Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Anak Mengenal Huruf Abjad Menggunakan SAL (Student Active Learning) Peserta Didik Kelompok B TK ABA Sei Besar di Kabupaten Banjar Maulidah; Zulkarnaen, Muhammad; Baiti, Noor
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar anak dalam mengenal huruf abjad di TK ABA Sei Besar Kelompok B melalui penerbitan metode Student Active Learning (SAL). Metode SAL di pilih karena mendorong keterlibatan dan aktivitas siswa secara maksimal, mengubah stategi yang efisien dan efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 12 peserta didik kelompok B TK ABA Sei Besar yang berusia 5 6 tahun. Data dikumpulkan melalui lembar pengamatan aktivitas siswa dan guru, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mengenali huruf abjad setelah penerapan metode SAL pada siklus I, tingkat keberhasilan belajar meningkat dari 42% (pra tindakan) menjadi 79,1% pada pertemuan ke ketiga. Peningkatan berlanjut pada siklus II, mencapai 95,1% pada pertemuan ketiga. Data menunjukkan bahwa pada akhir siklus II, tidak ada lagi peserta didik yang berada dalam kategori belum berkembang. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa metode Student Active Learning (SAL) efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad pada anak usia dini, dengan hasil belajar yang terus meningkat dari siklus ke siklus melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif.
Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap Perkembangan Karakter Sosial Anak di TK Aisyiyah Cabang Sungai Alang Kecamatan Karang Intan Ismaniah; Baiti, Noor; Nisa, Uswatun
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1424

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terhadap Perkembangan Karakter Sosial Anak di TK Aisyiyah Cabang Sungai Alang Kecamatan Karang Intan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan karakter sosial anak, seperti gotong royong, tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama. Pembelajaran berbasis proyek melalui kegiatan nyata seperti menanam tanaman, memilah sampah, dan membuat kolase dari bahan bekas memberikan pengalaman langsung yang bermakna bagi anak. Keberhasilan pelaksanaan proyek didukung oleh dukungan yayasan, keterlibatan orang tua, semangat anak, dan peran aktif guru, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan sarana dan waktu. Secara keseluruhan, implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terbukti efektif dan relevan dalam membentuk karakter sosial anak usia dini secara holistik dan kontekstual.
Penerapan Permainan Tradisional Belogo dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini di TK HI Mutiara Palingkau Baru Kecamatan Kapuas Murung Annisa; Yusuf, Muhammad; Baiti, Noor
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): April-Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i2.1416

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan permainan tradisional belogo dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini dI TK HI Mutiara Palingkau Baru Kecamatan Kapuas Murung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional Belogo di TK HI Mutiara Palingkau Baru efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan bermakna, aktivitas seperti melempar, memukul, dan melompat mampu menstimulasi kekuatan otot, keseimbangan, serta koordinasi gerak anak. Guru berperan aktif sebagai fasilitator yang memastikan anak memahami aturan, terlibat sosial, dan merasa percaya diri selama bermain. Selain itu, permainan Belogo juga memperkuat nilai budaya lokal dan membentuk karakter anak sesuai tahap perkembangan. Faktor pendukung keberhasilan implementasi meliputi dukungan sekolah, fasilitas memadai, dan keterlibatan orang tua. Adapun hambatan seperti cuaca, keterbatasan alat, dan perbedaan kesiapan anak dapat diatasi melalui strategi pedagogis yang adaptif dan solutif.
Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak melalui Aplikasi Edukatif Kids Learn di Kelompok Bermain Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur Rif’ah; Baiti, Noor; Nisa, Uswatun
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1413

