on the Cobb-Douglas production function analysis, turmeric farming in Bandilan Village, Prajekan District, Bondowoso Regency, is significantly influenced by the area of land used. Simultaneously, all observed variables have a significant influence on turmeric production. Apart from that, the production scale of turmeric farming in Bandilan Village, Prajekan District, Bondowoso Regency, was found to be in a condition of Increasing Return to Scale.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI SIAPIK SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN PENCATATAN KEUANGAN KELOMPOK USAHA LELE ARDAN Rachman, Riza; Joewono, Andrew; Mayangsari, Andina; Ristianti, Alindi; Tauhid, Gunawan Abdi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7270

Abstract

Kelompok budidaya ikan lele ARDAN di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo menghadapi kendala dalam melakukan pencatatan keuangan yang masih bersifat manual, tidak efisien, dan berisiko menimbulkan kesalahan pengelolaan dana usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen keuangan kelompok melalui pelatihan penggunaan SiAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Keuangan) sebagai media pencatatan digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan 20 peserta dari kelompok budidaya ikan lele dan UMKM sekitar. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan pelatihan berbasis simulasi transaksi riil, serta pendampingan dan evaluasi daring. Kegiatan ini didasarkan pada temuan penelitian terdahulu yang menunjukkan efektivitas pelatihan berbasis praktik lapangan dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan digital masyarakat. Hasil pelatihan menunjukkan peserta mampu menginstal dan mengoperasikan aplikasi SiAPIK secara mandiri serta memahami proses pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan pelaporan keuangan secara otomatis. Peserta juga mulai menerapkan sistem pencatatan digital dalam aktivitas usaha sehari-hari. Secara keseluruhan, pelatihan SiAPIK terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, memperkuat literasi digital pelaku UMKM, serta menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang dapat direplikasi di wilayah pedesaan lainnya.
MENUMBUHKAN TREN MENANAMAN SAYURAN UNTUK SISWA MENENGAH PERTAMA DI SMP ISLAM BANYUGLUGUR Mayangsari, Andina; Al Fauzi, Farit; Kafi Umarela, Mochammad
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v1i1.36

Abstract

Konsumsi sayuran penduduk Indonesia tergolong masih rendah, jauh di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pengenalan edukasi Tren Konsumsi sayur dan menanam sayuran memang harus dilakukan pada usia remaja, sehingga memunculkan kecintaan terhadap lingkungan sekitar dan konsumsi sayur Indonesia bisa meningkat. SMP Islam Banyuglugur adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SMP di Banyuglugur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah : (1) Penyuluhan kepada Sekolah mengenai Menumbuhkan Tren Menanaman sayuran, (2) Praktek penanaman Sayuran di halaman sekolah. kegiatan menumbuhkan Tren menanam sayuran di SMP Islam Banyuglugur ini berjalan dengan baik dimana semua siswa antusias dalam kegiatan ini. seperti sering mengajukan pertanyaan dan aktif dalam kegiatan praktik.
SOSIALISASI PEMAKAIAN MESIN TEANSPLANTER DALAM PENANAMAN PADI MENUJU KETAHANAN PANGAN DI DESA WRINGIN ANOM, KABUPATEN SITUBONDO Mayangsari, Andina; Sulistyaningsih
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v1i1.42

Abstract

Ketahanan pangan adalah tersedianya pangan dari suatu negara atau perseorangan. Bagi Indonesia, pangan sering diidentikkan dengan beras karena jenis pangan ini merupakan makanan pokok utama Kegiatan penananam tanaman padi dilakukan dengan manual dan dengan moderen. Pengenalan teknologi pertanian sangat penting untuk meningkatkan produktivitas. Salah satu daerah pertanian padi di Kabupaten Situbondo adalah di desa Wringin Anom. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah : (1) Penyuluhan pentingnya penananam secara mekanisasi dan efisiensinya terhadap pemotongan biaya, (2) Praktek kepada petani cara mengoprasikan mesin transplanter. kegiatan Sosialisasi Pemakaian mesin teansplanter dalam penanaman padi menuju ketahanan pangan di Desa Wringin Anom, Kabupaten Situbondo ini berjalan dengan baik dimana warga yang berpartisipasi terlihat antusias dalam kegiatan ini.
ANALISIS NILAI TAMBAH RANTAI PASOK TEBU DI PABRIK GULA WRINGIN ANOM KABUPATEN SITUBONDO Mayangsari, Andina; Al Fauzi, Farit
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2435

