Claim Missing Document
Check
Articles

Actuating Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Implementasinya Pada Manajemen Ibadah Haji Dan Umrah Sa’idahtul Akmala Yusuf; Hamidullah Mahmud
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2989

Abstract

Penelitian ini membahas konsep actuating (penggerakan) dalam pandangan Al-Qur’an serta pelaksanaannya pada manajemen ibadah haji dan umrah. Actuating dipahami sebagai fungsi manajemen yang menggerakkan, mengarahkan, dan memotivasi manusia supaya bekerja dengan efektif agar mencapai tujuan dari organisasi. Dalam Islam, proses penggerakan tersebut diperkaya dengan dimensi spiritual seperti tauhid, amanah, ihsan, syura, tasamuh, dan tartib. Nilai-nilai Qur’ani tersebut tidak hanya mengatur etika pemimpin, tetapi juga memberikan landasan moral bagi setiap individu untuk bekerja dengan kesadaran ibadah. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi actuating Qur’ani dalam manajemen haji dan umrah tercermin melalui pembinaan spiritual petugas, profesionalisme kerja, koordinasi lintas lembaga, pelayanan humanis, serta pengaturan sistem operasional yang rapi dan tertib. Integrasi antara prinsip manajemen modern dan nilai-nilai Qur’ani menghasilkan pelayanan yang lebih efektif, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah.
Pengawasan dalam Dakwah: Memahami Konsep ‘Amr Ma'ruf Nahi Munkar’ dalam Alquran Syf Miftahul Rahmah; Hamidullah Mahmud
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3191

Abstract

Konsep ‘Amr Ma’ruf Nahi Munkar merupakan salah satu pilar utama dalam ajaran Islam yang bertujuan menjaga moral dan etika masyarakat dengan cara memerintahkan kebaikan dan mencegah keburukan. Konsep ini memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Ali-Imran ayat 104, serta hadis Nabi Muhammad SAW yang menekankan tanggung jawab sosial setiap individu dalam mengawal perilaku umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, termasuk karya tafsir, hadis, penelitian ilmiah, dan data sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘Amr Ma’ruf Nahi Munkar berfungsi sebagai mekanisme pengawasan sosial yang efektif dalam membentuk perilaku positif apabila dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana dan persuasif. Implementasinya dalam masyarakat modern terlihat melalui pendidikan agama, kegiatan dakwah, dan program sosial seperti gerakan anti narkoba, yang terbukti mampu menurunkan angka penyimpangan sosial hingga 30%. Namun demikian, pelaksanaannya menghadapi tantangan seperti resistensi individu, perbedaan interpretasi tentang batasan kebaikan dan keburukan, serta pengaruh nilai-nilai sekuler. Penelitian juga menegaskan pentingnya penggunaan media digital sebagai sarana penyebaran pesan dakwah secara efektif. Dengan pendekatan yang inklusif, dialogis, dan penuh kasih sayang, ‘Amr Ma’ruf Nahi Munkar dapat menjadi strategi dakwah yang relevan dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang berakhlak, harmonis, serta responsif terhadap tantangan sosial kontemporer.  
Kewirausahaan dalam Perspektif Al-Qur’an Muhammad Rezky Pratama Marsudi; Hamidullah Mahmud
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13923

Abstract

Islam adalah agama yang tidak hanya memberikan pedoman dalam hal spiritual, tetapi juga hal duniawi, termasuk menjalankan bisnis. Kontribusi utama penelitian ini adalah menjelaskan peran agama dalam mengelola perusahaan dibandingkan dengan karakteristik seorang wirausahawan dan pemimpin yang mengamalkan ajaran Islam dalam menjalankan bisnis. Prinsip-prinsip ini ditujukan bagi para pemimpin dan wirausahawan yang ingin menerapkan kepemimpinan dan kewirausahaan sesuai dengan tuntunan Islam. Karakteristik muslimpreneur mengarahkan pelaku usaha muslim untuk menjalankan kegiatan usahanya berlandaskan al-Quran dan al-Hadits. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review yakni ikhtisar komprehensif tentang penelitian yang sudah dilakukan mengenai topik yang spesifik untuk menunjukkan kepada pembaca apa yang sudah diketahui tentang topik tersebut dan apa yang belum diketahui, untuk mencari rasional dari penelitian yang sudah dilakukan atau untuk ide penelitian. Studi ini memiliki tujuan untuk mengkaji pandangan Islam mengenai dunia usaha dan bagaimana prinsip-prinsip yang ada dapat membantu pengusaha menjadi penggerak perubahan ekonomi yang berkelanjutan.