Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Kompetensi Ketrampilan Gerak Dasar Lokomotor Lari Melalui Permainan Sederhana Aba Sandi Prayoga; Andy Widhiya Bayu Utomo; Arief Nur Wahyudi
Jurnal Porkes Vol 2 No 2 (2019): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v2i2.1748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan gerak dasar lokomotor lari dengan berbagai variasi gerak lari dengan menggunakan berbagai jenis permainan sederhana.Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklusnya. Sedang untuk mengaktifkan siswa dalam penelitian ini, peneliti menggunakan latihan-latihan yang diberikan kepada siswa dalam kelompok besar dan kelompok kecil. Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 02 Lego Kulon Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi tahun ajaran 2019/2020, jumlah 20 siswa dengan jumlah siswa 12 siswa putri dan 8 siswa putra. Metode Penelitian Kelas ini diawali dengan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan pelaksanaan tindakan, dan lakukan refleksi, dan teruskan perbaikan atau peningkatan yang diharapkan dapat diperoleh. Hasil penelitian pada nilai sikap Kompetensi Inti I (Sikap Spiritual) untuk 20 siswa, pada siklus I = 65% atau 13 siswa, dan pada siklus belajar II = 85% atau 17 siswa, dan dapat disingkirkan naik 20% atau 4 siswa. Pada nilai kompetensi Kompetensi Inti II (Sikap Sosial), pada siklus I = 60% atau 12 siswa, dan pada siklus belajar II = 85% atau 17 siswa, dan dapat disimpulkan pembelajaran naik 20% atau 5 siswa. Pada nilai kompetensi Kompetensi Inti (Aspek Pengetahuan) untuk 20 siswa, pada siklus I = 60% atau 12 siswa, dan pada siklus belajar II = 80% atau 16 siswa, dan dapat disimpulkan naik 20% atau 4 siswa.Pada nilai kompetensi Kompetensi Inti IV (Aspek Ketrampilan) untuk 20 siswa, pada siklus I = 65% atau 13 siswa, dan pada siklus belajar II = 85% atau 17 siswa, dan dapat disingkirkan naik 20% atau 4 siswa.DOI: 10.29408/porkes.v2i2.1748
PENGARUH METODE LATIHAN ABC RUNNING TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PADA NOMOR LARI 200 METER DI KLUB ATLETIK PARON Hertanto Putra Utomo; Arief Nur Wahyudi
Dharmas Journal of Sport Vol 1 No 2 (2021): DJS September
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.896 KB) | DOI: 10.56667/djs.v1i2.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan ABC running terhadap power otot tungkai kemampuan lari nomor 200 meter. Masalah penelitian ini adalah lemahnya power otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif berbasis eksperimen. Populasi penelitian ini adalah atlet lari pada klub atletik Paron yang berjumlah 28 orang. Teknik Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dengan pretest power otot tungkai instrumen tes vertical jump. Setelah itu diberikan perlakuan ABC running sebanyak 8 kali pertemuan pada kelompok perlakuan dan pada kelompok kontrol melaksanakan easy run  dan setelah itu dilaksanakan posttest. Hasil data dan pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t (paired sample t-test) pada taraf signifikansi kurang dari <0,05. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Untuk kelompok treatment Berdasarkan hasil uji paired t test didapatkan sig sebesar 0,000 Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05, maka jika menggunakan metode latihan ABC Running dapat berpengaruh pada power otot tungkai. 2. Berdasarkan hasil uji paired t test nilai sig yang didapatkan adalah 0,343. maka dapat dikatakan apabila tidak menggunakan metode abc Running tidak berpengaruh, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa metode latihan abc running berpengaruh pada power otot tungkai.  
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA EKSTRAKURIKULER TAEKWONDO DI SMK NEGERI 2 NGAWI Rindi Meisya Kusuma Wardhani; Andy Widhiya Bayu Utomo; Arief Nur Wahyudi
Dharmas Journal of Sport Vol 2 No 2 (2022): DJS September
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.648 KB) | DOI: 10.56667/djs.v2i2.682

