Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PEGAWAI MENGGUNAKATAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) BERBASIS WEBSITE Hartanti, Dian; Lubis, Hendarman; Hafsah, Nisrina
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9 No 1 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i1.840

Abstract

Dalam kegiatan perusahaan, perangkat lunak merupakan bagian yang sangat penting dalam kelancaran kegiatan perusahaan, seperti kemampuan untuk melakukan pengolahan, penyimpanan dan pengaksesan informasi yang diperlukan dengan cepat dan tepat. Begitu juga tenaga kerja atau pegawai yang berkualitas, dan terdidik hampir dibutuhkan untuk semua perusahaan. Saat ini kesulitan beberapa perusahaan atau instansi dalam memilih pegawai adalah bagaimana perusahaan/ instansi bisa menyeleksi pegawai berkualitas. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat sistem informasi penerimaan pegawai menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), pada metode ini bobot posisi yang akan dipilih dan nilai bobot dari calon pegawai lalu di olah sampai memenuhi syarat dan hasil dari proses tersebut berupa skor akhir yang bernilai 1-4 yang telah diurutkan dari yang paling tinggi Kata Kunci: Sistem Informasi, Pegawai, Simple Additive Weighting (SAW), Website, HRD
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN FURNITUR BERBASIS WEBSITE DENGAN METODE RAD (STUDI KASUS DI CV. TUJUH SAMUDRA) Handayani, Dwipa; Lubis, Hendarman
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9 No 1 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i1.841

Abstract

Pemesanan produk furnitur dan pengelolaan data penjualan masih dilakukan secara manual sehingga konsumen harus mendatangi toko setiap ingin membeli atau memesan produk furnitur, sehingga terjadinya penumpukan dan kehilangan data penjualan pada admin. Sistem informasi pemesanan furnitur ini bertujuan untuk meningkatkan strategi penjualan dan pembelian produk secara online agar memudahkan perusahaan dan konsumen dalam proses jual beli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode RAD (Rapid Aplication Development) yang tahapan-tahapannya terdiri dari pemodelan bisnis, pemodelan data, pemodelan proses, aplikasi generasi, testing dan implementasi. Pembuatan sistem informasi pemesanan furniture berbasis website ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, Java Script, HTML, CSS, database MySql, dan framework Laravel, yang bertujuan dapat memudahkan konsumen sehingga tidak perlu lagi datang ke toko untuk membeli, memesan, melihat informasi produk, serta melakukan pembayaran, dan data penjualan produk tersusun dengan rapih didalam sistem Kata kunci : Furnitur,PHP,RAD, Rancang Bangun, Sistem Informasi, Website
SISTEM INFORMASI KPR BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE PADA PT XYZ Lubis, Hendarman; Salkiawati, Ratna; Oktavianus, Cornelies
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9 No 2 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i2.916

Abstract

Sistem Informasi KPR berbasis Web menggunakan metode Prototype pada PT. XYZ. Penelitian ini membahas tentang sistem informasi KPR dengan teknologi web pada PT. XYZ. Terdapat masalah pada proses penyampaian informasi KPR kepada konsumen dari PT. XYZ yang mengharuskan konsumen datang ke kantor pemasaran untuk mengetahui proses KPR mereka serta pendataan konsumen dan laporan ditulis manual pada kertas yang dapat hilang atau tercecer. Metode yang dipergunakan untuk pengembangan perangkat lunak adalah metode prototipe. Hasilnya menunjukan konsumen dapat mengetahui informasi proses KPR mereka dengan mengakses sistem informasi KPR tanpa harus datang  ke kantor pemasaran, karyawan PT. XYZ dapat menginput data secara komputerisasi pada sistem informasi KPR dan laporan untuk manager tersajikan sesuai kebutuhan. Kata kunci: KPR, Sistem Informasi KPR, Metode Prototype
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PENGGUNAAN GMALITE DENGAN PENERAPAN ALGORITMA NAÏVE BAYES PADA MCDONALD’S CIBITUNG Triawati, Hervira; Lubis, Hendarman; Handayani, Dwipa
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9 No 2 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i2.925

