Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Digital Transformation Of Cultural Learning: The Effectiveness Of Interactive Multimedia In Strengthening The Pancasila Student Profile For Muhammadiyah Elementary School Teachers In Sleman Emmanuel Kus Eddy Sartono; Wuri Wuryandani; Hendra Prasetia; Fathurrohman Fathurrohman; Suparlan Suparlan
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.8013

Abstract

Teachers' difficulties in integrating digital technology for learning about Indonesia's cultural diversity have become the main obstacle in realising the Pancasila Student Profile in the era of the Merdeka Curriculum. This service aims to transform teachers' digital pedagogical competencies through training and mentoring in the use of interactive multimedia based on Indonesia's cultural diversity. The activities were conducted in a hybrid format from April to September 2024, involving 25 fourth and fifth-grade teachers from 7 Muhammadiyah Elementary Schools in Kapanewon Gamping, Sleman. The evaluation results show a significant improvement in teacher competencies: (1) the technical ability to operate interactive multimedia increased from an average score of 45.6 (poor category) to 87.2 (very good category); (2) the skill to integrate cultural diversity content into Pancasila learning increased by 78%; (3) all participants (100%) successfully implemented interactive multimedia in their respective classroom learning. The long-term impact is evident from the initiation of the formation of a digital practitioner community and the plan to adopt multimedia into the school learning system. This training proves that a transformative approach based on practice and intensive mentoring can bridge the digital divide among teachers and strengthen cultural identity from primary education.  Transformasi Digital Pembelajaran Budaya: Efektivitas Multimedia Interaktif Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru Sd Muhammadiyah SlemanABSTRAKKesulitan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital untuk pembelajaran keberagaman budaya Indonesia menjadi hambatan utama dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di era Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi kompetensi pedagogik digital guru melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan multimedia interaktif berbasis keberagaman budaya Indonesia. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid selama periode April-September 2024 melibatkan 25 guru kelas IV dan V dari 7 SD Muhammadiyah di Kapanewon Gamping, Sleman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang signifikan: (1) kemampuan teknis mengoperasikan multimedia interaktif meningkat dari skor rata-rata 45,6 (kategori kurang) menjadi 87,2 (kategori sangat baik); (2) keterampilan mengintegrasikan konten keberagaman budaya ke dalam pembelajaran Pancasila meningkat sebesar 78%; (3) seluruh peserta (100%) berhasil mengimplementasikan multimedia interaktif dalam pembelajaran di kelas masing-masing. Dampak jangka panjang terlihat dari inisiasi pembentukan komunitas praktisi digital dan rencana adopsi multimedia ke dalam sistem pembelajaran sekolah. Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan transformatif berbasis praktik dan pendampingan intensif mampu mengatasi kesenjangan digital guru dan memperkuat identitas budaya sejak pendidikan dasar.Kata Kunci :Multimedia interaktif, keberagaman budaya; Profil Pelajar Pancasila; Transformasi digital guru; Kurikulum Merdeka.
Training and Mentoring for the "Masterpiece Program for Strengthening Patriotism" for Elementary School Teachers, Parents, and Students at the Indonesian School in Yangon, Myanmar Emmanuel Kus Eddy Sartono; Hendra Prasetia; Fathurrohman Fathurrohman; Suparlan Suparlan
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.7981

Abstract

The training program on character-building for patriotism for primary school teachers, parents, and students at the Indonesian School in Yangon, Myanmar, is very important to conduct. This training aims to train the skills of Indonesian elementary school teacher human resources in Yangon, Myanmar, so that they are able to carry out learning activities through a showcase that can increase love for the homeland. The showcase training to strengthen love for the homeland character was conducted in a hybrid manner (online and face-to-face). The showcase training program to strengthen love for the homeland character for teachers, students, and parents of students at the Indonesian school in Yangon, Myanmar, which included an introduction to Indonesian culture such as traditional clothing, traditional houses, and traditional weapons, increased knowledge and attitudes of love for the homeland by 88% based on the results of the post-test. From this training, teachers, parents, and students will develop their knowledge, insights, and attitudes, and will foster a love for their homeland, Indonesia.   Pelatihan dan Pendampingan untuk "Gelar Karya Penguatan Cinta Tanah Air" bagi Guru, Orang Tua, dan Siswa Sekolah Indonesia Yangon, MyanmarABSTRAKPelatihan program gelar karya penguatan karakter cinta tanah air bagi guru, orang tua dan siswa SD di Sekolah Indonesia Yangon Myanmar sangat penting dilaksanakan. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih skill SDM guru SD Indonesia Yangon di Myanmar agar mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui gelar karya yang dapat meningkatkan kecintaan terhadap tanah air. Pelatihan gelar karya penguatan karakter cinta tanah air dilaksanakan dilaksanakan secara hybrid (secara online dan tatap muka), Program pelatihan gelar karya penguatan karakter cinta tanah air bagi guru, siswa dan orangtua siswa di sekolah Indonesia Yangon Myanmar, mencakup pengenalan budaya Indonesia seperti pakaian tradisional, rumah tradisional, dan senjata tradisional meningkatkan pengetahuan dan sikap cinta tanah air sebesar 88% dari hasil post test. Dari pelatihan ini, guru, orang tua, dan siswa berkembang pengetahuan, wawasan dan sikap mereka, akan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.Kata Kunci :Pelatihan; Gelar karya; penguatan karakter; cinta tanah air.  
Effect of Electrokinetic Remediation on the Distribution and Concentration of Lead (Pb) in Ex-Mining Land of PT Semen Baturaja Tbk Komariah, Rahma Nur; Alfajrin, Achmad Chalid Afif; Aisyara, Arien; Halid, Muhammad Akmal; Simatupang, Lamtongam; Ghifari, Hamzah Daffa; Prasetia, Hendra; Widiatama, Angga Jati; Sabar, Sabar; Pesma, Rhahmi Adni; Hendrawan, Rezki Naufan; Hastito, Fadli
Jurnal Fisika Unand Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.15.2.211-220.2026

Abstract

Mining activities can lead to the accumulation of heavy metals in soil, particularly lead (Pb), which poses risks to ecosystems and human health. PT Semen Baturaja Tbk has implemented revegetation as a post-mining reclamation strategy, but the success rate remains low, potentially due to high Pb concentrations in the soil. This study investigates the effectiveness of electrokinetic remediation in mobilizing Pb ions in ex-mining soil using aluminum electrodes under a 20 V direct current over treatment durations of 24 and 48 hours. Soil moisture was maintained at 900 ml, and Pb concentrations were measured using X-Ray Fluorescence (XRF). The results indicate that Pb²⁺ ions migrated towards the cathode, with a significant accumulation observed after 48 hours. However, an increase in Pb concentration near the anode was also detected, likely due to Pb oxidation at the anode plate, leading to remobilization of Pb into the soil. These findings highlight both the potential and limitations of electrokinetic remediation for in-situ heavy metal removal in post-mining land reclamation.