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang meningkatkan perkembangan kognitif anak melalui Aplikasi Edukatif Kids Learn di KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur. Adapun tujuan penelitian ini untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak melalui Aplikasi Edukatif Kids Learn di KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, setiap siklusnya dilaksanakan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian merupakan anak kelas A KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur sebanyak 20 peserta didik dengan 13 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Metode pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknis analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi perkembangan antara sebelum dan sesudah   dilakukan   pembelajaran   melalui   Aplikasi Edukatif Kids Learn.   Proses pelaksanaan tindakan kelas yang telah peneliti lakukan di KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur yaitu bahwa perkembangan kognitif anak melalu Aplikasi Edukatif Kids Learn sudah berkembang dan mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 80%.
Pengenalan Keaksaraan Awal pada Anak Usia Dini Melalui Media Kartu Bergambar Teka Teki di TK Holistik Integratif Mutiara Kecamatan Kapuas Murung Hidayah, Noor; Baiti, Noor; Zulkarnaen, Muhammad
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengenalan keaksaraan awal pada anak usia dini menggunakan media kartu bergambar teka-teki di TK HI Mutiara pada anak Kelompok A. Media Kartu Bergambar Teka-Teki yang digunakan yaitu bermain tebak-tebakan abjad dengan kartu bergambar yang didalam kartu tertampil gambar dan huruf abjad yang beberapa huruf di kosongkan untuk bermain tebak-tebakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas (classroom action research) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc Tanggart. Subjeknya adalah seluruh anak kelompok A TK HI Mutiara yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan dengan jumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan lembar observasi sebagai pedoman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan anak dalam pengenalan keaksaraan awal pada anak dengan memfasilitasi anak untuk melakukan kegiatan terutama menggunakan media kartu bergambar teka-teki. Adapun hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan pada kriteria Belum Berkembang (BB) pada pra siklus kemampuan anak mencapai 25% dan pada siklus 1 meningkat mencapai 70% pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan, dan Kembali meningkat pada Siklus II menjadi 85% pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).
Fasilitasi Penyusunan Strategi Optimalisasi Potensi Wisata di Desa Mamigang Kabupaten Balangan Wirawan; Hidayah, Sri; Fitri, Ahmad Azriel Iedil; Ilmi, Muhammad Ibnu Zainal; Aulia; Salsabella; Sriwahyuni, Dewi; Azizah, Azzahra Nur; Syifa, Noor; Baiti, Noor; Tsuraya, Ghaida Nur
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.703

Abstract

Mamigang Village in Halong District, Balangan Regency, South Kalimantan, has natural resources in the form of rivers, mountains, and waterfalls. Mamigang Village utilizes these natural resources as tourist attractions. However, the tourism sector has not been optimally managed, as it faces obstacles in infrastructure development, accessibility, and facilities. Additionally, other potential areas, such as culture, have not been utilized as part of tourism. The factors hindering tourism development include the abundance of tourist attractions and the confusion among tourism managers in developing tourism. Therefore, the community service team designed and implemented the program “Creation of a Master Plan Book for Mapping Potential and Developing Tourism Strategies in Mamigang Village.” This community service program uses the live-in method in the village for 56 days, which runs from July 17, 2025, to September 10, 2025. This program consists of several activities, namely: 1) Program socialization and perception alignment; 2) Creation of a master plan book design; 3) Field surveys; 4) Field data analysis; 5) Compilation of a master plan book for mapping potential and tourism development strategies; and 6) Discussion of SWOT results and dissemination of results. The results achieved from this community service program are the compilation of a master plan book mapping the potential and strategies for tourism development. The book contains tourism development strategies analyzed based on the potential, obstacles, challenges, and opportunities of existing tourist attractions. Furthermore, it is hoped that this program will have a long-term impact through the optimal development of tourism, which can improve the local community's economy. Furthermore, increasing awareness of the natural and cultural wealth in Mamigang Village can become a local-based potential.
Serumpun Bambu Sejuta Karya: Pengelolaan Potensi Kreatif sebagai Motor Ekonomi Lokal di Desa Gunung Riut Kabupaten Balangan Putri, Agustia Rinjani; An'amta, Dimas Asto Aji; Afwillah; Rahmah, Mutia; Fadilatin, Umi; Gustiyanur; Baiti, Noor; Syafii, Ahmad; Mailiana; Syalehah; Nirmalasari, Indah
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.709

