Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF STRUKTUR CERITA DALAM CERITA RAKYAT SAMPURAGA (MANDAILING, SUMUT) DENGAN BUKIT SAMPURAGA VERSI DAYAK TOMUN (KALIMANTAN TENGAH) Erlinda Nofasari
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v4i2.16333

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ketertarikan peneliti pada cerita rakyat Indonesia. Banyak ditemukan cerita rakyat yang memiliki kemiripan tema. Peneliti memilih ceita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumatera Utara) untuk dibandingkan dengan cerita rakyat Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah). Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan struktur cerita dalam cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut), (2) mendeskripsikan struktur cerita dalam cerita rakyat Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah), (3) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan struktur cerita dalam cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat Sampuraga dan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun. Data diperoleh dengan cara teknik baca dan catat. Pendekatan yang digunakan, yaitu: pendekatan sastra bandingan, pendekatan struktur cerita A.J. Greimas. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa bagian dari cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah) mempunyai struktur cerita yang sama. Namun, terdapat juga perbedaan. Maka, dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat Sampuraga (Mandailin, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah) tidak saling mempengaruhi, hal tersebut dapat dilihat dari ciri khas masing-masing daerah yang merupakan gambaran kehidupan masyarakat Mandailing, Sumut dan Kalimantan Tengah.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MENGAPRESIASI PUISI DENGAN METODE SIMULASI PADA PELAJAR KELAS XI SMK HARAPAN KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT Yanti, Yanti; Kartolo, Rahmat; Arfanti, Yulianti; Beru Ginting, Sri Ulina; Nofasari, Erlinda
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak lanjut penerapan metode simulasi dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan mengapresiasi puisi pada siswa kelas XI SMK Harapan Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan gambaran konkret terhadap efektivitas metode simulasi dalam meningkatkan apresiasi siswa terhadap puisi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 30 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan data dikumpulkan melalui instrumen pertanyaan untuk mengukur kemampuan apresiasi puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata nilai siswa mencapai 72,73 dengan total skor 2.182 dan berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II, nilai meningkat menjadi rata-rata 79,62 dengan skor total 2.388, yang menunjukkan bahwa siswa telah mencapai kategori ketuntasan belajar yang baik. Berdasarkan hasil ini, hipotesis diterima dan dapat disimpulkan bahwa metode simulasi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengapresiasi puisi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mendorong guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif dalam pengembangan kompetensi siswa, khususnya dalam bidang apresiasi sastra.
SOSIALISASI TRI GATRA BAHASA YAITU: UTAMAKAN BAHASA INDONESIA, LESTARIKAN BAHASA DAERAH, KUASAI BAHASA ASING PADA MASYARAKAT DESA TELAGAH KECAMATAN SEI BINGAI Ginting, Sri Ulina Beru; Nofasari, Erlinda; Dina, Risma; Ismail, Ismail; Kartolo, Rahmat
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1766

Abstract

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi dalam menyampaikan informasi, dimana bahasa juga sebagai alat pemersatu suku bangsa, salah satunya adalah bahasa Indoneisa. Sesuai dengan isi ikrar sumpah pemuda 28 oktober 1928 menjunjung tinggi bahasa persatuan Bahasa Indonesia. Slogan Trigatra Bangun Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia; Lestarikan Bahasa Baerah; Kuasai Bahasa Asing. Untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya yang berkelanjutan, tentu gatra kebahasaan tersebut tidak boleh terbalik-balik atau dijungkirbalikkan (lihat ketentuan UU No. 24 Tahun 2009). Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat dimana mayoritas masyaraktnya bersuku Karo. Sosialisasi Trigatra Bahasa di desa telagah ditujukan kepada masyarakat usia sekolah, agar mereka lebih memahami bagaimana masyarakat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi di lingkungan formal, melestarikan bahasa daerah merupakan salah satu kewajiban kita sebagai masyarakat Indonesia yang memeiliki ragam suku dan bahasa, didesa telagah sebagian besar masyarkat menggunakan bahasa pertama/bahasa ibu adalah bahasa daerah yaitu bahasa Karo. Penguasaan bahasa asing mayoritas anak-anak usia sekolah mendapatkannya di lingkungan formal yaitu di sekolah , sebagai mata pelajaran tambahan yang digunakan bahasa Inggris . Kegiatan sosialisasi program memperkenalkan bahasa daerah dan inggris sejak dini pada anak-anak Desa Telagah memiliki manfaat yaitu menambah wawasan mereka tentang bahasa dan sosial budaya Tak hanya masyarakat, dapat menambah pengetahuan mengenai pelestarian bahasa daerah dan penguasan bahasa asing serta dapat mengembangkan nya dalam kehidupan.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN MULTIMEDIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MENULIS ARGUMENTASI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 101902 LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2024-2025 Sonny Elitha Munthe; Risnawaty; Sutikno; Rahmat Kartolo; Erlinda Nofasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.19561

