Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE ETHNO MATHEMATICS INTEGRATED TEACHING MODULE TO INCREASE THE MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING SKILLS Nurhadi, Muhammad; Yerizon, Yerizon; Arnawa, I Made; Yarman, Yarman; Arnellis, Arnellis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.10986

Abstract

A teaching module equipped with LKPD can actualize a more effective and fun learning process, also can increase the mathematical problem solving skills that should mastered by the students. However, from the data acquisition results there are still many students who have difficulties in solving and resolving the mathematical problems given. So, there need innovation in using teaching module equipped with ethno mathematic integrated LKPD which can assist to increase the mathematical problem solving skills of the students. This research aims to comparing the mathematical problem solving ability of VII grade junior high school students taught with ethno mathematic integrated teaching modules with students taught with conventional methods.  This research is a quasy experiment and research design uses is randomized control group only design. The research population are whole grade seventh students of Al Madinah Islamic Boarding School which amounts are 115 people. The instrument uses is mathematical problem solving skills test. Based on the research results, the average score for experimental class students was 78,33 and the average score for control class students was 70,14. After testing the hypothesis with the t test, it is found that the ability to solve mathematical problems skills of those learning through teaching modules equipped with ethno mathematics integrated LKPD with problem based learning model are higher than the mathematical problem solving skills of those learning through conventional learning model.Modul ajar yang dilengkapi dengan LKPD dapat mewujudkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan, serta dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang harus dikuasai oleh peserta didik. Namun, dari hasil perolehan data yang didapatkan masih banyak peserta didik yang kesulitan dalam memecahkan dan menyelesaikan persoalan matematika yang diberikan. Sehingga, perlu adanya inovasi dalam penggunaan modul ajar disertai LKPD terintegrasi etnomatematika yang dapat membantu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII SMP/MTs yang diajar dengan modul ajar terintegrasi etnomatematika dengan peserta didik yang diajar dengan metode konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dan rancangan penelitian yang digunakan adalah randomized control group only design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Al Madinah Islamic Boarding School yang berjumlah 115 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata peserta didik kelas eksperimen  dan nilai rata-rata peserta didik kelas kontrol . Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji t diperoleh bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis yang belajar menggunakan modul ajar dilengkapi LKPD terintegrasi etnomatematika dengan model pembelajaran problem based learning lebih tinggi dari pada kemampuan pemecahan masalah matematis yang belajar menggunakan modul ajar dengan model pembelajaran konvensional.
Peningkatan Aksesibilitas Transportasi Kesehatan Melalui Website Pemesanan Ambulans di Kota Pekanbaru Zaky, Abdul; Suryandartiwi, Wiwik; Tonis, Marian; Hendriani, Sisi; Nurhadi, Muhammad
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat telah memfasilitasi solusi inovatif dalam layanan kesehatan, terutama dalam transportasi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan ambulans melalui Pekanbaru Ambulance Booking System (PABS), sebuah platform digital yang dirancang untuk memperlancar respons darurat di Kota Pekanbaru. Proyek ini melibatkan inisiatif pengabdian kepada masyarakat, termasuk pelatihan teknis penggunaan PABS, penilaian fungsionalitas sistem, dan pengujian kelayakan. Selain itu, diskusi kelompok terfokus (FGD) dilakukan dengan organisasi kepemudaan setempat untuk mengevaluasi pengalaman pengguna dan efektivitas sistem. Uji kelayakan mengonfirmasi bahwa PABS berfungsi 100%, dan tanggapan survei dari 25 peserta menunjukkan bahwa seluruh pengguna merasa sistem ini mudah digunakan dan sangat bermanfaat untuk kebutuhan darurat maupun non-darurat. Analisis data menunjukkan peningkatan aksesibilitas layanan ambulans sebesar 40% setelah implementasi PABS. Selain itu, pengguna melaporkan peningkatan kepercayaan dalam mengakses layanan kesehatan darurat, yang menyoroti peran sistem dalam mengurangi waktu respons dan meningkatkan hasil perawatan pasien. Temuan studi ini menegaskan potensi PABS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengoptimalkan respons medis darurat. Namun, tantangan seperti literasi digital dan hambatan adopsi masih ada. Untuk memaksimalkan dampak sistem ini, diperlukan upaya sosialisasi yang berkelanjutan, pelatihan pengguna, dan peningkatan sistem. Studi mendatang harus berfokus pada perluasan platform untuk aksesibilitas yang lebih luas serta mengevaluasi keberlanjutannya dalam meningkatkan layanan kesehatan darurat.
Utilization of Ambulance Service Booking Applications As A Means Of Health Transportation For The Community In Pekanbaru City Zaky, Abdul; Suryandartiwi, Wiwik; Hendriani, Sisi; Tonis, Marian; Nurhadi, Muhammad
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1914

