Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : medical scope journal msj

Gambaran Penggunaan Telepon Seluler sebagai Faktor Risiko Nyeri Kepala Primer pada Siswa SMA Negeri 1 Langowan Lantang, Christina; Warouw, Finny; Pertiwi, Junita M.
Medical Scope Journal Vol. 7 No. 1 (2025): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v7i1.58524

Abstract

Abstract: In this modern era, the use of cell phones has grown significantly. The duration of screen time can be a trigger or aggravating factor for headache sufferers. This study aimed to determine the description of cell phone use as a risk factor for primary headache in high school students. This was a descriptive and quantitative study with a cross-sectional design. Samples were of students of SMA Negeri 1 Langowan obtained by using simple random sampling method. Questionnaires were distributed through google form link during September 2023 with 288 students as respondents, consisting of 108 men and 180 women. The results showed that 282 students experienced headaches. Based on precipitating factors, 63.5% of respondents experienced headaches caused by cell phones. The most frequent neck position was 30 degrees with a percentage of 39% in the total number of men and women. The most reported length of use was 5-7 hours (58.5%). The most frequently used application was social media (80.9%). In conclusion, cell phone use is a risk factor for primary headache pain with a head position of 30 degrees, duration of use of 5-7 hours, and social media is reported to be the most frequently used application. Keywords: cell phone; primary headache; high school student    Abstrak: Di era modern penggunaan telepon seluler telah sangat berkembang. Durasi menatap layar dapat menjadi pemicu atau faktor yang memperburuk bagi penderita nyeri kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan telepon seluler sebagai faktor risiko nyeri kepala primer pada siswa SMA Negeri 1 Langowan. Jenis penelitian ialah deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling yang dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui link google form selama bulan September 2023 dengan jumlah responden 288 siswa. Hasil penelitian mendapatkan dari 288 responden yang terdiri atas 108 laki-laki dan 180 perempuan, sebanyak 282 mengalami nyeri kepala. Berdasarkan faktor pencetus, sebanyak 63.5% responden mengalami nyeri kepala diakibatkan oleh telepon seluler. Posisi leher paling sering yaitu 30 derajat dengan persentase 39% pada total keseluruhan laki-laki dan perempuan. Lama penggunaan yang paling banyak dilaporkan yaitu 5-7 jam (58,5%). Aplikasi yang paling sering digunakan yaitu media sosial (80,9%). Simpulan penelitian ini ialah penggunaan telepon seluler sebagai faktor risiko nyeri kepala primer yaitu dengan posisi kepala 30 derajat, lama penggunaan 5-7 jam, serta media sosial dilaporkan menjadi aplikasi yang paling sering digunakan. Kata kunci: telepon seluler; nyeri kepala primer; siswa SMA
Hubungan Penggunaan Dopamin Agonis dengan Kualitas Tidur pada Pasien Parkinson Silalahi, Elsa D.; Warouw, Finny; Mahama, Corry N.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.67062

