Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Keterbacaan Buku English for Nusantara untuk Kelas Tujuh Menggunakan WebFX Basori
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 28 No 1a (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v28i1a.8480

Abstract

English for Nusantara (EN) books are textbooks provided by the Indonesian government and serve as educational materials that teachers can use to teach and learn English in Indonesia junior high schools. Before using them, teachers must evaluate their readability since inappropriate materials can demotivate students and enable them to achieve teaching and learning goals. This study aimed to fill the gap by evaluating the readability of EN. Using a sample EN for grade seven, this study brought a research question, what is the level of readability of English for Nusantara. To achieve this goal, the researcher used a qualitative study. The researcher used a free online readability tool to measure the text readability level, the WebFX. Among the texts in EN for grade seven, the researcher took 18 texts and analyzed them using the measurement formula in the tools above. The study found that the readability level was high, and the texts were easy to read. The limitations of the study and suggestions for future research were also discussed.
Klasifikasi Media dan Sumber Belajar Dari Landasan Teori Penggunaan shofiyullah, Muhammad; Saudah Nur Fitria Fajarianti; Arri Fadli Gunawan; Basori
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr599

Abstract

Media dan sumber belajar merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran yang efektif. Pemilihan media dan sumber belajar yang tepat sangat bergantung pada landasan teori yang mendasarinya. Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan ragam dan klasifikasi media serta sumber belajar berdasarkan landasan teori penggunaannya. Landasan teori yang dibahas meliputi teori belajar dan psikologi kognitif, teori konstruktivisme, dan teori keterlibatan kognitif. Setiap teori memberikan pandangan yang berbeda tentang bagaimana individu belajar dan berinteraksi dengan media dan sumber belajar. Dari perspektif ini, media dan sumber belajar dapat diklasifikasikan berdasarkan karakteristiknya, seperti keaktifan peserta didik, interaktivitas, jenis konten yang disajikan, dan tingkat keterlibatan kognitif yang dibutuhkan. Melalui pemahaman yang mendalam tentang landasan teori ini, pendidik dapat memilih media dan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik, sehingga dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.
Upaya Mengetahui Tantangan untuk Memberikan Pemahaman Dan Implementasi Ajaran Al-Qur’an Dan Hadist Dalam Kehidupan Kontemporer Manggala, Kayan; Basori
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 2 No 1 (2024): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih adalah sebuah tantangan bagi para mufassir untuk tetap memberi pemahaman dan penerapan ajaran al-Qur’an dan hadits dalam kehidupan kontemporer karena dengan kecanggihan teknologi kemampuan seseorang dalam memahami al-Qur’an dan hadits mulai berkurang. Maka menjadi sangat penting untuk memahami apa saja tantangan yang akan dihadapi dalam memahami dan menerapkan al-Qur’an dan hadits di kehidupam kontemporer. Tujuan Penelitian ini memilik dua yaitu (1) untuk mengetahui tantangan dalam memahami ajaran al-Qur’an dan hadits dalam kehidupan kontemporer (2) untuk mengetahui tantangan menerapkan ajaran al-Qur’an dan hadits dalam kehidupan kontemporer. Metode yang digunakan untuk mengali hal tersebut dengan studi kepustakaan yang analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian ini ada dua yaitu (1) Tantangan dalam memahami ajaran al-Qur’an dan hadits di antaranya tantangan kontekstual (seperti isu gender dan globalisasi), tantangan interpretatif (seperti hukum Islam, kemajuan sains dan teknologi serta pluralisme agama) dan tantangan perubahan sosial. (2) tantangan dalam menerapkan ajaran al-Qur’an dan hadits dalam kehidupan kontemporer ada tiga yaitu tantangan modernitas, tantangan teknologi, dan tantangan globalisasi.
DESAIN RAK TEMPAT PENYIMPANAN TABUNG GAS ARGON DENGAN KAPASITAS MAKSIMUM 3 TON: Design of the Argon Gas Storage Rack with a Maximum Load Capacity of 3 Tons Basori; Marsudi; Aldi Hari Tri Sakti Ridwan
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKEM.8.2.8