Abstract

Komponen kondisi fisik merupakan faktor penting dalam menunjang prestasi atlet. Selain itu kesegaran jasmani yang baik dapat beraktivitas lebih lama tanpa kelelahan yang berarti. Di dalam komponen kondisi fisik terdapat berbagai macam bentuk latihan diantaranya kecepatan, kekuatan, daya ledak, dan daya tahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler taekwondo di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Ngawi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 2 Ngawi, sampel yang digunakan 20 siswa ekstrakurikuler taekwondo. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan pengukuran. Hasil dari penelitian ini rata-rata siswa ekstrakurikuler taekwondo di SMK Negeri 2 Ngawi dalam kondisi baik, sebanyak 17 (85%) siswa pada kondisi baik. Pada tes kecepatan 16 (80%) siswa kondisi baik, tes kekuatan lengan 16 (80%) siswa baik, kekuatan perut 17 (85%) siswa baik, daya ledak 16 (80%) siswa baik sekali dan daya tahan kardiovaskuler 14 (70%) siswa dalam kondisi sedang atau cukup.
PENGARUH LATIHAN DRIBBLING SIRKUIT DAN DRIBBLING SHUTTLE RUN TERHADAP KECEPATAN DRIBBLING BOLA PADA SSB ANGICIPI MUDA NGAWI U15 Fendy Noviantoro; Arief Nur Wahyudi; Kuncoro Darumoyo
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 6, No 1 (2023): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v6i1.11427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh latihan dribbling sirkuit dan dribbling shuttle run terhadap kecepatan dribbling bola pada sekolah sepak bola Angicipi Muda Ngawi U15. Peneltian ini merupakan jenis penelitian ekspreimen dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 atlet sepak bola angicipi muda Ngawi U15 dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sample dengan kriteria SSB Angicipi Muda Ngawi, dilatih oleh pelatih yang sama, dan rentang usia yang sama yaitu usia 15 tahun. Instrument yang digunakan pada penelitian ini mendribbling bola secara zig-zag dengan melewati 10 tiang pada jarak 1 meter antara tiang satu dengan yang lain. Secara keseluruhan jaraknya adalah 10 meter. Hasil dari peneltian ini mennjukkan adanya peningkatan secara signifikan terhadap kecepatan dribbling atlet dengan menggunakan metode dribbling sirkuit dan dribbling shuttle run. Diketahui bahwa hasil perhitungan dari kelompok dribbling sirkuit nilai signifilansinya sebesar 0,000 < 0,05, dengan peningkatan kecepatan rata-rata saat pretest 18,55 dan pada saat posttest 17,58 detik. Sedangkan pada kelompok dribbling shuttle run nilai signiikansinya sebesar 0,000 < 0,05, dengan peningkatan kecepatan rata-rata saat pretest 18,45 dan saat posttest 18,06 detik. Dari hasil penelitian ini yang menggunakan kedua metode latihan tersebut untuk meningkatkan kecepatan dribbling atlet, terlihat bahwa latihan dribbling sirkuit lebih tinggi hasilnya dibanding menggunakan dribbling shuttle run.
SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN FUTSAL PESERTA EKSTRAKULIKULER FUTSAL DI SMK PGRI 2 GENENG Choir Ilham Irfan Andriyanto; Kuncoro Darumoyo; Arief Nur Wahyudi
Dharmas Journal of Sport Vol 3 No 2 (2023): DJS
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/djs.v3i2.1062

Abstract

Extracurriculars are learning activities outside of learning hours that are listed in the school program according to the circumstances and needs of the school. The purpose of this research is to determine the level of basic skills in playing futsal for students of SMK 2 PGRI Geneng. The location of this research was carried out on Jl. Geneng-Ngawi, Tejo, Keniten, Kec. Geneng, Ngawi Regency. This research is a type of quantitative descriptive research using a survey method with only one variable. The sample in this study were 16 futsal extracurricular students. Data analysis in this study used tests and measurements. The test instrument used in this study was divided into 4 points, each post carrying out different tests, while the tests and measurements included Dribble, Passing without controlling, Rotating 2 cones, Passing with controlling, Shooting the goal ball. The calculation of this test is to use the fastest time in carrying out the test from post one to post four. The results of this study are in the Very Good category 0 students (0%), stated in the Good category 5 students (31.25%), Enough category 6 Students (37.5%), Less category 4 students (25%), Poor category Once 1 student (6.25%). From these results the overall average score is 69.50 at the 68-71 level, so the skill level of playing futsal for extracurricular futsal students at SMK PGRI 2 Geneng is in the Enough category.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Passing Bawah Bola Voli Siswa Kelas V MI Islamiyah Kedungwaru Pratama, Bima Yudha; Utomo, Andy Widhiya Bayu; Wahyudi, Arief Nur
Global Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v1i1.246