Abstract

The role of technology will always be present in every community activity in the current 5.0 era. Technology plays an important role in sustaining life both socially, economically and in the health sector in society. One of the important health services today is ambulance services. Ambulance services that are integrated with technology can make it easier for people to access this service. The ambulance service application that has been designed can be utilized by the community for emergency or non-emergency needs. The community service activity carried out is technical guidance on ambulance service applications to youth groups in Tangkerang Selatan Village, Pekanbaru City. Community Service activities are carried out with the stages of preparation, implementation to members of the Tangkerang Selatan youth organization and evaluation and reporting of activities. The preparation activities have been carried out by designing an Ambulance Booking Application which has been carried out a function test and application feasibility test. The function test results state that the application has functioned properly and the feasibility test results state that it is feasible with a percentage of 100%. Based on the distribution of ambulances in hospitals and health centers in Pekanbaru City, there are 56 ambulances. This number can certainly be more considering the existence of ambulances owned by other organizations or institutions. FGD activities are carried out to team members with several students by making preparations related to activities. The implementation of community service activities was carried out to the Tangkerang Selatan youth organization where with this activity, the role of youth organizations was more optimal in the community. A total of 28 members of the Youth Organization and the Community attended this activity and were enthusiastically followed. The results of the evaluation of this activity were carried out by distributing post-tests to participants related to understanding the use of applications. The evaluation results showed that 75% strongly agreed, 18% agreed and 7% did not understand. Activity reporting begins with the proposal for Copyright on the Application named Pekanbaru Ambulance Booking System (PABS). The output of community service activities also produces videos uploaded on YouTube and scientific articles in National Accredited Journals.
Forecasting of MRT Railway Rail Lifetime on Fatmawati Curve Jakarta-Indonesia Najendra, Gifarly; Aghastya, Adya; Nurhadi, Muhammad
SAINSTECH NUSANTARA Vol. 1 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71225/jstn.v1i4.60

Abstract

This research analyzes the service life of rails on rail replacement on urban railway arches, with a focus on the Fatmawati MRT Jakarta arch. Due to the high frequency of train traffic in urban areas and curve radii that do not comply with standards, the rails on the Fatmawati curve experience significant wear. This research uses the AREA method to estimate the service life of rails based on the wear that occurs. The data collected includes the number of daily train trips and regular measurements of track wear. Analysis results show that rail wear on the Fatmawati curve is increasing, reaching a critical point in April 2029, where the rails are projected to have to be replaced. Using forecasting methods square train and least square, it is predicted that by April 2029, the numberof daily trips will decrease to 239 trips, and rail wear will reach 15.85 mm. This research provides recommendations for rail replacements to be carried out in accordance with predicted results to avoid further damage and maintain the operational safety of MRT Jakarta.
MEKANISME PENANGANAN PERKARA PIDANA DI KEJAKSAAN NEGERI KOTA CIREBON Suhaemin, Amin; Riswanto, Riswanto; Nurhadi, Muhammad; Tubagus, Septian; Fathoni, Moh; Prasetya, Budi; Maemunah, Maemunah
Edulaw : Journal of Islamic Law and Yurisprudance Vol. 3 No. 1 (2022): Edulaw: Islamic Criminal Law Journal
Publisher : Islamic Criminal Law Study Program, Bunga Bangsa Cirebon Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanisme penanganan perkara adalah suatu rangkaian kerja untuk menyelesaikan sebuah masalah yang berhubungan dengan proses kerja untuk mengurangi kegagalan sehingga mencapai hasil yang maksimal. Dengan adanya mekanisme penanganan perkara akan mempermudah seseorang atau lembaga dalam menyelesaikan perkara yang dihadapi melalui proses hukum. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan mekanisme penanganan perkara pidana di Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, dengan fokus pada aspek-aspek kritis yang mempengaruhi kinerja dan hasil dari penanganan perkara tersebut. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan utama dalam bidang hukum: pendekatan normatif untuk analisis teoritis dan pendekatan empiris dengan pengumpulan data primer. Data diperoleh dari narasumber diantaranya : Jaksa, Polisi, dan Penyidik PNS di Kota Cirebon. Metode pengumpulan data melibatkan studi kepustakaan dan lapangan, dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penanganan perkara pidana di Kejaksaan Negeri Kota Cirebon melibatkan beberapa tahapan yang harus dilalui sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tahapan-tahapan tersebut mencakup penyidikan, penyerahan tersangka dan barang bukti, penuntutan, pelimpahan perkara ke pengadilan negeri, putusan hakim, dan eksekusi jaksa penuntut umum (JPU). Penyidikan menjadi langkah awal yang penting untuk mengumpulkan bukti dan informasi terkait perkara pidana. Setelahnya, tersangka dan barang bukti diserahkan kepada kejaksaan untuk proses selanjutnya. Kejaksaan kemudian melakukan penuntutan berdasarkan bukti yang telah dikumpulkan. Setelah proses penuntutan, perkara akan dilimpahkan ke pengadilan negeri untuk persidangan. Putusan hakim menjadi titik penting, di mana tersangka dinyatakan bersalah atau tidak. Akhirnya, eksekusi dilakukan sesuai dengan putusan hakim oleh JPU. Proses ini mencerminkan pentingnya pengumpulan bukti, proses yang adil, dan penerapan putusan pengadilan dalam menegakkan hukum dan keadilan.