Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN SPIRITUAL DIABETES SELF-MANAGEMENT BAGI KADER KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PERAWATAN DIRI PENDERITA DM Ratna Yunita Sari; Yurike Septianingrum; Imamatul Faizah; Riska Rohmawati; Siti Nur Hasina; Danny Irawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18702

Abstract

Diabetes Mellitus menyebabkan banyak komplikasi baik akut maupun kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Komplikasi terjadi diakibatkan oleh keyakinan mampu merawat diri yang rendah, perilaku perawatan diri yang buruk menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol. Hal ini, jika tidak diobati dan melaksanakan manajemen diri yang tepat, dampak terburuknya timbulnya komplikasi dapat menyebabkan kematian. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader Kesehatan tentang spiritual diabetes self-management untuk peningkatan perawatan diri penderita DM. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkup wilayah RW 02 Kelurahan Kebonsari Kota Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan pelatiahan mengggunakan pendekatan partisipatif dengan cara ceramah, diskusi, curah pendapat serta demonstrasi langsung untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengenai spiritual diabetes self-management untuk peningkatan perawatan diri penderita dm. kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2023 dan diikuti oleh 16 kader. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan yang ditunjukkan dengan hasil pretest 50% meningkat menjadi 85% hasil posttest disertai dengan meningkatnya ketrampilan yang baik dimana kader dapat melakukan spiritual diabetes self-management dan sebagian besar kader mampu memberikan penyuluhan terhadap warga, sehingga diharapakan menjadi support system bagi warganya dalam menjaga status kesehatan di daerah binaanya.
STROKE SELF-MANAGEMENT PROGRAM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Imamatul Faizah; Yanis Kartini; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Nurlisa Naila Aulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17707

Abstract

Pengelolaan manajemen diri pasien post stroke sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keyakinan, motivasi dan kemampuan pasien dalam melakukan diet, pengobatan dan rehabilitasi berdasarkan pengaturan pola hidup yang sehat. Pengabdian Masyarakat ini diharapkan kualitas hidup pada masyarakat dapat meningkat melalui stroke self-management program. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan dan memberikan penyuluhan stroke self-management program, beserta pelatihan stroke self-management program. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 38 penderita hipertensi sebagai faktor resiko stroke. rata-rata kualitas hidup sebelum diberikan stroke self-management program 22.60 dan setelah diberikan stroke self-management program 24.40. Terdapat peningkatan rata-rata 1.80. Stroke self-management program efektif dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.
Effect Of Progressive Muscle Relaxation Therapy And Slow Deep Breathing On Blood Pressure Of Elderly With Hypertension Hasina, Siti Nur; Rahmadaniar Aditya Putri; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah
Journal for Quality in Public Health Vol. 7 No. 2 (2024): May
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v7i2.486

Abstract

Hypertension is one of the degenerative diseases that often appear in the elderly. This starts with a person's inability to control or maintain a stable condition of blood pressure in the body. The frequent visits of the elderly to the elderly Posyandu in Janti village with complaints and blood pressure above normal reflect the lack of efforts of the elderly in controlling or stabilizing blood pressure in the body. The aim of the study was to determine the effect of progressive muscle relaxation therapy andslow deep breathing on hypertension elderly blood pressure. Research design Like an experiment with a sample of 62 elderly people with hypertension, selected by purposive sampling technique which was then divided into 2 groups, 31 people in the treatment group were given a combination of progressive muscle relaxation andslow deep breathing, and 31 people in the control group were given therapyslow deep breathig. Data analysis used the Paired T-Test and Independent T-Test. The results of the study in the treatment group before being given the intervention obtained an average of 146.00 mmHg systolic, 91.52 mmHg diastolic (degree 1 hypertension). Independent T-Test analysis found on systolic and diastolic blood pressure, pulse value ρ = 0.000 < α = 0.05, meaning that there is a combination effect of progressive muscle relaxation and music therapy on blood pressure and pulse. Progressive muscle relaxation therapy and slow deep breathing can reduce blood pressure in elderly people with hypertension. It is hoped that this therapy can be used as a non-pharmacological therapy to help lower blood pressure in hypertensive patients in addition to using pharmacological therapy.
Korelasi Usia terhadap Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Histerectomi Rohmawati, Riska; Sudarti, Erna; Faizah, Imamatul; Sari, Ratna Yunita; Hasina, Siti Nur
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.1.2024.9-16

