Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pendampingan Guru dalam Penyusunan Bahan Ajar Kurikulum Merdeka: Pengalaman Madrasah di Banten Farhurohman, Oman; Sabri, Sabri; Hanafi, Hanafi; Purwanti, Dewi; Nurbayinah, Siti; Aditiya Subagja, Muchamad
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.493

Abstract

The problems teachers at MIN 1 Serang face in preparing teaching modules for the Merdeka Curriculum include difficulties in designing and creating the modules and a lack of experience implementing them in the classroom. This activity aimed to assist teachers in overcoming these challenges, particularly in designing and creating teaching modules for the Merdeka Curriculum. The method used was Participatory Action Research (PAR), which involved four stages: preparation and coordination, implementation, mentoring, and program evaluation. The mentoring process began with the preparation and coordination stage, which included identifying needs and planning activities at the school. Subsequently, the implementation phase involved intensive training to understand the Merdeka Curriculum and techniques for creating teaching modules, followed by in-depth mentoring to prepare Merdeka Lesson Plans. During the mentoring process, participants were encouraged to think critically and comprehensively when designing teaching materials. The results of this activity showed positive changes, where participants could understand the Merdeka Curriculum materials and successfully create teaching modules per the curriculum's standards. The evaluation at the end of the activity demonstrated success in achieving the mentoring objectives. Keywords: Teacher assistance, Implementation of Merdeka Curriculum, Teaching modules Abstrak: Problematika yang dihadapi oleh guru-guru di MIN 1 Serang dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka meliputi kesulitan dalam menyusun dan membuat modul ajar, serta kurangnya pengalaman dalam mengimplementasikannya di kelas. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendampingi guru dalam mengatasi permasalahan tersebut, khususnya dalam menyusun dan membuat modul ajar Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan empat tahapan: persiapan dan koordinasi, pelaksanaan, pendampingan, serta evaluasi program. Proses pendampingan dimulai dengan tahap persiapan dan koordinasi, yang mencakup identifikasi kebutuhan dan perencanaan di madrasah. Selanjutnya, pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui pelatihan intensif untuk memahami Kurikulum Merdeka dan teknik penyusunan modul ajar, diikuti dengan pendampingan intensif dalam penyusunan RPP Merdeka. Selama proses pendampingan, peserta diajak untuk berpikir kritis dan menyeluruh dalam merancang materi modul ajar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan positif, di mana peserta mampu memahami materi Kurikulum Merdeka dan berhasil membuat modul ajar sesuai dengan ketentuan kurikulum tersebut. Evaluasi di akhir kegiatan menunjukkan keberhasilan dalam pencapaian target pendampingan. Kata kunci: Pendampingan guru, Implementasi Kurikulum Merdeka, Modul ajar
Studi Literatur: Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPS Melalui Komik Digital Hayati, Firda; Nur As'syifa, Rattu Anggun; Farhurohman, Oman
IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI) IAINU Kebeumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/ibtida.v4i2.2466

Abstract

Social Sciences (IPS) is identified as one of the other subjects taught from elementary to higher education. Revealing various events, facts, ideas and generalizations related to social problems. In the process of learning IPS in general, students only write material so that students do not use their critical thinking skills. The purpose of this study is to determine the effect of the use of digital comics on students' critical thinking skills in IPS learning. The method used in this study is a literature study, namely reviewing several sources such as the internet and Google Scholar that are in accordance with the topics used. Researchers analyzed journals or articles related to digital comics and critical skills totaling 4 articles. Where the article was published no more than the last 10 years. The results of the study showed that the use of digital comics can improve students' critical thinking skills and digital comics are very suitable for use to support education. In addition to being easy to carry, digital comics can also be used simultaneously or independently, and learning becomes more practical and effective. similar to research conducted by Novia Ramadhani, et al. entitled Development of Digital Comic Learning Media on Critical Thinking Skills of Fifth Grade Students in Thematic Learning that after conducting a validity test, it showed that there was an impact produced by the use of digital comics on the critical thinking skills of fifth grade students when learning about thematic topics.
PENERAPAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR Sari, Komala; Atiah, Siti; Farhurohman, Oman
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 8 No 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.2722