Abstract

Gas tungsten arc welding (GTAW) uses argon gas as a protective gas in the welding process. Argon gas cylinders weigh 100 kg, making it difficult to mobilize in large quantities when the welding work is at a certain height. Therefore it is necessary to create a storage area that is able to accommodate and withstand the load of gas cylinders and their contents and can be mobilized at a certain height. In order to get a suitable storage area, a design has been carried out, which includes calculating the strength of the frame, determining the material and design of the lifting lug, and calculating the welding connection of the lifting lug and hollow steel. The rack material used is SS400 type, the compressive stress that occurs due to the force acting on the hollow iron is 91.124 MPa and the stress received by the base plate is 127.5 MPa, while the allowable compressive stress for the material is 152 MPa. The load received by the lifting lug is 33,866.6 N, and the tensile stress due to the force acting on the lifting lug is 76.88 MPa, while the allowable tensile stress is 152 MPa, so the lifting lug is declared safe to use.
Islamic Education within Muslim Minority: A Study of Finnish National Agency for Education (FNAE) Documents Akhmad Nurul Kawakip; Mohammad Asrori; Moch. Khafidz Fuad Raya; Miftachul Huda; Basori
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2024): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v9i2.8879

Abstract

Finland, as a Nordic country with a Muslim minority, seems to place a special position on Islamic education and makes it the same portion as the education of the majority religion such as Lutheran in the Finnish National Agency for Education (FNAE). The existence of 20 Finnish schools officially recognized by the government as having Muslim communities and providing Islamic education is evidence that the development of Islamic education in public schools is growing significantly. This article aims to showcase the Islamic education system in Finland and its management practices from the Islamic education practice documents issued by the FNAE. This study employed the Documentary Research (DR) method to explore primary data. The documents from the FNAE are the basis for all schools in Finland. This article demonstrates that the Principle of Justice regulates the right to religion, including freedom in religious education, the presence of Finnish Muslims in the past made the Muslim community recognized by the state along with the provision of Islamic education, and the position of Islamic education in the FNES is determined by the state where ‘religious education for students is by the religion they adhere to and believe in’. This is what makes Islamic education subjects taught two hours per week for a year, where the curriculum is designed for three contents: students’ understanding of Islam, views on world religions, and living a good life. This article argues that Islamic education in minority countries places the landscape of religiosity and inter-religious equality as state acceptance in organizing religious education for all communities.
URGENSI MASA GOLDEN AGE BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Amiliya, Reni; Utia Virli Susanti; Basori
Al-Abyadh Vol 7 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v7i2.1372

Abstract

Masa Golden Age sangat penting bagi perkembangan anak usia dini pada masa yang akan datang. Pada masa ini, anak usia dini haruslah mendapatkan stimulasi agar tumbuh kembang anak dapat berkembang secara optimal. Metode penelitian ini menggunakan literature review. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal terkait pentingnya masa Golden Age bagi anak usia dini yaitu bahwa 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Peningkatan 30% berikutnya terjadi pada usia 8 tahun, dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua.
Analisis Motivasi Belajar Informatika Elemen Praktik Lintas Bidang Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media Scratch Azariyah, Devi Lutfiana; Basori; Susilowati, Emi Budi
Indonesian Journal of Learning and Instructional Innovation Vol 2 No 01 (2024): Indonesian Journal of Learning and Instructional Innovation: June 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijolii.v2i01.1315

Abstract

Motivasi belajar memiliki peranan penting dalam memberikan dorongan, semangat dan rasa senang dalam belajar, sehingga mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi akan memiliki energi lebih untuk melakukan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah informatika elemen praktik lintas bidang model pembelajaran project based learning berbantuan aplikasi Scratch untuk merumuskan sebuah kebijakan terkait proses pembelajaran informatika elemen praktik lintas bidang pada pembelajaran selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pembelajaran Informatika Elemen Praktik Lintas Bidang dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan Aplikasi Scratch dapat mendorong motivasi belajar mahasiswa dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata tingkat motivasi belajar siswa yang berada pada kategori motivasi belajar tinggi yaitu sebesar 61,9%. sehingga guru mata pelajaran informatika elemen Praktik Lintas Bidang dapat kembali menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan aplikasi Scratch.
Cu Film Characteristics Synthesized Using Electrodeposition Technique at Various Currents and Under a Rotating Neodymium Magnet Susetyo, Ferry Budhi; Basori; Mansor, Muhd Ridzuan; Ruliyanta; Yudanto, Sigit Dwi; Rosyidan, Cahaya; Situmorang, Evi Ulina Margareta; Edbert, Daniel; Mutiara, Etty; Yulianto, Tri; Agus Jamaludin; Nanto, Dwi
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 4 (2025): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.4.1156-1168

