Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pelatihan Digital Marketing Berbasis Kompetensi dalam Mendukung Peningkatan Kesiapan Kerja Peserta Program Pelatihan di UPT BLK Surabaya Dj, Aurellia; Reviandani, Oktarizka
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.737

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam dunia kerja, khususnya pada bidang pemasaran. Digital marketing menjadi salah satu kompetensi strategis yang dibutuhkan oleh industri dan pelaku usaha, termasuk UMKM. Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya sebagai lembaga pelatihan vokasi pemerintah berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten melalui Program Pelatihan Digital Marketing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Pelaksanaan Digital Marketing di BLK Surabaya serta menilai hasil pelatihan berdasarkan capaian kompetensi peserta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan studi administrasi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program telah berjalan sesuai prinsip Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK/CBT) dengan dukungan fasilitas yang memadai, instruktur berpengalaman, serta metode pembelajaran berbasis proyek. Seluruh peserta pelatihan periode 1 Juli–14 Agustus 2025 dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi berlisensi BNSP. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam bidang digital marketing, tetapi juga mendorong kesiapan kerja dan kecenderungan berwirausaha. Dengan demikian, Program Digital Marketing di BLK Surabaya terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan mendukung pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
Peran Balai Latihan Kerja Surabaya Dalam Peningkatan Kompetensi dan Kesiapan Kerja Melalui Program Pelatihan Junior Administrative Assistant Sita, Cindy Gladys Ayu Nur; Reviandani, Oktarizka
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja peserta melalui program pelatihan Junior Administrative Assistant. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi administrasi yang sesuai dengan standar industri, namun terdapat kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dan kebutuhan dunia kerja. Metode penelitian dalam studi ini adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada instruktur, peserta pelatihan, serta pihak penyelenggara di BLK Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan Junior Administrative Assistant yang diselenggarakan BLK Surabaya efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis administrasi perkantoran, keterampilan komunikasi profesional, serta kesiapan kerja peserta dalam menghadapi dunia kerja. Partisipan pelatihan melaporkan adanya peningkatan kepercayaan diri, pemahaman terhadap tugas administratif modern, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan sarana prasarana dan kebutuhan pembaruan kurikulum sesuai perkembangan teknologi digital. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi fasilitas, peningkatan sinergi dengan dunia industri, dan penyusunan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar kerja sebagai upaya untuk memperkuat peran BLK Surabaya dalam menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja.
Analisis Peran Strategis Pengawas Ketenagakerjaan dalam Mekanisme Perlindungan Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja di Jawa Timur HARIYANTI.H., FIRDA; Reviandani, Oktarizka
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13964

Abstract

Dalam hubungan kerja, pekerja dan pengusaha dihadapkan pada berbagai risiko ketenagakerjaan, termasuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tingginya angka kecelakaan kerja di Jawa Timur yang mencapai 80.771 kasus pada tahun 2024 menunjukkan belum optimalnya implementasi perlindungan ketenagakerjaan, khususnya penegakan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta efektivitas pengawasan ketenagakerjaan dalam pemenuhan jaminan sosial tenaga kerja. Kondisi tersebut menjadi salah satu landasan kuat yang merefleksikan pentingnya penelaahan terhadap peran Pengawas Ketenagakerjaan di Provinsi Jawa Timur yang turut berwenang dalam konteks masalah ini. Secara normatif, Pengawas Ketenagakerjaan merupakan Pegawai Negeri Sipil yang berwenang mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan. Dalam fenomena kasus kecelakaan kerja, peran pengawasan ketenagakerjaan selain secara administratif meliputi pula peranan dalam pendekatan preventif dan represif. Maka dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan menganalisis secara mendalam hal tersebut. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder dari bahan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran strategis pengawas ketenagakerjaan di Jawa Timur dalam penegakan norma jaminan sosial dan penanganan kasus kecelakaan kerja terbagi secara preventif dan represif dan bersifat saling melengkapi. Peranan ini telah dijalankan dengan baik meskipun masih terdapat hambatan. Optimalisasi berbagai aspek perlu terus dilakukan guna memperkokoh perlindungan hukum dalam penyelenggaraan jaminan sosial tenaga kerja.
Prosedur Pengambilan Data Kepulangan Pekerja Migran Indonesia oleh UPT P2TK di Bandara Internasional Juanda Surabaya Fitri, Azarine Auranayya Selaksa; Reviandani, Oktarizka
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increase in Indonesia’s population without adequate job availability has driven many citizens to work abroad as Indonesian migrant workers (PMI). While labor migration contributes to foreign exchange and individual welfare, it also poses significant risks, particularly for non-procedural PMI who are vulnerable to rights violations, exploitation, and human trafficking. Consequently, the state is obligated to ensure comprehensive protection, including during the repatriation process. This study aims to describe the procedures for collecting repatriation data of PMI by the Technical Implementation Unit for Labor Services and Protection (UPT P2TK) at Juanda International Airport, identify existing obstacles, and assess the implementation of government service and protection functions. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, in-depth interviews with UPT P2TK officers, and documentation review. The findings indicate that data collection is conducted through arrival monitoring, document verification, brief interviews, and daily data compilation using an online system, reflecting government functions of service, development, and protection. However, low reporting awareness among PMI and limited personnel amid fluctuating arrivals hinder data accuracy, highlighting the need for improved socialization and strengthened human resources to optimize post-employment protection.
Implementation of the legislative oversight function on regional budget execution in Sidoarjo regency Florencia, Serafin; Reviandani, Oktarizka
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 10 No. 1 (2026): April (On Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v10i1.43028