Abstract

This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) learning model on the Volleyball Underhand Passing Ability of Class V MI Islamiyah Kedungwaru. This study uses an experimental method to compare the volleyball underhand passing ability of class V MI Islamiyah Kedungwaru students with the problem based learning model, involving 20 students with an analysis of the validity, reliability, internal consistency, balance, and discrimination test instruments before data collection. The results showed that the use of the problem based learning model in teaching volleyball underhand passing ability to class V MI Islamiyah Kedungwaru students had a positive impact. Students who learned through this model showed an increase in their abilities after going through a series of pretests and posttests. This learning model allows students to actively solve real problems related to volleyball, deepen their understanding of concepts, and develop critical thinking skills and problem-solving abilities. In addition, problem-based learning also improves teamwork and student motivation in learning volleyball.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Kombinasi “3 on 3” Pada Siswa Kelas V SDN Pandean 3 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2022/2023 Santoso, Alit Teguh; Darumoyo, Kuncoro; Wahyudi, Arief Nur
Global Education Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v1i2.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan :Untuk mengetahui hasil belajar materi passing bawah dengan menggunakan metode “3 On 3 “ pada siswa kelas V SDN Pandean 3 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi. Penelitian tindakan kelas dilakukan selama 3 bulan dengan melibatkan siswa SDN Pandean 3 untuk meningkatkan kemampuan passing bawah bola voli, dengan kriteria keberhasilan mencapai 80% siswa mencapai nilai di atas KKM 75 melalui pembelajaran permainan perlombaan yang divalidasi menggunakan teknik triangulasi data. Penelitian tindakan kelas mengenai pembelajaran passing atas menggunakan metode "3 on 3" pada siswa kelas V SDN Pandean 3, Kabupaten Ngawi, Tahun Pelajaran 2022/2023 berhasil meningkatkan ketuntasan hasil belajar dari 25% (pra siklus) menjadi 93% (siklus II), dengan peningkatan sebesar 68%. Meskipun berhasil, penelitian memiliki beberapa keterbatasan seperti gangguan kelas, kurangnya keseriusan siswa dalam tes, dan waktu permainan yang terbatas. Namun, pembelajaran dengan pendekatan bermain tetap efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
Tingkat Pemahaman Pelatih Sekolah Sepakbola Di Kabupaten Ngawi Terhadap Kurikulum Sepakbola Indonesia Filanesia Efendi, Anton Yuli; Wahyudi, Arief Nur; Utomo, Andy Widhiya Bayu
Global Education Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v1i2.256

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman pelatih sekolah sepakbola di Kabupaten Ngawi terhadap kurikulum sepakbola Indonesia Filanesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Sampel pada penelitian ini sebanyak 15 pelatih sekolah sepakbola yang ada di Kabupaten ngawi dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan kriteria pelatih sekolah sepakbola di kabupaten ngawi, sudah memiliki lisensi kepelatihan, bersedia mengikuti dan mengisi form pertanyaan yang diajukan peneliti. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa kuesioner. Peneliti membagi soal via media sosial untuk kemudian dikerjakan oleh responden. Hasil penelitian dalam penelitian ini dikategorikan rendah dengan pertimbangan frekuensi terbanyak berada pada kategori rendah sebanyak 6 orang atau 40,00%, kategori sangat tinggi sebanyak 3 orang atau 20,00%, kategori tinggi sebanyak 2 orang atau 13,33% kategori sedang sebanyak 4 orang atau 26,66% dan sangat rendah sebanyak 0 orang atau 0,00%.
Pengaruh Masase Lokal Ekstremitas Bawah Sebagai Pemulihan Pasif Terhadap Kekuatan Otot Tungkai Pemain Sepakbola Lumintang, Ari; Nur Wahyudi, Arief; Widhiya Bayu Utomo, Andy
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.05212

