Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Latihan Four Square in the Air dan Overlap and Pass terhadap Kemampuan Passing Pemain Sepak Bola Ma’ruf, Muhammad Hadi; Hulfian, Lalu; Satrianingsih, Baiq
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20556

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan four square in the air dan overlap and pass berpengaruh terhadap kemampuan passing pemain sepak bola Bacici. Permasalahan penelitian berangkat dari akurasi passing pemain yang belum stabil dan pola latihan yang masih cenderung konvensional, sehingga diperlukan variasi latihan yang lebih menyerupai tuntutan permainan. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen one group pretest-posttest dengan dua kelompok perlakuan. Sampel berjumlah 22 pemain putra Bacici yang dibagi menjadi kelompok four square in the air (n=11) dan kelompok overlap and pass (n=11). Instrumen yang digunakan adalah tes sepak-tahan bola selama 30 detik untuk mengukur jumlah passing sah. Perlakuan diberikan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji t berpasangan berdasarkan selisih skor pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa kelompok four square in the air meningkat dari rerata 10,36 menjadi 12,36, dengan t hitung 4,944 lebih besar daripada t tabel 1,812. Kelompok overlap and pass meningkat dari rerata 11,36 menjadi 13,45, dengan t hitung 4,227 lebih besar daripada t tabel 1,812. Dengan demikian, kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan passing. Temuan ini menegaskan bahwa latihan berbasis variasi, koordinasi, komunikasi, dan situasi permainan dapat menjadi alternatif praktis untuk meningkatkan keterampilan passing pemain sepak bola tingkat klub. Novelty penelitian ini terletak penempatan four square in the air dan overlap and pass sebagai model latihan passing kontekstual berbasis permainan kecil dan kerja sama tim. Kata kunci: four square in the air; overlap and pass; passing; sepak bola; latihan Teknik.
THROW-IN PASS SCORE DAN PASSING GO MENINGKATKAN PASSING STOPPING PEMAIN SEPAKBOLA KLUB PSKT Dessitaba, Rian Andi; Yusuf, P. Muhammad; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10975

Abstract

ABSTRACT The ability of passing and stopping is one of the fundamental skills that plays an important role in maintaining ball possession and supporting the effectiveness of soccer performance. Based on observations of PSKT Sumbawa Barat players in 2023, players still made errors in passing and ball control, causing the flow of the game to become less effective. This study aimed to determine the effect of throw-in pass and score and passing go training on the passing stopping ability of PSKT Sumbawa Barat players in 2023. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 22 players selected through a purposive sampling technique and divided into two treatment groups. The first group received throw-in pass and score training, while the second group received passing go training. The training program was conducted for six weeks with a frequency of three sessions per week. Data were collected using a 30-second passing stopping test, while data analysis was performed using a t-test at a 5% significance level. The results showed that both forms of training had a significant effect on improving the players’ passing stopping ability. Game-based and movement-oriented training proved effective in improving passing quality, ball control, movement coordination, and decision-making skills during game situations. ABSTRAK Kemampuan passing stopping merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam menjaga penguasaan bola dan mendukung efektivitas permainan sepak bola. Berdasarkan hasil pengamatan pada pemain PSKT Sumbawa Barat tahun 2023, masih ditemukan kesalahan dalam melakukan passing dan mengontrol bola sehingga alur permainan kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan throw-in pass and score dan passing go terhadap kemampuan passing stopping pemain PSKT Sumbawa Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 22 pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Kelompok pertama diberikan latihan throw-in pass and score, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan passing go. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengumpulan data menggunakan tes passing stopping selama 30 detik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing stopping pemain. Latihan berbasis permainan dan pergerakan terbukti membantu pemain meningkatkan kualitas passing, kontrol bola, koordinasi gerak, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi permainan.
SHORTPASS BERPASANGAN DAN TARGET GAWANG KECIL MENINGKATKAN PASSING STOPPING Hadiansah, Riko; Syah, Herman; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10976