Abstract

                  Salah satu subsektor dalam pertanian adalah subsektor perkebunan dan salah satu tanaman hasil perkebunan dengan nilai ekonomi tinggi seabagai bahan baku gula adalah tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi rantai pasok tebu dan nilai tambah anggota rantai pasok. Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Wringin Anom, Situbondo. Metode penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Metode penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling untuk petani mitra tebu sebesar 40 responden, metode purposive sampling untuk penentuan para pakar rantai pasok tebu di Pabrik Gula Wringin Anom sebesar 3 responden dan metode sensus untuk penentuan ritel sebesar 33 responden. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan opini pakar. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis nilai tambah menggunakan Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok tebu di Pabrik Gula Wringin Anom memiliki performa yang belum optimal. Analisis nilai tambah menunjukkan proporsi nilai tambah yang diperoleh petani sebesar 2,13 %, Pabrik Gula Wringin Anom sebesar 49,12% dan ritel sebesar 48,75%.
PENDUGAAN STOK KARBON DAN SERAPAN KARBON PADA RUANG TERBUKA HIJAU UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO Ikbal, Mohammad; Mayangsari, Andina; Pribadi, Titanio Auditya; Imsakiyah, Lailatul
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i1.6525

Abstract

Polusi dan perubahan iklim menjadi permasalahan seluruh dunia, di era urbanisasi yang meningkat dan penggunaan bahan bakarfosil menjadi salah satu penyumbang polusi di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman vegetasi, kualitas biomassa, dan pencadangan karbon di ruang terbuka hijau Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Pengambilan data ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2025 di Ruang Terbuka Hijau kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Metode pengumpulan data terdiri dari survei lokasi, penetuan lokasi, pembuatan plot, dan pengambilan sampel. Hasil inventarisasi tegakan, pada keseluruhan tingkat pertumbuhan (pancang, tiang dan pohon) terdapat 304 individu yang tergolong dalam 26 jenis tanaman. Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Situbondo memiliki produktivitas sedang, sehingga keanekaragaman strata pohon, tiang dan pancang masih dalam keadaan seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai total Biomassa di Ruang Terbuka Hijau (RTH) kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Situbondo mampu menyerap CO2 sebesar110.68 Kg per Hektar, dengan total akumulasi karbon dalam biomassa 1734.18 ton CO2 per hektar setiap tahun yang memiliki peran penting dalam mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di perkotaan.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGEMASAN MINUMAN KUNYIT ASAM DI SEKOLAH LANSIA TANGGUH BAGES KELAS S2 CERIA JEMBER Untari, Wiwik Sri; Santi, Risan Nur; Mayangsari, Andina
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6750

Abstract

Program sekolah lansia adalah hasil kerjasama lembaga Indonesia Ramah Lansia (IRL) dan BKKBN. Sekolah Lansia merupakan upaya pemberian informasi, pelatihan dan permainan edukatif tentang kesehatan, keagamaan, sosial budaya dan sebagainya, sehingga lansia dapat hidup bahagia sejahtera. Salah satu sekolah lansia yaitu Sekolah Lansia Tangguh Bages Jember. Salah satu ketrampilan yang diprogramkan adalah pembuatan dan pengemasan minuman kunyit asam. Program ini bertujuan agar peserta sekolah lansia mampu meningkatkan kualitas hidup, produktifitas dan kemandirian lansia. Metode yang diterapkan yaitu sosialisasi, pelatihan dan praktek langsung. Capaian indikator pemahaman peserta sebelum dan setelah pemaparan menunjukakan peningkatan yang signifikan, Harapan ke depan peserta lansia dapat menciptakan pendapatan dari hasil pembuatan minuman kunyit asam.
Pendampingan Diversifikasi hasil Bioflok Lele FPST Menjadi Lele Asap pada Dpore Meme Situbondo Mayangsari, Andina; Fitriyaningsih; Utami, Adisty Widia; Fatimah, Siti
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 6 (2024): November
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i6.453