Abstract

Tindakan histerektomi dapat memberikan efek baik secara fisiologi, psikologi maupun psikososial. Tindakan histerektomi dengan menghilangkan Rahim, dapat membawa dampak negative seperti menopause dini, infertilitas, ketidak-seimbangan hormone dan kecemasan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisa usia dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi histerectomi. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebesar 36 responden dan besar sampel sebesar 36 responden dengan teknik total sampling. Variabel independen penelitian ini adalah usia dan variabel dependen adalah tingkat kecemasan pre operasi histerektomi. Instrument penelitian menggunakan kuisioner dengan skala HADS. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman’s dengan nilai kemaknaan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 responden hampir setengahnya 17 responden (47,2%) dengan usia 26-35 tahun dan hampir setengahnya 17 responden (47,2%) mempunyai tingkat kecemasan berat. Hasil uji Rank Spearman’s ρ = 0,001 < α= 0,05 menunjukkan ada hubungan usia dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi histerectomi  semakin tinggi usia wanita maka dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi histerektomi.
Skrining Disfagia Pada Pasien Post Stroke : Tinjauan Sistematis Sholiha, Siti Robiatus; Septianingrum, Yurike; Afiyah, Raden Khairiyatul; Faizah, Imamatul
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Protokol skrining disfagia telah direkomendasikan untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko mengalami aspirasi. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menentukan validitas berbasis bukti dari item skrining disfagia menggunakan evaluasi instrumental sebagai standar referensi. Metode Ada empat data base yang digunakan, Science Direct, SAGE journal, ProQuest dan PubMed untuk pe carian skrining disfagia dan post stroke. Kriteria inklusi yang digunakan adalah untuk publikasi dalam 5 tahun terakhir dari 2017-2022, artikel teks lengkap dan berbicara bahasa Inggris, sesuai judul, dan penelitian retrospective cohort studies. Hasil : Total artikel yang diperoleh dari data base berjumlah 476 artikel. 7 artikel ditinjau secara lengkap dan memenuhi kriteria inklusi. Kualitas studi adalah variabel Pengujian menelan, umumnya dengan air, adalah item yang paling umum diberikan di seluruh studi. Keduanya Item menelan dan nonswallowing diidentifikasi sebagai prediktif aspirasi. Baik protokol menelan maupun validitas konsisten di seluruh studi Kesimpulan: Kombinasi terbaik dari nonswalloing dan menelan barang serta protokol menelan terbaik masih belum jelas. Temuan ulasan ini akan membantu dalam pengembangan instrumen skrining klinis yang valid
SENAM DAPUR DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEBIASAAN HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN DI DAPUR PP. ZAINUL HASAN GENGGONG Aulia, Nurlisa Naila; Syifak, Shobihatus; Faizah, Imamatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22859

Abstract

Latar belakang: Higiene dan sanitasi makanan merupakan pengendalian terhadap empat faktor penyehatan makanan yaitu faktor tempat atau bangunan, peralatan, orang, dan bahan makanan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan hiegine dan Sanitasi Makanan di dapur santri PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode presentasi. Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dari sesi persiapan yaitu pembuatan materi, pembuatan soal pre dan post-test, dan persiapan dokumen maupun administrasi lain. Soal Pre-test dan post-test diberikan kepada peserta digunakan sebagai indikator tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan materi. Hasil dan pembahasan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 11 Mei 2023 di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Sasaran peserta adalah santri putra dan putri PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo yang berusia remaja. Acara dihadiri sebanyak 24 peserta. Hasil rata-rata nilai pre-test adalah 82, sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 86. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata nilai sebesar 4% dari sebelum diberikan materi (pre-test) dengan setelah diberikan materi (post-test). Terdapat peningkatan pengetahuan santri mengenai pengetahuan hiegine dan sanitasi makanan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan baik. Semua peserta hadir dan mengikuti acara dari awal hingga akhir, serta sangat antusias termasuk dalam sesi diskusi. Hasil akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan para peserta pengabdian kepada masyarakat yakni santri PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo.
Efektivitas Senam Bugar Tehadap Insomnia Pada Lansia di Kelurahan Tambak Sawah Sidoarjo Rohmawati, Riska; Sari, Ratna Yunita; Faizah, Imamatul; Soleha, Umdatus
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.86

