Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN PERAWATAN KECANTIKAN (STUDI KASUS KEY BEAUTY BAR) Rahmawati, Widya Nur; Armandari, Mari Okatini; Atmanto, Dwi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 3 (2025): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 3 JANUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i3.30015

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana Strategi pemasaran dengan menggunakan indikator bauran pemasaran dan kualitas layanan dalam meningkatkan jumlah pelanggan Key Beauty Bar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Dengan menggunkan triangulasi sumber data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini ada lima orang yaitu pemilik Key Beauty Bar, dua karyawan dan dua orang konsumen. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa strategi pemasaran dan kualitas pelayanan yang digunakan untuk meningkatkan jumlah pelanggan Key Beauty Bar sudah cukup baik. Namun, Key Beauty Bar diajukan untuk lebih meningkatkan promosi pemasaran yang lebih taktik mengikuti zaman, tetap memperhatikan kualitas produk, kekuatan internal yang lebih dioptimalkan dalam meningkatkan jumlah pelanggan dan kualitas pelayanan agar lebih baik.
Pemanfaatan Tanaman Lokal Sebagai Bahan Kosmetika Alami di Desa Singasari Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor Yulia, Elvyra; Atmanto, Dwi; Silfi Ambarwati, Neneng Siti; Andani Putri, Rafifta Hasna; Yasmin, Salwa Nabilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.052.08

Abstract

Penggunaan tanaman lokal sebagai bahan baku kosmetika alami merupakan potensi besar untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan, namun pengetahuan masyarakat tentang hal ini masih terbatas. Penelitian ini difokuskan pada program pelatihan di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, di mana permasalahan utama adalah kurangnya sumber bacaan yang memadai mengenai pemanfaatan tanaman lokal sebagai bahan kosmetika alami. Hal ini menyebabkan banyak warga setempat tidak memiliki pemahaman cukup tentang manfaat tumbuhan endemik yang dapat diolah menjadi produk kosmetik ramah lingkungan. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan dasar masyarakat melalui penyediaan buku bacaan tentang pemanfaatan dan pengelolaan tanaman lokal, serta aplikasinya dalam wirausaha kosmetika alami. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan interaktif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas peserta belum menguasai materi, sedangkan post-test mengindikasikan peningkatan yang signifikan, dengan 10 peserta (77%) memperoleh nilai 100. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata persentase pelatihan mencapai 91,75%, yang mencerminkan peningkatan pengetahuan yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.
PELESTARIAN UPACARA PERKAWINAN ADAT BLITAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) (STUDI KASUS LKP TATA RIAS PENGANTIN DI BLITAR, JAWA TIMUR) Hastuti, Rini; Nursetiawati, Sitti; Atmanto, Dwi
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.297 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.1.6

Abstract

Abstrak: Pelestarian Upacara Perkawinan Adat Blitar Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction Melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (Studi Kasus LKP Tata Rias Pengantin di Blitar, Jawa Timur), penelitian ini secara umum bertujuan (1) untuk mengetahui bentuk pelestarian upacara perkawinan adat Blitar yang dilakukan LKP di Blitar; (2) untuk mengetahui proses pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar dengan menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction yang dilakukan oleh LKP; dan (3) untuk mengetahui hasil/dampak yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction di LKP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Informan yang diwawancara adalah pengelola/instruktuk LKP dan peserta didiknya. Untuk mendukung data yang diperoleh, peneliti juga mewawancarai Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Budayawan, dan Ketua Harpi Blitar. Penelitian ini memperoleh hasil sebagai berikut: (1) Bentuk pelestarian upacara perkawinan adat Blitar yang dilakukan oleh LKP salah satunya adalah dengan mengajarkan tata rias pengantin Blitar dan upacara perkawinan adat Blitar kepada peserta didik yang pada umumnya adalah masyarakat Blitar, sehingga masyarakat Blitar dapat mempelajari dan mengaplikasikannya pada acara pernikahan masyarakat Blitar dan masyarakat Blitar menjadi tahu dengan budaya upacara perkawinan adat Blitar yang dimilikinya; (2) Pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran explicit instruction ini hanya berupa teori sedangkan praktiknya belum dilakukan; (3) Hasil/dampak yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction di LKP adalah dapat mngetahui prosesi upacara perkawinan adat Blitar dan memahami makna yang terkandung di dalam upacara perkawinan adat Blitar secara teori. Dalam praktiknya peserta didik belum tentu bisa menerapkannya sendiri pada acara pernikahan masyarakat Blitar karena tidak diajarkannya praktik di LKP.
PERBEDAAN HASIL PENGURANGAN JERAWAT PADA KULIT WAJAH MENGGUNAKAN MASKER KEFIR SUSU KAMBING Sitompul, Astrid; Siregar, Jenny Sista; Atmanto, Dwi
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.447 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.2.5

