Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan Rumah Tangga di Kota Baubau Ali, Yudi Darmadi Arif; Asmiddin; Ramadhan, Syahril
Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2025): Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/restorica.v11i2.7973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengelaborasi Implementasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan Sampah Rumah Tangga di Kota Baubau. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder sumber data meliputi hasil wawancara dan data sekunder. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, studi dokumen, dan triangulasi. Teknis awal yang dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan persampahan di Kota Baubau telah di implementasikan namun belum tertata baik karena pengorganisasian meliputi penataan unit, sumber daya, dan metode sudah dilakukan namun pelaksanakan tugas kurang sesuai SOP, dan target kerja berdasarkan RPJMD mewujudkan Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya dalam pengelolaan lingkungan persampahan masih perlu dimaksimalkan. Interprestasi menyangkut pelaksanaan tugas kurang sesuai dengan ketentuan juklak dan juknis berdasarkan pedoman pengelolaan persampahan dari pemerintah Pusat dan peraturan Walikota Baubau nomor 43 Tahun 2019 tentang Tata cara pelaksanaan kewajiban pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampaah rumah tangga di Kota Baubau. Penerapan sudah dilaksanakan namun masih ada hambatan dalam pelaksanaannya seperti kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan persampahan seperti pemilahan sampah rumah tangga anorganik dan organik, waktu pembuangan sampah ke TPS selalu terlambat.
Dialektika Sejarah Hegel dalam Perspektif Pascakolonial : Kasus Jawa Pasca-Diponegoro Ramadhan, Syahril; Kiki Muhamad Hakiki; Abd Rahman Hamid
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 6 No. 2 (2025): Islamic History: Intellectual Figures and Social Transformation
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202562743400

Abstract

Tulisan ini mengkaji dan mengkritik pemikiran filsafat sejarah Georg Wilhelm Friedrich Hegel melalui pendekatan pascakolonial, dengan studi kasus kolonialisme Belanda di Jawa pasca Perang Diponegoro (1825–1830). Dalam filsafat sejarah Hegel, sejarah dipahami sebagai proses dialektika progresif menuju kebebasan yang diklaim bersifat universal. Namun, Hegel secara eksplisit mengecualikan bangsa-bangsa Timur dari garis sejarah dunia karena dianggap belum mencapai kesadaran rasional. Narasi ini bersifat euro-sentris dan berperan dalam melegitimasi proyek kolonialisme modern. Dalam konteks Jawa, realitas pasca-Perang Diponegoro menunjukkan bahwa kolonialisme justru menghapus struktur sosial, budaya, dan kekuasaan lokal, tanpa menghadirkan kebebasan sebagaimana diklaim dalam kerangka Hegelian. Dengan menggunakan teori orientalisme Edward Said, tulisan ini membongkar bagaimana representasi kolonial turut menciptakan konstruksi wacana yang menempatkan masyarakat Jawa sebagai entitas irasional dan inferior. Sebagai respons, pemikiran sejarah Ibnu Khaldun dihadirkan sebagai tawaran epistemologi alternatif. Melalui konsep ‘ashabiyah dan ‘ilm al-‘umrān, Khaldun memandang sejarah sebagai proses sosial yang bersifat siklikal dan berbasis solidaritas kolektif. Dengan demikian, tulisan ini menawarkan pembacaan ulang sejarah dunia non-Barat yang lebih adil dan membuka ruang bagi dekolonisasi pengetahuan historis.
A Descriptive Study on Integrated Public Services through Public Service Malls (MPP): A Good Governance Perspective Hibali, La Ode Zulfikar; Ramadhan, Syahril; Arsyiah, Wa Ode; Hara, Kuflia Muak
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.02.38

Abstract

Public service is a fundamental element in the implementation of good governance; however, in practice, Indonesia still faces various challenges such as lengthy bureaucracy, inefficient procedures, and weak inter-agency coordination. To address these issues, the government initiated the establishment of Public Service Malls (MPP) as an innovation in integrated services within a single location, combining services from various sectors. This study aims to describe the implementation of integrated public services through MPP, identify supporting and inhibiting factors in its operation, and analyze its contribution to the application of good governance principles at the regional level. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, observations, document reviews, and simple questionnaires. The findings indicate that MPP enhances the effectiveness and efficiency of services through cross-agency integration and the use of digital technology, although challenges remain in terms of institutional coordination and human resource capacity. Good governance principles such as transparency, accountability, and responsiveness have begun to materialize through more open and measurable service mechanisms. The contribution of this study lies in its empirical understanding of how MPP-based public service innovation can serve as a strategic instrument to strengthen participatory governance oriented toward citizen satisfaction, as well as its conceptual foundation for developing more adaptive and sustainable public service policies.