Abstract

In the present study, Cu films were made over Al alloy using the electrodeposition technique. Electrodeposition conducted at various currents (80, 100, and 120 mA), with and without influence by a rotating magnetic field (100 rpm of rotation). 0.5 M CuSO4 + 20 mL of H2SO4 was used for electrolyte solutions. The sample before and after electrodeposition was weighed using digital scale to calculate deposition rate and current efficiency. All formed Cu films were characterized using X-ray diffraction (XRD), attenuated total reflectance Fourier transform infrared spectroscopy (ATR-FTIR), Scanning electron microscopy equipped with Energy dispersive spectroscopy (SEM-EDS), and Potentiostat apparatus. Furthermore, antibacterial activity using Staphylococcus aureus was also investigated. Increasing the current of electrodeposition leads to an increase in deposition rate and current efficiency for both conditions (with and without rotating magnetic field influence). Based on the XRD and ATR-FTIR investigation, Cu was successfully deposited onto Al surface. Currents used for the electrodeposition process between 80-100 mA would result in a faceted structure, while using 120 mA results near to spheroidal. Shifting to higher currents leads to decreases in grain sizes and presenting a rotating magnetic field also enhances the grain size. Current and rotating magnetic influences are not linearly influencing corrosion potential, corrosion rate and antibacterial activity. The sample made using higher current plus influencing with a rotating magnetic field has less corrosion rate and higher area of inhibition at around 0.808 mmpy and 4.01 cm2.
HAKIKAT PENDIDIKAN: MENCARI MAKNA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT Basori; Sari Wahyuni Siregar; Layyana Syarifah Pane
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1953

Abstract

Artikel ini membahas hakikat pendidikan dengan menelaah makna belajar melalui pendekatan filsafat. Pendidikan tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi sebagai proses humanisasi yang membentuk manusia secara utuh— nalar, etika, dan eksistensi. Dengan mengkaji pandangan filsuf seperti Plato, Aristoteles, John Dewey, dan Paulo Freire, artikel ini mengungkap bahwa tujuan pendidikan melampaui aspek kognitif semata, mencakup pembentukan karakter, kebebasan berpikir, dan kesadaran kritis terhadap realitas sosial. Dalam konteks ini, belajar dipahami sebagai proses transformasi diri yang berkelanjutan. Artikel ini juga mengkritisi paradigma pendidikan modern yang cenderung teknokratis dan menekankan pentingnya pendekatan filosofis dalam merancang sistem pendidikan yang lebih manusiawi. Dengan demikian, filsafat pendidikan berperan penting dalam mengarahkan pendidikan menuju pembebasan dan pencerahan manusia.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KLASIK : AL-FARABI, AL-GHAZALI, DAN IBN SINA Basori; Adelia Yusnita; Reonaldi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2189

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam pemikiran tiga tokoh penting dalam khazanah pendidikan Islam klasik, yaitu Al-Farabi, Al-Ghazali, dan Ibn Sina. Ketiganya memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan filsafat dan teori pendidikan Islam yang masih relevan hingga masa kini. Al-Farabi menekankan bahwa pendidikan merupakan sarana utama dalam membentuk manusia paripurna, yaitu individu yang berakhlak mulia, berakal sehat, dan memiliki kedekatan spiritual dengan Tuhan. Ia juga melihat peran negara sebagai fasilitator utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan bermoral. Ibn Sina lebih menitikberatkan pada pendekatan logis dan empiris dalam pendidikan, serta pentingnya pengembangan potensi intelektual sejak dini melalui tahapan-tahapan yang sistematis. Sementara itu, Al-Ghazali menonjolkan keseimbangan antara pendekatan rasional dan spiritual, dengan penekanan kuat pada aspek akhlak dan pembinaan jiwa. Ketiga tokoh ini memiliki pandangan yang saling melengkapi terkait tujuan, metode, dan materi pendidikan Islam. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dan memberikan kontribusi akademik dalam memahami dasar filosofis pendidikan Islam serta relevansinya dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern dan global saat ini.