Abstract

Sektor perikanan dan kelautan di Jawa Timur, khususnya di Kota Situbondo, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai aktivitas ekonomi alternatif berbasis perikanan secara berkesinambungan. Potensi ini didukung oleh panjang garis pantai Kabupaten Situbondo yang lebih luas dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Ikan lele merupakan komoditas yang sudah dikenal luas oleh masyarakat dan mengandung nilai gizi yang tinggi. Usaha Mikro Dpore Meme adalah salah satu UMKM di Situbondo yang berfokus pada pengolahan hasil ikan menjadi produk abon dan sambal. Salah satu lokasi budidaya ikan lele di Situbondo adalah kolam bioflok yang dikelola oleh Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi di Universitas Abdurachman Saleh. Setiap kali panen, hasil lele dari kolam ini langsung dijual kepada pengepul, sehingga belum ada proses pengolahan lebih lanjut untuk meningkatkan nilai tambah. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen dari Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan UMKM Dpore Meme untuk menghasilkan produk olahan baru berupa lele asap dari panen kolam budidaya FPST Unars, sebagai upaya diversifikasi produk olahan ikan di UMKM tersebut. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan serta praktik pembuatan lele asap. Dari kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah ikan lele menjadi lele asap meningkat, diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan pengolahan produk di UMKM Dpore Meme serta menambah variasi produk baru bagi usahanya.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN OMZET KELOMPOK USAHA LELE ARDAN DESA CURAH COTTOK SITUBONDO Mayangsari, Andina; Rachman, Riza; Joewono, Andrew; Tauhid, Gunawan Abdi; Ristianti, Alindi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7271

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya internet dan media sosial (Instagram dan TikTok), telah mengubah cara bisnis berinteraksi dengan konsumen, menjadikan pemasaran digital sebagai strategi krusial bagi UMKM. Kelompok budidaya ikan lele "ARDAN" di Desa Curah Cottok, Situbondo, menghadapi kendala serius dalam pemasaran, di mana mereka hanya mengandalkan penjualan konvensional kepada pengepul yang menghasilkan keuntungan yang sangat kecil (Rp1.331.000,- per panen). Mitra juga belum memiliki kemampuan dan akun untuk memanfaatkan media sosial dalam memasarkan produk olahannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat (dosen UNARS dan UKWMS serta mahasiswa) melaksanakan program yang berfokus pada peningkatan value produk (lele asap siap saji) dan peningkatan volume penjualan melalui pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi mengenai penggunaan platform Instagram dan TikTok. Pelatihan dirancang secara aplikatif, membimbing peserta untuk membuat akun bisnis, memanfaatkan fitur toko, membuat konten yang menarik (termasuk Reels/TikTok Video), hingga cara membaca analitik akun. Kegiatan pelatihan yang diikuti Kelompok budidaya lele Ardan dan UMKM ini berhasil memberikan transformasi pola pikir dan keterampilan digital kepada mitra. Jika sebelumnya mitra hanya menjual secara tradisional, kini mereka memiliki wawasan bahwa media sosial adalah alat pemasaran yang potensial, serta telah berhasil memiliki akun bisnis di kedua platform. Hasil ini sejalan dengan program pemerintah desa untuk hilirisasi produk dan menaikkan kelas UMKM. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi konten dan kualitas visual, yang akan diatasi melalui pendampingan berkelanjutan oleh tim pengabdian untuk mencapai keberlanjutan (sustainable) usaha.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KEDAI KOPI NURICO DI DESA SUMBER GADING KECAMATAN SUMBER WRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Nurrahman, Ahmad Faisal; Mayangsari, Andina; Puryantoro, Puryantoro
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i2.5134

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui berapa pendapatan dari usaha kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang di peroleh langsung dari pemilik usaha meliputi jenis kopi, jenis olahan kopi, tingkat jenis baiaya, dan pendapatan. Penelitian dilakukan langsung di kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso. Terdapat 4 jenis kopi yang di olah yaitu Kopi arabika (Coffeaarabica), Kopi Robusta (Coffeacanephora), Kopi liberika (Coffealiberica), Kopi excelsa (Coffeaexcelsa). Hasil penelitian kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso menunjukkan berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Pendapatan usaha kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso sebesar Rp.7.839.000 satu bulan dan hasil RC ratio sebesar 1,2 sehingga usaha kedai kopi Nurico menguntungkan dan layak diusahakan.