Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Inovasi Media Pembelajaran Puisi Dengan Kardus dan Kartun di SMP Negeri 49 Hitu Hukubun, Yohanis; Sapulette, Viona; Maspaitella, Martha; Pattiasina, Petrus J.; Parinussa, Jolanda D.; Hiariej, Chrissanty; Sampulawa, Firsya F.
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3580

Abstract

Proses pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi puisi, seringkali kurang menarik bagi siswa karena penggunaan media yang konvensional. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan media kardus dan kartun sebagai sarana pembelajaran yang inovatif dan kreatif di SMP Negeri 49 Hitu Kabupaten Maluku Tengah bertujuan untuk meningkatkan perhatian, partisipasi, dan pemahaman siswa. Media pembelajaran yang kreatif terbukti dapat meningkatkan kualitas belajar siswa dan mempermudah pemahaman materi. Dalam pelatihan ini, guru dilatih untuk mengembangkan media yang sederhana namun menarik, memanfaatkan bahan yang mudah didapatkan sesuai dengan kondisi geografis setempat. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan mengajar guru dan ketuntasan belajar siswa, serta membekali mereka dengan pemahaman pentingnya penggunaan media yang efektif. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses pembelajaran bagi siswa dan guru di sekolah tersebut.
Tracing Language in Traditional Fisheries: Identity, Functions, and Oral Heritage of Maluku Fishermen Hiariej, Chrissanty; Hehanussa, Kedswin G.
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v8i1.11578

Abstract

Language that develops within coastal communities is the result of long-term interaction between humans and the marine environment. In fishermen’s lives, language functions not only as a means of communication, but also as a medium for storing ecological knowledge, shaping cultural identity, and transmitting social values. This study aims to analyze the role of language in the lives of Maluku fishermen, particularly in relation to the formation of coastal community identity, the function of language in fishing activities, and the existence of oral traditions as part of maritime cultural heritage. This study employs a descriptive qualitative approach using literature review and conceptual analysis of various forms of language use in traditional fisheries. The data consist of fishermen’s vocabulary, terms for naming marine spaces, and forms of oral traditions such as folklore, mantras, pantun, and maritime proverbs found in coastal communities. The results show that the language of Maluku fishermen has broad functions in coastal community life. It serves not only as a technical communication tool in fishing activities, but also as a marker of community identity and a medium for storing ecological knowledge related to marine conditions, fishing seasons, and traditional fishing strategies. In addition, language functions as a medium of cultural expression reflected in various forms of oral traditions passed down through generations. From an ecolinguistic perspective, the marine lexicon used by fishermen represents the reciprocal relationship between humans and the maritime environment. Therefore, documenting and preserving fishermen’s language is an important step in maintaining maritime cultural identity while sustaining local ecological knowledge that supports sustainable marine resource management.