Abstract

McDonald’s dapat mempertahankan pangsa pasarnya dikarenakan memiliki strategi pemasaran yang baik. GMALite adalah sebuah aplikasi yang memberikan kesempatan berinteraksi dengan pelanggan dan memberikan penawaran yang sesuai untuk pelanggan untuk meningkatkan penjualan. Faktor strategi pemasaran sangat penting dalam mempertahankan pangsa pasar, dengan demikian diperlukannya mengukur kepuasan pelanggan, karena pelanggan yang puas akan berbagi rasa dan pengalaman dengan pelanggan lain. Oleh karena itu, baik pelanggan maupun restoran akan sama-sama diuntungkan apabila kepuasan terjadi.  .  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelanggan merasa puas atau tidak puas terhadap penggunaan GMALite sebagai strategi pemasaran di McDonald’s dengan metode Naïve Bayes. Algoritma Naïve Bayes merupakan salah satu metode pengklasifikasian dengan menggunakan metode probabilitas dan menggunakan metode statistik. Informasi yang digunakan diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada pelanggan McDonald’s yang menggunakan aplikasi GMALite sebanyak 200 pelanggan. Berdasarkan hasil Pengujian manual yang dilakukan dengan data testing sebanyak 60 record, didapatkan hasil “PUAS” sebanyak 54 record, dan hasil “TIDAK PUAS” sebanyak 6 record. Pengujian data pada RapidMiner didapatkan tingkat akurasi sebesar 100% dengan nilai precision sebesar 100% dan nilai recall sebesar 100%, dan dapat dikategorikan excellent. Berdasarkan hasil pengujian, maka metode naïve bayes dapat direkomendasikan untuk memprediksi tikngkat kepuasan pelanggan terhadap penggunaan GMALite di McDonald’s Cibitung, karena nilai precision dan recall yang tinggi. Kata Kunci : Kepuasan Pelanggan, GMALite, Naïve Bayes, McDonald’s
Media Pembelajaran Bina Diri Anak Tunagrahita Sdlb Negeri Bekasi Jaya Berbasis Android Fitriyani, Aida; Lubis, Hendarman; Achmad, Andi
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 10 No 1 (2023): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v10i1.986

Abstract

Self-Development is a special subject in Special Schools (SLB). However, until now the Self Development subject has not utilized smartphone technology, with the need for new innovations so that mentally retarded children are interested in carrying out self-development activities, namely by utilizing Android-based smartphone technology to make it easier for students, teachers, and parents in helping the learning process of students who are more flexible in its use because it is easy to get and download in the play store. Therefore, an Android-based learning application was built to make it easier for teachers and parents. In the process of making this application, the software used is Android Studio which uses the Java programming language, as well as for application display design using Adobe Premiere Pro and Corel draw software. And for the software development method used is Model Rapid Application Development (RAD). For application testing carried out using Blackbox. The result of this research is to make the teaching and learning process of students easier and more interesting
Perancangan Website Pada Rumah Perlindungan Sosial Anak (Rpsa) Bambu Apus Sebagai Media Informasi Lubis, Hendarman; Effendi, Muhammad Ridwan
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 10 No 1 (2023): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v10i1.992

Abstract

Perancangan Website pada Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) sebagai Media Sosialisasi membahas mengenai perancangan website sebagai media sosialiasi kepada pihak internal dan eksternal yang berkaitan atau berhubungan dengan RPSA. Terdapat masalah pada proses penyampaian informasi dari RPSA kepada para pihak baik eksternal maupun internal dalam hal memonitoring kegiatan pelayanan terhadap klien khususya anak. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan field research dengan diawali oleh yaitu pengumpulan data dilapangan atau obyek dari penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Terdapat juga analisa permasalahan atau yang berjalan dan analisa pembahasan atau perancangan website. Hasil dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi seputar kegiatan RPSA bagi pemegang kepentingan baik internal maupun eksternal secara langsung atau online dimana dapat diakses melalui media online tanpa harus datang secara langsung ke RPSA (Rumah Perlindungan Sosial Anak) didaerah Bambu Apus Jakarta Timur.
SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG JADI MENGGUNAKAN METODE FIRST IN FIRST OUT (FIFO) PADA PT RUBBERMAN INDONESIA Lubis, Hendarman; Fitriyani, Aida; Prayitno, Mokhammad Hadi
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 10 No 2 (2023): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v10i2.1071

Abstract

First In First Out (FIFO) adalah metode persediaan dengan ketentuan, yaitu barang yang pertama kali masuk akan dijual atau dikeluarkan terlebih dahulu, sedangkan barang yang terakhir masuk akan dijual atau dikeluarkan nanti. Pencatatan yang dilakukan pertama kali adalah pencatatan barang persediaan yang pertama kali masuk. Nilai persediaan yang disajikan dalam jenis-jenis laporan keuangan dengan metode FIFO berdasarkan nilai harga yang paling baru. PT. Rubberman memiliki gudang untuk menyimpan stok barang jadi (finish good). Dalam kinerjanya terdapat prosedur yang masih belum terorganisasi dengan baik bagi ruang lingkup kerja pada gudang barang jadi, dimana data persediaan dicatat pada kartu stok. Selain itu untuk memonitoring pengeluaran barang, petugas persediaan barang jadi/ admin mengecek setiap harinya jumlah barang yang keluar.  Sering terjadinya salah input barang (finish good) yang masuk ke gudang dan keluar pada saat muat barang ke mobil, dikarenakan barang yang masuk dan keluar dari gudang masih dicatat manual,  untuk melihat stok barang yang tersedia admin gudang harus mengecek barang secara fisik di gudang, selain itu PT. Rubberman Indonesia juga sering mengalami kelebihan persediaan barang (finish good), sehingga mengakibatkan menumpuknya stok barang di gudang dan mengakibatkan kerusakan barang yang disimpan pada gudang terlalu lama.Oleh karena itu dibuatlah sistem Informasi Persediaan Stok Barang jadi Menggunakan Metode FIFO agar dalam pengelolaan data persediaan barang mampu mencegah terjadinya barang kadaluarsa atau menumpuk sehingga pekerjaan dapat lebih cepat, efektif dan terkontrol. Kata kunci: Sistem Informasi, FIFO, Persediaan, Barang Jadi.
Implementasi Algoritma Sistem Antrian Berbasis Web di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi Nurfiyah; Salkiawati, Ratna; Lubis, Hendarman; Pratiwi, Dian
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 13 No 1 (2026): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v13i1.1701

