Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII pada Pola Bilangan melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Nazira, Nazira; Yuhasriati, Yuhasriati; Elizar, Elizar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 7 No 2 (2023): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v7i2.7404

Abstract

Research on mathematical communication skills has a background on the importance of student's ability to organize ideas and thoughts when solving problems. This study aimed to determine students' mathematical communication abilities on number pattern material through learning with the RME approach at one of the Banda Aceh Middle Schools. The approach used in this research is descriptive qualitative. The subjects were 24 students, and three students were interviewed. Data was collected through interviews, which were analyzed in three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research showed that mathematical communication skills through learning with the RME approach for number pattern material experienced good development. Students in the high and medium categories can master drawing, written text, and mathematical expression indicators. Students in the low category can master drawing and mathematical expression indicators. The results showed that students experienced problems communicating mathematically in conveying ideas orally and in writing. As a result, an error occurred in solving the problem. This research is expected to be a reference for improving students' mathematical communication skills during the learning process.
Implementasi Pembelajaran Berbasis STEAM dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Azizah, Eka Mauliza; Yuhasriati, Yuhasriati; Khoiriyah, Khoiriyah; Rosmiati, Rosmiati; Mandira, Gracia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5346

Abstract

Pembelajaran Abad ke-21 umumnya sudah berbasis keterampilan serta teknologi yang menjadi tantangan bagi dunia pendidikan di Indonesia terutama menyangkut kreativitas. Pendekatan STEAM dapat mendorong aspek perkembangan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak pada anak usia dini melalui implementasi pembelajaran berbasis STEAM. Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas. Data diperoleh melalui observasi dan unjuk kerja. Tindakan yang dilakukan berupa pembelajaran berbasis STEAM. Kegiatan main dilakukan dengan kegiatan 5M sesuai tema, menggunakan alat dan bahan yang telah tersedia, menyusun, membentuk, merancang, mewarnai, membuat kerajinan tangan sesuai imajinasi anak, membilang banyak benda, mengklasifikasi benda, dan menyusun pola. Hasil tindakan diperoleh tujuh dari Sembilan orang anak mencapai kategori BSB dalam perkembangan kemampuan kreativitas yaitu anak  dapat membuat suatu kerajinan tangan,  menggambar, dan mewarnai sesuai  imajinasi anak tanpa adanya bantuan dari guru.
The relationship between logical mathematical intelligence and learning independence on mathematics learning outcomes RM, Bambang; Umam, Khairul; suhartati, suhartai; Yuhasriati, Yuhasriati; Shelvia, Oktayana
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v7i1.325

Abstract

Logical mathematical intelligence and learning independence are two important aspects that can be crucial for students' learning success. This study aims to: (1) determine the relationship between logical mathematical intelligence and students' mathematics learning outcomes; (2) determine the relationship between learning independence and students' mathematics learning outcomes; (3) determine the relationship between logical mathematical intelligence and learning independence together with students' mathematics learning outcomes. This research uses a quantitative approach with a correlational research type. The population of this study were all X1 classes in SMA Negeri 4 Banda Aceh. The sample in this study were students of class XI-EB2, which were selected using simple random sampling technique. Data collection was conducted using questionnaires and tests. The data analysis technique uses simple correlation analysis, multiple correlation, t-test and F-test after the test conditions are met. The results showed that: (1) logical mathematical intelligence with students' mathematics learning outcomes has a positive and significant relationship of 30.04%; (2) learning independence with students' mathematics learning outcomes has a positive and significant relationship of 29.99%; and (3) logical mathematical intelligence and learning independence together have a positive and significant relationship with students' mathematics learning outcomes of 26.5%.
The Effectiveness of the Probing-Prompting Learning Model on Students' Mathematics Learning Mastery in Three-Variable Linear Equation Systems Ginting, Muhamad Saleh; Mahmuzah, Rifaatul; Hadi, Mirsal; Yeni, Manovri; Zubainur, Cut Morina; Yuhasriati, Yuhasriati; Roslina, Roslina; Usman, Bukhari
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penguasaan hasil belajar matematika di kalangan siswa kelas X di SMAN 1 Peukan Bada melalui penerapan model pembelajaran Probing-Prompting. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas X di SMAN 1 Peukan Bada, dengan sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Sampel terdiri dari 20 siswa dari kelas X-2. Data dikumpulkan melalui tes akhir yang terdiri dari tiga pertanyaan esai yang diberikan setelah perlakuan. Hasil menunjukkan rata-rata sampel sebesar 86,15, melebihi kriteria penguasaan minimum (KKM) sebesar 70. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan tingkat signifikansi α=0,05 dan 19 derajat kebebasan (df) menghasilkan tobserved > ttable (7,78 > 1,729). Akibatnya, H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan model Probing-Prompting berhasil mencapai penguasaan. This study aims to determine the mastery of mathematics learning outcomes among Grade X students at SMAN 1 Peukan Bada through the implementation of the Probing-Prompting learning model. The research population consisted of all Grade X students at SMAN 1 Peukan Bada, with the sample selected using purposive sampling. The sample included 20 students from class X-2. Data were collected through a post-test consisting of three essay questions administered after the treatment. The results showed a sample mean of 86.15, exceeding the minimum mastery criterion (KKM) of 70. Hypothesis testing using a t-test with a significance level of α=0,05 and 19 degrees of freedom (df) resulted in tobserved > ttable (7,78 > 1,729). Consequently, H0 was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that student learning outcomes using the Probing-Prompting model successfully achieved mastery.
Penerapan Bermain Bowling untuk Mengenalkan Bilangan bagi Anak di PAUD Ar Rayyan Darussalam Masna, Nur; Yuhasriati, Yuhasriati; Sofyan, Rahmi; Suhartati, Suhartati; Rizka, Sitti Muliya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35784

