Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Cultural Role of Traditional Leaders in Initiating The Formulation of Sharia Regional Regulations in West Sumatra Mughits, Abdul; Syafruddin; Fathorrahman
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v9i1.9220

Abstract

Abstract This research aims to explore and analyze the role of the traditional leaders (Ninik Mamak) in West Sumatra in initiating and controlling the implementation of Sharia Regional Regulations (Perda Syariah) and how they act as a bridge between culture and religion. These traditional leaders play an important role in maintaining the balance between Minangkabau customs and the principles of Islamic law. The data sources for this qualitative research were the results of observations of Minangkabau customary life phenomena, interviews with Minangkabau customary figures and relevant parties, and documentation of research findings and news related to the Sharia Regional Regulation in West Sumatra. After analyzing the data using a sociological approach, specifically Max Weber's theories of Charisma and Authority, it was found that the traditional leaders of the Ninik Mamak played a significant role in initiating and controlling the implementation of the Sharia Regional Regulation in West Sumatra, while also taking on a moderating role between culture and religion. This is in line with the motto "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" (ABS-SBK). Their presence has helped create harmony between Minangkabau culture and Sharia law in the region, while also preserving cultural sustainability and ensuring the implementation of Islamic legal principles in accordance with the Minangkabau people's way of life.   Abstrak Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis peran Ketua Adat (Ninik Mamak) di Sumatera Barat dalam menginisiasi dan mengontrol implementasi Peraturan Daerah Syariah (Perda Syariah) dan bagaimana mereka berperan sebagai penghubung antara budaya dan agama. Para pemimpin tradisional ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara adat Minangkabau dan prinsip-prinsip hukum Islam. Sumber data penelitian kualitatif ini adalah hasil dari observasi terhadap fenomena kehidupan adat Minangkabau, wawancara dengan para tokoh adat Minangkabau dan para pihak terkait, dan dokumentasi hasil penelitian serta berita-berita yang terkait dengan Perda Syariah di Sumatera Barat. Setelah data tersebut dianalisis dengan pendekatan sosiologis, yakni teori Karisma dan Otoritas Max Weber menunjukkan peran signifikan para tokoah adat Ninik Mamak dalam menginisiasi dan mengnotrol implementasi Perda Syariah di Sumatera Barat, sekaligus mengambil peran moderat antara budaya dan agama. Hal itu selaras dengan semboyan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Kehadiran mereka telah membantu menciptakan harmoni antara budaya Minangkabau dan hukum Syariah di wilayah tersebut sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan memastikan penerapan prinsip-prinsip hukum Islam yang sesuai dengan cara hidup masyarakat Minangkabau.
PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN AQIDAH USYMUNI TERATE PANDIAN SUMENEP Aisyah, Siti; Fathorrahman
GAHWA Vol. 3 No. 1 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i1.509

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses penanaman nilai-nilai pendidikan karakter di Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Terate Pandian Sumenep sebagai strategi dalam menghadapi fenomena kemerosotan moral yang ditandai dengan menurunnya sikap disiplin, sopan santun, dan tanggung jawab di kalangan santri. Melalui metode keteladanan, pembiasaan, bandongan dan sorogan, serta nasihat dan hukuman, pesantren berupaya membentuk karakter santri agar memiliki kepribadian yang berakhlakul karimah serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Pendidikan karakter dalam lingkungan pesantren tidak hanya bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin dan kemandirian, tetapi juga membentuk santri yang memiliki kesadaran sosial, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, interaksi antara santri, ustadz, dan lingkungan pesantren menjadi faktor kunci dalam menanamkan nilai-nilai luhur secara berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai pendidikan pesantren berkontribusi secara signifikan dalam membentuk karakter santri yang kuat, baik dalam aspek spiritual, moral, maupun sosial, sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pembentukan individu yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN INVESTASI MAHASISWA TERHADAP INSTRUMEN PASAR MODAL SYARIAH Fadali Rahman; Salman Al-Farisi; Moh Sulton Risky; Firman Auzora A; Fathorrahman
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1311