Abstract

ABSTRACT Passing-stopping ability is one of the fundamental skills that plays an important role in maintaining ball possession and building attacks in football games. This study was motivated by the low passing-stopping ability of players from Persada Football Club, Mantang Batukilang Village, as indicated by inaccurate passing direction, weak ball control, and frequent loss of possession during play. This study aimed to analyze the effect of paired shortpass training and shortpass training with a small-goal target on improving players’ passing-stopping ability. The study employed a quasi-experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players who were divided into two groups using the ordinal pairing technique. The first group received paired shortpass training, while the second group received shortpass training with a small-goal target for 12 training sessions. The research instrument used was a 30-second passing-stopping test, while data analysis was conducted using a t-test at a 5% significance level. The results showed that both forms of training had a significant effect on improving players’ passing-stopping ability. Paired shortpass training helped improve movement coordination and ball control, whereas shortpass training with a small-goal target was more effective in improving passing accuracy. These findings indicate that simple variations of technical training can be used as effective and practical alternative training programs in local football club development.   ABSTRAK Kemampuan passing-stopping merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam menjaga penguasaan bola dan membangun serangan dalam permainan sepak bola. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan passing-stopping pemain sepak bola Klub Persada Desa Mantang Batukilang yang ditunjukkan melalui kurang tepatnya arah umpan, lemahnya kontrol bola, dan sering terjadinya kehilangan bola saat bermain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan shortpass berpasangan dan shortpass dengan target gawang kecil terhadap peningkatan kemampuan passing-stopping pemain. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Kelompok pertama memperoleh latihan shortpass berpasangan, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan shortpass dengan target gawang kecil selama 12 kali pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan tes passing-stopping selama 30 detik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing-stopping pemain. Latihan shortpass berpasangan membantu meningkatkan koordinasi gerak dan kontrol bola, sedangkan latihan shortpass dengan target gawang kecil lebih efektif dalam meningkatkan akurasi umpan. Temuan ini menunjukkan bahwa variasi latihan teknik sederhana dapat digunakan sebagai alternatif program latihan yang efektif dan mudah diterapkan pada pembinaan sepak bola tingkat klub lokal.
BOLA JALAN DAN PASS BACK PASS MENINGKATKAN KETEPATAN SHOOTING Saputra, Tomi; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10980

Abstract

ABSTRACT Shooting accuracy is an important skill in football because it plays a significant role in a team’s success in scoring goals. However, youth players still frequently experience inaccurate shots due to inadequate technical control and movement coordination when performing shooting. This study aimed to determine the effect of shooting training using the moving ball and pass back pass methods on the shooting accuracy of SSB PS Duo Pringgarata players aged 13–15 years and to identify the more effective training method. The study employed an experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 18 players aged 13–15 years selected through purposive sampling and divided into two groups using an ordinal pairing pattern. The first group received shooting training with the moving ball method, while the second group received pass back pass training for 16 sessions. Data were collected using the Bobby Charlton shooting test and analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had a significant effect on improving players’ shooting accuracy. However, the moving ball training method produced greater improvement than the pass back pass method because players could better control ball position and shooting direction before taking the shot. This study indicates that technical training delivered progressively from simple situations to more complex game-like situations can help improve the shooting accuracy of youth players. The findings of this study can be used as a reference for coaches in designing more effective shooting training programs that are appropriate to the developmental stage of youth football players. ABSTRAK Ketepatan shooting merupakan salah satu keterampilan penting dalam sepak bola karena berperan dalam keberhasilan tim mencetak gol. Namun, pemain usia muda masih sering mengalami kesalahan arah tendangan akibat kurangnya kontrol teknik dan koordinasi gerak saat melakukan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting dengan bola jalan dan pass back pass terhadap ketepatan shooting pemain SSB PS Duo Pringgarata KU 13–15 tahun serta menentukan metode latihan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 pemain usia 13–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok menggunakan pola ordinal pairing. Kelompok pertama diberikan latihan shooting dengan bola jalan, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan pass back pass selama 16 kali pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes Bobby Charlton shooting test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan shooting pemain. Namun, latihan bola jalan memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan pass back pass karena pemain lebih mudah mengontrol posisi bola dan arah tendangan sebelum melakukan shooting. Penelitian ini menunjukkan bahwa latihan teknik yang diberikan secara bertahap dari situasi sederhana menuju situasi permainan yang lebih kompleks dapat membantu meningkatkan akurasi shooting pemain usia muda. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan shooting yang lebih efektif dan sesuai dengan tahap perkembangan pemain sepak bola usia muda.
LATIHAN WING FAKE DAN PASS THROUGH MENINGKATKAN AKURASI PASSING SEPAK BOLA Hidayat, Wahyu; Hulfian, Lalu; Suriyatno, Adi
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10986