Abstract

Abstract:  Parkinson’s disease is a progressive neurodegenerative disorder characterized by motor and non-motor symptoms, including sleep disturbances that reduce quality of life. Dopamine agonists such as pramipexole and ropinirole not only improve motor symptoms but may also affect sleep quality in Parkinson’s disease patients. This study aimed to evaluate the correlation between the use of dopamine agonist and sleep quality in Parkinson’s disease patients. This was an analytical and observational study using a cross-sectional design, involving 34 outpatient Parkinson’s disease patients at the CVBC Neurology Clinic of Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital in September 2025. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and data were analyzed with the chi-square test. The results showed that of the 34 patients, 18 used dopamine agonists and 16 did not. Good sleep quality was observed in 72.2% of dopamine agonist users compared with 25% of non-users. There were significant correlations between dopamine agonist use and sleep quality (p=0.006), and between age and sleep quality (p=0.010). Meanwhile, sex, comorbidities, and disease duration did not show significant correlations. In conclusion, there is a significant correlation between the use of dopamine agonist and sleep quality in Parkinson’s disease patients. Dopamine agonist users tend to have better sleep quality than those who do not use them. Keywords: Parkinson’s disease; dopamine agonists; sleep quality; non-motor symptoms    Abstrak: Penyakit Parkinson (PP) merupakan gangguan neurodegeneratif progresif dengan gejala motorik dan nonmotorik, termasuk gangguan tidur yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Dopamin agonis seperti pramipeksol dan ropinirol tidak hanya memperbaiki gejala motorik tetapi juga diduga berpengaruh terhadap kualitas tidur pasien PP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan dopamin agonis dengan kualitas tidur pada pasien PP. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang yang melibatkan 34 pasien PP rawat jalan di Poliklinik Saraf CVBC RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada bulan September 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), data rekam medik, dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian mendapatkan dari 34 pasien, 18 pasien menggunakan dopamin agonis dan 16 pasien tidak. Sebanyak 72,2% pasien pengguna dopamin agonis memiliki kualitas tidur baik, sedangkan pada kelompok non-pengguna hanya 25%. Terdapat hubungan bermakna antara penggunaan dopamin agonis dan kualitas tidur (p=0,006); dan antara variabel usia dan kualitas tidur (p=0,010). Jenis kelamin, komorbiditas, dan lama menderita tidak menunjukkan hubungan bermakna. Simpulan penelitian ialah terdapat hubungan bermakna antara penggunaan dopamin agonis dengan kualitas tidur pada pasien penyakit Parkinson. Pasien penyakit Parkinson yang menggunakan dopamin agonis memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan pasien yang tidak menggunakan. Kata kunci:  penyakit Parkinson; dopamin agonis; kualitas tidur; simtom nonmotorik
Co-Authors Adinata, Daniel N. Akili, Rahayu H, Andika Surya Atmadja Anes, Brenda Militsia Christi Rosalina Angelina Stevany Regina Masengi Anthonius Kurniadi Assa, Winly Yuliana Billy Kepel Birang, Meirani F. Budi Ratag, Budi Budi Setiawan Chesya P.R. Salindeho Christoffel M. Memah Corry N. Mahama Daniel Febrian Sengkey Deeng, Gracia V. Y. Desy . Doda, Diana V.D. Edward Nangoy, Edward Frans Wantania Gampu, Agrisia Garusu, Ratna Santika Hartoyo, Vinson Harvani Boky, Harvani Herlyani Khosama Hugo Dwiputra Inneke F. M Rumengan Jehosua, Seilly Yunita Jimmy Posangi Jootje M.L Umboh Junita Maja P.S Junita Maja Pertiwi Kamae, Sitti Ramlia Kawatu, Paul A.T Kumayas, Putri Elshadai Labagow, Elisa Lantang, Christina Lapian, Albertus Theo Laura Wulandary Kaeng Lengkong, Erlika Lihu, Tutin R. M.L, Jootje Maddusa, Sri Seprianto Maja Pertiwi, Junita Mamahit, Juliet Merry Eva Mambo, Christi D. Mambo, Christi Diana Manabung, Apriliani R. Maranatha, Armando Vengo Subito Lewi Marthen Theogives Lasut, Marthen Theogives Melke J. Tumboimbela Mieke A. H. N. Kembuan Mieke A.H.N Kembuan Momole, Ansye Grace Nancy Mutiara Toreh Nike Gledis Monintja Oddi R Pinontoan Odi Pinontoan Odi Roni Pinontoan Paendong, Winner Hiskia George Paul A.T. Kawatu Pertiwi, Junita M. Pertiwi, Junita Maja Pua, Yohanes A. Purbawijaya, Poek Denny Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ratumbanua, Fralen Julio Rianna J Sumampouw Ribka L. Wowor, Ribka L. Ricky C. Sondakh Rizal Tumewah Robert A. Bara Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Sengkey, Aprilia Sengkey, Omega Prisilia Silalahi, Elsa D. Soeratinoyo, Dewi K. Sugiarto, Natanael E. Sumigar, Cindy Keren Suoth, Lery F. Tangkudung, Gilbert Tewuh, Syeri Oktaviani Theresia Runtuwene Togelang, Mega Rossita Umboh, Jootje Marthen Luther Umboh, Jotje M.L Vriska V. Rambing Walewangko, Sarah Alni Wariki, Windy M. V. Wello, Novita L. L. Wiradarma, Elbert Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Yantu, Sintia Salmawati Yoesdyanto, Kennytha Yonathan Andrian Yulianty Sanggelorang