Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

SELF-CARE BEHAVIOR OF OUTPATIENTS IN CONTROLLING HYPERTENSION IN TEGAL CITY Prihandana, Sadar; Laksananno, Gayuh Siska; Mulyadi, Agus
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 2 No. 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v2i3.5870

Abstract

Prevalensi penyakit hipertensi semakin meningkat. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan peningkatan dari tahun 2013 sebesar 25,8% mejadi 34,1% pada tahun 2018. Pasien hipertensi, harus memiliki kemampuan dalam merawat dirinya secara mandiri, berupa meminum obat yang diresepkan, melakukan kontrol tekanan darah secara berkala, memodifikasi diet, menurunkan berat badan, serta meningkatkan aktivitas. Perilaku yang baik menjadi hal utama dalam keberhasilan perawatan mandiri  pasien hipertensi. Perilaku yang rendah, erat kaitannya dengan peningkatan kekambuhan pasien, pasien akan menjalani rawat inap, penurunan kemampuan fungsional, penurunan kualitas hidup, dan kematian yang lebih awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perilaku pasien terhadap perawatan mandirinya. Desain penelitian ini deskriptif eksploratif yang dilakukan terhadap 250 responden yang terdaftar sebagai pasien rawat jalan di 8 Puskesmas di Kota Tegal. Pengambilan data dilakukan pada bulan November 2019. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisoner perilaku yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas.Hasil penelitian mendapatkan responden melakukan kontrol rutin ke puskesmas sebesar 66,3%; mengikuti kegiatan posbindu PTM Hipertensi sebesar 18%; dapat mengenal gejala dan penyebab kenaikan tekanan darah sebesar 21%; patuh minum obat sebesar 7,2%; aktivitas intensitas sedang (59,2%); rutin berolahraga sebesar 53,2%; IMT tingkat obesitas dan lebih sebesar 66,4%; melaksanakan diet yang dianjurkan dengan baik sebesar 41,2%; dan mengelola stress sebagian besar dengan cara beribadah (59,6%). Saran, perlu dilakukan peningkatan perilaku perawatan mandiri pasien terutama perihal pentingnya meminum obat, memodifikasi diet sesuai anjuran dan meningkatkan partisipasi keaktifan pasien dalam Posbindu PTM Hipertensi.
Program Pembinaan Remaja melalui Aktivitas Renang Berbasis Pengembangan Keterampilan Hidup Juhrodin, Juhrodin; Priana, Ari; Subekti, Nuriska; Narlan, Abdul; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25224

Abstract

Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.
Eksplorasi Nilai Karakter Moral Pasca Penerapan Pendekatan Intentionally Structuring dalam Pembelajaran PJOK Studi Kualitatif pada Implementasi Kurikulum Merdeka Juhrodin, Juhrodin; Subekti, Nuriska; Mulyadi, Agus; Narlan, Abdul
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 3 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i3.16909

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter moral peserta didik pasca penerapan pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOK pada Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus kolektif, penelitian dilakukan di SMA Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya selama delapan bulan. Subjek penelitian meliputi dua guru PJOK, dua peserta didik, dan satu kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, fokus grup diskusi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik Braun dan Clarke. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat nilai utama: tanggung jawab (85%), kerjasama (82%), sportivitas (78%), dan integritas (71%). Lima fase pembelajaran yang terstruktur berhasil menciptakan lingkungan student-centered dan contextual. Model ideal yang dikonstruksi mengintegrasikan enam komponen strategis: kurikulum spiral, teknologi-enhanced learning, collaborative ecosystem, holistic assessment, peer mentoring, dan sustainability mechanisms, dengan transfer learning efektif ke pembelajaran lainnya.
Program Pembinaan Remaja melalui Aktivitas Renang Berbasis Pengembangan Keterampilan Hidup Juhrodin, Juhrodin; Priana, Ari; Subekti, Nuriska; Narlan, Abdul; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25224

Abstract

Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.