Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA PPS UNM BERPANDU TEORI PIRIE-KIEREN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PEMBUKTIAN PADA TEORI GRUP DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF DAN ADVERSITY QUOTIENT Fauziah Hakim
PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Vol 1 No 2 (2019): Journal on Pedagogical Mathematics
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489 KB) | DOI: 10.31605/pedamath.v1i2.357

Abstract

The research aims to describe PPs UNM (Postgraduate Program of State University of Makassar) students’ understanding guided by Pirie-Kieren theory in solving proving problem in group theory based on cognitive style (field independent and field dependent) and adversity quotient (climber, camper, and quitter). The conclusion based on the test and interview results are: (1) the levels of understanding achieved by FI-Climber subject are the primitive knowing, image having, property noticing, formalising, and organising; (2) the levels of understanding achieved by FI-Camper subject are the primitive knowing, image having, property noticing, formalising, and organising; (3) it is not discovered the subjects who have field independent cognitive style and low AQ (quitter); (4) the levels of understanding achieved by FD-Climber subject are primitive knowing, image having, formalising, and organising; (5) the levels of understanding achieved by FD-Camper are primitive knowing, image having, and formalising; (6) it is not discovered the subjects who have field dependent cognitive style and low AQ (quitter).
AKTIVITAS METAKOGNITIF MAHASISWA CALON GURU DALAM PEMECAHAN MASALAH Murtafiah Murtafiah; Fauziah Hakim; Ana Muliana
PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Vol 2 No 1 (2019): Journal on Pedagogical Mathematics.
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.49 KB) | DOI: 10.31605/pedamath.v2i1.530

Abstract

Metacognition is an important role in supporting students' success in mathematical problems solving. This study aims to describe the metacognitive activities of prospective teacher students in mathematical problems solving. The subjects of this study were as many as two people drawn from highly capable students with the consideration that the subjects were able to communicate / express their thoughts well. Data were collected using mathematical problem solving tests and interviews. Based on the results of data analysis, it was concluded that in each stage of solving mathematical problems consisting of 4 stages namely understanding the problem, planning the solution, carrying out the plan of completion, and checking again, the subject performs metacognitive activities namely planning activities (planning) thinking processes, monitoring thinking process, and evaluating the process and results of thinking.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI, NUMERASI, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI DI SMPN 8 SATAP MAJENE MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Fauziah Hakim; Fitriani; Elisabeth Intan Lumme; Rasnida; Nur Aisyah S; Pipin Lestari
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/interaktif.v3i1.85

Abstract

Literasi dan numerasi yang saat ini menjadi hal yang krusial dan menjadi bahan penilaian dalam AKM senantiasa berusaha ditingkatkan oleh pemerintah. Salah satu program yang merupakan bagian dari program Kampus Merdeka yakni Kampus Mengajar hadir untuk mengambil peran dalam peningkatan literasi dan numerasi. Selain literasi dan numerasi, program ini juga berfokus untuk peningkatan adaptasi teknologi dan membantu administrasi di sekolah sasaran. SMPN 8 Satap Majene menjadi salah satu sekolah sasaran pada program Kampus Mengajar Angkatan 4 tahun 2022. Guna meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah tersebut, diadakan pendampingan khusus kepada siswa yang masih sangat kurang dalam hal membaca dan perhitungan dasar, membentuk kebiasaan membaca, serta bermain games numerasi melalui alat peraga dan gadget. Untuk meningkatkan adaptasi teknologi, siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar pengoperasian komputer dan diajarkan mengerjakan soal-soal AKM. Adapun kegiatan membantu administrasi sekolah dilakukan dengan membantu guru menyusun perangkat pembelajaran, menata kembali perpustakaan, dan membantu pelaksanaan ujian.
Analisis Kemampuan Pembuktian Matematika Siswa SMA Negeri 1 Alu Ditinjau dari Gaya Kognitif St. Muthmainnah; Fauziah Hakim; Nurhidayah Nurhidayah
SAINTIFIK Vol 9 No 2 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v9i2.430