Abstract

This study synthesizes and analyzes the dominant factors influencing university students’ investment interest and actual investment decisions in Islamic capital market instruments, with particular focus on the intention action gap. Using a descriptive-narrative literature review approach, data were systematically collected through the Publish or Perish application from relevant journal articles and conference proceedings published between 2021 and 2025. The selected studies were thematically analyzed to identify key patterns and research trends. The findings show that students’ Islamic investment behavior is shaped by both internal and external factors. The main internal determinants include financial literacy, intrinsic motivation, and self-efficacy, while external factors comprise social environment support, the availability of Sharia Investment Galleries (GIS) on campus, and the intensity of financial education, both formal and digital. The integration of the Theory of Planned Behavior with religiosity offers a strong conceptual framework for understanding students’ multidimensional investment behavior. As a literature-based study, this research does not empirically test causal relationships. Future studies are encouraged to employ quantitative or mixed methods. Practically, the findings emphasize the importance of integrated educational programs to bridge the gap between students’ investment intentions and real investment actions.
Spirit kebersihan masyarakat Penglipuran Bali: Konvergensi nilai keberagamaan dan kearifan lokal Fathorrahman; Syamsuddin, Muh.
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/sosio.v9i2.14180

Abstract

This paper explains the spirit of cleanliness which is constructed in the life of the people of Penglipuran Bali. By synergizing local wisdom and religious spirit, the Penglipuran community manifests a culture of clean behavior and good environmental care. Various religious concepts that refer to the Hindu belief system, Penglipuran people derive transcendental concepts such as Tri Hita Karana in their daily lives and in their sphere of life. This paper poses two important questions as the basis for the analysis of the problem. First, What is the concept of environmental cleanliness according to the Penglipuran community. Second, is there a meeting point for the value of local wisdom and the spirit of religion in guiding public awareness in realizing environmental cleanliness. The writer analyzed this problem using a sociological approach in the perspective of interpretive understanding. From the research process carried out, the authors found that the meaning of cleanliness constructed by the Penglipuran community is based on value of religiousity. Through Hindu teachings that emphasize the concept of Tri Hita Karana, the people derive it from various spheres of their lives in protecting the environment and building a culture of clean behavior. On the other hand, Penglipuran community also uses local wisdom as a way of looking at, how to behave, and how to act in maintaining the cleanliness and beuty of the Penglipuran environment.
Peran Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja pada Kinerja Karyawan PT. Pesona Arnos Beton Gresik Arianto, Bisma; Fathorrahman; Vina Puspita Ningrum
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10238

Abstract

This study aims to analyze the influence of work environment, work discipline, and work motivation on employee performance at PT. Pesona Arnos Beton Gresik. All 72 employees were used as respondents in this study using the saturated sampling method. The data collection process was carried out by distributing closed questionnaires that had been systematically designed to measure respondents' perceptions of each research variable. The instrument was compiled based on indicators that were relevant to the dimensions of the work environment, work discipline, motivation, and employee performance, so that valid and reliable data could be obtained for quantitative analysis. Data analysis using SPSS version 23 software. The statistical results showed that the three independent variables, namely the work environment, work discipline, and work motivation, each individually had a positive and significant influence on employee performance. A supportive work environment, high discipline, and strong work motivation contributed significantly to improving employee performance at PT. Pesona Arnos Beton Gresik. These findings can be used as a basis for initial consideration for management in formulating a more focused and effective human resource development strategy, by referring to empirical evidence obtained through research.
PENGARUH DIGITAL MARKETING, BRAND AWARENESS DAN RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP MINAT BELI PLATFORM LEARNING MANAGEMENT SYSTEM “ORANGT” Diputra, Andi; Fathorrahman; Pradiani, Theresia
Jurnal Ilmiah Riset Aplikasi Manajemen Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ILMIAH RISET APLIKASI MANAJEMEN
Publisher : PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jiram.v3i3.109

