Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KOMPARASI PERANG UHUD DAN MUT'AH DALAM NASKAH PENDIDIKAN ISLAM KARYA NASRUDIN TAHA Fadhilah, Annisa; Gifari, Afif Rahim; Fath, Muhammad Naufal Ashrof; Hudaidah; Yati, Risa Marta
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 15 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/khazanah.v15i2.2370

Abstract

The present study aims to compare the Battle of Uhud and the Battle of Mu’ta as described in Nasrudin Taha’s work on Islamic Education. The problem examined in this study concerns the importance of understanding the differences in characteristics, strategies, as well as the moral and spiritual lessons of these two historical events within the context of teaching Islamic history. A comparative study is needed because both battles reflect different situations and dynamics, yet each contains important educational values for shaping the character of Muslim learners. The purpose of this research is to identify the similarities and differences between the Battle of Uhud and the Battle of Mu’ta, and to explore the relevance of their historical values in Islamic education. This study employs library research with a qualitative–descriptive approach, in which data are analyzed from Nasrudin Taha’s text along with other supporting sources. The findings show that the Battle of Uhud emphasizes lessons on obedience and the consequences of internal strategic negligence, whereas the Battle of Mu’ta highlights steadfastness and courage in facing an enemy of significantly greater strength. Both battles contribute meaningfully to the development of leadership, faith, and discipline within Islamic education.
Prasasti Kedukan Bukit: Kajian Mengenai Peninggalan Tertua Kedatuan Sriwijaya Nadhifa Khairunnisa; Nyayu Angelica Salsabila; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v13i1.7

Abstract

Sriwijaya pernah berdiri sebagai Kerajaan Bahari paling masyhur di Indonesia. Prasasti Kedukan Bukit adalah bukti tertua yang menunjukkan awal mula tegaknya kerajaan ini. Secara khusus, artikel ini akan membahas tentang lokasi penemuan, isi, serta makna yang terkandung di dalam Prasasti tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pencarian sumber melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Studi kepustakaan dilakukan dengan mencari sumber-sumber tertulis dari jurnal-jurnal ilmiah dan buku. Studi lapangan dilakukan untuk mencari tahu lokasi penemuan Prasasti melalui wawancara dengan narasumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di kota Palembang, tepatnya di Tepi Sungai Tatang Kedukan Bukit. Saat ini Prasasti tersebut disimpan di Museum Nasional, Jakarta. Prasasti Kedukan Bukit sering diartikan sebagai akte pendirian Sriwijaya. Hal itu disebabkan oleh makna yang terkandung dalam prasasti tersebut yang membahas mengenai kemenangan atas perjalanan suci yang dilakukan oleh Sang Pendiri Kerajaan, Dapunta Hyang Sri Jayanasa, sehingga ia membangun sebuah wanua. Oleh para ahli, wanua itu diartikan sebagai perkampungan atau wilayah.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis AI dalam Upaya Peningkatan kompetensi Guru IPS di Pelabuhan Dalam Hudaidah Hudaidah; Tyas Fernanda; Risa Marta Yati; Fitriyanti Fitriyanti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1030

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru IPS di Pelabuhan Dalam dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk pembuatan video pembelajaran. Pelatihan dilakukan melalui pemberian materi dasar tentang AI, demonstrasi aplikasi, praktik pembuatan video, serta pendampingan intensif hingga produk akhir siap digunakan dalam pembelajaran. Sebanyak 22 guru mengikuti kegiatan ini dengan metode ceramah interaktif, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan memproduksi video pembelajaran berbasis AI, yang terlihat dari peningkatan skor evaluasi serta kualitas produk yang dihasilkan. Guru juga melaporkan meningkatnya kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi digital. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan yang disertai pendampingan berkelanjutan efektif dalam memperkuat literasi digital guru dan mendukung pembelajaran IPS yang lebih inovatif.
Ritual, Identitas, dan Islamisasi Budaya: Parno Pelepasan Haji sebagai Refleksi Lokalitas Islami Kerinci Auliana Nur Putri; Sustianingsih, Ira Miyarni; Ravico; Yati, Risa Marta; Siregar, Anggi Desviana
CHRONOLOGIA Vol 7 No 2 (2026): Transformasi Sosial dan Budaya dalam Lintasan Sejarah dan Pendidikan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i2.18914

Abstract

This article examines the contribution of Islam in the culture of the case study of the Hajj parno in Koto Majidin Village. This research explores how Islamic teachings are integrated with local customs in the Hajj ceremony, as well as their impact on the social and cultural life of the local community. The Islamic community in the Koto Majidin traditional area recognizes several important roles such as Depati, Menti Agung, Pati, Rio, and Tumengun. The customs and characteristics of Islam in the village of Koto Majidin are very closely related. The linguistic expressions used in traditional ceremonies are called parno. The method used is a qualitative method in an anthropological approach which includes observation, interviews. The results of this study are seen from the Parno Tradition of the Hajj Discharge Custom in Koto Majidin Village as documentation and information for the Koto Majidin community that preservation is needed. Parno Adat Hajj Release, which is made by traditional leaders and previous people, holds a deep meaning of gratitude and respect for tradition. Islam's contribution to this culture includes aspects of custom, thanksgiving and prayer, togetherness, and ties of brotherhood.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar IPS pada Siswa dengan Media Pembelajaran Power Point Oktapia, Dewi; Asmara, Yeni; Yati, Risa Marta
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 2 No. 2 (2019): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.867 KB) | DOI: 10.31539/joeai.v2i2.941