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek mekanis dari masase lokal ekstremitas bawah sebagai tindakan restoratif pasif pada kekuatan otot tungkai. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan design penelitian Non-randomized Pretest-Postest Group Design dimana satu kelompok sampel mendapatkan perawatan restoratif pasif berupa masase lokal ekstremitas bawah dan pada kelompok yang satunya sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian ini adalah ada penurunan kekuatan otot tungkai pada kelompok eksperimen setelah aktifitas yakni sebesar -20,95%, setelah pemulihan ada peningkatan sebesar 10,42%, artinya bahwa setelah aktifitas mengalami penurunan kekuatan sebesar 20,95%, sedangkan setelah pemulihan ada peningkatan sebesar 10,42%. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen ada perbedaan besar dalam kompetensi kekuatan otot tungkai mahasiswa sebelum dan sesudah menerima masase lokal ekstremitas bawah. Pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kekuatan otot tungkai mahasiswa sebelum dan sesudah pemulihan dengan duduk. Terdapat perbedaan kekuatan otot tungkai yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah pemulihan. Pemulihan pasif dengan masase lokal ekstremitas bawah lebih cepat meningkatkan kekuatan otot tungkai jika dibandingkan pemulihan pasif dengan duduk setelah terjadi penurunan setelah aktivitas fisik. Kata Kunci : Masase Lokal Ekstremitas Bawah, Pemulihan Pasif, Otot Tungkai. ABSTRACT This study aims to determine the mechanical effects of the local masase of the lower extremities as a passive restorative action on the muscle strength of the limbs.This research method uses experimental method with non-randomized pretest-postest group design research where one sample group gets passive restorative care in the form of local masase lower extremities and in the other group as a control group.The result of this study was that there was a decrease in muscle strength in the experimental group after activity of -20.95%, after recovery there was an increase of 10.42%, meaning that after activity experienced a decrease in strength by 20.95%, while after recovery there was an increase of 10.42%.The results of the study in the experimental group there were major differences in the muscle strength competency of the student's limbs before and after receiving the local masase of the lower extremities.In the control group there were no significant differences between the muscle strength abilities of the student's limbs before and after recovery by sitting down.There were significant differences in limb muscle strength between the experimental and control groups after recovery.Passive recovery with local masase of the lower extremities more quickly increases the strength of the limb muscles when compared to passive recovery by sitting after a decrease after physical activity. Keywords : Lower Extremity Local Massage, Passive Recovery, Limb Muscles
Evaluasi Kebugaran Kardiovaskular Pemain KU-16 Sekolah Sepak Bola Binataruna Tahun 2021 AL Faresi, Salman; Nur Wahyudi, Arief; Sandi Prayoga, Aba
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.05213

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan meningkatkan hasil cardiovaskuler pemain Bina Taruna. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian evaluasi program ini adalah Model CIPP (Daniel Stufflebeam) ditinjau dari tahapan produk. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh populasi pemain sepakbola KU-16 Sekolah Sepakbola Bina Taruna berjumlah 26 pemain. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi untuk penelitian ini mengambil sampel dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data dengan melakukan tes pengukuran VO2Max menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa secara umum pelaksanaan program pembinaan sepak bola di Sekolah Sepak Bola Bina Taruna sudah berjalan dengan baik. evaluasi kardiovaskular pemain sepakbola ku16 Sekolah Sepak Bola Binataruna adalah sedang dengan pertimbangan presentasi terbanyak berapa pada kategori sedang dengan 15 pemain atau 57% dari 26 pemain. Evaluasi kebugaran kardiovaskular Pemain Sepakbola ku16 Sekolah Sepakbola Binataruna yang berkategori istimewa 0 pemain atau 0% , baik sekali 0 pemain atau 0%, baik 4 pemain atau 15%, sedang 15 pemain atau 57%, kurang 3 pemain atau 13%, kurang sekali 4 pemain atau 15%. Kata Kunci : Evaluasi, Kebugaran Kardiovaskular, KU16 Sepakbola ABSTRACT The purpose of this research is to evaluate and improve the cardiovascular outcomes of Bina Taruna players.The approach used in the evaluation research of this program is cipp model (Daniel Stufflebeam) reviewed from the product stage.The population in this study is the entire population of KU-16 Football School Bina Taruna football players numbering 26 players.The sample is a partial or representative of the population for this study taking samples using total sampling.Data collection techniques by conducting VO2Max measurement tests using Multistage Fitness Test (MFT).This research can be concluded, that in general the implementation of football coaching programs in the Bina Taruna Football School has been running well.Cardiovascular evaluation of my football players16 Binataruna School of Football is being considered the most presentations in the moderate category with 15 players or 57% of the 26 players.Evaluation of cardiovascular fitness of my Football Players16 Binataruna Football School which is special category 0 players or 0% , either once 0 players or 0%, either 4 players or 15%, medium 15 players or 57%, less 3 players or 13%, less once 4 players or 15%. Keywords : Evaluation, Cardiovascular Fitness, KU16 Football