Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberian Mpasi Berbasis Komplementer dan Peer Support Grup Ibu Mencegah Stunting pada Balita Reni, Ises; Andayani, Rifka Putri; Dafris, Shanti; Afni, Yul; Ramadhani, Syofia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4779

Abstract

Nutrisi merupakan faktor penting untuk pertumbuhan pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Periode ini merupakan masa yang kritis yang dapat berdampak seumur hidup anak. Data di Puskesmas Belimbing menjelaskan bahwa target penurunan stunting belum sesuai dengan target Kementerian Kesehatan. Salah satu faktor penyebab stunting adalah tidak dilakukannya praktik pemberian makan secara responsive dan tidak adanya dukungan dari ibu terhadap teman sebaya. Oleh karena itu harus dilakukan upaya pemberdayaan berbasis masyarakat yaitu dengan online responsive feeding checklist berbasis komplementer dan peer support group ibu untuk mencegah stunting. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan praktik pemberian makan responsif pada ibu yang memiliki anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita di Wilayah Kampung Jambak Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang yaitu 22 orang. Kegiatan dimulai dari tahap penyusunan proposal diawali dengan survey lokasi mitra di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Hasil evaluasi yaitu 80% ibu mampu menjelaskan pemaparan materi yang disapaikan.
OPTIMALISASI PERAN GURU PAUD/TAK DALAM MENINGKATKAN TUMBUH KEMBANG ANAK PRASEKOLAH reni, ises; N. Rachmadanur; Afrizal; Zulham Efendi; Dedi Adha
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.542

Abstract

PAUD/TK Assyofa adalah salah satu sekolah yang berada di Kota Padang yang memiliki jumlah siswa dan siswi sebanyak 87 orang dengan jumlah guru 5orang. Dalam survey awal ditemukan 5 orang anak yang memiliki permasalahan dalama tumbuh kembang nya. Dari hasil pretest awal tentang pengetahuan yang dilakukan kepada guru PAUD/TK Assoyfa didapatkan data bahwa yang memiliki pengetahuan rendah sebanyak 60%. Anak dengan status tumbuh kembang terganggu dengan LILA kecil sebanyak 54,02%. Upaya yang akan dilakukan adalah memberikan edukasi atau pengetahuan kepada guru PAUD/TK untuk mengoptimalkan peran mereka dalam meningkatkan tumbuh kembang anak prsekolah pada umumnya, dan anak didikan mereka pada khsususnya. Dengan menggunakan media yang dapat dipahami oleh guru dan adanya ruang diskusi yang menjadin tempzt bertukar informasi yang mempunyai harapan agar para guru dapat memahami edukasi atau pengetahuan yang diberikan. Sehingga guru PAUD/TK dapat mengoptimalkan peran untuk meningkatkan tumbuh kembang anak prasekolah, yang mana bertujuan untuk mengurangi resiko yang akan terjasdi pada anak dalam gangguan tumbuh kembang mereka. Luaran yang ditargetkan adalah publikasi artikel di jurnal terakreditasi, publikasi di media cetak dan elektronik, serta peningkatan pengetahuan mitra tentang tumbuh kembang anak prasekolah.
PENGARUH BERKUMUR MADU TERHADAP MUKOSITIS PADA ANAK KANKER Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Fitria Alisa; Shanti Dafris
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.606

Abstract

Mukositis merupakan salah satu dampak yang sering terjadi pada anak pasca kemoterapi. Madu merupakan suatu aktivitas mengunyah yang bertujuan untuk meningkatkan produksi saliva pada anak yang menderita kanker setelah menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi dirumah Singgah Cahaya Padang. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test without control design. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 12 pasien dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor mukosistis sebelum berkumur dengan larutan madu adalah 15,83, rerata skor mukosistis sesudah berkumur dengan larutan madu adalah 8,25 dan ada pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang dan disarankan kepada pasien yang menjalani kemoterapi untuk mensosialisasikan tentang penggunaan larutan madu untuk berkumur pada pasien setelah menjalani kemoterapi sebagai upaya pencegahan terjadinya mukositis.
CHIROPRACTIC MENURUNKAN LOW BACK PAIN PADA KELOMPOK PENJAHIT KONVEKSI Efendi, Zulham; Reni, Ises; Fitri, Yulia; Adha, Dedi; Afrizal, Afrizal
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2595

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) merupakan masalah muskuloskeletal, di Indonesia 11,9% penduduk didiagnosis sebagai penyakit muskuloskeletal. Nyeri Punggung Bawah di Indonesia merupakan masalah kesehatan nyata. Di Amerika serikat, Nyeri Punggung Bawah merupakan penyebab terbanyak karyawan tidak masuk kerja dan menduduki urutan kedua setelah infeksi pernapasan atas. Sebagai contoh pekerjaan yang menyebabkan gangguan muskuloskeletal adalah menjahit. Di Indonesia menjahit merupakan pekerjaan yang ditekuni baik individu maupun usaha konveksi. Dalam melakukan pekerjaan, pekerja beresiko mendapatkan kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja. Hal ini dapat terjadi karena pekerja sering mengalami posisi duduk  lama yang tidak sesuai sehingga terjadi keadaaan postur yang kaku dan beban otot yang statis. Terapi komplementer Chiropractic adalah terapi yang efektif dalam menurunkan nyeri low back pain. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh  Chiropractic terhadap penurunan nyeri Low Back Pain pada kelompok penjahit konveksi di Lubuk Buaya Kota Padang. Penelitian menggunakan rancangan pre-eksperimental design dengan pendekatan one-Group Pre-Post test design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan November 2023 di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang dengan jumlah sampel 13 orang. Hasil  analisis menunjukkan ada pengaruh chiropractic terhadap penurunan nyeri low back pain pada kelompok penjahit konveksi diwilayah kerja puskesmas lubuk buaya kota padang (p<0,05). Penelitian ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer bagi penderita low back pain yang dapat akan digunakan oleh masyaraka.Kata Kunci :Low Back Pain, Chiropractic
Optimalisasi Posyandu dengan Transformasi Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui Terapi Komplementer Reni, Ises; Putri Andayani, Rifka; Rahmiwati, Elmi; Ausrianti, Rizka
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1362

Abstract

Posyandu terintegrasi adalah posyandu yang memberikan layanan kesehatan terintegrasi secara serentak atau terjadwal setiap bulan. Layanan ini ditujukan untuk berbagai sasaran, seperti ibu hamil, balita, remaja, usia dewasa, dan lansia, tetapi masih banyak posyandu terintegrasi yang belum melaksanakan kegiatan tersebut karena adanya berbagai kendala dan salah satunya adalah keterampilan petugas kesehatan dan kader dalam mengelola posyandu terintegrasi. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan optimalisasi posyandu terintegrasi dengan layanan terhadap ibu hamil, balita, dan lansia. Memberikan pelatihan terhadap kader, menyediakan akses pemeriksaan kesehatan sederhana, memfasilitasi penerapan sistem administrasi dengan memanfaatkan teknologi dalam pendokumentasian kunjungan di posyandu serta memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang terapi komplementer berupa pijat bayi untuk stimulasi tumbuh kembang anak dan pemanfaatan terapi herbal. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk mengoptimalkan pelaksanaan posyandu terintegrasi dengan penerapan terapi komplementerdalam mendukung intergrasi layanan primer. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 30 orang yang mengikuti kegitan posyandu. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, masyarakat mampu melakukan praktik lebih 80% dapat melakukannya dengan sesuai.