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan mengenal bilangan anak pada kelompok A di PAUD Ar Rayyan Darussalam, khususnya anak belum mampu menyebutkan lambang bilangan 1-10 dan mampu membilang banyak benda 1-10. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan bilangan untuk anak usia dini melalui bermain bowling. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam 3 siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek 8 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada kemampuan mengenal bilangan anak yaitu dengan indikator keberhasilan mencapai 75% atau 6 dari 8 anak mencapai kategori anak sudah mampu menyebutkan lambang bilangan 1-10 dengan tepat tanpa bantuan guru, anak sudah mampu membilang banyak benda 1-10 dengan tepat tanpa bantuan guru, dan anak sudah mampu mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1-10. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan, guru memperlihatkan dan menyebutkan lambang bilangan 1-10 kepada anak, guru mendemonstrasikan cara bermain bowling kepada anak, guru meminta anak maju ke depan secara bergantian untuk bermain bowling, menyebutkan lambang bilangan membilang banyak benda 1-10 dan mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1-10.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal konsep Bilangan Anak Usia Dini Melalui Media Number Pocket di TK Aprillya Aceh Besar Sufira, Sufira; Yuhasriati, Yuhasriati; Rizka, Sitti Muliya; Nessa, Rahmatun; Khoiriyah, Khoiriyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36116

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Aprillya Aceh Besar dalam mengenal konsep bilangan, khususnya dalam membilang banyak benda 1-10 dan menghubungkan banyak benda dengan lambang bilangan. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini melalui media number pocket. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian berjumlah 7 anak, dan data dikumpulkan melalui observasi anak dan guru. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan dalam kemampuan anak mengenal konsep bilangan dengan langkah kegiatan yaitu guru memperkenalkan media number pocket dan menjelaskan cara penggunaannya, kemudian menunjukkan lambang bilangan 1–10. Anak diminta membilang banyak benda, menghitung jumlahnya, lalu memasukkan stik ke dalam kantong sesuai dengan bilangan yang diperoleh, memberikan apresiasi anak. Peningkatan dari pra-siklus hingga siklus II mencapai 82,14%. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media number pocket efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini.
Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Read Aloud di PAUD An-Nur Aceh Besar Maulida, Alfira; Yuhasriati, Yuhasriati; Rizka, Sitti Muliya; Yeniningsih, Taat Kurnita; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36148

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa anak kelompok A usia 4-5 tahun di PAUD An-Nur Aceh Besar, khususnya dalam menceritakan kembali cerita yang telah didengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini melalui metode read aloud. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada 7 anak, terdiri dari 4 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap guru dan anak untuk melihat perkembangan kemampuan bahasa dengan indikator keberhasilan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 75%. Langkah pembelajaran read aloud meliputi penjelasan kegiatan, pengenalan buku cerita penyampaian isi cerita secara singkat, pembacaan dengan intonasi variatif, pelibatan anak melalui tanya jawab, serta meminta anak menceritakan kembali cerita. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa anak, yaitu 39% pada siklus I, 57% pada siklus II, dan 78%. Dengan demikian, metode read aloud terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun.
Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar Annisa, Shaza; Yuhasriati, Yuhasriati; Nessa, Rahmatun; Bahrun, Bahrun; Amalia, Dina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36244

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan motorik halus anak kelompok B usia 5-6 tahun di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar, terutama dalam kegiatan menempel gambar dengan tepat. Pada usia 5-6 tahun menurut Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak, anak sudah dapat menempel gambar dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dengan subjek 13 anak. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pada kemampuan motorik halus anak dengan hasil ada 8 anak yang dikategorikan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 4 anak dikategorikan Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini dapat dilakukan melalui kegiatan kolase di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar.
Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Anak melalui Metode Bermain Peran di PAUD An-Nur Aceh Besar Mujahidah, Annisa; Yuhasriati, Yuhasriati; Khoiriyah, Khoiriyah; Fauzia, Siti Naila; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36288

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya permasalahan dalam kemampuan sosial emosional pada anak usia 4-5 tahun yaitu kemampuan sosial emosional anak belum berkembang secara maksimal, khususnya dalam sikap mau berbagi, menolong dan membantu teman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode bermain peran di PAUD An-Nur Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam 4 siklus, dimana setiap siklus mencakup 4 kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan subjek penelitian 7 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi anak dan observasi guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pada kemampuan sosial emosional anak yaitu pada siklus IV terdapat 6 anak dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan terdapat 1 orang anak dengan kriteria Mulai Berkembang (MB). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui metode bermain peran dapat mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia 4-5 tahun.
Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Bilangan melalui Media Jam Pintar di PAUD Ceria Desa Turam Aceh Besar Kamila, Nurul; Bahrun, Bahrun; Fauzia, Siti Naila; Yuhasriati, Yuhasriati; Mandira, Gracia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36298

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa sebagian besar anak di kelompok B masih mengalami kesulitan dalam mengenal lambang bilangan, membilang banyak benda, serta mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal bilangan melalui media jam pintar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart. Tempat pelaksanaan di PAUD Ceria Desa Turam Aceh Besar pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 anak kelompok B yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan anak. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini jika 75% atau 7 dari 9 anak mencapai kategori (BSH). Pelaksanaan tindakan dilakukan melalui, guru mamperkenalkan media kepada anak, guru menjelaskan aturan sebelum bermain, guru menjelaskan cara bermain, guru menyebutkan lambang bilangan 1-12, guru mengajak anak satu persatu maju ke depan untuk bermain media jam pintar kemudia menyebutkan lambang bilangan 1-12, membilang banyak benda, mencocokkan lambang bilangan 1-12 dengan banyak benda.