Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kemudi

Konfigurasi Aktor Dan Instisusi Politik Dalam Penetapan Bakal Calon Kepala Daerah Pada Pilkada Kota Pekanbaru Tahun 2017 tito handoko; erman muchtar
Kemudi Vol 2 No 2 (2018): KEMUDI: Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.159 KB)

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah di samping merupakan prosedur dan mekanisme pendelegasian kedaulatan rakyat kepada penyelenggara Negara, juga yang terpenting merupakan prosedur dan mekanisme perubahan politik secara tertib dan periodik, baik perubahan sirkulasi elit, maupun arah dan pola kebijakan politik. Tidak dapat dipungkiri bahwa Partai Politik masih menjadi media yang paling dominan dalam Pilkada bahkan dalam kasus di Provinsi Riau belum ada satupun ruang politik dari jalur independen yang berhasil memenangkan kontestasi politik Pilkada di Riau. Dominannya partai politik itu menjadikan partai hegemoni dalam menetapkan kandidat termasuk Partai Amanat Nasional pada Pilkada Kota Pekanbaru 2017. Kajian ini secara spesifik melihat konfigurasi aktor dan peran institusi partai politik dalam penetapan bakal calon kepala daerah sebagai bagian dari mekanisme pendelegasian kedaulatan rakyat kepada penyelenggara negara tersebut. Studi aktor dalam demokrasi lokal dan interaksi aktor dalam ranah politik menjadi konsep pokok yang dikedepankan dalam analisis kajian ini. Selanjutnya, kajian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan penekanan pada interpretasi terhadap fenomena yang dimaksud yaitu konfigurasi aktor dan peran institusi partai politik dalam penetapan bakal calon kepala daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konfigurasi aktor dalam penetapan calon Kepala Daerah dari PAN tergambar bahwa aktor daerah (lokal) tidak memiliki pengaruh yang cukup signifikan karena pada akhirnya penetapan calon menjadi domain DPP PAN. Asumsi ini diperkuat dengan diberikannya status kader kepada Irvan Herman yang jelas-jelas belum mengikuti kaderisasi (LKAD) pada Partai Amanat Nasional. Situasi kelembagaan yang timbul akibat penetapan calon Kepala Daerah oleh DPP PAN yakni lemahnya peran DPD atau struktur partai di tingkat lokal dalam mengawal Pasangan Calon yang ditetapkan oleh DPP. Hal itu semakin menguatkan terjadinya politik transaksional dalam penetapan calon kepala daerah oleh Partai Amanat Nasional yang berdampak pada mundurnya demokratisasi di tubuh partai karena semua keputusan strategis partai ada di tangan DPP.
Urgensi Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Covid 19 Di Kota Pekanbaru Tahun 2020 Tito handoko; Harapan Tua RFS; Zulfa Harirah MS; Dahlan Tampubolon
Kemudi Vol 6 No 01 (2021): Kemudi: Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.697 KB) | DOI: 10.31629/kemudi.v6i01.3174

Abstract

After the implementation of Large-Scale Social Restrictions, Pekanbaru City enters the New Normal condition based on the Pekanbaru Mayor Circular regarding the new normal life order. The new life order policy or New Normal actually led to an increase in COVID 19 cases, therefore the Pekanbaru City Government issued a micro-scale social restriction policy, especially in sub-districts that were considered to have the highest rate of spread of COVID 19. This study aims to determine the urgency of micro-scale social restriction policy. The method in this research uses qualitative methods by collecting data sources from legal products, articles and news from the mass media as well as interviews with research sources. The results of this study indicate that the urgency of the presence of this Micro-Scale Social Restriction policy is seen in two ways. First, as an initial step for community habituation in facing the new life order or the new normal. The community is not ready to live in a new normal framework so that less-reaching habituation is needed, namely micro-scale social restrictions. Second, the micro-scale social restriction policy was able to reduce the number of health protocol violations. However, it turns out that the decrease in the number of health protocol violations has no correlation with the decrease in the number of positive COVID cases. For 2 reasons, the implementation of this policy was in fact ineffective in suppressing the spread of COVID 19 in Pekanbaru City so that its enforcement was stopped.
Co-Authors ", Antika Abdul Majid Siregar Abdul Mirad Abdul Munir Mulkan Abdul Sadad Abdurrahman, Rezi Achmad Fajri Febrian ADLIN, ADLIN Adnan, Fachri Agus Sutikno Aguswan Aisyah Nurterra Alyf Valencia Erel Amelia, Dinda Anania Rahmah Angga Pramana Angga Pramana Anisa Permata Rahma Apriani, Lilis Ardi Putra ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arum Rovarti Ningsih Aulia Junita Auradian Marta Azani Safira Azhar, Muhammad Belli Nasution Besri Nasrul Chandra Gunawan Dadang Mashur Dahlan Tampubolon Dwi Visti Rurianti Eko Priyo Purnomo Eko Wahyudi Elin Safitri Era Refani Erdianto Effendi erman muchtar Fabiyanto, Erlan Fadhiilatun Nisaa Firman Andika FRINI KARINA ANDINI Halimah Tussakdiah Harapan Tua R. F. S Harsanto Mursyid Hasanuddin Hasanuddin Hidayati, Mega Hijri Aprianto Irawati Irwin Mirza Umami Ishak Ishak Ismandianto Jeany Ristia Jendrius Jendrius Johan Frengky King Sing Lubis, Nursiani M. Rafi M.Y.Tiyas Tinov, M.Y.Tiyas Mahmud Hibatul Wafi Manalu, Nengsih Mayarni Mayarni Mexsasai Indra Meyzi Heriyanto Mimin Sundari Nasution Mohammad Yohamzy Tiyas Tinov Monalisa Muchid Muchid Muhammad Ilham Taufiqurrahman Munadi Munadi Novita, Irma Nur Hasnah Nurul Fatma Ogi Rifansyah, Ogi Putri Azzahara Rachman, Gieat Fathur Rafi, M Rahmad Zaki Rahmadini Payla Juarsa Rahmanto, Fajar Rahmat, Al Fauzi Rahmi Khairiyah ME Ramlan Darmansyah Ringgo Eldapi Yozani Risky Arya Putri Rizqy Ridho Prakasa S Syofian Saipudin Ikhwan Saragih, Geofani Milthree Sarmina Purba Sinaga, Putra Rikki Hilarius Suharni " Sujianto Sujianto Sundari, Dicky Syafri Harto Sylvina Rusadi Syofian Syofian Syofian, . Tika Mutia Tinov, M.Y Tiyas Tinov, MY Tiyas Tiyas Tinov Triana Wulandari, Triana Utama, Rezaldi Prastya Vinsensius, Chairul Vivin Jenika Putri Wati, Nurhafiza Welly Wirman Wicaksono, Luluk Reza Widia Astuti Yelly Zamaya Yelmira Zalfiatri Yunandra Zahwa Juwita Zebua, Ben Hansel Notatema Zubaidah, Evi Zulfa Harirah MS