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menilai bagaimana penggunaan media lingkungan sekitar dapat meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Menurut beberapa ahli, kriteria kreativitas siswa antara lain adalah: memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, suka mengajukan pertanyaan penting, dapat bekerja secara mandiri, dan senang mencoba sesuatu yang baru. Namun, kriteria ini hampir tidak dikembangkan sepenuhnya selama proses pembelajaran, yang menunjukkan bahwa kreativitas siswa masih rendah. Pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran bisa menumbuhkan kreativitas siswa dalam mengembangkan ide, konsep, dan solusi terkait masalah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengevaluasi konsep tersebut. Hasilnya menunjukkan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran memiliki dampak positif dalam mengembangkan kreativitas siswa dan pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN YANG DIPERSONALISASI BERBASIS AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Wati, Anjar; Anggun, Rattu; Hidayat, Ahmad; Farhurohman, Oman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3028

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran. Salah satu pendekatan inovatif yang kini berkembang adalah pembelajaran yang dipersonalisasi berbasis AI, di mana sistem pembelajaran menyesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan, dan gaya belajar masing-masing peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran yang dipersonalisasi berbasis AI melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan melalui peningkatan keterlibatan belajar, efektivitas materi yang sesuai kebutuhan, serta pemantauan perkembangan belajar secara real-time. Meskipun demikian, tantangan seperti kesiapan infrastruktur, pelatihan guru, dan keamanan data menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam implementasinya. Pembelajaran yang dipersonalisasi berbasis AI dinilai sebagai solusi potensial dalam menciptakan pendidikan yang lebih adil, adaptif, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Analisis Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di Sekolah Dasar Aqila, Meliana Nesa; Roslita, Ike; Anisa, Rohmah; Farhurohman, Oman
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i2.1466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan melalui studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis yang mengacu pada berbagai artikel ilmiah relevan. Temuan menunjukkan bahwa model ini mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa serta melatih kemampuan berpikir secara logis, reflektif, dan evaluatif. Pembelajaran berlangsung melalui enam tahapan, yaitu pemberian rangsangan, perumusan masalah, pengumpulan informasi, pengolahan data, pembuktian, hingga penarikan kesimpulan. Selain aspek kognitif, Discovery Learning juga mendukung keterlibatan emosional dan sosial peserta didik melalui aktivitas eksplorasi, diskusi, dan kolaborasi kelompok. Pentingnya penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis sejak pendidikan dasar, sebagai fondasi menghadapi tantangan global yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi. Dalam konteks Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif dan bermakna, Discovery Learning menjadi metode yang sesuai dan patut dioptimalkan. Kendati pelaksanaannya masih menemui kendala seperti minimnya pelatihan guru, keterbatasan waktu, serta fasilitas yang belum memadai, model ini terbukti lebih efektif daripada pendekatan konvensional. Dengan demikian, penerapan Discovery Learning di tingkat sekolah dasar memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna sekaligus membentuk pola pikir kritis siswa secara berkelanjutan.
PERAN GURU DALAM MENEJEMEN KELAS UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SEKOLAH DASAR Nurul Ain, Maharani; Shofa, Zakiyatus; Farhurohman, Oman
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5159

Abstract

This study aims to examine the role of teachers in classroom management to improve student discipline in elementary schools. Teachers hold an important responsibility in creating a conducive learning environment through effective classroom management. The research method used is a literature study by evaluating various books, journals, scientific articles, and other publications related to the research issue. The results show that teachers play roles as planners, implementers, and evaluators in classroom management. Teachers establish rules, provide consequences for violations, and foster positive communication with students. The strategies used include persuasive approaches, providing motivation, and setting examples. With good classroom management, an orderly and disciplined learning environment is created, which significantly affects the improvement of student discipline. The success of teachers in managing the classroom has a direct impact on students' discipline, thus requiring professional competence and appropriate pedagogical approaches to achieve this goal. ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami fungsi guru dalam manajemen kelas demi meningkatkan disiplin siswa di tingkat sekolah dasar. Guru memainkan peran krusial dalam membangun suasana belajar yang mendukung dengan cara melakukan manajemen kelas yang efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengevaluasi berbagai buku, jurnal, artikel ilmiah, serta publikasi lain yang berkaitan dengan isu penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator dalam manajemen kelas. Guru menetapkan aturan, memberikan konsekuensi atas pelanggaran, serta membina komunikasi yang positif dengan siswa. Strategi yang digunakan meliputi pendekatan persuasif, pemberian motivasi, dan keteladanan. Dengan manajemen kelas yang baik, tercipta suasana belajar yang teratur dan tertib, yang secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Keberhasilan guru dalam mengelola kelas berdampak langsung terhadap sikap disiplin siswa, sehingga diperlukan kompetensi profesional dan pendekatan pedagogis yang tepat dari guru untuk mencapai tujuan tersebut.  
Pencak Silat As a Character Building Strategy for Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Serang Students; Thomas Lickona's Perspective Anggita Citra, Ririn; Khaeroni, Khaeroni; Farhurohman, Oman
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 9 No 1 (2025): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v9i1.2375