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak struktur sosial. Realisasi jarak sosial menyebabkan model pembelajaran berubah. Pandemi Covid-19 memerlukan penghapusan model pembelajaran tatap muka dan kemudian dilakukan transisi secara online dengan menggunakan platform Learning Management System (LMS), baik pada sekolah, Universitas maupun Perusahaan. Dari berbagai LMS yang tersedia, pada penelitian ini peneliti akan meneliti LMS OrangT, karena rata-rata LMS menawarkan jasa platform secara freemium maupun ada yang gratis, sedangkan LMS OrangT tidak menawarkan secara freemium dan langsung mengenakan biaya, tetapi menawarkan kualitas produk dan pelayanan yang lebih daripada yang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah Digital Marketing, Brand awareness dan Relationship Marketing berpengaruh terhadap minat beli pada produk jasa, terutama pada platform Learning Management System “OrangT” yang menawarkan LMS secara berbayar. Pendekatan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden berdasarkan Cooper & Emory (1996) pada konsumen maupun perusahaan yang minat dan menghubungi platform Learning Management System “OrangT” sampai pada tahap sudah meminta dan mendapatkan demo LMS OrangT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Digital Marketing secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Platform Learning Management System “OrangT”, (2) Brand Awareness secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Platform Learning Management System “OrangT”, (3) Relationship Marketing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Platform Learning Management System “OrangT”, (4) Digital Marketing, Brand Awareness, dan Relationship Marketing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Minat Minat Beli Platform Learning Management System “OrangT”.
PENGARUH.QUALITY.OF WORK.LIFE, KOMITMEN ORGANISASI, PELATIHAN KERJA, DAN MOTIVASI.TERHADAP KINERJA.KARYAWAN KARIMUN CITY HOTEL Yunus, Arbi; Fathorrahman; Ruspitasari, Widi
Jurnal Ilmiah Riset Aplikasi Manajemen Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ILMIAH RISET APLIKASI MANAJEMEN
Publisher : PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jiram.v3i3.111

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Quality of Work Life, Komitmen Organisasi, Pelatihan Kerja, dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan. Adapun Metode pengumpulan.data pada penelitian ini menggunakan.kuesioner. Responden pada penelitian ini adalah seluruh karyawan Karimun City Hotel. Metode yang digunakan adalah total sampling. Hasil Penelitian ini menunjukkan quality of work life, komitmen organisasi pelatihan kerja dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, baik itu secara parsial maupun simultan.
ANALISIS PENGARUH SHOPPING LIFE STYLE, HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN E-PAYMENT TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF GENERASI Z PADA E-COMMERCE SHOPEE DI BLITAR Kholimah, Ayu; Ruspitasari, Widi; Fathorrahman
Jurnal Ilmiah Riset Aplikasi Manajemen Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ILMIAH RISET APLIKASI MANAJEMEN
Publisher : PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jiram.v3i3.113

Abstract

Perkembangan internet di dunia yang semakin pesat membawa dampak pada kemajuan perdagangan online. Kemudahan berbelanja dapat meningkatkan pola konsumsi masyarakat secara pesat, khususnya e-commerce. Shopee adalah salah satu e-commerce yang dapat memberikan kemudahan berbelanja secara online. Shopee berdampak pada perubahan gaya hidup masyarakat menjadi konsumtif.Berkaitan dengan perilaku konsumtif, generasi Z menjadi salah satu generasi yang mudah terpengaruh oleh modernisasi. Semakin banyak masyarakat yang melakukan pembelian maupun penjualan di Shopee maka perilaku konsumtif juga akan meningkat. Alasan dipilihnya perilaku konsumtif dalam membeli suatu produk di Shopee dalam penelitian ini karena hal itu sangat komplek. Shopping life style atau gaya hidup berbelanja berpengaruh dengan ketertarikan seseorang terhadap suatu produk sehingga dapat menimbulkan perilaku hedonis yang nantinya akan berpengaruh atau mengakibatkan adanya suatu pembelian yang ditunjang dengan fitur e-payment yang praktis.Penelitian ini bertujuan untukditunjang dengan fitur e-payment yang praktis mengetahui pengaruh shopping life style, hedonic shopping motivation dan e-payment terhadap perilaku konsumtif generasi Z pada e-commerce Shopee. Perilaku konsumtif berperan penting dalam mempengaruhi tingkat pembelian barang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kausalitas dengan metode yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini tidak diketahui,dan sampel yang digunakan sebanyak 240 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan sampel purposive sampling. Responden adalah generasi Z dengan usia 17-26 tahun yang berada di area Blitar, pernah menggunakan dan melakukan transaksi lebih dari 1 kali pembelian di Shopee. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan Software SPSS versi 25.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1. Shopping life style tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z pada E-Commerce Shopee,2. Hedonic shopping motivation berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif Generasi Z pada E-Commerce Shopee, 3. E-payment tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z pada E-Commerce Shopee, 4. Shopping life style, hedonic shopping motivation, e-payment berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif Generasi Zpada E-Commerce Shopee. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku bisnis dan pemerintah. Pelaku bisnis dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk menargetkan Generasi Z. Pemerintah dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk mengembangkan kebijakan yang dapat mendorong perilaku konsumtif yang bertanggung jawab.
ANALISIS PENGATURAN HUKUM TINDAK PIDANA CYBER CRIME PHISING DI INDONESIA BERDASARKAN PRESPEKTIF HUKUM RESPONSIF Fajrotul Lailiyah; Syarifuddin; Fathorrahman
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1634