Abstract

This study aims to analyze the effect of the use of interactive multimedia on the motivation to learn argumentative writing of fifth grade students at SD Negeri 101902 Lubuk Pakam in the 2024-2025 Academic Year. The research method used is a total sample involving all fifth grade students totaling 38 students. Data collection was carried out through test and observation techniques to measure learning motivation before and after the application of multimedia. The results of data analysis showed a significant increase in student learning motivation, with an average motivation value before the use of multimedia of 65 and increasing to 80 after implementation. Hypothesis testing showed a t-count of 5.67, which was greater than the t-table of 2.00, indicating a significant positive effect of the use of multimedia on student learning motivation. Factors that contribute to increased motivation include active student involvement, variations in media used in learning, and increased understanding of the material. This study concludes that the application of interactive multimedia is effective in increasing students' motivation to learn argumentative writing, thus providing positive implications for the learning process in schools.
Language Error Patterns in Indonesian Teacher Education: The Impact of Digital Communication on Academic Language Use Kartolo, Rahmat; Nofasari, Erlinda; Harahap, Dedek Afrida; Susanti, Dewi; Sibarani, Asni
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2225

Abstract

Indonesian language functions as the primary medium of academic communication in higher education, yet language errors persist among university students. This study investigated the forms, frequencies, and causal factors of language errors among Indonesian Language and Literature Education students at STKIP Budidaya Binjai. Employing qualitative descriptive methodology, the research collected data from 20 students in semesters III and V through systematic observation, semi-structured interviews, and documentary analysis of over 200 written samples during a 14-week period. Results revealed five error categories with varying frequencies: non-standard words (38%), code mixing (25%), ineffective sentences (15%), spelling errors (12%), and morphological errors (10%). Analysis demonstrated substantial contextual variation, with digital communication platforms showing significantly higher error rates than formal academic contexts. Primary causal factors included informal language habits reinforced through peer interaction, pervasive social media influence, and insufficient emphasis on formal register maintenance. The findings indicate that students possess greater linguistic competency than aggregate error rates suggest but demonstrate selective application of standard forms based on perceived formality requirements. This research contributes empirical evidence for developing targeted pedagogical interventions including explicit register instruction, vocabulary formality training, and structured language development activities to enhance communicative competence among prospective educators in Indonesian teacher education contexts.
Activating The Capacity of Deconstruction of Long Narrative Texts Through Cinematic-Auditory Hibrida Media: An Empirical Study of The Analysis of The Novel "Bumi Manusia" in Intermediate School Vitania Barantika Delly Yanti; Jayanti; Febriyani Hutasuhut; Erlinda Nofasari; Rahmat Kartolo
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v5i1.1701