Abstract

Juvenile delinquency is currently rampant in society. There are many cases such as brawls, acts of violence, and truancy at school; for this reason, character formation in children is very important to be implemented from an early age. The study aims to analyze the strategy of instilling character values through extracurricular pencak silat at MIN 2 Serang, an Islamic elementary school in Serang, Banten. MIN 2 Serang was chosen as the location of the study because it has shown a positive impact on the formation of student character through pencak silat activities, which are part of the local culture of Banten. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study method, and this study found that instilling character values is carried out through three stages: moral knowing, feeling, and doing. The results of the study indicate that the Character Value Instillation Strategy instilled by the trainer, namely using the Moral Knowing Strategy, fosters discipline, Moral Feeling instills empathy, and Moral Doing instills the value of responsibility, but from this instillation, there are supporting factors, including adequate facilities. At the same time, challenges such as the distance of students' homes become obstacles to character formation. This study contributes to developing a character education model rooted in local culture.
Penerapan Model Inkuiri dalam Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa SD Husna, Asmaul; Zarifa, Syafira Steel; Farhurohman, Oman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPS, mengingat siswa harus secara aktif mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah sosial. Telah dibuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran yang lebih efektif untuk memecahkan masalah siswa Sekolah Dasar dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang kurang memiliki keterampilan berpikir kritis sangat penting. Selain meningkatkan aspek kognitif, model inkuiri juga mengembangkan unsur emosional dan fisik pesert didik, seperti rasa ingin tahu, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan bekerja sama. Oleh karena itu, dianggap bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Dengan demikian, ini adalah pendekatan yang sangat sesuai untuk pendidikan sosial di tingkat dasar karena membantu mencapai tujuan dasar pendidikan.
PENGGUNAAN APLIKASI QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Hayati, Firda; Nur, Miladiah; Farhurohman, Oman
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Quizizz terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur. Quizizz merupakan platform pembelajaran berbasis gamifikasi yang memungkinkan pembelajaran berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis delapan artikel ilmiah yang relevan, terbit dalam kurun waktu empat tahun terakhir, dan membahas implementasi Quizizz dalam pembelajaran tingkat dasar. Peneliti menggunakan pendekatan studi literatur, mengumpulkan sumber dari buku-buku dan artikel ilmiah, yang berfungsi sebagai data untuk analisis dan penarikan kesimpulan. Dalam studi literatur, tidak ada lokasi penelitian yang ditentukan karena semua data bersumber dari literatur sebelumnya yang terkait dengan tema Artikel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil sintesis menunjukkan penggunaan Quizizz memiliki dampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam aspek kognitif seperti pemahaman konsep dan motivasi belajar. Secara teoritis, efektivitas Quizizz dijelaskan melalui pendekatan behavioristik, melalui penguatan positif dari skor dan umpan balik instan, serta konstruktivistik, yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa Quizizz dapat dijadikan alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung pencapaian hasil belajar secara optimal. Implikasi praktis dari kajian ini mencakup perlunya pelatihan guru dalam menyusun soal berbasis digital serta dukungan infrastruktur teknologi di sekolah dasar.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA AJAR INOVATIF BERBASIS CANVA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH DASAR/ MADRASAH IBTIDAIYAH Syifa, Rahma; Salsabila, Zahwa; Farhurohman, Oman
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.776

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar dan menengah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai spiritual siswa sejak usia dini. Namun, metode pembelajaran yang monoton sering menjadi hambatan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media ajar berbasis Canva sebagai inovasi dalam pembelajaran PAI di SD/MI, khususnya dalam meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain konseptual. Sumber data diperoleh melalui kajian literatur terhadap berbagai artikel ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi literatur, sedangkan analisis data dilakukan secara sistematis dan terstruktur untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan Canva dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva, melalui tampilan visual yang menarik dan interaktif, mampu meningkatkan minat belajar, keterlibatan aktif, serta pemahaman siswa terhadap materi PAI. Selain itu, Canva memfasilitasi guru dalam menyusun materi ajar yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dengan demikian, Canva berpotensi menjadi media pembelajaran alternatif yang efektif dan bermanfaat dalam pendidikan dasar. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis mengenai pemanfaatan Canva untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SD/MI.