Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF MOMEDU CARE ON PREGNANCY-RELATED ANXIETY AMONG THIRD-TRIMESTER PREGNANT WOMEN Maesaroh Maesaroh; Ade Rahayu Prihartini; Siti Juariah
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 10 No. 2 (2026): VOLUME 10 ISSUE 2 AUGUST 2026
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2026/Vol10/Iss2/828

Abstract

Pregnancy-related anxiety is a common psychological problem experienced by women during the third trimester of pregnancy. Anxiety before childbirth may affect maternal emotional well-being and pregnancy outcomes. Digital antenatal education has recently become a potential approach to support maternal mental health through accessible and flexible health information. This study aimed to determine the effectiveness of MomEdu Care in reducing pregnancy-related anxiety among third-trimester pregnant women at Puskesmas Pulomerak. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 30 third-trimester pregnant women were recruited using purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire-Revised 2 (PRAQ-R2) before and after the intervention. Respondents used the MomEdu Care platform independently for two weeks. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the mean anxiety score decreased from 36.63 ± 1.97 before the intervention to 29.20 ± 1.67 after the intervention. Statistical analysis showed a significant difference between pretest and posttest scores (p-value = 0.000; p < 0.05). MomEdu Care was effective in reducing pregnancy-related anxiety among third-trimester pregnant women and may serve as an accessible digital antenatal education medium in primary healthcare settings.
Efektivitas Konsumsi Susu Kedelai sebagai Pendamping Tablet Tambah Darah terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II Ade Rahayu Prihartini; Rini Setiawati; Hana Nurul Khaeriyah
Jurnal Health Sains Vol. 7 No. 4 (2026): Journal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v7i4.2850

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan maternal yang meningkatkan risiko komplikasi ibu dan janin, termasuk perdarahan, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah. Meskipun Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan terapi standar, efek samping gastrointestinal seperti mual dan konstipasi serta kepatuhan yang belum optimal menunjukkan perlunya intervensi pangan pendamping yang dapat diterima ibu hamil. Susu kedelai dipilih karena menyediakan protein, asam folat, zat besi nabati, dan zat gizi lain yang mendukung pembentukan hemoglobin, mudah diperoleh, serta relatif terjangkau bagi masyarakat. Research gap penelitian ini adalah terbatasnya bukti pemanfaatan susu kedelai sebagai pendamping TTD pada ibu hamil trimester II di layanan primer. Kebaruan penelitian terletak pada evaluasi intervensi 200 ml susu kedelai dua kali sehari selama 14 hari pada konteks pelayanan antenatal Puskesmas Karangnunggal tahun 2026. Penelitian pra-eksperimental one group pretest-posttest melibatkan 30 ibu hamil trimester II dari populasi 48 orang yang dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Kadar hemoglobin diukur menggunakan hemoglobin meter digital pada awal dan akhir intervensi. Data berdistribusi normal berdasarkan Shapiro-Wilk (pretest p=0,153; posttest p=0,063) dan dianalisis menggunakan paired t-test. Rerata hemoglobin meningkat dari 9,81 g/dL menjadi 10,27 g/dL. Analisis berpasangan menunjukkan perbedaan bermakna (t=4,044; df=29; p<0,001), interval kepercayaan 95% peningkatan 0,25–0,75 g/dL, dan ukuran efek Cohen's dz=0,74. Proporsi ibu tanpa anemia meningkat dari 30,0% menjadi 50,0%. Temuan menunjukkan manfaat statistik dan klinis tingkat sedang-besar. Susu kedelai dapat dipertimbangkan sebagai pendamping, bukan pengganti TTD, disertai pemantauan kadar hemoglobin dan edukasi gizi oleh tenaga kesehatan dalam pelayanan antenatal secara berkelanjutan.
Safe Ride: Penguatan Perilaku Keselamatan Berkendara dalam Pencegahan Cedera pada Remaja: Safe Ride: Strengthening Safe Riding Behavior for Injury Prevention Among Adolescents Ade Rahayu Prihartini; Gugum Gumilar; Chanda Maulidya; Ratna Suminar; Bintang Novellia Putri; Intan Inayah; Suheva Suheva; Munawaroh Munawaroh; Linda Septiyani; Yudi Lili Abdul Cholid; Masalikul Anwar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 2 (2026): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i2.179