Abstract

Literary appreciation learning in the context of long texts faces substantial challenges in the form of limited instructional time, decreased student concentration capacity, and the absence of alternative media that can convert long narrative complexity into accessible representations. This study explores the use of a synergistic combination of visual cinematic media and auditory narrative in learning the structural analysis of Pramoedya Ananta Toer's novel Bumi Manusia (This Earth of Mankind) among a population of eleventh-grade students in general secondary education. Using a qualitative-descriptive investigative approach involving thirty-two (n=32) students, the study explores the phenomenon of narrative comprehension reconstruction, penetration of the novel's constitutive elements, and transformation of analytical comprehensiveness after exposure to the first and second parts of the audiobook series from the YouTube platform. Significant findings indicate that the combined visual-auditory medium produces an accuracy of identification of complex narrative elements reaching 95% in the categories of characters, socio-historical settings, and psychological changes of the protagonist. The methodological aspects of hybrid medium-based learning show a significant increase in participants' capabilities for close reading and layered interpretation of polysemic thematic substances. Seventy-eight percent of participants achieved a deep level of analysis, integrating the sociopolitical context of the work with the narrative dimension at a sophisticated level. The study's conclusions recommend adopting a hybrid media approach as a valid and efficient pedagogical strategy for teaching long-form novels, particularly in educational settings with limited raditional learning infrastructure. The study's implications highlight the need for collaboration between the digital content industry and educational institutions to produce learning media that meet pedagogical standards and are economically accessible
Ekranisasi Novel Teluk Alaska Karya Eka Aryani Ke Film Teluk Alaska Sutradara Adhie Dharmastriya Fatimah Sahara; Erlinda Nofasari; Mei Aginta Sembiring
EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia) Vol 6, No 1 (2026): EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/eunoia.v6i1.5632

Abstract

Permasalahan yang terjadi adalah membaca novel merupakan hal yang membosankan bagi generasi muda karena teks terlalu panjang, kompleksitas alur cerita, kesulitan dalam menafsirkan karakter tokoh secara mandiri, generasi muda lebih tertarik dengan tampilan media audio-visual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses ekranisasi karya sastra (penciutan, penambahan, perubahan variasi) dari novel ke dalam bentuk film. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan memadukan teori ekranisasi Eneste dan Stanton untuk menelaah penciutan, penambahan, dan perubahan variasi novel ke film melalui pendekatan kajian sastra bandingan. Teknik analisis data dapat dilakukan melalui cara mengklasifikasikan kata-kata yang memiliki makna ekranisasi novel ke film Teluk Alaska, menganalisis data sesuai dengan teori ekranisasi novel ke film Teluk Alaska, menyimpulkan hasil penelitian tentang ekranisasi novel ke film Teluk Alaska. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penciutan dan penambahan pada alur, karakter, dan latar dalam film Teluk Alaska sutradara Adhe Dharmastriya; adanya perubahan variasi pada alur dan karakter dalam film Teluk Alaska sutradara Adhe Dharmastriya. Proses ekranisasi (pengalihan wahana novel ke bentuk film merupakan soluksi efektif untuk mengatasi kebosanan generasi muda dalam menikmati karya sastra karena film memfasilitasi kebutuhan generasi muda akan media audio-visual yang menyajikan alur lebih ringkas dan visualisasi karakter yang lebih mudah dipahami.Kata kunci: Novel, Film, Ekranisasi, Sastra Bandingan
EKRANISASI NOVEL AKU TAK MEMBENCI HUJAN KARYA SRI PUJI HARTINI DALAM SERIAL FILM AKU TAK MEMBENCI HUJAN SUTRADARA ADHE DHARMASTRIYA Olfin Hasnu; Erlinda Nofasari; Sawaluddin Siregar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/s1gth294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekranisasi novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini dalam serial film Aku Tak Membenci Hujan sutradara Adhe Dharmastriya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat yang mengungkapkan unsur-unsur cerita serta bentuk perubahan dalam proses ekranisasi pada novel dan film Aku Tak Membenci Hujan. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini dan serial film Aku Tak Membenci Hujan sutradara Adhe Dharmasraya. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dengan menggunakan pedoman analisis ekranisasi. Teknik pengumpulan data berupa teknik pustaka, simak, dan catat. Teknik pengabsahan data melalui teknik triangulasi kejujuran peneliti. Hasil penelitian menunjukkan proses ekranisasi novel Aku Tak Membenci Hujan ke dalam serial film mengalami penciutan, penambahan, dan perubahan variasi pada fakta-fakta cerita (alur, karakter, latar, tema) serta sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi). Kata Kunci: ekranisasi, film, novel, sastra bandingan.
USAHA PEMBUATAN SEMBUR DAN PARAM KARO BERBAHAN REMPAH REMPAH NUSANTARA ALTERNATIF OBAT PENYEMBUH DEMAM DAN PERUT KEMBUNG Sri Ulina Beru Ginting; Erlinda Nofasari; Hamidah D Hamidah D; Efrini Panjaiatan; Eka Rahmadanta Sitepu
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1624

