Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Sosialisasi Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Gerakan Bersih Pantai Daerah Pesisir Gusni Fitri; Andi Yuniarsy Hartika; Sulidah Sulidah; Ana Damayanti
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6693

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur–jalur komunikasi sebagai media berbagi informasi, termasuk juga dalam hal ini masyarakat pesisir. Masyarakat pesisir adalah masyarakat yang hidup dan bertempat tinggal di wilayah perairan yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan memiliki karakteristik tertentu. Salah satu yang jadi permasalahan di daerah pesisir khususnya pantai wisatawan adalah terjadinya penumpukan sampah disekitar pantai yang mengakibatkan tercemarnya lingkungan. masih banyaknya sampah disekitar pinggir pantah daerah pesisir khsusunya derawan menjadi perhatian sehingga focus pada pengabdian ini adalah bagaimana penanganan agar tidak terjadinya penumpukan sampah yang berakibat buruk pada lingkungan, maka dengan memberdayakan masyarakat untuk membentu perilaku hidup bersih dan sehat melalui sosialisasi PHBS dan gerakan bersih Pantai. Respon warga pantai derawan dari kegiatan sosialisasi Menurut warga, pemerintah setampat juga perlu berperan dalam pengelolan sampah, sudah ada agenda rutin setiap minggu untuk membersihkan sampah, warga sadar bahwa kebersihan pantai akan ikut berdampak pada Kesehatan mereka.
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING DAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) BAGI PELAKU UMKM DESA TANJUNG AGUNG KABUPATEN BULUNGAN Woro Kusmaryani; Sulidah; Ratno Achyani; Anang Sulistyo; Ramli; Petra Johari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 6 No. 2 (2025): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v6i2.8481847

Abstract

Sektor TI telah berkembang pesat sehingga tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga standar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM/UMKM) untuk beroperasi secara daring dan resmi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengarahkan dan mengarahkan rencana pemasaran digital serta menyediakan layanan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku UMKM di Desa Tanjung Agung, Kabupaten Bulungan. Proyek ini meliputi lokakarya, sesi pendampingan, dan dukungan langsung dalam upaya pendaftaran usaha dan promosi digital. Berbagai teknik pemasaran digital seperti optimasi media sosial, pembuatan konten, dan penggunaan pasar daring diperkenalkan kepada para peserta. Ditemukan bahwa pemahaman peserta tentang metode pemasaran digital dan pentingnya pendaftaran usaha yang sah telah meningkat. Sementara itu, beberapa UMKM telah mendapatkan NIB dan mulai mengadopsi teknik promosi digital untuk mengakses pasar yang lebih luas. Inisiatif ini menyoroti peran penting pemanfaatan teknologi dan pendaftaran usaha dalam perjalanan wirausahawan pedesaan menuju peningkatan daya saing dan keberlanjutan di era ekonomi digital.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERKAIT KUSTA DAN PERLAKUAN DISKRIMINASI PADA PENDERITA KUSTA : STUDI KASUS DI KOTA TARAKAN Sulidah, Sulidah
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 2 No. 2 (2015): Muhammadiyah Journal of Nursing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v2i2.2081

Abstract

Background: Indonesia is one of the world’s biggest contributor to leprosy. A long and convoluted chain of transmission is complicating factor in the leprosy control program. Physical disabilities as an impact of leprosy causes excessive fear in the community. Negative stigma and leprophobia resulted in lepers often being subjected to discrimination. The low level of public knowledge about leprosy lead to negative attitude of society is thought to be a discrimination trigger.Objective: The study aimed to identify the level of public knowledge about leprosy, public attitudes to leprosy patients, and to analyze the relationship between knowledge and attitudes towards discrimination. Methods: This is a case study conducted in the Tarakan city utilising cross sectional design. A sample size of 227 respondents aged from 18-60 years were taken by purposive sampling technique. The research instrument in the form of a structured questionnaire with a Cronbach’s Alpha of 0.81. Analysis of the relationship between knowledge and attitudes towards discriminated on leprosy patients were tested using the Mann-Whitney.Results: this study identifi ed the level of public knowledge about leprosy is still low; negative attitudes; and the tendency of discrimination in patients with leprosy. Analysis of the relationship between variables which produces a signifi cance level of p = 0.000.Conclussion: there is a signifi cant correlation between public knowledge about leprocy and public attitudes to leprosy patients against discrimination in patients with leprosy.Keywords: Knowledge, Attitude, Leprosy, Discrimination.