Abstract

This study aims to determine the effect of powerpoint learning media on student interest in social studies subjects VIII in Sumber Harta State Junior High School. The research method used is pure experimentation. Determination of the sample is done by using simple random sampling technique from the population of all students of class VIII, and 50 students selected as samples are class VIII A (experimental class) given learning treatment with powerpoint learning media and class VIII B (control class) is not treated. Data collection techniques in the study using a questionnaire that has been tested for validity and reliability testing. The results of the study using the percentage formula showed that 23 students were categorized as very interested (SB) with a percentage of 92% and 2 students were categorized as interested (B) with a percentage of 8%, while students who were categorized as less interested (KB) and students who were not interested (TB) ) as much as 0% or none. Conclusion, there is a significant influence of learning media using powerpoint on students' learning interest in social studies Keywords: Influence, Powerpoint, Interest in Learning.
STUDY OF HADITH IN IBN ABI JAMRAH'S MUKHTASAR MANUSCRIPT OF SAHIH AL-BUKHARI Nanda Zahra Rasyiffah; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 7, No 2 (2025): JSHN Vol 7 No 2 DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v7i2.20147

Abstract

The Mukhtasar of Ibn Abi Jamrah on Sahih al-Bukhari is a condensed hadith compilation intended to present prophetic traditions in a concise and accessible form. This study examines selected hadiths in the manuscript, focusing on three main themes: the virtue of reciting basmalah, the ethical significance of smiling, and descriptions of human conditions on the Day of Judgment. It also analyzes the simplification of the chains of transmission (sanad) as a distinctive methodological feature of the text. This research employs a qualitative library-based method using hadith content analysis. The findings indicate that the hadiths contained in the Mukhtasar are primarily derived from Sahih al-Bukhari but are presented in a shortened format, often without complete chains of narration. Such simplification reflects a pedagogical orientation aimed at facilitating understanding, memorization, and practical application of Islamic teachings among a broader audience. In terms of substance, the hadiths on basmalah emphasize divine protection and blessings in everyday activities, the hadiths on smiling highlight the importance of social ethics and moral conduct, and the hadiths concerning the Day of Judgment strengthen belief in the afterlife and divine justice. Overall, this study demonstrates that the Mukhtasar of Ibn Abi Jamrah functions not merely as a summary of hadiths but as a didactic work that contributes to the formation of moral character and spiritual awareness through a simplified yet meaningful presentation of prophetic teachings.
Analisis Isi dan Karakteristik Naskah Qawa’id al-Lughah al Arabiyyah : Sebuah Tinjauan Filologis Arina Asmal Hidayah; Viora Selamata; Gerasela Gerasela; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 1 (2026): DESEMBER 2025 - MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cv6cbq43

Abstract

  Penelitian ini mengkaji naskah Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah melalui pendekatan filologi untuk memahami karakteristik fisik serta kandungan teksnya dalam tradisi pembelajaran bahasa Arab di Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka yang dipadukan dengan analisis filologis. Sumber data utama adalah naskah Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan kajian filologi dan manuskrip Islam. Analisis difokuskan pada aspek kodikologi serta struktur isi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah memiliki ciri fisik berupa kertas yang mengalami penuaan, penggunaan aksara Arab bergaya khat Naskhi, serta tata letak yang konsisten, sehingga mencerminkan nilai historis dan fungsi sebagai media pembelajaran. Dari segi isi, naskah menyajikan materi bahasa Arab secara sistematis yang meliputi nahwu, sharaf, dan balaghah sebagai ilmu alat dalam memahami teks. Selain itu, naskah juga mengandung nilai moral dan unsur estetika retorika bahasa Arab yang menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dalam tradisi pendidikan Islam tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter.
AJARAN ILMU FIQIH SYEIKH MUHAMMAD AZHARI AL-FALIMBANI BIN MA’RUF DALAM NASKAH SAFINAH AL-GHULAM (SEBUAH KAJIAN FILOLOGI) Wijaya, Tomy; Saputra, Dicky Jhonson; Andika; Anggraini, Kesi; Hudaidah; Yati, Risa Marta
Metahumaniora Vol 15 No 2 (2025): METAHUMANIORA, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v15i2.63859

Abstract

Penulisan ini mengkaji naskah Safinah Al-Ghulam, sebuah kitab fikih karya Syeikh Muhammad Azhari Al-Falimbani Bin Ma’ruf, yang banyak diajarkan di pesantren dan madrasah Nahdlatul Ulama (Nahdliyyin). Kitab ini berfungsi sebagai panduan dasar bagi pelajar dan mahasiswa baru dalam memahami hukum Islam, khususnya dalam mazhab Syafi’i. Secara terminologis, fikih adalah ilmu yang membahas hukum syariah Islam secara rinci, meliputi ibadah, muamalah, serta aturan sosial dan personal. Safinah Al-Ghulam, yang juga dikenal sebagai Safinatun Najah, menyajikan dasar-dasar fikih yang mencakup bersuci (thaharah), shalat, puasa, zakat, dan haji, sesuai dengan mazhab Imam Syafi’i. Melalui kajian filologi terhadap kitab ini, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai ajaran fikih yang sesuai dengan syariat Islam serta perkembangan ilmu fikih dalam tradisi keilmuan Islam Nusantara. Studi ini berkontribusi dalam melestarikan warisan intelektual Islam dan memperkaya literatur fikih dalam dunia akademik.