Abstract

ABSTRACT Passing accuracy is one of the fundamental skills that plays an important role in football because it is closely related to ball possession, attack development, and teamwork among players. In youth player development, technical training needs to be designed through game situations so that players not only master basic movements but are also able to make decisions during play. This study aimed to analyze the effect of Wing Fake and Pass Through training on improving the passing accuracy of SSB Pakargen U12 players in 2024. The study employed a quasi-experimental method using a two groups pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players who were divided into two treatment groups, namely the Wing Fake training group and the Pass Through training group. Data were collected using a target passing accuracy test, while data analysis employed descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, and t-tests. The results showed that both groups experienced improvements in passing accuracy after participating in the training program. The Wing Fake training demonstrated a higher descriptive improvement compared to Pass Through, although the difference between the two groups was not statistically significant. These findings indicate that game-based training involving space manipulation, movement, targets, and decision-making can serve as an effective alternative training model in youth football development. ABSTRAK Akurasi passing merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam permainan sepak bola karena berkaitan dengan penguasaan bola, pembangunan serangan, dan kerja sama antarpemain. Pada pembinaan usia dini, latihan teknik perlu dikembangkan melalui situasi permainan agar pemain tidak hanya menguasai gerakan dasar, tetapi juga mampu mengambil keputusan dalam permainan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Wing Fake dan Pass Through terhadap peningkatan akurasi passing pemain SSB Pakargen U12 Tahun 2024. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain two groups pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok latihan Wing Fake dan kelompok latihan Pass Through. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes akurasi passing ke sasaran, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kemampuan akurasi passing setelah mengikuti program latihan. Latihan Wing Fake menunjukkan peningkatan deskriptif yang lebih tinggi dibandingkan Pass Through, meskipun perbedaan peningkatan kedua kelompok tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan berbasis situasi permainan yang melibatkan manipulasi ruang, gerak, target, dan pengambilan keputusan dapat menjadi alternatif model latihan yang efektif dalam pembinaan sepak bola usia dini.
GATED OBSTACLE DAN STAIR STEP ROLL DRILL MENINGKATKAN DRIBBLING FUTSAL Asshidiq, Rahman; Kusuma, Lalu Sapta Wijaya; Hulfian, Lalu
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10973

Abstract

ABSTRACT Dribbling ability is one of the essential skills in futsal because it is closely related to ball control, change of direction, and the player’s ability to create attacking space in fast-paced game situations. The problem identified among the futsal players of SMA Negeri 1 Gunungsari was that their dribbling ability was still not optimal, particularly in maintaining ball control and changing direction within limited space. This study aimed to analyze the effect of gated obstacle and stair step roll drill training on the dribbling ability of futsal players. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 14 extracurricular futsal players selected through purposive sampling and divided into two treatment groups. The research instrument used was a dribbling ability test measured in seconds. The training program was conducted for four weeks with a frequency of three sessions per week. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test. The results showed that both gated obstacle and stair step roll drill training had a significant effect on improving the dribbling ability of futsal players. Obstacle-based training tended to be more effective in improving change of direction and movement efficiency, while sole roll-based training was more supportive of ball control and foot-touch coordination. These findings indicate that training methods specifically designed according to the characteristics of futsal can be used as alternative technical dribbling training programs at the high school level. ABSTRAK Kemampuan dribbling merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan futsal karena berkaitan dengan kontrol bola, perubahan arah, dan kemampuan pemain menciptakan ruang serangan pada situasi permainan cepat. Permasalahan yang ditemukan pada pemain futsal SMA Negeri 1 Gunungsari adalah kemampuan dribbling yang belum optimal, terutama dalam menjaga kontrol bola dan melakukan perubahan arah pada ruang sempit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan gated obstacle dan stair step roll drill terhadap kemampuan dribbling pemain futsal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 14 pemain ekstrakurikuler futsal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan dribbling dalam satuan detik. Perlakuan latihan dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali pertemuan setiap minggu. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan gated obstacle dan stair step roll drill sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan dribbling pemain futsal. Latihan berbasis rintangan cenderung lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan perubahan arah dan efisiensi gerak, sedangkan latihan berbasis sole roll lebih mendukung kontrol bola dan koordinasi sentuhan kaki. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa latihan yang bersifat spesifik terhadap karakter permainan futsal dapat digunakan sebagai alternatif program latihan teknik dribbling pada tingkat sekolah menengah.
Pengaruh latihan full court drill three man weave terhadap peningkatan daya tahan vo2 max dan keterampilan passing pada pemain putra klub basket dertien Mataram tahun 2022 Zikri Kuriawan; Aminnullah; Lalu Hulfian
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 7 (2023): Juli
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i7.6427

Abstract

in 2022. This research employed a quantitative method, with a population consisting of all 20 players of the Dertien Mataram basketball club, using a total sampling technique. To measure VO₂ max endurance and passing skills, the instruments used were the bleep test and a passing accuracy test.The results showed that VO₂ max endurance in the pretest had a maximum score of 41.5 and a minimum of 27.2, while in the posttest the maximum score increased to 42.0 and the minimum to 27.8. Meanwhile, passing skills in the pretest had a maximum score of 12 and a minimum of 7, and in the posttest the maximum score increased to 14 and the minimum to 10. Based on the t-test calculation, the result for VO₂ max endurance was 7.225, and for passing skills was 12.650.