Abstract

Phishing is a type of cybercrime that continues to develop with diverse methods, aiming to manipulate victims for the perpetrators’ personal gain. Its complexity raises legal issues, particularly regarding the alignment of phishing definitions within the framework of cybercrime and the applicable legal norms in Indonesia. This study seeks to analyze the concept of phishing from a cybercrime perspective and to evaluate the extent to which Indonesian legal norms—particularly the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE)—accommodate phishing practices. It also examines the effectiveness of existing regulations, including the Criminal Code (KUHP), the Personal Data Protection Law (UU PDP), and sectoral regulations issued by the Financial Services Authority (OJK), the Ministry of Communication and Information Technology (Kominfo), and Bank Indonesia (BI). The research method employed is a literature study, drawing on primary legal sources such as legislation, secondary sources such as scholarly works, and court rulings, including Decision No. 28/Pid.Sus/2021/PN Semapura. The findings indicate that the regulation of phishing in Indonesia is still fragmented and lacks comprehensiveness. Provisions in the ITE Law, such as Article 28(1), are often used to prosecute offenders but do not adequately cover the full scope of modern phishing practices. Similarly, the KUHP, PDP Law, and sectoral regulations focus more on system and consumer protection but do not provide clear legal certainty in addressing phishing. Therefore, regulatory reform—particularly amendments to the ITE Law—is necessary to explicitly and comprehensively regulate phishing in order to ensure legal certainty and stronger protection for society.
Pelatihan Manajemen Diri Untuk Meningkatkan Kompetensi Pada Siswa-Siswi Smk Al-Muhtadin Depok Jawa Barat Fathorrahman; Edy Krisyanto; Yuli Wahyudi
Gotong Royong Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v3i1.267

Abstract

Manajemen diri merupakan kemampuan esensial yang harus dimiliki siswa SMK untuk menghadapi tantangan dunia kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajemen diri siswa-siswi SMK Al-Muhtadin Depok, Jawa Barat melalui program pelatihan terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan: persiapan, pelaksanaan pelatihan, diskusi dan tanya jawab, evaluasi, serta pendampingan. Pelatihan diikuti oleh 45 siswa kelas XI dan XII dengan materi mencakup manajemen waktu, penetapan tujuan, pengambilan keputusan, dan pengelolaan emosi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 78% berdasarkan pre-test dan post-test. Evaluasi jangka pendek menunjukkan 82% peserta mampu menyusun rencana kegiatan harian dengan lebih terstruktur. Pendampingan pasca-pelatihan selama satu bulan menunjukkan 70% peserta konsisten menerapkan prinsip manajemen diri dalam kegiatan akademik dan persiapan memasuki dunia kerja. Program ini memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan siswa SMK menghadapi tantangan profesional dengan keterampilan manajemen diri yang lebih baik.