Abstract

Rendahnya kemampuan peserta didik dalam melakukan pembuktian matematika pada materi induksi matematika. Perbedaan gaya kognitif dapat memberikan gambaran kepada kita bagaimana struktur argumentasi siswa dalam melakukan pembuktian karena gaya kognitif mempunyai korelasi terhadap kemampuan intelektual dan perseptual siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi bagaimana kemampuan pembuktian matematika siswa yang ditinjau dari gaya kognitif. Gaya kognitif yang dimaksud adalah gaya kognitif field independent dan gaya kognitif field dependent. Teknik pengambilan subjek pada penelitian ini adalah purposive sampling sehingga diperoleh masing-masing 3 subjek yang mewakili kedua gaya kognitif tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes GEFT, tes kemampuan pembuktian matematika, dan wawancara. Tes GEFT digunakan untuk menggolongkan siswa ke dalam masing-masing gaya kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pembuktian matematika dengan gaya kognitif field independent cenderung memiliki kemampuan analisis yang baik, sedangkan dengan gaya kognitif field dependent memiliki kemampuan memahami soal namun cenderung kurang teliti dan tidak sesuai prosedur yang tepat. Dari 5 indikator kemampuan mengonstruksi bukti, subjek dengan gaya kognitif field dependent kurang cakap dalam aturan-aturan penarikan kesimpulan. Sementara subjek field independent sudah cakap dalam penarikan kesimpulan. Dengan mempertimbangkan perbedaan gaya kognitif siswa, kegiatan pembelajaran harus dirancang sedemikian rupa untuk meningkatkan kualitas belajar siswa secara menyeluruh.
INCREASING STUDENTS’ MATHEMATICAL PROOF ABILITY THROUGH COMMOGNITIVE FRAMEWORK BASED ASSESSMENT INSTRUMENT Hakim, Fauziah; Tadjuddin, Nur Fahri
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol. 12 No. 1 (2024): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v12i1.5446

Abstract

Mathematical proof is one of the most important things for students to master in the Mathematics Education Study Program. Mathematics cannot be learned without learning evidence and how to reconstruct that evidence. Even so, students still experience difficulties when they find problems proving mathematics in a number of courses they are programmed for, one of which is in the Complex Analysis course. Researchers pay special attention to this and develop assessment instruments based on a commognitive framework to improve students' mathematical proving abilities. The cognitive framework consists of 4 indicators: word use, visual mediators, narrative, and routine. The instruments prepared were used in classroom action research which was carried out in 2 cycles. The action research model used is the DDAER model (diagnosis, design, action and observation, evaluation, reflection). The class that was the subject of the research was class 2021 B of the Mathematics Education Study Program at the Universitas Sulawesi Barat which programmed the Complex Analysis course as many as 26 students. The results showed that there was an increase in students' mathematical proving abilities by using a commognitive framework-based assessment instrument. In cycle I, 39% of students got a minimum score of 70, while in cycle II, 73% of students got a minimum score of 70. Keywords: Assessment Instrument; Commognitive Framework; Mathematical Proof
Deskripsi Proses Pemecahan Masalah Matematika Melalui Chat GPT (Studi Kasus Soal Pembuktian) Hakim, Fauziah; Arifin, Sartika; M, Ana Muliana
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemecahan masalah matematika menggunakan bantuan model kecerdasan buatan Chat GPT, dengan fokus pada kasus soal pembuktian. Dalam pembelajaran matematika, soal pembuktian sering dianggap menantang karena memerlukan pemahaman konsep mendalam, logika, dan strategi penyelesaian yang sistematis. Penelitian ini menjawab bagaimana Chat GPT memberikan solusi dan menjelaskan langkah-langkah pemecahan masalah berdasarkan pendapat Polya. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menganalisis interaksi antara pengguna dan Chat GPT saat menyelesaikan berbagai jenis soal pembuktian matematika. Hasil menunjukkan bahwa Chat GPT mampu memiliki potensi besar sebagai alat bantu dalam pemecahan masalah matematika, khususnya soal pembuktian, terutama dalam langkah memahami masalah, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali solusi. Namun, terdapat kelemahan pada langkah merencanakan solusi. Temuan ini memberikan wawasan tentang potensi penerapan Chat GPT dalam mendukung pembelajaran matematika dan mengidentifikasi tantangan yang perlu diatasi untuk optimalisasi penggunaannya di bidang pendidikan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI MATEMATIKA SISWA KELAS VIIIC SMP NEGERI 5 TINAMBUNG DENGAN PENGGUNAAN METODE DRILL Helmawati; Hakim, Fauziah; AR, Rezki Amaliyah
PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Vol 7 No 1 (2024): Journal on Pedagogical Mathematics
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas VIII C SMPN 5 Tinambung dengan penggunaan metode drill. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan modifikasi model Kemmis dan Taggart dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa pada siklus I sebesar 3,85% dengan nilai kategori tinggi, 61,54% dengan nilai kategori sedang, dan 34,61% dengan nilai kategori rendah. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase 88,46% siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori tinggi, 3,85% dengan kategori sedang, dan 7,69% dengan kategori rendah. Untuk angket respons siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dengan persentase 78,27% menjadi 92,04% dengan kategori tinggi sekali, begitupula dengan persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dengan persentase 87,98% meningkat menjadi 96,64% dengan kategori baik sekali, untuk persentase aktivitas guru sebesar 93,27% pada siklus I, 97,12% siklus II dengan kategori baik sekali. Hal ini dapat dinyatakan bahwa indikator keberhasilan telah tercapai pada siklus II. Dengan demikian, kemampuan literasi numerasi siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode drill.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL BERBASIS WEBTOON UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK Rahmawati, Lili; Masrura, Sitti Inaya; Hakim, Fauziah
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v4i2.4949