Abstract

This study analyzes the implementation of the legislative oversight function on the regional budget (APBD) in Sidoarjo Regency. It integrates Van Meter and Van Horn’s implementation model with Almond and Verba’s political culture theory to bridge the gap between formal regulations and actual bureaucratic behavior. Utilizing a qualitative interpretive case study design, research involved in-depth interviews with legislative members, regional auditors, and civil society activists. The findings reveal that while the Regional House of Representatives (DPRD) achieved high procedural compliance in policy standards and communication, oversight remains symbolic due to a deeply rooted 'subject' political culture that prioritizes institutional harmony over substantive evaluation. However, the study identifies a significant shift triggered by the rise of a 'participant' culture among the public, driven by digital transparency. This external pressure has evolved legislative disposition from a formal-bureaucratic mindset toward a responsive evaluative orientation, manifesting in increased field inspections and critical budget discussions. The study concludes that effective budget oversight depends not only on technical-administrative standards but is fundamentally determined by the transformation of political culture from an accommodative subject orientation toward a critical participant culture. This shift in social accountability serves as the primary catalyst for challenging elite political accommodation and ensuring the integrity of regional financial governance within a decentralized system.   Penelitian ini menganalisis implementasi fungsi pengawasan DPRD terhadap APBD di Kabupaten Sidoarjo melalui integrasi model Van Meter dan Van Horn dengan teori budaya politik Almond dan Verba. Menggunakan desain studi kasus interpretif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan anggota legislatif, auditor daerah, dan aktivis masyarakat sipil. Temuan mengungkapkan bahwa meskipun DPRD mencapai kepatuhan prosedural tinggi, kualitas pengawasan tetap bersifat simbolis akibat dominasi budaya politik 'subjek' yang memprioritaskan harmoni institusional di atas evaluasi substantif. Namun, studi ini mengidentifikasi pergeseran signifikan yang dipicu oleh bangkitnya budaya 'partisipan' masyarakat melalui transparansi digital. Tekanan eksternal ini mendorong evolusi disposisi legislatif dari pola pikir formal-birokratis menuju orientasi evaluatif yang responsif, yang bermanifestasi dalam peningkatan inspeksi lapangan dan pembahasan anggaran yang kritis. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas pengawasan anggaran tidak hanya bergantung pada standar teknis-administratif, tetapi ditentukan oleh transformasi budaya politik dari orientasi 'subjek' yang akomodatif menuju budaya 'partisipan' yang kritis. Kekuatan mekanisme akuntabilitas sosial menjadi kunci untuk menantang akomodasi politik elit demi menjamin integritas tata kelola keuangan daerah dalam sistem desentralisasi.
Co-Authors Adi Pangestu, Aryan Aditya, Muhammad Rafli Afira, Sabrina Ayu Aliefia, Vony Ananda, Alief Rizkia Anastasia, Annisa Andera, Poetri Andini, Faiza Irisaliya Anggraeni, Alfina Audry Anjarwati, Tyas Annisa, Dea Ardini, Hana Rizky Ardiningrum, Sekar Damayanti Aulia, Nadia Chyka Azriel Setiawan, Defanio Bagaskara, Prayoga Darmadi, Dandi Dila Yanuansyah, Sae Dj, Aurellia Djurubassa, Gloria Miagina Palako Dwiyanti, Tsabitah Mariyah Febri Anggraeni, Putri Fitri, Azarine Auranayya Selaksa Florencia, Serafin Fotinus Wahyudi Josiriz Hardianti Aniq, Azka HARIYANTI.H., FIRDA Imanuari Pertiwi, Vidya Isal Abellita Isma Nurcahyaningtyas Kanjeng Ratu, Gusti Khoirril, Oktavia Putri Khumairoh, Lutfiatu Maharani, Najla Syifa Margaretha, Maria Marioko, Yeris Okta Mariyah, Tsabitah Maulani, Khofiyah Mufidah, Nur Choirunisa Aini Mumtazah, Shofy Salsabil Nadiya, Bunga Naila, Nadhira Nur Khasia Arbain, Fayola Nur Kholisa, Yasmin Nurhayunda, Nafa Nurmaulidya, Salsabila Pangestu, Aryan Adi Putratama, Bonifasius Deva Putri, Berliana Febriani Putri, Vania Angelita Yuniar Rahmawati, Shinta Risty, Arindra Saskia Maya Riyadiana, Nabila Ro’uf, Muhammad Mufid Safira, Febrialta Dinda Saputri, Renza Nadya Jala Sembiring, Baster Handinata Septianti, Aurelia Setiyowati, Mita Dwi Sita, Cindy Gladys Ayu Nur Sunarko, Viandra Rafelia Cahya Sunaryo, Bima Saputra Syahrul Ramadhan, Ilham Syahtoni, Mohamad Geoveza Putra Tias, Salsabilah Suryaning Virdiansyah, Erlang Vivia, Sandrina Della Warda Akhadatuz Yola Flowerensia, Frisca Yunisa, Rahmita Dwi Zafira, Fadilla