Abstract

As we get older, the need for sleep in most elderly people tends to decrease. The purpose of the study is to analyze the effect of yoga exercises on insomnia in the elderly in the Sidoarjo Add Sawah Village. This type of research uses a pre-experimental design with one group pretest - posttest design, using a sampling technique that is a total sampling of 30 respondents. 15 groups and 15 intervention groups. Giving fit exercise is done three times a week, in the morning. Data was collected using insomnia rating scale questionnaire before it was done and after the intervention. Then the data were analyzed by Willcoxon and Mann Whitney tests. The results showed that fit exercise was significant in insomnia levels. The results of the test analysis obtained p count of 0.002 in the intervention group and 0.317 in the control group. This means that fit exercise three times a week can reduce insomnia levels in the elderly in the village of Tambak Sawah Sidoarjo. The conclusion of the research shows that fit exercise can reduce insomnia level, for that reason, it should be better in Tambak Sawah village in Sidoarjo to do fitness fit so that the elderly do not experience insomnia.Keywords: Insomnia, Exercise Fitness, Elderly
Pengaruh Pre-Operative Teaching Islami Terhadap Tingkat Cemas Pasien Pre-Operasi TUR-P di RSI Jemursari Surabaya Sari, Ratna Yunita; Rohmawati, Riska; Faizah, Imamatul; Heris, Wesiana
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.87

Abstract

Transurethral Resection of the Prostate (TURP) is a surgical procedure to treat benign prostate hyperplasia. The planned surgical procedure will make the patient feel anxious. The purpose of this study was to determine the effect of Islamic-based preoperative teaching on the anxiety level of TUR-P preoperative patients in the Azzara 2 hospital room. Islam Jemursari Surabaya. Quasi-experimental research design with a pre and post-test control group design approach. The sample size used 24 residential respondents, which were then divided into 12 respondents in the intervention group and 12 respondents in the control group. The procedure is performed when the patient is hospitalized until near the operation. Data collection was carried out by measuring the level of anxiety before and after the Islamic-based preoperative teaching. Data were then analyzed using the Willcoxon and Mann Whitney tests. The results showed that Islamic-based preoperative teaching affected reducing anxiety levels in pre-operative patients. TUR-P analysis of the Mann-Whitney test showed a p-value of 0.002. The conclusions of the study show that Islamic-based preoperative teaching can reduce patient anxiety levels, nurses should be able to apply Islamic-based preoperative teaching to overcome anxiety experienced by patients before surgery.Keywords: TUR-P, Islami Preoperative Teaching, Anxiety
COMBINATION BENSON RELAXATION AND MURROTAL ALQURAN TO DECREASE ANXIETY, STRESS, AND DEPRESSION HEMODIALYSIS PATIENTS: AN EXPERIMENTAL STUDY Rohmawati, Riska; Sari, Ratna Yunita; Faizah, Imamatul; Hasina, Siti Nur
Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Nurse and Health: Jurnal Keperawatan
Publisher : Institute for Research and Community Service of Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/nhjk.v13i2.640

