Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Illustration process in visual communication: a qualitative study on storybook product development Arifin, Irfan; Hasbi, Hasbi
International Journal of Visual and Performing Arts Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : ASSOCIATION FOR SCIENTIFIC COMPUTING ELECTRICAL AND ENGINEERING (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/viperarts.v7i1.1673

Abstract

The illustration process in visual communication design plays a critical role in supporting product development; however, there remains a lack of systematic and empirical studies that examine its practical stages within the design research context, particularly in the field of storybook illustration. This study aims to identify and describe the stages of the illustration process specifically applied in the development of storybook products. A qualitative descriptive case study approach was used, with data collected through literature review, in-depth interviews with four professional illustrators, and document analysis. The data were analyzed using content analysis techniques to extract patterns of practice and define the illustration workflow. The findings reveal an integrated, eleven-stage illustration process that includes narrative exploration, concept development, sketching, refinement, visual enhancement, layout, validation, and final presentation. This process is shown to be iterative, reflective, and context-sensitive, rather than strictly linear. The study contributes a structured conceptual model of the illustration process in design practice, providing theoretical insights and a practical reference for researchers, educators, and practitioners in visual communication design.
PELATIHAN CETAK SARING PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PANGKEP Aswar, Aswar; Rasul, Rasul; Hasbi, Hasbi; Arifin, Irfan; Hijrina, Andi Fauziyah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.74967

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan cetak saring (sablon manual) kepada peserta didik SMA Negeri 1 Pangkep. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembekalan keterampilan praktis dan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi potensi kewirausahaan bagi siswa. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, pada 5–6 Juni 2025, dan melibatkan 25 peserta dari kelas XI. Metode pelatihan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung, demonstrasi, dan pendampingan oleh tim dosen dan mahasiswa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami konsep dasar sablon, mengoperasikan alat sablon sederhana, serta menghasilkan karya cetak pada media kain (baju kaos). Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas dan minat berwirausaha siswa SMA Negeri 1 Pangkep.Kata kunci: pelatihan keterampilan, cetak saring, sablon manual, peserta didik, kewirausahaan
PEMBERDAYAAN ANGGOTA PKK MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MERANGKAI BUNGA DAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA COROWALI, KABUPATEN BARRU Muhaemin, Muhammad; Fadhillah S, Nurul; Yasin, Achmad; Arifin, Irfan; Ramadhina, R. Mekar Liza
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.78728

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Corawali, Kabupaten Barru, dengan mitra anggota PKK. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah minimnya keterampilan produktif untuk mengisi waktu luang dan keterbatasan akses terhadap pelatihan, sehingga potensi ekonomi kreatif lokal belum tergarap. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis anggota PKK dalam merangkai bunga serta memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Metode pelaksanaan program meliputi empat tahap: (1) Sosialisasi dan identifikasi peserta; (2) Pelatihan keterampilan (workshop) teori dan praktik merangkai bunga sintetis dan benang tebal; (3) Pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk fotografi produk dan pengelolaan media sosial; serta (4) Pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan pada 20 peserta, yang dibuktikan dengan dihasilkannya 20 produk rangkaian bunga yang siap pasar. Selain itu, telah terbentuk satu platform media sosial (Instagram) sebagai galeri digital dan sarana promosi. Program ini berhasil menginisiasi terbentuknya rintisan kelompok usaha kreatif baru di Desa Corawali yang berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
PELATIHAN AQUA PRINT SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KOMPETENSI SENI SISWA DI SMKN 3 GOWA Husain, Muh. Saleh; Arifin, Irfan; Mukadas, Andi Baetal; Satriadi, Satriadi; Rahma, Rahma
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.78964

Abstract

Guru kelas di sekolah mitra menghadapi beberapa kendala dalam proses mengajar. Sebagai pengajar di tingkat dasar, mereka bertanggung jawab atas berbagai mata pelajaran umum, kecuali beberapa mata pelajaran khusus seperti olahraga, pendidikan agama, dan seni budaya. Salah satu tantangan yang sering muncul adalah ketika guru mata pelajaran khusus berhalangan hadir, sehingga guru kelas harus menggantikan. Misalnya, jika guru seni budaya tidak hadir, guru kelas harus memberikan materi seni meskipun tidak semua guru memiliki keahlian di bidang tersebut. Akibatnya, mereka sering memberikan tugas sederhana, seperti menyanyi atau menggambar, alih-alih memberikan materi seni yang lebih mendalam. Tidak semua guru kelas memiliki kompetensi di bidang seni, sehingga dibutuhkan kreativitas tambahan. Dalam konteks ini, kegiatan workshop dilakukan dengan beberapa tahapan. Pertama, penyampaian materi mengenai hiasan benda tiga dimensi menggunakan teknik aqua print serta penjelasan tentang berbagai teknik pembuatannya. Kedua, dilakukan demonstrasi atau praktek langsung di depan peserta workshop. Tahap terakhir adalah sesi diskusi dan tanya jawab terkait teknik pembuatan gerabah hias. Dengan diadakannya workshop ini, diharapkan terjadi peningkatan kompetensi di kalangan guru SDN Pao-pao, Kabupaten Gowa, khususnya dalam hal kreativitas menghias benda tiga dimensi. Workshop ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri guru, meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka, sehingga mereka dapat menjadi guru yang lebih produktif di lingkungan sekolah dasar, dengan fokus pada pengembangan kemampuan menghias gerabah dengan teknik Aqua Print.
PENGEMBANGAN MODUL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL UNTUK MAHASISWA DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Rasyid, Wahyu Wardana; Djirong, Agussalim; Arifin, Irfan
JURNAL IMAJINASI Vol 9, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v9i2.77062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran Desain Komunikasi Visual (DKV) bagi mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Ditemukan bahwa mahasiswa lebih fokus pada estetika dan mengabaikan fungsi komunikasi. Hal ini disebabkan oleh metode pengajaran tradisional dan kurangnya materi yang menekankan komunikasi dan bahasa visual. Penelitian ini bertujuan menciptakan Modul DKV yang efektif untuk memperkuat konsep bahasa visual, sehingga mahasiswa dapat menghasilkan karya inovatif dengan komunikasi yang jelas. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model kombinasi dari tiga kerangka kerja 4D, Design Thinking dan Hannafin and Peck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modul DKV yang diterapkan telah divalidasi dan memenuhi standar untuk pengajaran. Modul ini membantu mahasiswa memahami konsep dasar desain komunikasi visual. Kesimpulannya, pengembangan modul ini menghasilkan bahan ajar yang relevan dan efisien. Diharapkan modul ini diintegrasikan dalam kurikulum secara resmi, disusun dalam format digital interaktif, dan diikuti dengan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampaknya secara kuantitatif.