Abstract

This community service program was implemented in Gunung Riut Village, Halong District, Balangan Regency, South Kalimantan, an area with abundant bamboo resources and strong economic and cultural value. This potential has not been optimally utilized as a driver of the village's creative economy. The main problem lies in the weak capacity of local institutions, particularly the Karang Taruna youth organization, which has not been actively involved in productive activities such as making bamboo chairs and other derivative products. This program uses a Participatory Action Research (PAR) approach that places the community as the main subject or actor in the process of planning, implementing, and evaluating activities. The program aims to increase the independence of the community and village youth in managing local potential in a sustainable and economically valuable manner. The activities were carried out over a month using participatory methods, including socialization, coordination with local craftsmen, procurement of tools and materials for the pre-workshop, and a workshop on developing the creative potential of the village, involving four villages around Mount Riut. The results of the activities showed an increase in the technical skills of the participants in processing bamboo into marketable products, an increase in collective awareness of local economic potential, and the growth of motivation among young people to become entrepreneurs. In addition, this program succeeded in revitalizing the role of Karang Taruna as the driving force behind the village's creative economy and strengthening collaboration between villages. This program is expected to become an applicable model of empowerment based on local potential.
Improving Children's Learning Outcomes in Recognizing Letters of the Alphabet Using Active Student Learning for Group B Students Maulidah, Maulidah; Zulkarnaen, Muhammad; Baiti, Noor; Yusuf, Muhammad
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 3 No. 2 (2025): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1162

Abstract

Early childhood literacy development is a fundamental aspect of education because the ability to recognize alphabet letters forms the basis for reading and writing skills. However, many kindergarten children still experience difficulties in identifying and pronouncing letters due to limited engagement and monotonous teaching methods. This study aimed to improve children’s learning outcomes in recognizing alphabet letters through the implementation of Student Active Learning (SAL) in Group B students at ABA Sei Besar Kindergarten. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design using the Kemmis and McTaggart model conducted in two cycles involving 12 children aged 5–6 years. Data were collected through observation, learning outcome assessments, field notes, and documentation, then analyzed descriptively using percentage techniques. The findings revealed a significant improvement in children’s alphabet recognition skills after the application of SAL. Learning mastery increased from 42% in the pre-action stage to 79.1% in Cycle I and reached 95.1% in Cycle II. Children became more active, motivated, confident, and collaborative during learning activities involving games, group discussions, and hands-on letter recognition tasks. The study concludes that SAL is an effective and engaging approach for improving early childhood literacy outcomes, particularly alphabet recognition. This research contributes to the development of active learning strategies in early childhood education by emphasizing participatory and child-centered literacy instruction.
Improving Children's Literacy Through Wayang Media at Assalam Martapura Kindergarten Habibah, Noor; Nisa, Uswatun; Taufik, Herman; Baiti, Noor
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 3 No. 2 (2025): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1163

Abstract

Early childhood literacy development is a crucial foundation for children’s future academic achievement and communication skills, yet literacy learning in many early childhood institutions remains conventional and less engaging for young learners. This study aimed to improve children’s literacy skills through the use of wayang media at TK Assalam Martapura. The research employed a collaborative Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles involving 15 children in Group A. Data were collected through observation, documentation, and assessment of teacher activities, student participation, and literacy outcomes covering listening, speaking, letter recognition, and early writing skills. The findings revealed significant improvement in children’s literacy development after the implementation of wayang-based learning activities. In the pre-intervention stage, 66.7% of children were categorized as “Not Yet Developed,” while by the end of Cycle II, 66.7% reached the “Very Well Developed” category and 33.3% achieved “Developing as Expected,” resulting in 100% classical completeness. The study concludes that wayang media effectively enhances children’s literacy skills by creating interactive, culturally relevant, and enjoyable learning experiences. This research contributes to the development of innovative early childhood literacy instruction by integrating local cultural heritage into meaningful educational practices that support children’s language, creativity, and active participation.
Improving Children's Independence Through the Project Based Learning Model Group A Normila, Normila; Yusuf, Muhammad; Baiti, Noor; Taufik, Herman
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 3 No. 2 (2025): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1164

Abstract

Early childhood is a critical period in which foundational aspects of personality and character are established. This research aims to enhance the independence of early childhood learners through the application of the Project Based Learning (PjBL) model in Group A at Raudhatul Athfal Harapan Ibu, Desa Labat Muara, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar. Independence is a crucial aspect of early childhood development, reflecting a child's ability to perform tasks without relying on others. The PjBL model was chosen because it provides meaningful, contextual, and active learning experiences through project activities that directly involve children. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 15 children in Group A, while data were collected through observation, documentation, and field notes. Project activities in Cycle I involved making pencil holders from used cardboard and straws, while Cycle II involved creating pencil holders decorated with flannel fabric. The results indicated a significant increase in children's independence after implementing the PjBL model, as evidenced by the shift in children’s independence categories and improvement in key indicators such as initiative, responsibility, and decision-making. Therefore, it can be concluded that the PjBL model is effective in enhancing independence in early childhood education settings.