Abstract

Abstrak: Perbedaan Hasil Pengurangan Jerawat pada Kulit Wajah Menggunakan Masker Kefir Susu Kambing. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil pengurangan jerawat pada kulit wajah menggunakan masker kefir susu kambing dengan penambahan bubuk kopi dan bubuk teh proporsi 5% dan 10% sebagai materi praktikum mata kuliah Perawatan Kulit Wajah Secara Manual pada program studi Pendidikan Tata Rias UNJ. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil pengurangan jerawat pada kulit wajah antara masker kefir susu kambing dengan penambahan bubuk kopi dan bubuk teh antara proporsi 10% dengan nilai rata-rata 7,61 (perlakuan 1) dengan proporsi 5% dengan nilai rata-rata 9,17 (perlakuan 2) dan 0% (kontrol) dengan nilai rata-rata 6,22. Nilai ini menunjukkan bahwa masker kefir susu kambing dengan penambahan bubuk kopi dan bubuk teh 5% lebih baik dari 10% lebih baik dari perlakuan 0% (kontrol) sebagai materi praktikum mata kuliah Perawatan Kulit Wajah Secara Manual di Program Studi Pendidikan Tata Rias, Universitas Negeri Jakarta.
Efektivitas Ruang Terbuka Hijau Mikro Sebagai Intervensi Penurunan Polusi Udara Lokal Rahma Maulida, Alya Fajria; Atmanto, Dwi; Purwanto, Agung; Afif Amir Amrullah
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 4 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 4 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increased air pollution concentrations in densely populated urban areas have an impact on public health and environmental comfort. Limited space for greening in large cities such as Jakarta has created a need for more flexible and efficient solutions. In this context, Micro Green Open Spaces (RTH Mikro) are seen as one strategy that can be applied at the neighborhood level to help reduce local air pollution. This study examines the role of Micro Green Open Spaces (RTH Mikro) in reducing air pollution in densely populated urban areas such as East Jakarta. RTH Mikro is identified as an adaptive solution to land constraints in urban areas. Using a qualitative descriptive approach, this study analyzes the effectiveness of Micro Green Open Spaces, particularly in Taman Dukuh, through field observations, vegetation identification, and estimates of emissions from mobile and stationary sources. The results show that the dominant vegetation in Taman Dukuh, such as trembesi and flamboyant trees, has significant ecological potential in filtering PM2.5, absorbing CO₂, and cooling the local temperature. Although the study area has high pollutant levels due to heavy traffic, the presence of Micro-Green Open Spaces significantly intervenes in the spread of pollutants and improves air quality. This study concludes that optimizing the function of Micro-RTH vegetation is essential for improving urban air quality, with recommendations for spatial design and sustainable maintenance. This finding supports the strategic planning of Micro Green Spaces as a key element in sustainable urban planning.
The Relationship Between Organizational Commitment and Environmental Leadership with Community Satisfaction for Sustainable Ecotourism Development at Danau Sipin, Jambi Gita, Citra Sherly; Sya, HM Ahman; Seta, Ananto Kusuma; Sari, Eliana; Atmanto, Dwi
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v5i1.998

Abstract

The development of sustainable ecotourism requires a balanced integration of economic benefits, social well-being, and environmental conservation, with local communities playing a central role in tourism management. This study aims to examine the influence of organizational commitment and environmental leadership on community satisfaction in supporting sustainable ecotourism development at Danau Sipin, Jambi City. A quantitative, correlational research design was employed. Data were collected through questionnaires and interviews with 60 respondents, including local community members, tourism awareness groups, and stakeholders directly engaged in ecotourism management. The sampling technique combined multistage purposive sampling and simple random sampling. Data analysis included validity and reliability testing, multiple linear regression analysis, coefficient of determination analysis, and hypothesis testing using t-tests and F-tests. The results indicate that all research instruments were valid and reliable. Simultaneously, organizational commitment and environmental leadership had a significant effect on community satisfaction in sustainable ecotourism development. Partially, each independent variable also demonstrated a positive and significant influence on community satisfaction. These findings highlight the importance of strengthening organizational commitment and environmentally oriented leadership to enhance community satisfaction and participation, thereby supporting the long-term sustainability of ecotourism management at Danau Sipin, Jambi City.