Abstract

Indonesia kaya akan rempah rempah nusantara dimana rempah rempah tersebut sering digunakan sebagai alternative pengobatan tradisional yang memiliki manfaat dan kasiat yang sangat banyak. Sumatra Utara salah satu penghasil rempah terbesar di Indonesia dan terdapat salah satu suku yaitu Suku Karo yang terkenal dengan pengobatan Alernatif yang berbahan dasar rempah rempah nusantara sperti Sembur dan Param Karo. Sembur dan param Karo sangat banyak kasiatnya sebagai alternative pengobatan khususnya Demam dan perut kembung, Kwalitas sembur dan param Karo sangat manjur dan praktis untuk dibawa kemana mana . sembur dan param Karo dapat digunakan oleh anak anak dan orang dewasa, jika kita demam atau masuk angin dan tidak inggin memakan obat yang berbahan dasar kimiawi kita dapat mengkonsumsi sembur yang berbahan dasar rempah rempah nusantara , dan ketika demam kita dapat membalur param Karo disekujur tubuh kita secara berulang-ulang agar suhu tubuh kita normal kembali. Param Karo juga berbahan dasar rempah rempah nusantara yang ada di sekitar kita dan sangat gampang untuk memproleh bahan bahannya.
KISAH INSPIRATIF KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN: PELATIHAN MENULIS NARASI KEHIDUPAN NELAYAN UNTUK LITERASI DIGITAL DI DESA TELUK BAKUNG, KECAMATAN TANJUNG PURA Dina Pebriana Ginting; Erlinda Nofasari; Sri Ulina Ginting; Shalman Al Farisy Lubis; Cindy Aulia; Zana Anjani; Adinda Ayu Fitri
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.4518

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh mahsiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Budidaya Binjai dengan tujuan untuk pelatihan menulis narasi berdasarkan kisah inspiratif kehidupan masyarakat nelayan melalui literasi digital di desa Teluk Bakung, kecamatan Tanjung Pura. Metode yang dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan pengumpulan data langsung di desa Teluk Bakung kecamatan Tanjung Pura. Observasi tentang Masyarakat Nelayan dilakukan dengan wawancara tentang kisah kehidupan. Data yang diperoleh dituangkan dalam tulisan. Tulisan tersebut dirangkai dalam bentuk pelatihan menulis narasi dari kisah inspiratif kehidupan masyarakat nelayan. Pelatihan menulis narasi ini menggunakan metode pembelajaran keterampilan bercerita dan menulis narasi kehidupan nelayan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan meliputi sosialisasi program pengabdian kepada masyarakat, pengenalan dan pemanfaatan literasi digital, serta pelatihan menulis narasi berdasarkan pengalaman nyata kehidupan nelayan. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan kemampuan menulis dan bercerita masyarakat, khususnya dalam mengangkat kisah kehidupan nelayan sebagai sumber pembelajaran dan inspirasi. Selain itu, program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana mendokumentasikan dan menyebarluaskan cerita kehidupan nelayan. Kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat memiliki keterampilan literasi menulis, literasi digital yang lebih baik sehingga dapat mendukung peningkatan potensi diri dan kesejahteran masyarakat Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura.