Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Pembaca Pemilik Akun Media Digital Tiktok  terhadap Struktur Novel Jakarta Sebelum Pagi Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie Nopita Sari; Elyusra; Mahdijaya; Kania Atmaja, Loliek; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cwayxq59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon pembaca terhadap novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang disampaikan melalui media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Data berupa komentar pembaca pada unggahan TikTok yang membahas novel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan respon berdasarkan unsur intrinsik novel, meliputi tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pembaca cenderung positif. Tema dinilai sebagai perpaduan romansa dan misteri yang unik, alur cerita menarik dan mampu membangun rasa penasaran, serta penokohan tokoh utama dianggap kuat dan berbeda. Latar cerita membantu pembaca membayangkan suasana, sementara sudut pandang orang pertama meningkatkan kedekatan emosional. Gaya bahasa pengarang dinilai khas dan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pembaca mampu menangkap amanat cerita, seperti pentingnya empati dan penerimaan terhadap pengalaman hidup. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembaca berperan aktif dalam memaknai karya sastra, dan unsur intrinsik novel mampu membangun keterlibatan emosional serta menghasilkan beragam interpretasi.   Kata kunci: Novel, Resepsi Sastra, Respon Pembaca, TikTok, Unsur Intrinsik
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Film My Annoying Brothers adalah Dina Jasanti Permata, Indah; Hakim, Man; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jdvjc660

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konflik batin tokoh dalam karya sastra, khususnya film.  Film My Annoying Brother mengisahkan perjalanan hidup Kemal (Angga Yunanda), seorang atlet judo nasional berbakat yang mengalami konflik batin mendalam setelah kehilangan penglihatannya akibat kecelakaan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pergulatan emosional dalam diri Kemal, seperti perasaan marah, kecewa, putus asa, dan kehilangan makna hidup. Konflik batin Kemal semakin kuat dengan kehadiran kakaknya, Jaya (Vino G. Bastian), seorang mantan narapidana yang dibebaskan bersyarat dan ditugaskan untuk merawat Kemal.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin, faktor penyebab, dan penyelesaian konflik batin tokoh utama dalam film My Annoying Brother sutradara Dinna Jasanti. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa dialog dan adegan yang menunjukkan konflik batin tokoh utama dengan teknik pengumpulan data simak dan catat.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat 83 data konflik batin yang meliputi depresi (8 data), frustasi (4 data), marah (10 data), kesedihan (15 data), kecemasan (21 data), rasa salah (9 data), dan kebimbangan (16 data). Bentuk yang paling dominan adalah kecemasan. Faktor penyebab konflik batin meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri, dengan yang paling dominan adalah kebutuhan sosial (37 data). Penyelesaian konflik batin meliputi mencari penyebab utama, berpikir positif, berani membuat keputusan, fokus pada diri sendiri, dan berdamai dengan takdir. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama menggambarkan proses penerimaan diri dan perkembangan karakter dalam film.   Kata Kunci: Film, Konflik Batin, Pendekatan Psikologi Sastra, Tokoh Utama
Pesan-pesan Ekologi dalam Antologi Cerita Anak Berjudul 20 Cerita Kak Awam Karya Awam Prakoso Wihnata, Andre; Elyusra; Yuniati, Ira; Mahdijaya
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/26ehrq93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Antologi cerita anak ini memuat berbagai kisah yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan serta pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Penelitian ini menggunakan kritik ekologi sastra dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa dalam cerita yang mengandung pesan ekologi, sedangkan sumber data penelitian adalah buku 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso yang diterbitkan pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data meliputi tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam antologi cerita anak tersebut ditemukan berbagai bentuk pesan ekologi yang meliputi pelestarian alam, kritik terhadap kerusakan lingkungan, hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta nilai moral dan tanggung jawab ekologis manusia terhadap lingkungan. Pesan yang paling dominan adalah ajakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui perilaku sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui tokoh, latar, dan peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menunjukkan bahwa antologi 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi anak, tetapi juga sebagai media edukatif yang mengandung nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, karya sastra anak ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini kepada anak.   Kata Kunci: Cerita Anak, Pesan Ekologi, Ekokritik Sastra.
Pola Penyusunan Frasa Adjektiva dalam Novel Voice Karya Ghyna Amanda Nanda Putri Salsabillah; Zakaria, Jelita; Elyusra; Gunawan, Hafiz; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mh2q4d42

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya frasa adjektiva dalam membangun deskripsi naratif yang ekspresif untuk menggambarkan kondisi psikologis dan suasana dalam novel. Fokus penelitian ini adalah kajian sintaksis terhadap bentuk dan urutan unsur pembentuk frasa adjektiva. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan pola penyusunan frasa adjektiva yang digunakan dalam novel Voice karya Ghyna Amanda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa kutipan teks yang mengandung frasa adjektiva, dengan sumber data novel Voice karya Ghyna Amanda (192 halaman). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan metode baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 308 data frasa adjektiva yang terbagi ke dalam empat pola, yaitu: 1) Adverbia + Adjektiva (Adv + A) sebanyak 235 data; 2) Adjektiva + Nomina (A + N) sebanyak 42 data; 3) Adjektiva + Adjektiva (A + A) sebanyak 21 data; dan 4) Adjektiva + Adverbia (A + Adv) sebanyak 10 data. Pola Adv + A menjadi yang paling dominan, mencerminkan gaya bahasa pengarang yang menekankan pada intensitas emosi dan derajat sifat tokoh. Penulis menyarankan peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian komparatif pada genre novel yang berbeda.   Kata Kunci: Frasa Adjektiva, Novel, Sintaksis Web