Abstract

Pendahuluan: Cedera akibat kecelakaan lalu lintas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang banyak melibatkan kelompok usia muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Safe Ride bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perilaku keselamatan berkendara sebagai upaya pencegahan cedera. Metode: Kegiatan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA). Tahap Plan dimulai 1 Agustus 2026 melalui identifikasi kebutuhan, koordinasi, penyusunan materi, dan instrumen evaluasi. Tahap Do dilaksanakan 7 Agustus 2026 melalui pretest, edukasi keselamatan berkendara, diskusi interaktif, dan penguatan pesan pencegahan cedera. Tahap Check dilakukan dengan posttest lima pertanyaan, sedangkan tahap Act berupa penguatan dan pembuatan komitmen perilaku aman dan rekomendasi tindak lanjut edukasi. Hasil: Peserta berjumlah 28 siswa, terdiri atas 18 laki-laki dan 10 perempuan. Pada pretest hanya 4 siswa (14,3%) berada pada kategori pengetahuan baik, meningkat menjadi 21 siswa (75,0%) pada posttest. Terjadi peningkatan 60,7 poin persentase. Kesimpulan: Program Safe Ride menunjukkan bahwa edukasi terstruktur dan partisipatif aktif peserta edukasi berpotensi meningkatkan pemahaman remaja mengenai keselamatan berkendara dan pencegahan cedera.
Learning, Observing, and Practicing: Interactive Video-Based Education on Healthy Lifestyles and Handwashing Practices among Fifth-Grade Students at SDN Kubang Kemanisan, Serang Ade Rahayu Prihartini; Rini Setiawati; Febrina Nugrahini; Ahmad Bagus Mindiarto
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i3.750

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah merupakan fondasi penting untuk membentuk kebiasaan kesehatan sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa kelas V mengenai PHBS, dengan penekanan pada Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan dilaksanakan di SDN Kubang Kemanisan, Serang, dengan 29 siswa kelas V. Tahap persiapan berlangsung pada 13–18 Juli 2026 meliputi koordinasi, penyusunan materi, pemilihan video interaktif, penyiapan media, dan pembagian tugas tim. Pelaksanaan dan evaluasi dilakukan pada 20 Juli 2026 melalui edukasi partisipatif menggunakan video interaktif, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung cuci tangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest sederhana untuk mengidentifikasi pemahaman siswa, disertai observasi keterlibatan dan praktik. Pada pretest, 6 dari 29 siswa (20,7%) dikategorikan paham, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 27 siswa (93,1%). Dengan demikian, terdapat kenaikan 21 siswa atau 72,4 poin persentase pada proporsi siswa yang paham. Dokumentasi kegiatan juga menunjukkan siswa terlibat aktif dalam sesi diskusi, demonstrasi, dan praktik CTPS. Pendekatan audiovisual yang dipadukan dengan demonstrasi memberi pengalaman belajar konkret dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi PHBS berbasis video interaktif dan praktik langsung layak digunakan sebagai strategi promosi kesehatan sekolah. Penguatan berkelanjutan oleh guru dan ketersediaan sarana CTPS diperlukan agar pengetahuan berkembang menjadi kebiasaan.
Peningkatan Literasi Digital Kesehatan Reproduksi melalui Studi Kasus dan Diskusi Interaktif dalam Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa SMK Al Falah Madani Kota Serang Ade Rahayu Prihartini; Maesaroh Maesaroh; Rini Setiawati
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 3 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v6i3.11219

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital kesehatan reproduksi siswa dalam mencegah kekerasan seksual. Sasaran kegiatan adalah 22 siswa SMK Al Falah Madani Kota Serang. Persiapan dilaksanakan pada 20–29 Juli 2026, sedangkan edukasi dan evaluasi dilaksanakan pada 30 Juli 2026. Metode kegiatan meliputi studi kasus, pemaparan materi, diskusi interaktif, pretest-posttest, dan komitmen bersama. Materi mencakup bijak bermedia sosial, pengenalan kekerasan seksual termasuk pelecehan seksual sebagai salah satu bentuknya, upaya pencegahan, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi kejadian kekerasan seksual. Hasil menunjukkan bahwa siswa dengan kategori paham meningkat dari 5 orang (22,7%) pada pretest menjadi 18 orang (81,8%) pada posttest, atau meningkat sebesar 59,1 poin persentase. Seluruh peserta (100%) menyatakan komitmen “Jaga Kesehatan, Jaga Diri, Jaga Kehormatan”. Edukasi berbasis kasus dan diskusi interaktif menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi remaja dan kesadaran perlindungan diri terhadap kekerasan seksual.