Abstract

Antrian merupakan suatu kegiatan yang melibatkan pihak-pihak yang menunggu untuk memperoleh layanan. Proses antrian dimulai sejak waktu kedatangan hingga selesainya pelayanan. Masalah antrian yang terjadi di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi disebabkan oleh banyaknya jumlah pemohon setiap hari dan sistem pengambilan nomor antrian yang belum teratur. Kondisi tersebut mengakibatkan penumpukan pemohon berkas umum yang harus berebut nomor antrian sejak awal pelayanan dibuka. Selain itu, proses pelayanan yang cukup lama menyebabkan antrian semakin panjang dan memakan waktu. Oleh karena itu, diperlukan sistem layanan yang lebih baik untuk mengurangi tingkat penumpukan antrian serta meminimalkan kesalahan dalam proses pendaftaran berkas, sistem antrian dapat membantu pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi untuk menggunakan sistem operasional pelayanan agar proses pelayanan dapat berjalan secara optimal. Model struktur antrian yang digunakan adalah single channel-single phase dengan tipe disiplin antrian First In First Out (FIFO). Dari hasil analisis model antrian yang diperoleh, sistem pelayanan Badan pertanahan Kabupaten Bekasi memiliki rata-rata jumlah pemohon menunggu paling banyak terjadi pada periode waktu 08.00 sampai dengan 14.00 yaitu 60 orang dengan waktu tunggu sekitar 56,28 menit. Dari hasil simulasi satu server dan pendaftaran berkas secara online diperoleh pengurangan jumlah orang yang menunggu sebesar 10 orang dengan waktu tunggu sekitar 2 menit. Hal ini dikarenakan jadwal dan waktu kedatangan sudah di atur oleh sistem antrian
Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Mata dengan Certainty Factor dan Forward Chaining Warta, Joni; Lubis, Hendarman
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 9 No 2 (2025): JISICOM (December 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v9i2.2218

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem pakar untuk diagnosis penyakit mata menggunakan metode Certainty Factor dan Forward Chaining. Metode Certainty Factor digunakan untuk mewakili tingkat kepastian gejala pada pasien, sedangkan Forward Chaining digunakan untuk mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala yang dimasukkan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan eksperimen, dengan tahapan perancangan sistem, pengumpulan data, implementasi, serta pengujian dan analisis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pakar memiliki akurasi 92%, presisi 90%, recall 88%, dan F1-Score 89%. Implementasi metode Certainty Factor dan Forward Chaining terbukti efektif dalam mendiagnosa penyakit mata, dengan kecepatan dan kemudahan penggunaan yang tinggi. Sistem ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat bantu diagnosa awal, membantu dokter dalam pengambilan keputusan, dan memberikan informasi yang berguna bagi pasien. Kata Kunci: Sistem Pakar, Diagnosis Penyakit Mata, Certainty Factor, Forward Chaining, Keakuratan Diagnosa
Meningkatkan Pemikiran Kritis dalam Pendidikan Fisika melalui AI: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Tren dan Implikasi Pedagogis Lubis, Hendarman; Harling, Vina N. Van; Panunggul, Victor Bintang
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v5i2.43353

Abstract

This study aims to map research trends and analyze the pedagogical role of Artificial Intelligence (AI) in enhancing students' critical thinking skills in physics education. Employing a Systematic Literature Review (SLR) method guided by PRISMA protocols and enriched with bibliometric analysis, this study reviewed Scopus-indexed articles published between 2015 and 2025. Based on 42 mapped articles and an in-depth analysis of 12 key studies, the results indicate a significant trend shift post-2023 toward the use of Generative AI. Key findings reveal that "Role Reversal" pedagogical strategies and the use of "Socratic Tutors" are the most effective approaches for stimulating logical reasoning and scientific argumentation. In conclusion, AI has transformed from a mere visualization tool into a cognitive partner, despite remaining limitations in spatial reasoning. The study’s implications recommend the necessity of redesigning physics assessments to focus on critical validation of technological outputs rather than final answers, alongside strengthening ethical literacy to prevent student cognitive dependency.