Abstract

Background: Anxiety, stress and depression in hemodialysis patients often occur due to changes in lifestyle and boredom undergoing therapy. Data from the hospital 63.9% of hemodialysis clients experienced anxiety, 51.7% experienced stress, and 60.5% experienced depression. Objectives: The purpose of this study was to determine the effect of the combination of Benson relaxation and Murrotal Al-Quran in hemodialysis patients at Islamic hospital. Methods: The design of the research was quasi-experiment with pre-posttest control group design. The sample of the research was 180 respondents that divided into three groups: 60 respondents in intervention group with combination of Benson relaxation and Murrotal Al-Quran, 60 respondents in intervention group with Benson relaxation, and 60 respondents in control group (no intervention). The intervention groups were given combination of Benson relaxation and Murrotal Al-Quran for 15 minutes once daily for 1 month. Research instruments using DASS (Depression Anxiety Stress Scale) to measure the anxiety, stress, and depression. Results: The t-test analysis found that the decrease in anxiety, stress, and depression was more common in the Benson relaxation and Murrotal Al-Quran combination group. While the Manova test showed that there were differences in the intervention group and the control group with the strength of differences in anxiety (68.7%), stress (68.4%), and depression (58.2%). Conclusion: Benson relaxation combination therapy with Murrotal Al-Quran is more effective in reducing anxiety, stress, and depression levels in hemodialysis patients. Nurses can implement this intervention in order to meet the patients’ psychological needs.
Pengendalian Tekanan Darah melalui Senam Hipertensi di Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya Kartini, Yanis; Faizah, Imamatul; Noventi, Iis; Aisyah, Aisyah; Anisah, Anisah; Shofianty, Putri Aprillia; Putri, Rizka Amalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17662

Abstract

ABSTRAK Lansia banyak yang mengalami tekanan darah tinggi, apabila tidak ditangani secara baik dapat menimbulkan komplikasi. Salah satu cara non farmakologis yang dapat dilakukan pada lansia adalah senam hipertensi. Namun masih banyak lansia yang belum mengetahui manfaat dari senam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melatih senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Peserta dalam pengabdian masyarakat adalah 32 lansia di Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang hipertensi dan melatih senam hipertensi. Keberhasilan kegiatan diukur berdasarkan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam setelah 4 kali berturut turut dilakukan senam hipertensi. Data dianalis  menggunakan uji statistik Paired T-test. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan tekanan darah sistolik pre-test memiliki rata – rata 148.34 dengan SD 14.178. Sedangkan tekanan darah sistolik post-test memiliki rata – rata 138.91 dengan SD 12.444. Untuk tekanan darah diastolik pre-test memiliki rata – rata 87.00 dengan SD 4.690, dan tekanan darah diastolik post-test memiliki rata – rata 83.16 dengan SD 5.490. Hasil uji statistik Paired T-test dapatkan nilai p value= 0,000  yang bermakna bahwa senam hipertensi dapat menurunkan tekanan darah pada lansia. Diharapkan lansia rutin mengikuti program senam hipertensi untuk mempertahankan tekanan dalam pada kondisi optimal. Kata Kunci: Lansia, Senam Hipertensi, Tekanan Darah  ABSTRACT Many elderly people experience high blood pressure, if not treated properly it can cause complications. One non-pharmacological method that can be done for the elderly is hypertension exercise. However, there are still many elderly people who do not know the benefits of exercise. This community service activity is to train hypertension exercises to reduce blood pressure in elderly people who suffer from hypertension. Participants in community service were 32 elderly people at Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya. The activities carried out were counseling about hypertension and training in hypertension exercises. The success of the activity was measured based on blood pressure measurements before and after the exercise was given after 4 consecutive hypertension exercises. Data were analyzed using the Paired T-test statistical test. The results of the service activities showed that the pre-test systolic blood pressure had an average of 148.34 with an SD of 14.178. Meanwhile, post-test systolic blood pressure had an average of 138.91 with an SD of 12,444. The pre-test diastolic blood pressure had a mean of 87.00 with SD 4,690, and post-test diastolic blood pressure had a mean of 83.16 with SD 5,490. The results of the Paired T-test statistical test obtained a p value = 0.000, which means that hypertension exercise can reduce blood pressure in the elderly. It is hoped that elderly people will regularly participate in a hypertension exercise program to maintain internal pressure in optimal conditions Keywords: Elderly, Hypertension, Blood Pressure