Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Efektifitas Biaya Terapi Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 terhadap Kontrol Glukosa Darah Ulfa, Ninik Mas; Fandinata, Selly Septi; Puspitasari, Indra
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 13, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jki.v13i1.6170

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease characterized by blood glucose levels exceeding normal. The length of therapy in DM patients causes the large amount of treatment costs incurred, although in Indonesia BPJS insurance is used but this puts the burden of health financing on the Indonesian government, so there is a need for an analysis of costs associated with therapeutic outcomes. The purpose of this study was to analyze the Cost Effectiveness of Type 2 DM patients in a hospital in the South Surabaya area. The method used is observation, with retrospective observation on type 2 DM patients in outpatient internal polyclinics for the period April – December 2021. The results obtained were 30 patients who routinely controlled 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 and 9 months, receiving single therapy or a combination of antidiabetic drugs. In this study, a cost and effectiveness analysis was carried out with the measurement of therapeutic outcomes, namely pre-post GDP and pre-post GD2PP. The conclusion of this study were 30 female patients (100%), age > 45 years 24 people (80%). The effectiveness of sulfonylurea single therapy is 50% with an ACER of between Rp. 4,392.48 – Rp. 18,686.86 routine control 2, 3 and 9 months. For the treatment of 2 combinations of Thiazolidinediones + Insulin has an effectiveness value of 100% with ACER Rp. 42,490.08 routine control 6 months. While the 3 combinations that have a 100% effectiveness value are the combination of Sulfonylurea + Thiazolidinedione + Biguanide with an ACER price of Rp. 6,668.4 routine follow-up for 3 months. In 3 combinations of oral antidiabetic with insulin (Insulin + Sulfonylurea + Thiazolidioine + alpha glucosidase inhibitor) has a 100% effectiveness value, the ACER price is Rp. 36,082.36 routine control 7 months.
UU Edukasi Herbal 3S (Salam, Seledri, Dan Sirsak) Sebagai Terapi Antihiperkolesterolemia Di Smk Farmasi Surabaya Umar, Umarudin; Suryadari, Mercyska; ., Surahmaida; Kusumo, Galuh Gondo; Ulfa, Ninik Mas; Aristyawan, Andhika Dwi; ., Syukrianto
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.568

Abstract

Dampak buruk dari hiperkolesterolemia tidak hanya pada orang tua namun karena life style banyak anak-anak mengalami hiperkolestrolemia. Upaya yang dilakukan berdsarkan hasil wawancara dengan mengkonsumsi obat sintesis namun memiliki efek samping dan perlu upaya alternatif dengan memanfaatkan potensi herbal yang ada disekitar lingkungan yaitu 3S (Salam, Seledri dan Sirsak). Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa daun salam dapat menurunkan kadar kolesterol baik berupa ekstrak maupun berupa minuman yaitu air rebusan dan jus daun salam.  Seledri dapat menurunkan kadar kolesterol atau sebagai terapi alternatif untuk antihipekolesterolemia. Sirsak sudh banyak diterapkan sebagai penurun kolesterol dengan cara direbus. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi potensi 3S (Salam, Seledri dan Sirsak) sebagai terapi antihiperkolesterolemia, dimana nantinya dapat bermanfaat untuk masyarakat khususnya para remaja yang rentan terhadap penyakit degenerative. Metode pendekatan dengan penyuluhan dan edukasi. Kegiatan pengmas di hadiri oleh 30 siswa SMK Farmasi Surabaya dilakukan bulan 30 Januari 2024. Kegiatan pengmas ini dengan media edukasi powerpoint tentang pengetahuan antihiperkolestrolemia, terapi secara non farmakalogi 3S dengan potensi kandungan senyawa kimia  seperti flavonoid, tanin, dan minyak atsiri. Kandungan tersebut berpotensi untuk menurunkan antihiperkolestrolemia. Tingkat pengetahuan hasil pre test sebesar  57% dan post test menunjukan peningkatan tingkat pengetahuan siswa terhadap 3S sebagai terapi non farmaklogis antihiperkolestrolemia sebesar 97%. Kata kunci : antihiperkolestrolemia, 3S (Salam, seledri, dan sirsak), Non farmakalogi
Intervention Digital Medication Reminder App to Improve Hypertension Patient's Self-Management Medication Adherence Selly Septi Fandinata; Eziah Ika Lubada; Ninik Mas Ulfa; Rizky Darmawan
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v11i2.926

Abstract

Among other chronic disorders, hypertension the most common chronic degenerative disease. Patient adherence to treatment is critical to the outcome of hypertension treatment. The provision of a digital medication reminder application intervention is one way to improve medication adherence. This study is to determine the impact of using digital smartphone applications to improve self-management of hypertensive patients. Quasi experimental with 2 prospective groups. The number of study samples was 408 patients. The results were descriptive, the control group had a pre post adherence level at the medium level of adherence, with 111 patients (60.66%) and 108 patients (59.02%). Intervention group at the level of adherence pre Middle 143 patients (63.56%), post 161 patients (71.56%) with a high level of adherence Mann Whitney test analysis, showed a significant change in the level of drug adherence in both groups p value of 0.000. Thus, digital smartphone applications can improve drug adherence.
EDUKASI TENTANG TANAMAN OBAT ASLI INDONESIA YANG BERPOTENSI SEBAGAI AFRODISIAK BAGI PRIA DI SMK FARMASI Umarudin, Umarudin; Ulfa, Ninik Mas; Kusumo, Galuh Gondo; Syukrianto, Syukrianto
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada siswa SMK Farmasi tentang tanaman obat asli Indonesia yang berpotensi sebagai afrodisiak. Metode pelaksanaannya meliputi sesi edukasi, sesi tanya jawab, dan diskusi. Media yang digunakan berupa slide PowerPoint, foto tanaman, dan simplisia (bahan tanaman kering) dari tanaman obat asli Indonesia yang dikenal memiliki sifat afrodisiak. Sebelum penyampaian materi, dilakukan pre-test dan dilanjutkan dengan post-test di akhir kegiatan. Hasil kedua tes dianalisis menggunakan tabulasi grafik. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata 40 dari 100, yang mencerminkan pemahaman awal siswa tentang tanaman asli Indonesia yang berpotensi afrodisiak. Selanjutnya, diberikan edukasi tentang tiga tanaman herbal yang diperkenalkan kepada siswa SMK Farmasi: lada Jawa (Piper retrofractum) yang berasal dari Madura dan Jember; purwaceng (Pimpinella alpina atau Pimpinella pruatjan) yang bersumber dari Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah; Gunung Semeru dan Pegunungan Tengger, Jawa Timur; Gunung Pangrango, Jawa Barat; serta Gunung Lawu dan Gunung Galunggung; dan pasak bumi (Eurycoma longifolia) yang ditemukan di Sumatra dan Kalimantan. Edukasi awal ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada obat sintetis yang sering menimbulkan efek samping. Hasil post-test menunjukkan peningkatan dengan skor rata-rata 98. Kegiatan ini memberi kontribusi positif dengan memperluas pengetahuan siswa tentang morfologi tanaman, habitus, dan efek farmakologis sebagai afrodisiak pada pria, yang didukung oleh studi ilmiah. Selain memberi manfaat bagi siswa, inisiatif ini juga memberikan wawasan berharga bagi masyarakat luas sebagai langkah penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi secara menyeluruh melalui pendekatan alami dan berbasis pengetahuan.