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan suatu media pembelajaran digital berupa komik berbasis Webtoon yang memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar matematika peserta didik.  Model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap meliputi Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian untuk uji coba produk pada penelitian ini adalah peserta didik kelas IX G SMP Negeri 1 Campalagian. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian lembar validasi, angket dan tes. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis data kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran komik digital yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan pada aspek media dan materi dengan kategori sangat baik, (2) respons guru terhadap produk media pembelajaran komik digital berbasis Webtoon yang telah diterapkan dalam pembelajaran matematika berada pada kategori sangat positif dan respons peserta didik berada pada kategori positif, (3) minat belajar dan hasil belajar matematika peserta didik setelah penerapan produk media pembelajaran komik digital berbasis Webtoon mengalami peningkatan dengan kategori sedang.
Persepsi Mahasiswa Calon Guru Matematika Terhadap Soal Pembuktian Matematika Hakim, Fauziah; Sartika Arifin; Aprisal, Aprisal
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i2.9105

Abstract

This study aims to investigate the perceptions of prospective mathematics teachers regarding proof-based learning from four aspects: conceptual understanding, the relevance of proofs in teaching, the challenges faced, and confidence in teaching proofs. Data were collected using a questionnaire completed by 65 students of the Mathematics Education Study Program at Unsulbar who took the Modern Algebra course in the 2024/2025 academic year. The results show that the majority of students recognize the importance of proofs for deepening mathematical understanding and as a reasoning tool. They also view proofs as relevant material for teaching in secondary schools. However, students reported difficulties in understanding the language and steps of proofs, as well as limitations in guidance. Additionally, the students' confidence level in teaching proofs was moderate, with many feeling pedagogically unprepared. These findings indicate the need for structured proof materials, intensive guidance, and specialized pedagogical training to enhance students’ abilities and confidence in teaching proofs. The implementation of hands-on practical experiences in secondary schools is also strongly recommended to support the readiness of prospective teachers.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Geogebra Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Irmawati; Hakim, Fauziah; Anaguna, Nursyam
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

The aim of this research is to find out whether the guided inquiry learning model assisted by Geogebra media has a positive effect on the mathematical problem solving abilities of class VIII students at SMPN Katumbangan Lemo. This type of research is a quasi-experiment in the form of a nonequivalent control group design. This research was carried out at SMPN Katumbangan Lemo in the 2023/2024 academic year, where class VIIIC was used as the experimental class and class VIIID as the control class. Data collection techniques were carried out by giving tests of mathematical problem solving abilities and observation sheets. The data analysis technique uses descriptive analysis and inferential analysis with the help of the SPSS 23 program. Descriptive statistical analysis results in an average posttest score for the experimental class of 78.11, while for the control class the average posttest score is 70.68. The results of the hypothesis using the Independent Sample T-Test, a significance value of 0.000 < 0,05 was obtained so it was accepted, meaning that the guided inquiry learning model assisted by Geogebra media had a positive effect on the mathematical problem-solving abilities of class VIII students at SMPN Katumbangan Lemo.